
Hai gaishh,,jangan bosan bosan yah bacanya,aku harap kalian masih setia baca cerita halu aku ....
Sepertinya kejadian ini memberikan dampak yang baik untuk hubungan mereka,Jennie jadi semakin takut kehilangan Reyno,ia tidak ingin Reyno sampai mencari wanita lain untuk sekedar melepas pelampiasanya.
Kini cewek itu sadar,betapa tampan suaminya,betapa banyak juga wanita yang menginginkan tubuh suaminya,sampai ada dua wanita gila yang berani menjebak suaminya seperti ini.Tidak bisa dibiarkan,untuk kedepanya Jennie akan menjaga tubuh indah itu dari rangsangan wanita-wanita ular.Tubuh Reyno hanya Jennie seorang yang dapat memilikinya.
"Reyn aku mau kamu--" untuk pertama kalinya cewek itu berani berinisiatif.Dengan mata terbuka dan tingkat kesadaran penuh.
"Ini aku udah disamping kamu,mau apa lagi ?" Reyno menggoda,jarang juga mendapatkan kesempatan emas untuk mengerjai istrinya.
"Mau kamu Reyno..!"
"Mau aku apa ?" tanya Reyno mengulur waktu,ia masih ingin bermain-main sejenak dengan istrinya.
"Ya mau tubuh kamu lah Reyno."tandas Jennie pungkas.Jennie menarik nafas kesal.Ini Reyno benar polos atau sedang mengerjainya sih ?
"Mau apaan? aku gak ngerti."Reyno menggoda nakal.
Astaga! Sejak kapan Reyno mempelajari hal menyebalkan seperti ini? bisa tidak jangan membuat Jennie malu?padahal cewek itu sudah memberanikan diri untuk berinisiatif terlebih dahulu.
"Mau kamu Reyno,mau suami aku." Nada bicara cewek itu mulai tidak santai.
"Mau diapain sama aku ?ngomong yang jelas biar aku paham maksud kamu."Reyno semakin parah menggoda.
Haiish! cowok ini benar-benar menyebalkan.Matanya menatap sayu Reyno."Aku mau di puasin kamu..." lirih Jennie hampir tak terdengar ditelinga Reyno.
Reyno tersenyum puas.Laki-laki itu sangat menantikan hal seperti ini.Dimana istrinya tidak sungkan lagi untuk mengajak berhubungan badan.
"I will come too you beibi Je."
Ia mengawali aksinya dengan kecupan lembut di bibir ranum istrinya.Kali ini Reyno harus bersikap lebih lembut agar jangan sampai menyakiti istrinya lagi.Bisa di nobatkan pria payah sedunia kalau hal itu sampai terjadi lagi sekarang.
"Reyn !" Jennie menyentuh dada bidang suaminya sebagai isyarat agar Reyno segera melepas kain penghalang pada tubunya.
"Kamu yang buka." balas Reyno santai,ia sangat menanti keagresifan Jennie untuk membuka bajunya.
Mata Jennie menyorot tajam.Sebenarnya apa sih yang ada di otak Reyno?sedari tadi ia terus membuat Jennie kesal.Buka baju sendiri apa susahnya,lagian itu tugas Reyno biasanya.Jennie menggerutu malas.
Dengan terpaksa gadis itu membuka penghalang yang menutupi tubuh bagian atas suaminya."Udah aku buka." Jennie berkata cetus.
Hehehe,Mungkin hanya terjadi pada mereka berdua,dimana hendak bercinta harus banyak topik dan ala-ala.
__ADS_1
"Aku udah buka.Ayo lanjut--" pinta Jennie angkuh.
"Lanjut kemana sayang ?"ledek Reyno semakin gila,ia sama sekali tidak beraksi untuk merangsang istrinya.Entah apa yang ada difikiran Reyno selanjutnya.Tidak ada yang tahu kecuali ia sendiri.
"Reyno plis jangan bercanda terus."Jennie teriak frustasi.Mungkin saja orang diluar kamar dapat mendengar teriakanya yang begitu keras.
"Aku juga ngga bercanda Zeyengg."
Mata Jennie terbelalak, menatap jengah mahluk yang tiba-tiba alay seperti itu.Sumpah ya,Reyno sangat menyebalkan,ia terus menggoda cewek yang sedang tinggi birahinya.Perasaan ingin segera dipuaskan,dibalas dengan candaan Reyno yang terkesan bertele-tele.
Jennie menyesal,tidak seharus ia mengajak Reyno bercinta dalam keadaan sadar.Boro-boro bermesraan,yang ada Jennie dibuat kesal oleh tinggkah Reyno yang sangat aneh.
Sekarang ia sudah tidak ingin bercinta,melainkan ingin mendepak Reyno agar keluar dari kamarnya.
"Udah ya Reyn,cukup! ini terakhir kalinya aku berinisiatif kaya gini.Cukup mempermalukan aku kaya gini Reyn,aku ngga mood lagi sama kamu.Hasrat aku hilang seketika." Jennie menggeser tubuhnya untuk menjaga jarak,ia meletakan guling ditengahnya sebagai pembatas.
