
Diwaktu yang sama Arga kini sedang bersama Lisa, tadi setelah memastikan mobil Lita meninggalkan parkiran hotel Arga langsung naik ke kamarnya untuk menemui istrinya itu.
Dia tidak mungkin terus menghindari Lisa seperti ini, walaupun dia masih sangat marah dan jijik dengan apa yang di lakukan Lisa.
Lelaki itu bahkan tidak berencana sedikit pun untuk menceraikan wanita itu, mengingat apa yang di lakukan Lisa untuk sangat sulit untuk ia maafkan.
Padahal kalau dia mau, dia bisa saja dengan mudah mengurus pembatalan nikah mereka. Alasannya tentu saja, karena Arga merasa bersalah kepada Lisa karena sudah mengkhianati wanita itu bahkan dia lebih jahat dengan menikah lagi di belakang Lisa.
Jadi menurutnya mereka sama dan untuk kali ini dia akan memaafkan wanita itu dan tak akan mengungkit masalah ini, semua kelakuan Lisa akan Arga simpan Rapat untuk dirinya sendiri agar keluarganya tidak semakin membenci wanita itu.
Jika di tanya apa Arga mencintai Lisa, jawabnya entahlah, dia sendiri tidak tahu perasaannya seperti apa. Hubungan mereka dimulai karena rasa kasihan, kasihan kepada adiknya.
Saat Jayden mengenalkan dia pada keluarga besar mereka, Arga sudah dibuat tengelam dengan senyum serta keceriaan seorang gadis kecil di keluarga itu, semua orang menyayanginya begitu pun dengan Arga dia menyayangi gadis kecil.
__ADS_1
"Kakak ganteng mau jadi kakaknya Hani tidak?" Ucap anak enam tahun itu membekas di ingatan Hani saat. " Tapi Hani nggak mau mengalah sama kakak, seperti Hani mengalah untuk kak Lisa." Lanjutnya lagi dengan wajah sendu.
Sejak saat itu Arga merasa bertanggung jawab untuk menjauhkan Lisa dari Hani tapi karena umur mereka masih sangat kecil Arga pun tidak dapat berbuat apa-apa.
Saat Lisa mencoba mendekati Narendra untuk merebut posisi Hani, Arga dengan cepat mencegah hal itu walaupun dia harus pura-pura mencintai Lisa dan terkesan mengemis cinta Lisa. Semua itu dia lakukan agar milik adiknya tidak terus diambil walaupun pada akhirnya dia terbawa arus pemainnya sendiri, Dan berakhir menikahi wanita itu.
Arga sadar semuanya tidak bisa ia lakukan sendiri ia butuh seseorang untuk mengeluarkan dia dari pusaran yang dia ciptakan sendiri. Tapi sekali lagi, dia tidak tahu siapa yang bisa membantunya.
"Dari mana kamu! Kenapa baru pulang, itu ponsel kamu juga! Kenapa tidak bisa di hubungi." Lisa langsung menghujam-nya dengan berbagai pertanyaan saat Arga memasuki kamar mereka.
Tapi sebelum Arga sempat masuk kedalam kamar mandi, Lisa menarik lengannya dengan kasar." Apapun pekerjaan kamu, harusnya kamu kabari aku, kasih tahu aku, aku sekarang istri kamu! Kamu sadar nggak sih, semalam itu, kamu ninggalin aku di ballroom hotel begitu saja. Kamu pikir perasaan aku nggak sih." Sentak Lisa. " Kamu bahkan tidak meninggalkan aku uang." Lanjutnya dengan tidak tahu malunya.
Arga mengusap wajahnya kasar, kenapa wanita itu sangat jauh berbeda dengan Lita.
__ADS_1
Bahkan wanita itu tidak mau mengambil kartu pemberiannya, wanita dingin itu jauh lebih baik dari istrinya sahnya, itu.
Tanpa sadar Arga telah membandingkan keduanya. " Berapa yang kamu butuhkan?" Tanya Arga tidak ingin berbasa-basi lebih jauh dengan istri sahnya itu.
" Tak banyak hanya lima puluh juta saja." Jawab Lisa dengan suara yang begitu lembut, sembari memeluk pinggang Arga dengan menenggelamkan wajahnya pada dada bidang pria itu.
Tanpa menjawab, Arga langsung melepaskan tangan Lisa, mengambil ponselnya lalu mengirim uang dengan nominal yang di minta wanita itu.
"Sudah." Ucap Arga, bersamaan dengan notip yang berbunyi dari ponsel Lisa.
" Terima kasih sayang." Ucap Lisa wanita itu ingin mencium Arga namun Arga segera jauhkan dirinya.
" Maaf jangan sekarang, aku sangat lelah." Ucap Arga. " Sebaiknya, kamu pergi bersenang-senang dan maaf aku tidak bisa menemani kamu, aku harus beristirahat karena sore nanti ada pekerjaan yang harus aku urus, tak apa-kan kalau kamu sendiri." Sambung Arga sembari bertanya.
__ADS_1
" Tentu saja! Aku tahu kamu sibuk, semangat berkerja suamiku, aku pergi dulu! Bye." Wanita itu langsung meraih tasnya dan meninggalkan kamar itu.
Dia juga tidak lupa mengirim pesan kepada ibunya untuk bertemu di lobby, mereka akan menghabiskan uang yang baru saja ditransfer oleh Arga. Toh besok dia bisa meminta lagi.