
Di malam hari ,Jennie sedang duduk santai diruang tamu.Karena yang lainya masih berada di kelab,jadi mereka hanya berdua di villa.Suasana terkesan membosankan malam itu.Beberapa kali ia mengganti canel tv,namun otaknya tak sedikit pun terfokus pada siaran yang ada dilayarnya.
Sebenarnya ia masih kesal karena Reyno tidak mengizinkanya pergi ke kelab bersama yang lainya.Atau setidaknya Reyno harus menggantinya dengan mengajak Jennie jalan-jalan ke tempat lain.Bukan malah berdiam diri didalam villa.
Sepertinya Reyno sedang mandi didalam sana,terdengar gemericik air dari dalam kamar mandi sejak 20 menit tadi,cowo itu mandinya cukup lama juga ternyata.Setelah selesai mandi,Reyno langsung menghampiri Jennie,dilihatnya Jennie tengah duduk manyun memegang camilan di tanganya.
"Lo ngga mau mandi atau ganti baju?"tanya Reyno sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk.Ia tahu Jennie sedang kesal,tapi Reyno sengaja tidak mengajak Jennie pergi kemanapun malam ini,tujuanya agar mereka cukup istirahat malam ini.Karena besok Reyno sudah mempunyai rencana rahasia untuk jadwal liburanya.
"Entar deh ,gue masih males,!! " jawab Jennie asal .
"Oh yaudah gue mau kekamar dulu!"
Jennie menatap Reyno kesal,ngga ada pekanya sama sekali sih ? Apa Reyno tidak dapat membaca kekesalan yang ada di benak Jennie.Sepertinya tidak,batu prasasti yang dicosplay menjadi manusia tidak mungkin dapat memahami perasaan seseorang.
Sebenarnya Jennie ingin sekali mandi,tapi ia lupa membawa baju ganti tidur .Jennie terlalu terburu buru mengemasi barangnya karena Reyno hanya memberi waktu satu jam, itu pun sudah termasuk waktu untuk mandi.
Selang beberapa lama kemudian,Jennie akhirnya memberanikan diri untuk masuk kedalam kamar, dilihatnya Reyno sedang duduk di sofa sembari memainkan laptopnya.
"Reyn,,,!!" panggil Jennie.
"Hemmmmm " Reyno hanya berdeham dengan mata yang masih menatap pada layar monitornya .
" Sebenernya gue lupa ngga bawa baju ganti tidur."ucap Jennie hati-hati.
"Aduh nyusahin banget sih!!! " Reyno berdiri dan membuka kopernya, lalu ia mengambil kaos polos dan kolor miliknya .
Nyusahin ?kata-kata yang sulit dicerna oleh perasaan Jennie.Jelas semua itu gara-gara Reyno,ia cuma memberikan waktu satu jam untuk prepare.Jennie menghela kesal,menatap Reyno yang entah sedang apa .
"Nih,lo pake ini aja !" Reyno memberikan kaos dan celana kolor miliknya .
"Maksudnya? gue harus pake kolor ini..!!" tanya Jennie kaget.
"Iya lah! masih untung gue pinjemin dari pada lo tidur pake Jeans ." jawab Reyno logis.
"Gue ngga bisa pake baju ngga ada model nya kayak gini,terlalu biasa ! gue malu ..!!"tegas Jennie menolak baju pemberian Reyno.Ia hanya mau memakai piama wanita dengan bahan sutra yang halus.Bukan kolor dan kaos oblong seperti itu.
"Bawel banget sih ,,,! lagian kan cuma buat tidur doang ! ngga akan ada yang komentarin penampilan kamu juga . "
"Tapi IMAGES gue bisa hancur kalo pake kolor beginian."
Reyno sungguh tak mengerti dengan wanita satu yang ada hidapanya ini,hanya pakain untuk tidur, harus sebagus apa sih ?
"Hemmm gimana kalo lo tidur pake dalamen aja, pasti lebih Sexy!! "ucap Reyno tersenyum nakal menggoda Jennie.
