
Pagi hari kemudian.
Tokk,,,,Tokk ,,,Tokkk.
Jennie terbangun dan membuka matanya ketika mendengar suara pintu yang di ketuk dengan malas ia berjalan dan membuka pintu kamarnya.
"Reyno ????"ucap Jennie.
Brakkkkkk.
Jennie pun segera menutup pintunya kembali ketika melihat Reyno tengah berdiri didepan kamarnya.
"Hei buka! kenapa ditutup ??"ucap Reyno sembari membuka dan mendorong paksa pintunya kembali.
"Ngga mau! Aku malu,aku belum mandi rambut aku juga acak acakan."ucap Jennie dari balik pintu.
" Aku cuma mau nganterin makanan kok ."ucap Reyno.
Reyno pun memaksa untuk masuk ke dalam kamar Jennie . kemudian meletakan sarapan yang ia bawa untuk Jennie di atas meja.
Jennie yang malu langsung menutupi wajahnya dengan kedua tanganya ,ketika melihat Reyno masuk.
"Jangan liat kesini aku malu, aku belum mandi ."ucap Jennie.
"Kenapa harus malu?biasanya kamu juga ngga malu ,aku juga udah sering liat kamu bangun tidur dan acak acakan kaya gini."ucap Reyno.
"Tapi kan sekarang kita udah beda.aku ngga mau kamu sampai ilfil gara gara ngeliat penampilan aku yang jelek dipagi hari."ucap Jennie.
"Aku ngga akan ilfil! ayo dong buka,Jangan ditutup gitu mukanya."ucap Reyno membujuk.
"Beneran ngga akan ilfil ??" Tanya Jennie.
Reyno kemudian membuka tangan yang menutupi wajah Jennie dengan paksa .
Cupppppzzz.
Dan ia langsung mencium kening Jennie dengan lembutnya.
"Pagi sayangku. "ucap Reyno.
"Maafin aku Reyn aku cuma takut kamu jadi ngga suka sama aku."ucap Jennie.
"Aku ngga akan ilfil, mau kamu gimanapun itu ngga akan merubah perasaan aku ke kamu .Jadi kamu ngga usah mikir yang macam macam tentang aku ."ucap Reyno.
"Iya Reyn,coba kamu panggil aku sekali lagi ."ucap Jennie.
"Panggil apa??"tanya Reyno .
"Itu yang tadi kamu ngucapin selamat pagi buat aku."ucap Jennie menggoda Reyno.
"Pagi Je ,,"ucap Reyno.
"Ikhhh ko beda ?Ayo cepet ngomong yang kaya tadi lagi. "ucap Jennie.
"Ngga mau ,,Aku ngga bisa."ucap Reyno.
"Tadi juga bisa kokk! Masa kamu malu sih sama pacar kamu sendiri?"ucap Jennie.
"Hemmmm , ,Pagi Jennie sayang."ucap Reyno.
"Yang tulus dong ngomongnya."Ucap Jennie.
"Pagi pacar baru kesayangan Reyno."ucap Reyno.
"Haahahaha kamu lucu ngomongnya kaku banget gitu ."tawa Jennie.
"Tuh kan di diketawain."protes Reyno.
"Emang se susah itu ya buat manggil aku sayang ?"tanya Jennie.
"Ngga susah sih!cuma canggung hehehe." ucap Reyno.
"Reyn aku boleh ngomong sesuatu ngga?"ucap Jennie serius.
"Mau ngomong apa?"ucap Reyno.
"Untuk sementara bisa ngga kita jaga rahasia hubungan kita dari orang tua kita,Soalnya aku takut Momy marah kalo tau aku pacaran sama kamu."ucap Jennie.
__ADS_1
"Marah kenapa??"tanya Reyno.
"Soalnya terakhir aku pacaran sama Kevin Momy marah banget dan suruh aku buat putus,Dia juga ngelarang aku buat pacaran."ucap Jennie.
Reyno pun terdiam sejenakdan memikirkan kata kata Jennie.
"Huuuhh Kalau pun Momy kamu tau dia juga ngga akan marah karena aku sebenarnya adalah tunangan kamu."gumam Reyno dalam hati .
"Yaudah kalo itu mau kamu,Aku ngga masalah kok."ucap Reyno.
"Makasih ya Reyn udah ngertiin aku! Oh ya selamat hari jadi kita yang ke 1 Hari ya !"ucap Jennie.
