
Setelah melalui berbagai perdebatan panjang,akhirnya empat mahluk itu mulai menjalani aktifitas liburanya kembali.Sesuai janji Reyno menemani istrinya untuk shopping.Ia membawa Jennie ke sebuah pusat perbelanjaan mewah di jantung kota Honolulu, Ala Moana Center.
Jennie dan Tere sibuk berbelanja ,sementara William dan Reyno menjadi ajudan yang membawakan belanjaan mereka.
Sudah hampir 4 jam, dua wanita kalap ini sama sekali tidak kenal lelah.Hampir semua toko mereka jamah.Dua wanita ini seperti mahluk hutan yang baru pertama kali di lepas di kota .
Ala Moana Center adalah pusat belanja internasional dan lokal bersikar dari toko-toko surfing seperti T & C Surf Desain dan Sera Surf ‘N Shore .Bahkan sampai butik kelas atas seperti Chanel dan Dior.Tempat berkumpul gadis sosialita seperti Jennie dan Tere.
"Je,kalian ngga cape apa ? kita udah 4 jam ngikutin kalian belanja." Reyno mulai jenuh,dulu ia selalu meledek papahnya ketika mengeluh capek karena menemani mamahnya belanja.Sekarang ia merasakan sendiri,ternyata tidak enak menemani wanita berbelanja.
"Ihkkk,kamu bawel banget sih." Jennie mengambil dua tas ." Menurut kamu,mending yang mana ? yang merah atau yang hitam?"
"Ya ampun! kamu udah beli tas 7 buah,buat apa sih tas banyak-banyak? nyempitin kamar aja."
Jennie menatap tidak senang ."Kamu pelit banget sih, kalo ngga mau aku belanja bilang dong! kembaliin aja semua barang barangnya. aku udah gak mood.Aku mau pulang,aku ngga mau ke New York." Jennie mengeluarkan jurus andalanya,ia sangat kesal mendengar ucapan Reyno.Sebagai Ceo,harusnya Reyno tidak boleh pelit.
.
"Iya ! iya ! kamu beli seberapa banyak yang kamu mau,aku ngga akan ngelarang." Reyno mengeluarkan senyum terpaksa.Bukanya pelit,ia hanya tidak suka melihat Jennie membeli banyak barang tidak berguna.Tapi sekali lagi,laki laki bisa apa sih ? wanita selalu menjadi ratu yang memegang kekuasan.Lebih baik Reyno diam,dari pada tidak diberi jatah.
"Nah gitu dong ! trus jadinya aku beli yang item apa yang merah ??"Jennie menimang dua tas ditanganya.
"Yang merah aja,itu bagus ." Reyno asal bicara,yang penting sudah memberi pendapat.Merah atau hitam dia tidak peduli,semua tas sama saja.
"Tapi yang item lebih bagus,ini edisi terbaru." Jennie bingung,dua duanya bagus sederajat.
"Yaudah yang item."
"Gimana sih ? tadi katanya yang merah bagus,sekarang kamu suruh beli yang item."
Kamprett!! ini cewe maunya apa sih ??.gumam Reyno dalam hati.
Oh my God Sabar! sabar!
Reyno menarik nafas frustasi.
sebenarnya apa gunanya sih ?
Jennie meminta pendapat Pada Reyno,tapi ia menolak barang pilihanya.
__ADS_1
Kalau sudah punya pendapat sendiri,ngapain tanya orang lain ?
Tak mengerti,bagaimana cara menghadapi mahluk yang di sebut dengan wanita.
"Yaudah beli dua duanya aja.Apapun yang kamu mau beli aja,yang penting cepet selesai." ketus Reyno.Ia sudah tak tahan menunggu istrinya yang ribet.Sumpah ya ,seumur hidup baru pertama kalinya Reyno menemani wanita berkeliling untuk berbelanja.Mau mati rasanya.
"Sebenernya kamu niat ngga sih nemenin aku?"
Reyno mendengus kesal,sudah empat jam lebih ia menemani.Dan sekarang ia menanyakan Reyno niat atau tidak ? "Ya niatlah,yaudah jangan marah marah,ayok kita belanja lagi."
Reyno memegang bahu Jennie."Beli dua-duanya aja kalo kamu suka,dua-duanya bagus sama kamu.Cocok banget,kamu jadi tambah Cantik." Reyno merayu. apasih ? kenapa ia jadi bertingkah seperti seorang salesman.
"Emang boleh beli dua?tadi kamu aja protes gitu." Jennie cemberut,ia memutar bola matanya melirik Reyno.
"Boleh kok ,yaudah kita langsung ke kasir ya ." Reyno menuntun Jennie ke tempat kasir,ia tahu pertanyaan Jennie adalah sebuah jebakan ranjau.Kalau ia bilang tidak boleh,ranjau akan meledak.Pokonya,apapun yang terjadi harus bilang boleh. Sekalipun ia menjadi miskin dan bangrut,misalnya.
***
Sekitar jam 5 sore akhrinya mereka berkumpul di salah satu Restaurant yang sudah ditentukan.Demi menemani istrinya berbelanja,Reyno sampai harus melewatkan jam makan siangnya. Heran ,apa cewe ngga laper ? jadi belanja bikin kenyang ya ?
"Reyn! aku bosen makan makanan yang ada di Hawaii."Jennie merajuk manja.
"Jadi kalian mau makan apa?" Reyno masih menggunakan nada suara pelan.Dua angel tak berhati ini maunya apa sih? tidak taukah kalau Reyno sangat letih dan lapar.