"Dasarrr Mesumm...!!!!!!!!" bentak Jennie.
"Lagian lo ribet banget, lo mau pake atau ngga itu urusan lo!! "
"Iya !!gue pake !! "ucap Jennie.
Jennie pun bergegas ke kamar mandi untuk segera mandi dan berganti baju ,tak lama kemudian Jennie pun keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan bersiap untuk tidur.
"Hey tunggu dulu ,!! lo jangan tidur kaya gitu "
"Apa lagi sih Reyn? gue ngantuk nih!" tanya Jennie yang matanya sudah mulai mengantuk itu.
"Tidur dengan rambut basah itu ngga boleh! nanti kamu bisa pusing dan sakit ."ucap Reyno menasehati Jennie.
"Yaudah kalo gitu Lo keringin dong, rambut Gue!"jawab Jennie .
"Ogah ,keringin sendiri lah!! "
"Yaudah biarin gue sakit !! biarin gue pusing." bentak Jennie dengan wajah ngambek.
Tak disangka, Reyno langsung mengeluarkan hair drayer dari dalam tas nya untuk mengeringkan rambut Jennie .
Walaupun sikap Reyno sangat dingin dan cuek pada Jennie,tapi sebenarnya ia adalah sosok yang penyayang dan perhatian .Sikapnya pada Jennie itu semata-mata karena ego dan gengsinya yang tinggi tak terkalahkan.
"Sini duduk,,!! "
Jennie mengangguk dan duduk didepan meja rias.
Reyno, mulai mengeringkan rambut Jennie dengan pelan dan lembut .jantung Jennie berdetak sangat kencang karena perlakuan Reyno membuatnya sangat canggung, untuk pertama kalinya ada laki laki yang memperlakukannya seperti itu. .
15 menit kemudian Reyno telah selesai mengeringkan rambut Jennie.
__ADS_1
"Udah nih ,,!! sana lo tidur!"titah Reyno,iq meletakan hair drayernya diatas meja.
Jennie segera menuju tempat tidur membaringkan badanya, menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya,kecuali mata.
Reynojuga kut tidur dan berbaring disamping Jennie .
"Hey lo ngapain tidur dikasur,,??"bentak Jennie bangun dan terduduk.
"Ya mau tidur lah gue juga ngantuk."jawab Reyno dengan entengnya.
"Ga boleh!! lo harus tidur disofa !!
Momy gue pasti bakalan marahin kalo lo Berani tidur disini."Jennie menatap Reyno jengah.Beraninya cowo ini tidur disamping Jennie.
"Yaudah lo telpon aja nyokap lo!" Reyno menantang.ia tersenyum licik ke arah Jennie.
"Huhhh dasar Psyco Reyno ..! gue telpon sekarang dan lo denger baik-baik ! kali ini lo akan mati Reyn !" gertak Jennnie ,detik itu pula ia segera menelpon mamahnya.
"Hallo Momy,,! Ninnie sekarang lagi Liburan bareng Reyno, dan kita berdua tidur di satu kamar yang sama loohhh ! " adu Jennie pada mamahnya.beerharap mamahnya akan memarahi Reyno.
"Oh ya?? oke Sayang Momy tidak keberatan." ucap mamahnya dalam telpon.
Jennie yang mengaktifkan mode speaker di handphone nya dibuat malu dengan perkataan mamahnya yang diluar dugaan itu.
" Huhhh ,,!! Mom apa kau tidak berpikir bahwa kami akan melakukan ... x_x ??"
"Jennie Momy sangat mengenal Reyno, hal-hal yang kamu bayangkan tidak akan terjadi !" ucap Momy Jennie dari jauh sana.
"OMG apa jangan-jangan Reyno itu kaka kandungku ? kenapa Momy begitu percaya dan memperlakukan dia dengan spesial,,?"protes Jennie tak terima.
Jennie tolong berhenti mengatakan omong kosong macam itu !! semuai ini ngga seperti yang kamu pikirkan ,Momy sangat sibuk hari ini.Kalau tidak ada yang mau dibahas,Momy matikan dulu , bye sayang , , ..
