
Malam Hari.
Kediaman Alexander.
Saat Bunda ingin menghampiri Vila ke kamarnya, Pintu kamar Vila sudah terbuka memperlihatkan sosok Vila yang sangat cantik dengan memakai dress selutut berwarna merah maron, sepatu kets berwarna putih dan tas selempang berwarna hitam.
"Mau kemana sayang?" tanya Bunda sembari memperhatikan penampilan Vila.
"Mau keluar Bun, Vila mau ketemuan sama Indah" sahut Vila sembari tersenyum.
"Oh gitu, kamu gak makan malam dulu nak?" tanya Bunda menatap Vila.
"Engga Bun, Vila makan malam diluar aja" sahut Vila. "Yaudah yuk kemeja makan Bun! Vila mau izin dulu sama Ayah" ucap Vila sembari menggandeng tangan Bunda nya untuk turun kebawah. Bunda hanya tersenyum dan mengikuti langkah Vila.
"Selamat malam Ayah, Kak Ferry" sapa Vila sembari tersenyum.
"Malam sayang... Loh kamu mau kemana nak? Kok udah rapi gini?" tanya Ayah saat melihat penampilan Vila.
"Ayah masa gak tau, paling dia mau kencan sama calon suaminya" ucap Ferry sembari terkikik. Dan Vila langsung menatap Ferry tajam.
"Benar begitu nak?" tanya Ayah sembari menatap Vila. Bunda yang melihat itu hanya tersenyum.
"Engga Yah, Kak Ferry sok tahu! Vila cuma mau makan malem sama Indah sambil mengobrol aja" sahut Vila menatap Ayahnya.
"Oh gitu nak, yasudah kalau gitu" ucap Ayah tersenyum menatap Vila.
"Vila berangkat dulu ya Yah, Bun, Kak" ucap Vila sembari tersenyum kearah mereka.
"Kamu dianter sama kakak kamu aja ya sayang. Soalnya ini sudah malam" ucap Bunda khawatir.
__ADS_1
"Engga usah Bunda, Vila bawa mobil sendiri aja. Vila berangkat dulu! Assalamu'alaikum" pamit Vila sembari mencium punggung tangan orang tua nya.
"Wa'alaikumsalam, kamu hati hati ya nak" ucap Ayah sembari tersenyum. Vila hanya mengangguk sembari berjalan keluar rumah.
***
Kediaman Wijaya.
Setelah membangunkan Indah dari tidurnya, Mami langsung turun kebawah. Setelah Indah selesai membersihkan diri, dia segera berpakaian rapi. Karena malam ini dia akan makan malam diluar bersama Vila. Setelah selesai bersiap siap, Indah langsung menghampiri kedua orang tua nya dan kakaknya.
"Selamat malam Papi, Mami, Kak Denis" sapa Indah sembari tersenyum kearah mereka.
"Malam sayang... Eh kamu mau kemana? Kok udah rapi gini?" ucap Mami sambil menatap Indah dari atas sampai bawah.
"Iya nak kamu mau kemana malam malam begini?" tanya Papi menatap Indah heran. Denis hanya diam sembari mendengar kan.
"Indah mau makan malem bareng Vila Mi" jawab Indah sembari tersenyum.
"Wa'alaikumsalam nak, kamu hati hati ya nak" ucap Papi sembari tersenyum. Indah hanya mengangguk sembari berlalu meninggalkan rumah.
***
Caffe.
Vila telah sampai dicaffe 5 menit yang lalu. Kini dia sedang duduk sembari menunggu kedatangan Indah. Tak beberapa lama Indah datang menghampiri Vila.
"Sorry Vil udah nunggu lama ya" tanya Indah menghampiri Vila.
"Engga kok Ndah, Gue juga baru datang kok. Ayo duduk" jawab Vila sembari tersenyum. Indah hanya tersenyum dan langsung duduk didepan Vila.
__ADS_1
Setelah memesan makanan, Vila dan Indah mengobrol seadanya. Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka langsung melahapnya tanpa ada yang bersuara. Setelah beberapa menit mereka telah selesai makan. Indah langsung membuka suara.
"Jadi apa yang ingin Loe tanyakan ke Gue Vil?" tanya Indah sembari menatap Vila serius.
"Gue cuma bingung Ndah, gimana cara Gue ngasih tahu perihal perjodohan Gue sama Kakak Loe" jawab Vila sambil menatap Indah.
"Yaudah tinggal kasih tahu aja sih Vil! Ngapain Loe pusingin cuma masalah sepele gitu" ucap Indah bingung melihat ketelmian Vila. "Jadi Loe ngajak Gue kesini cuma mau nanya gitu doang? Besok dikampus kan juga bisa Vil" ucap Indah menatap Vila tak semangat.
"Sebenarnya bukan cuma itu sih Ndah yang mau Gue tanya" ucap Vila menatap Indah.
"Terus mau nanya apalagi Vil? Biar Gue jawab" ucap Indah menatap Vila.
"Gue mau nanya tentang Denis ke Loe" ucap Vila serius.
'Deg... Deg... Deg... Gimana nih kalau Vila nanya tentang kak Denis Gue harus jawab apa' gumam Indah mulai panik.
"Loe kenapa Ndah? Kok keringat dingin gitu! Loe sakit ya" ucap Vila melihat Indah berkeringat.
"Engga kok Vil, tapi apa Loe udah siap buat denger tentang kakak Gue?" tanya Indah sembari menatap Vila serius.
"Memang nya kenapa Ndah? Kok Loe nanya nya gitu sih?" jawab Vila sembari menyerngitkan keningnya.
"Oke! Gue bakal ceritain tentang masa lalu kak Denis" ucap Indah menatap Vila.
-
-
-
__ADS_1
Gimana nih guys, cerita masa lalu Denis? Tunggu episode selanjutnya ya :')