
Tak terasa kini usia kandungan Vila sudah menginjak 4 bulan. Dan Vila juga sudah tidak mengalami yang namanya morning sicknees.
Vila juga sudah lulus dengan mengambil gelar S1 nya. Sekarang ia telah sepenuhnya menjadi seorang istri.
Siang hari, pukul 12:00.
Vila sedang menonton didepan televisi sambil menunggu suami nya pulang. Namun, tiba tiba ia menginginkan rujak cuka. Dengan segera ia menelpon suaminya.
"Hallo Mas, kamu nanti pas pulang beliin aku rujak cuka ya" pinta Vila saat Denis sudah mengangkat telfon nya 📞.
"Hallo sayang, okedeh nanti aku bawain ya" kata Denis disebrang telfon 📞.
"Jangan lama sayang! Kamu cepet pulang! Aku tungguin kamu" kata Vila dengan nada manja 📞.
"Iya sayang, aku tutup dulu ya! Byee" ucap Denis dengan menutup telfon nya 📞.
Rujak Cuka merupakan kuliner dari buah buahan hingga sayuran yang bercampur dengan kuah asam dengan rasa pedas manis.
Tak lama terdengar lah suara mesin mobil, Vila yakin itu adalah suami nya. Dengan bahagia dia langsung berlari kecil untuk menyambut suami nya.
"Assalamu'alaikum sayang" sapa Denis saat melihat istrinya didepan pintu.
"Wa'alaikumsalam sayang, mana pesenan aku?" tanya Vila tak sabaran.
"Ih anak papa udah gasabar ya, pengen makan rujak cuka nya" kata Denis dengan mencium perut Vila yang sudah terlihat buncit.
"Hehe iya nih pa, dedek udah gasabar" kata Vila dengan menirukan suara anak kecil.
"Udah udah! Ayo kita masuk dulu mas, anakmu sudah tidak sabar ini" kata Vila dengan mengambil tentengan dari tangan Denis.
__ADS_1
Denis hanya tersenyum senang melihat tingkah istri nya itu. Dengan segera mereka menuju meja makan.
"Sayang... Kamu makan nasi dulu! Baru makan rujak nya, ntar kamu bisa sakit perut loh" perintah Denis dengan menatap istri buncit nya itu.
"No sayang! Aku pengen nya makan ini aja" kata Vila langsung membuka bungkusan rujak tersebut.
"Wahhh enak sekaliiii" kata Vila sambil memakan rujak nya dengan nikmat. "Sayang kamu mau coba?" tawar Vila sambil menyodorkan sendok kedepan mulut Denis.
"Tidak sayang! Kamu makan saja, aku akan makan masakan kamu aja" tolak Denis sambil mengambil makanan nya.
"Yaudah, terserah kamu aja" kata Vila yang masih sibuk melahap rujak nya.
Beberapa menit kemudian, mereka telah selesai makan dan langsung bersantai didepan tv.
"Kamu masih harus ke kantor lagi mas?" tanya Vila menatap suami nya.
"Hmm... Gimana ya? Kaya nya engga deh! Aku mau temanin istri sama calon anakku aja dirumah" jawab Denis dengan mencium pucuk kepala Vila.
"Yeayyy.... Makasi sayang, eh nanti kita jogging sore yuk! Biar aku lahirnya lancar" kata Vila langsung memeluk suami nya. Denis hanya tersenyum senang melihat tingkah istri nya kegirangan seperti mendapat ice cream.
"Memang nya kamu udah mau lahiran apa?" tanya Denis dengan terkekeh.
"Ishh kamu tuh! Bukan itu aja tau! Biar anak yang ada didalam perut aku ini sehat sehat terus" kata Vila dengan mengerucutkan Bibir nya.
"Iya iya sayang, nanti kita jogging ya" kata Denis dengan mengusap sayang kepala Vila. Vila tersenyum senang dan memeluk pinggang Denis erat.
Ditempat Clara
Ia sedang mengatur rencana licik. Bagaimana cara nya agar Vila dan Denis berpisah. Dan Denis kembali kedalam pelukan nya lagi.
__ADS_1
Ia sedang menyuruh seseorang untuk memata matai mereka.
Drttt.... Drttt... Drttt... Ponsel Clara berbunyi. Dengan segera Clara mengangkat nya.
"Bagaimana? Apa yang ingin kau sampaikan?" tanya Clara saat sudah mengangkat telfon 📞.
"Gini bos, nanti sore mereka akan melakukan jogging dijalan xxx" jawab anak buah Clara yang bernama riyan disebrang telfon 📞.
"Oke, terima kasih atas info nya" kata Clara langsung menutup telfon nya 📞.
"Lihat saja Vila, kau tidak boleh hidup bersama pujaan hatiku dengan bahagia" gumam Clara tersenyum devil.
Sedangkan ditempat Ricko.
Ia sudah mengikhlaskan wanita yang ia puja puja bersama dengan pria lain. Semenjak kelulusan S1 mereka, tidak ada lagi pertemuan diantara mereka.
Walaupun dikata Ricko sudah mengikhlaskan Vila. Namun, dilubuk hati yang paling dalam, Ricko tidak bisa membohongi dirinya sendiri bahwa dia masih sangat mencintai Vila yang sudah berstatus istri orang.
"Ya allah buang lah jauh jauh dia dari fikiran ku! Maafkan aku telah mencintai istri orang ya allah" gumam Ricko sambil menutup mata nya.
Kini ia sedang berada diperusahaan Papa nya yang sudah diturunkan papa nya kepada nya. Ia sekarang duduk dikursi keberasan nya sambil mengingat momen bersama Vila.
"Arhggg, Bagaimana ini? Aku sama sekali tidak bisa melupakan wajah cantik nya, imut nya" gumam Ricko mengusap wajah nya kasar.
"Sebaiknya aku pulang! Aku akan melakukan jogging nanti" kata Ricko sambil beranjak dari duduk nya.
Bersambung....
Tunggu episode selanjutnya ya byee :')
__ADS_1