"Yah kok marah sih ?" Reyno menarik guling yang diletakan diantara mereka,membuang kasar entah kemana.
"Kamu nyebelin tau ngga sih ?"
"Iya maaf,aku cuma pengin ngisengin kamu aja kok." Reyno memeluk hangat tubuh istrinya.
Langsung saja ia mendaratkan sebuah ciuman panas dibibir itu,menghisap pelan penuh kehati-hatian.Ternyata benar kata kabar burung,mencium bibir seseoarang dengan hikmat memang sangat manis rasanya.
"Reyn,,ahhhh!" racau Jennie.
Lidah Reyno semakin bersemangat menari nari dibagian itu,tubuh Jennie menggeliat manja seketika,menarik bahu Reyno hingga mencakarnya.Perasaan geli bercampur nikmat sedang melanda jiwanya.Kesadaranya sudah hilang seratus persen,entah berapa kali ia mendesah tanpa rasa malu.
Perlahan tangan Reyno mulai melucuti semua kain yang menutupi tubuh istrinya,kini ia jauh lebih terangsang dari pada istrinya.
Sial,mengapa desahan itu begitu sangat sexy untuk didengar.Dalam sekali teriakan saja sudah mampu membuat milik Reyno hidup sempurna.
"Aku tak akan membuat kamu beristirahat sayang."Lirih Reyno lembut.Ia mulai menurunkan kepalanya pada bagian tengah yang dinantinya.Benda sedang sintal kenyal kesukaanya.Ya,bibir rakusnya langsung menyergap permukaan itu dengan dengan membabi buta.
Tetap dalam jalan permainan lembut,perlahan Reyno terus melancarkan aksinya begitu hikmat.Lidahnya menghisap dan menari-nari secara bergantian.
"Aku udah Ngga tahan lagi yank.." Reyno segera bangun,melucuti kain terakhir yang ada dibagian bawah.Posisi tubuhnya sudah diatas bersiap untuk menyatu.
Argggggggh!
Jennie memekik kesakitan sebelum Reyno melakukan apapun.
"Kenapa ?" tanya Reyno kaget.
__ADS_1
"Perut aku sakit banget,kayaknya bulanan aku datang Reyn."
Haid ?
Kenapa jadi begini jalur ceritanya,harusnya mereka akan segera bergelut diatas ranjang bukan ? Reyno sudah memikirkan semua hal indah yang akan terjadi selanjutnya.Saling bertukar saliva dengan tubuh yang menyatu,mendengar setiap desahan indah sang istri,melakukan pertarungan ranjang sepuasnya hingga mereka lelah..
Shit! karma begitu cepat datangnya,melanda parah seluruh sukma Reyno.Kini giliran Reyno yang harus tersiksa menahan hasrat yang menggebu-gebu .
Ah sial,andai ia tadi tidak bertele-tele menggoda Jennie terlebih dahulu,mungkin ia tidak akan kedahuluan oleh datang bulan sialan itu.
Jennie segera bangun dan melangkah cepat menuju kamar mandi."Reyn,nanti tolong anterin baju sama pembalut aku ya,maaf." ia meninggalkan Reyno yang masih terbujur kaku diatas kasur.
Tega sekali Jennie ?
Reyno memandangi sesuatu yang sudah mengeras di bawah sana,seolah minta dibebaskan untuk bertemu sarangnya.
"Sssssssssst..."Reyno mendesih kesal.Ia menggusar kasar rambutnya kebelakang.sajak umpatan terus keluar dari bibir pria itu.Untuk kesekian kalinya ia dibuat frustasi oleh permaslahan ranjangnya.
Pria itu memang sangat cocok jika dijuluki raja sial,hampir setiap masalah selalu datang ditengah hubungan ranjang mereka.Apakah ada sebuah kutukan dalam berhungan badan ?Mungkin saja Reyno sudah dikutuk agar hubungan ranjangnya tidak lancar.
•
•
•
•
•
Hai gaish.
sedikit cerita,jadi nanti memang aku akan menghadirkan pelakor di cerita ini.Namun sedikit berbeda,tokoh pelakornya adalah orang yang baik,jadi tujuan aku menghadirkan pelakor bukan untuk saling bersaing berebut tokoh utama pria.Melainkan untuk menguras hati dua wanita sekaligus.Jadi,aku pengin ngasih tau seperti apa rasanya berbagi cinta,dan satu lagi.Hampir tidak ada kisah cinta perjodohan yang berakhir mulus,kalaupun ada hanyalah sedikit.Jadi cerita ini dibuat untuk membuka mata,bahwa perjodohan menimbukan sebuah konflik yang cukup besar.cukup sekian--
Makasih ya udah mampir dan baca cerita aku...
Jangan lupa tekan tombol like dan berikan komentar .
Satu lagi ,minta rate 5 nya yah...
Salam hangat penuh 💓💓
Rita.
__ADS_1