Momy Jennie segera mematikan panggilanya.
Tut ,,, Tut,,,Tuttt.
Jennie langsung cemberut.
" Hahaha kayak nya ngga sesuai Ekspektasi lo nih.....!!!!" tawa Reyno dengan sangat puas ketika telpon Jennie dimatikan
"Cieeeeeee ngambek!!" goda Reyno padaJennie.
"Reyno diem gue mau tidur,,!!!" ucap Jennie.
Reyno lalu diam dan tak berapa lama pun Reyno memejamkan matanya.
Jennie yang tadinya sangat mengantuk berubah langsung hilang,karna tak nyamaan dengan adanya Reyno yang tidur disampingnya .ditambah perkataan mamahnya yang membuat Jennie tambah emosi dan kesal.
"Huh gimana bisa dia tidur tenang disamping wanita dasar Reyno...!!"
gumam Jennie dalam hati.
"Reyn..?? ,,,,, Reyn lo udah tidur ??"panggil Jennie.
Reyno tak menjawab sedikitpun sepertinya dia sudah benar benar terlelap.
Jennie pun sedikit bangun memandangi wajah Reyno yang sudah terlelap, Dia begitu tampan meski dalam keadan tertidur .Disaat Jennie tengah asik memandangi wajah Reyno dengan tiba tiba Reyno menarik tubuh Jennie dengan sengaja.
BUGHHHHHHHHH.
Badan Jennie pun terjatuh kedalam pelukan Reyno dan bibir Jennie tepat menyentuh bagian mata Reyno .
" Heeeeuppppm !!!! Reyno sialan lo pura pura tidur??"teriak Jennie .
"Lagian lo ngapain ngeliatin orang tidur ?ngga sopan tau !! "ucap Reyno.
"Gue cuma penasaran aja ! lo udah tidur apa belum??"ucap Jennie.
"Gimana gue bisa tidur kalo kelakuan lo mencurigakan!! "ucap Reyno dengan santainya.
"Maksud lo ?? Lo khawatir gue bakalan macem macemin lo ??" ucap Jennie sedikit kesal mendengar perkataan Reyno.bisa bisanya ia menuduh Jennie mencurigakan.
"Mana tau kan! lo mau cari kesempatan waktu gue tidur ."
"Hei yang harusnya ngomong kaya gitu itu gue,Reyno !!! " Ucap Jennie dengan hidung yang kembang kempis dan bersungut sungut itu.
__ADS_1
"Tadi kan lo denger sendiri dari Momy kalo gue bukan orang semacam itu ."ucap Reyno tersenyum manis dengan mata yang berkedip krdip.
"Terserah deh ,,!! Lo tidur dulua Aja gue mau keluar,dan satu lagi jangan memanggilnya Momy !! cuma gue yang boleh manggil dengan sebutan Momy." Jennie pun bangun dan beranjak dari tempat tidur.
"Lo mau kemana ,,? "tanya Reyno.
"Mau cari angin gue gak bisa tidur ." jawab Jennie, lalu pergi meninggalkan Reyno yang masih berbaring di ranjang itu..
****
Jennie pun duduk di samping kolam, Ia memandangi bintang yang indah dan tampak begitu bersinar .Ia mengingat semua hal yang terjadi beberapa hari ini , lebih tepatnya Jennie mengingat mantan pacarnya Kevin.
Walau Kevin telah menyakitinya, masih ada perasaan yang dalam untuk Kevin dihatinya .Dia merasa sangat merindukan Kevin, tak terasa air matanya pun menetes . Jennie menangis sendiri ditengah malam yang indah penuh Bintang.
Karena Reyno juga tidak bisa tidur ,ia pun akhirnya memutuskan untuk keluar kamar dan menyusul Jennie .
"Hey gadis kecil menangis sendirian di malam hari ,apa yang kamu pikirkan ?" suara Reyno mengagetkan Jennie yang tengah duduk berlinang air mata ,Reyno pun menghampiri Jennie dan duduk disampingnya.
