Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Memasak bersama


__ADS_3

Setelah sampai dikampus, Vila langsung turun! Namun Denis langsung menahan nya. Vila langsung menatap Denis sembari menyerngitkan kening nya.


"Apa kamu tidak ingat?" kata Denis menatap Vila.


"Ingat apa?" tanya Vila bingung. Denis langsung memberikan tangan nya.


"Oh" Vila langsung mencium tangan Denis. Dibalas Denis dengan mencium kening Vila.


"Kamu yang rajin belajarnya! Agar cepet lulus" ujar Denis dengan tersenyum.


"Iya! Kamu juga semangat kerja nya" ujar Vila dengan tersenyum.


"Pasti sayang" ucap Denis semangat.


"Yaudah aku turun dulu! Kamu hati hati" perintah Vila langsung turun dari mobil. Denis hanya mengangguk sembari tersenyum. Dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan kampus.


"Hai Vil, itu tadi siapa yang anter kamu?" sapa Ricko datang tiba tiba.


"Hai Ric, oh itu tadi kakak aku" jawab Vila berbohong. "Aku duluan ya" kata Vila dan langsung berjalan meninggalkan Ricko.


"Yah padahal Gue belum hilang kangen nya sama Loe, tapi Loe nya udah pergi" gumam Ricko sambil berjalan kearah kelasnya. "Tenang Vil! Gue bakal dapetin Loe, bagaimana pun caranya" kata Ricko sambil tersenyum devil.


***


Kelas.


"Hai guys" sapa Vila saat sudah masuk kedalam kelas.


"Haii Vil, akhirnya Loe dateng juga" jawab Luna dengan semangat.


"Iya pasti dateng dong! Gue kan kangen ghibah bareng kalian" seru Vila sambil duduk diantara mereka.


"Vil ceritain dong! Waktu Loe di Paris dan kenapa sekarang tuh kak Denis udah gak dingin lagi" ucap Lisa mulai penasaran.


"Nanti aja ya! Pas dicaffe, kita ngerumpi sepuasnya!" jawab Vila dengan tersenyum.


"Yah kenapa gak sekarang?" tanya Lisa lemas.


"Selamat pagi anak anak" ucap pak Dosen tiba tiba masuk.


"Eh" kaget Lisa. Lisa langsung berbalik badan menghadap kedepan.


"Pagi pak" jawab Mahasiswa dengan serentak.


"Loe kenapa gak bilang sih, kalau pak Dosen udah dateng" bisik Lisa ke Luna.


"Tadi Gue mau bilang, cuma pak Dosen nya keburu masuk" alasan Luna.

__ADS_1


"Yaudah sekarang Mari kita lanjut kan pelajaran minggu lalu!" kata pak Dosen sambil menjelaskan materi.


Setelah dirasa cukup, pak dosen langsung mengakhiri penjelasannya. Dan memberikan tugas.


"Oke, saya rasa penjelasan saya sudah cukup! Kalian jangan lupa mengerjakan tugas yang saya berikan. Saya permisi" ucap pak Dosen langsung beranjak dari duduk nya.


"Caffe yuk, udah lama nih gue gak kesana" ucap Vila dengan tersenyum.


"Iya, Loe kan juga harus cerita ke kita kita! Yang sempet tadi pagi tertunda itu.


"Yaudah yuk, kita langsung ke caffe aja" ucap Indah. Dan diangguki oleh mereka.


***


Caffe.


Setelah sampai dicaffe, mereka langsung memesan minuman dan camilan. Tak butuh waktu lama pesanan pun datang.


"Jadi gimana cerita nya Vil?" tanya Lisa tidak sabaran.


"Minum dulu kenapa sih Lis, kepo amatt!!" celetuk Luna.


"Iye iye" kata Lisa sambil menyerumput minuman nya.


Setelah dirasa tenggorokan mereka terisi baru lah Vila memulai cerita nya tanpa ada yang terlewat.


"Heh bodoh! Dia aja cerita udah! Masak Loe tanya lagi" kesal Luna dengan kebodohan Lisa.


"Gue kan hanya memastikan saja" ucap Lisa dengan menampakkan deretan Gigi nya.


"Udah udah! Eh Vil balik yuk! Pasti Mami lagi mau masak buat makan siang nih" kata Indah dengan menatap Vila.


"Ah iya, ayo Ndah" kata Vila sambil berdiri dari duduk nya.