"Apakah ini termasuk gaya pacaran gadis 19 tahun ?" tanya Reyno.
"Ihk ngga gitu! Cuma aku terlalu seneng bisa jadi pacar kamu."ucap Jennie.
"Dasar bucin." ucap Reyno meledek Jennie.
"Oh jadi kamu ngatain aku Bucin ?"ucap Jennie sambil menjewer telinga Reyno.
"Awkkkk sakit Sayang!! ,Ngga kok ,,kamu ngga bucin,Aku aja yang ngga pengalaman tentang cinta."ucap Reyno.
"Mulai sekarang kamu harus banyak belajar mengikuti gaya pacaran anak 19 Tahun."ucap Jennie.
"Iya,, iya,, nanti aku belajar,makan dulu tuh Sandwich nya ."ucap Reyno.
"Aku bosen sarapan Sandwich terus, aku mau sup ayam buatan kamu." ucap Jennie sambil merengek penuh nada manja.
"Iya Iya! Yaudah sekarang kamu mandi,Aku mau ke dapur dulu bikinin kamu sup!!."ucap Reyno.
"Beneran yah?"ucap Jennie tersenyum girang.
"Iya beneran !!" ucap Reyno.
"Makasih ya Reyn,kalo gitu aku mandi dulu."ucap Jennie.
Sementara Jennie mandi Reyno pun segera memasak sup untuk Jennie didapur .30 menit kemudian Jennie pun telah selesai mandi. Ia bergegas menghampiri Reyno yang tengah sibuk mengaduk kuah sup.
"Masih lama kah ? Apa kamu perlu bantuan aku ?"ucap Jennie.
"Tolong bantu aku lepasin tangan kamu dari pinggang aku. "ucap Reyno.
"Ngga mau ,aku mau terus meluk kamu kaya gini sampai kamu selesai memasak."ucap Jennie dengan nada yang manja.
Reyno pun membalikan tubuhnya tepat dihadapan Jennie kemudian ia mengangkat tubuh Jennie dan mendudukanya di meja saji.
"Duduk diam dan Tunggu disini." ucap Reyno sembari memberikan satu tusuk sosis ke tangan Jennie.
Tak lama sup yang Reyno buat pun telah siap untuk dihidangkan dan Reyno segera membawa sup nya ke meja makan .
"Ayo buruan dimakan,nanti kamu telat kuliahnya."ucap Reyno.
"Hmmmm ini enak banget,aku benar benar beruntung punya pacar yang tampan dan jago memasak."ucap Jennie memuji Reyno.
Jennie pun segera memakan sup itu dengan lahapnya .
Uhukkk uhukk .Jennie terbatuk
"Hei pelan pelan ,ngga ada yang mau rebut makanan kamu kok."ucap Reyno.
"Mulai sekarang ini jadi makanan favorit aku .kamu harus sering sering masakin ini buat aku,Oke!!."ucap Jennie.
"Baik nona Jennie."ucap Reyno .
"Yeayyyyyyy."ucap Jennie girang.
"kamu juga harus bisa masakin buat aku nantinya."ucap Reyno.
"Oke! Nanti siang pas aku pulang kuliah aku mau belajar masak buat kamu,kamu orang pertama yang harus nyobain masakan aku ."ucap Jennie.
"Sepertinya ini hari yang sangat sial buat aku ."ucap Reyno menggoda Jennie.
"Ihkk seperti apapun rasanya pokonya kamu harus makan masakan aku nanti ."ucap Jennie ngambek.
"Iya iya aku makan ,,Tapi kalo aku sakit kamu tanggung jawab ya? Hahahah."ucap Reyno tertawa.
"Au akhhhh."Ucap Jennie cetus.
__ADS_1
"Jangan ngambek gitu ah." ucap Reyno sembari mengelus elus kepala Jennie.
"Reyn kamu kan ngga kuliah ,aku boleh bawa mobil ke kampus ngga?"ucap Reyno.
"Ngga !!nanti aku yang anterin kamu."ucap Reyno.
"Ayolah Reyn,aku udah lama ngga naik mobil aku,Plissss!!! kali ini aja."ucap Jennie memohon.
"Ngga boleh titik.!!"ucap Reyno.
"Plisss aku janji aku bakalan pelan pelan aku kangen banget sama mobil aku."ucap Jennie.
"Hmmmm,,baiklah cuma kali ini aja aku izinin tapi kamu ngga boleh keluyuran apalagi sampai pergi ngga bilang bilang ."ucap Reyno dengan raut wajah mengancam.