"Hemmm lo ngapain kesini? gue lagi ngga mau di ganggu!! "ucap Jennie.
" Cieeee masih ngambek ya ?" ucap Reyno.
Reyno pun merapatkan duduknya lalu menarik menarik kepala Jennie untuk bersandar di bahunya .
" Kamu boleh Sandarin kepala kamu di bahu aku kalo kamu butuh." ucap Reyno sambil mengelus kepala Jennie dengan lembut.
Jennie pun bersandar dan menangis di bahu Reyno Ia menangis dan tak mengucapkan sepatah katapun sampai tak sadar Ia tertidur di bahu Reyno.
setelah dilihatnya Jennie benar benar terlelap Reyno pun menggendong Jennie kekamar.Ia membaringkan Jennie dengan hati hati dan tak lupa menyelimutinya.
"Good night my Beibi Je." Ucap Reyno .
kemudian Reyno pun mengusap rambut Jennie tiga kali dan mencium kening Jennie dengan lembut .
"Kau sudah menjadi Gaadisku
biarpun semuanya masih tak jelas.".ucapnya dalam hati.
Malam itu Reyno pun memutuskan untuk tidur di sofa kecil yang berada di samping tempat tidur agar tidak mengganggu tidur Jennie.
Pagi hari kemudian
Jennie pun terbangun dari tidurnya ia kaget kenapa hari sudah pagi , Ia rasa semalam dia sedang berada di pinggir kolam,tapi setelah bangun ternyata Jennie sudah diatas kasur .
"Kenapa bisa di kasur ? apa jangan jangan aku semalem terlalu nyaman sampe aku tidur di Bahu Reyno??ko aku lupa ya ?? memalukan banget sih.!!!Argggghhhhhh kalau sampe aku tidur di bahu Reyno!! nanti Dia kegeeran lagi!! Eh Reyno mana ko ngga ada diatas kasur?? ."gumam Jennie dalam hati.
Dilihatnya sekeliling ruangan ternyata Reyno tidur di sofa Jennie pun tersenyum melihat Reyno yang mengalah dan tidur di sofa .walau sebenarnya Dia sedikit kasian melihat Reyno yang tidur di sofa yang sempit .
Sekitar jam delapan pagi semunya pun telah selesai mandi mereka juga sudah sarapan dan bersiap untuk pergi ke pantai .
\=\=\=\=\=
Beberapa menit kemudian mereka pun telah sampai di area pantai .mereka berenam berpencar James dan Nanda pergi ke Resort. sementara,Reyno,Dio dan Davin , berganti pakaian karna mereka ingin berselancar di pantai.
"Let's go ..!! Ucap Dio.
mereka bertiga segera menuju air dan mulai berselancar diantara ombak ombak seakan mencoba memecahkan deburan ombak yang cukup tinggi itu, Dadanya yang bidang membuat Reyno terlihat sangat keren ketika Dia sedang bermain dengan papan kayunya .
Sementara Jennie lebih memilih duduk di tepi pantai menikmati angin yang sepoi sepoi sambil mengoleskan sun block ke tubuhnya .
Jennie menggunakan mini Tanktop berwarna putih yang dipadukan dengan tied split skirt outer berwarna putih terlihat sangat cantik dan seksi .
Tak berapa lama mereka pun istirahat karna matahari sudah berada tepat di puncak , Reyno dan Teman-temanya menghampiri Jennie, mereka tak hentinya memandang Jennie dari atas kebawah .Mengagumi body Jennie yang terlihat begitu sexy terlebih ia hanya menggunakan pakaian dengan bagian perut yang terbuka , sungguh pemandangan yang membuat mata laki-laki tak akan berhenti berkedip.
Reyno tidak bisa tinggal diam,gadis ini memang tidak ada tingkat kewaspaanya sama sekali.Ia segera menarik lengan Jennie menjauh dari teman-temanya.
hai hai
Jangan lupa like dan comentnya yah
Dukungan kalian sangat berarti untuku.
makasih semua
__ADS_1