"Enak lah ya, sekarang udah satu rumah! Jadi, bisa gossip bareng deh kalian" kata Lisa menatap mereka.


"Ini cuma untuk hari ini aja Lis, soalnya besok Gue sama Denis udah pindah rumah" kata Vila dengan tersenyum.


"Loh kenapa pindah Vil?" tanya Luna bingung.


"Tau nih Lun, Lis mereka besok pindah rumah" kata Indah dengan cemberut.


"Sebenarnya bukan gue yang mau! Tapi Denis, kata nya biar kita bisa hidup mandiri. Gue sih fine fine aja, intinya gue bersama suami dingin gue" ucap Vila sembari tersenyum senang.


"Yeuh bucin lagi kasmaran ya gini" ledek Indah.


"Sesekali doang, kalian kan tau! Kalau gue itu belum pernah pacaran! Sekali nya pacaran, eh yang ada pacaran setelah menikah. Tapi, enak loh! Kalian harus nikah dulu ya baru pacaran! Soalnya mau ngapain aja udah halal" bisik Vila dengan terkikik.

__ADS_1


"Huaaa jiwa jomblo gue meronta ronta, ingin cepet nikah! Eh nikah? Calon nya aja belum ada! Apalagi harus nikah" kata Lisa dengan tertawa.


"Udah udah, kita balik duluan ya. Seeyou and byee" kata Indah sembari berjalan menggandeng Vila dan melambaikan tangan nya ke arah mereka.


***


Kantor Wijaya group.


Semua Karyawan wanita, terpesona melihat kedatang bos muda mereka. Mereka langsung menyapa nya dengan sopan. Termasuk Bella Sekretaris nya, yang kepincut dengan kekayaan Denis. Dan ingin mendapatkan Denis.


"Gue pasti akan mendapatkan dia! Toh dia juga belum menikah. Masalah pacar? Bisa diurus" gumam nya saat Denis sudah masuk kedalam Ruangan nya. Bella berfikir bahwa Denis belum menikah! Karena status mereka memang belum diadakan resepsi dan belum masuk kedalam Dunia entertainment.


Kini Denis sedang duduk dikursi kebesarannya, sembari berkutat dengan lapton nya dan berkas yang selama ini satu minggu menumpuk diruangan nya.


"Vila udah pulang belum ya? Jadi kangen deh! Telpon dulu ah" gumam Denis langsung menekan nomer "My Wife".


"Hallo sayang, kenapa?" tanya Vila disebrang telpon.


"Hallo sayang, aku kangen sama kamu" jawab Denis dengan manja.


"Yaudah nanti kamu pulang, makan siang dirumah ya! Soalnya aku udah masak makanan kesukaan kamu" kata Vila dengan semangat.


"Pasti sayang, nanti aku bakal pulang untuk makan masakan istri aku yang paling cantik sedunia" kata Denis dengan menggombal.


"Halah kamu bisa aja! Udah dulu ya sayang, aku mau lanjut masak dulu" kata Vila dengan sedikit tertawa.


"Baiklah sayang, tunggu aku pulang ya" pinta Denis.


"Iya pasti sayang, byee" kata Vila langsung menutup telpon.


***


Kediaman Wijaya.


Vila yang sedang memasak bersama Mami dan Indah, tiba tiba ponsel Vila berbunyi. Vila buru buru mengangkatnya. Setelah dirasa cukup mengobrol nya, Vila menyudahi telpon dari suami tercinta nya. Dan senyum senyum sendiri. Itu tidak luput dari pandangan Mami maupun Indah.


"Duh mantu Mami kenapa sih? Senyum senyum sendiri gitu? Pasti habis dapet telpon dari suamimu ya nak?" ucap Mami dengan tersenyum bahagia.


"Eh iya nih Mi, nanti suami Vila bakal pulang dan makan siang bersama bareng kita" ucap Vila dengan senyum yang mengembang sangat sempurna.


"Ciah kaya nya ada yang lagi kangen kangen nan, baru aja gak ketemu 3 jam udah kaya setahun aja" ledek Indah dengan tersenyum geli.


"Gapapa dong sayang, nama nya juga pengantin baru" ucap Mami.


"Iya Mi" kata Vila dengan wajah yang memerah.


Dan mereka langsung melanjutkan memasak, yang sempat tertunda tadi. Setelah dirasa cukup! Mereka langsung kembali ke kamar masing masing, untuk membersihkan diri. Dan yang menghidangkan makanan adalah Bibi.

__ADS_1


__ADS_2