"Makasih ya Reyn ,aku janji aku bakalan pulang tepat waktu kok ."ucap Jennie.
Setelah selesai memakan sup Jennie pun segera menuju kampus menaiki mobil mini cooper kesayanganya
Dia tak sabar ingin segera bertemu dengan teman temanya untuk menceritakan hubunganya dengan Reyno.
Namun Jennie sungguh sial karena dijalana lalu lintas sangatlah padat ,Jennie harus tertahan lama ditengah kemacetan.
"Huhh sial kalo kaya gini pasti aku telat ." ucap Jennie.
Hampir satu jam ia terjebak di tengah kemacetan .saat dilihatnya sudah tidak terlalu macet ia pun segera melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh karena ia harus mengejar waktu.saat Jennie hendak menurunkan sedikit kecepatanya ia sangat kaget karena rem nya tidak berfungsi.berkali kali ia menginjak Rem pada mobilnya namun rem mobilnya sama sekali tidak berfungsi.Jennie pun mencoba tenang dan mengurangi kecepatan laju mobilnya dengan perlahan. Laju kecepatan mobilnya pun sudah semakin turun ,, saat ia masih berusaha menurunkan kecepatanya tiba tiba ada seseorang yang berlari untuk menyebrang. Jennie yang kaget kemudian langsung membanting Stir ke sebelah kiri .
Brakkkkkkk.
Mobil Jennie menabrak pembatas jalan . Jennie pun pingsang dan tak sadarkan diri.
Drtttttttttttt.
Telpon Reyno berbunyi .
"Halo ?"ucap Reyno.
"Selamat siang kami dari rumah sakit pusat kota A .Apakah benar ini keluarga dari nona Jennie ? ."tanya petugas rumah sakit itu.
Degggggg.
Mendengar telpon dari pihak rumah sakit Darah Reyno seakan berhenti mengalir.
Jantung Reyno berdetak sangat kencang dan penuh khawatir.
"Iya benar ,Jennie kenapa?apa yang terjadi ?"Tanya Reyno dengan tangan yang gemetar.
"Nona Jennie baru saja mengalami kecelakaan mobil .untuk lebih detailnya silahkan anda datang ke UGD Rumah Sakit ,terima kasih."ucap petugas rumah sakit itu.
Reyno segera berlari keluar mencari supir untuk mengantarkanya ke Rumah Sakit.Ia tidak berdaya tanganya sangat gemetar dan Kakinya sangat lemas mendengar ucapan petugas rumah sakit itu.
"Pak cepat jalan ke Rumah Sakit Pusat."ucap Reyno.
"Baik Den "ucap sang supir.
Pak supir pun segera melajukan mobilnya menuju Rumah Sakit.
"Je aku ngga akan maafin diri aku kalo sampai kamu kenapa napa."gumam Reyno.
Sesampainya dirumah sakit Reyno pun langsung berlari menuju ruang UGD.
"Suster bagaimana keadaan pasien yang bernama Jennie?" Tanya Reyno pada salah seorang suster yang berjaga di ruang UGD dengan nada yang penuh khawatir.
"Dia kehilangan cukup banyak darah dan belum sadarkan diri, mohon tuan untuk segera mengurus administrasinya di ruang administrasi ."ucap suster itu.
Dengan sangat lemas Reyno pun menuju ruang administrasi.Reyno benar benar sangat menyesal telah mengizinkan Jennie mengendarai mobil sendiri.
"Argggghhhhh,,kenapa aku begitu bodoh,,,kalau aja tadi aku anterin dia ngga akan kaya gini kejadianya.Je kamu harus bangun ,,, kamu harus bangun atau aku ngga akan maafin kamu ."gumam Reyno dalam hati.
Reyno benar benar terpuruk dengan kecelakaan yang menimpa Jennie . Sepanjang malam ia selalu terjaga diluar ruangan menunggu kabar kesadaran Jennie.berkali kali ia melihat ke arah kaca hanya untuk memastikan Jennie telah sadar atau belum .dan ini untuk kali pertamanya ia sampai meneteskan air mata karena seorang wanita.
"Je aku mohon kamu harus kuat, , ,kamu harus segera sadar.
Arghhhhhhhhh,, ! ! ! andai saja aku bisa gantiin kamu berbaring di sana,Aku rela asal kamu baik baik saja" .gumam Reyno dalam hati.
Next••>
__ADS_1