"Aku mau wonton segar yang baru dimasak.Emmpp ,,lamian juga kayanya enak."
Deerrrrr !!!
Telinga Reyno bagai disambar petir.Sudah selapar ini,sekarang mereka harus pindah mencari Restaurant yang menjual pesanan nona aliennya.
Nyidam ????
Hamil kah ?
Hisskk, baru semalam mereka melakukan itu.
Apa akan langsung hamil dalam waktu sehari.
Jangan gila !! jelas Reyno sudah memakai pengaman.
Setelah berputar mengelilingi pusat makanan,akhirnya mereka menemukan Restaurant yang cocok .Untung tidak begitu sulit mencarinya,Reyno benar benar sangat lapar.ia memakan tiga porsi makanan sekaligus,itu adalah bentuk balas dendam karena melewatkan makan siangnya.
__ADS_1
"Reyn ,kamu laper banget ya ? pelan pelan makanya.Ngga ada yang mau rebut dari kamu kok."Jennie memperhatikan.Dari ke empat orang,hanya Reyno yang terlihat kesetanan.Itu karena William dan Tere menyempatkan makan siang berdua.Sementara Jennie sudah terbiasa tidak makan saat berbelanja.
William tersenyum melihat adiknya.Sepertinya, ia begitu sangat mencintai istrinya.Ia tidak pernah melihat wanita yang di perlakukan sespesial Jennie oleh Reyno.Seorang gadis kecil mampu mencairkan hati Reyno yang beku.
"Je kita ke club yukk! sayang banget kalo kita ngga mampir kesana sebentar.Besok lo kan mau ke New York.Gue juga mau pulang besok."
"Ngga boleh !"saut Reyno menolak begitu saja.Firasat buruk mulai memasuki ruang hati Reyno.Entah ulah apa yang akan mereka lakukan di dalam Club.Lebih baik melarang demi sebuah kebaikan,pasalnya Jennie sangat buruk dikala mabuk.Reyno pernah melihatnya sekali,dan ia tidak ingin lagi melihat istrinya mabuk.
Jennie menjewer teling Reyno."Tere itu ngajakin aku,kalo kalian ngga mau nemenin,kita bisa pergi berdua kok."
"Aku suami kamu ." Reyno menolak,ia tidak ingin menambah kerepotan mengurus anak kecil yang mabuk.
"Pokonya kita mau ke club,TITIK." tegas Jennie tak butuh penolakan.
Reyno mengelus dadanya.Seharusnya ia tahu,istrinya lebih keras kepala darinya.Saat ia menginginkan sesuatu,berbicara denganya adalah sia-sia.
"Oke,kaka turutin kemauan kalian berdua." William memecahkan perdebatan.
"Ngga bisa ! kalau kamu berani main ke club,aku jual semua barang barang yang udah kamu beli tadi." Reyno mengancam,ia yakin Jennie akan segera berubah pikiran.
"Jadi kamu mau itung itungan sama aku ? duhh ngga nyangka ya! Ternyata Reyno si Ceo muda yang pelit sama istrinya sendiri." Jennie tau Reyno sedang mengancamnya.Ia sengaja membuat hati Reyno panas dengan ucapanya.
"Dari pada kamu istri matre ! bisanya cuma nguras semua uang aku." Reyno tidak terima,ia sudah sangat naik pitam mendengar penghinaan dari istrinya.
"Emang gue matre! kalo lo miskin,mana mau gue sama lo ! mana ada sih cewe cantik yang mau hidup miskin." Jennie semakin memancing,ia tidak boleh kalah dalam perdebatan.
"Cih," Reyno membuang nafasnya kasar." Cewe cantik di Dunia ini banyak.Tania juga cantik,jauh lebih dewasa dari kamu pula." Reyno keceplosan, tak seharusnya ia mengucapkan kata tabu yang seharusnya tidak ia ucapkan .Sekarang Reyno hanya bisa menunggu Reaksi Jennie selanjutnya.
Ada keheningan sebentar sebelum Reyno berbicara kembali
.Jennie menghentikan perdebatan panasnya begitu saja. ekspresinya mulai berubah sejak Reyno menyebut kata mantan.Jennie terdiam, ia tidak mengucapkan sepatah katapun.matanya mulai merambang berkaca-kaca,ia hampir menangis.kali ini Reyno sudah kelewatan.Jennie bahkan tidak pernah membandingkan Reyno dengan laki laki manapun.
"Maaf." Reyno memegang pundak Jennie pelan.Ia tahu sebuah kata maaf tidak akan berarti bagi Jennie.Ia juga tidak tahu kenapa mulutnya mengucapkan hal yang tabu,semua itu keluar begitu saja dari bibir Reyno.
Jennie meletakan sendok garpu yang ada ditanganya.Ia meraih tasnya,langsung saja ia bangun dan bergegas keluar dari Restaurant.Dengan langkah yang tergesa-gesa ia meninggalkan mereka bertiga.Air mata mulai jatuh membasahi pipinya.Betapa bodohnya, selama ini Jennie selalu cemburu ketika mengingat Vina.Ternyata bukanlah Vina,melainkan Tania.Mantan pacar Reyno sebelum ia pindah ke kota A.Terjawab sudah kan ?Tania akan selalu ada dihati Reyno sampai kapanpun.
"KEJAR !!!" Tere membentak Reyno,bukanya mengejar istrinya,ia malah seperti orang yang sedang melamun kebingungan.
Setelah didorong William,Reyno bergegas mengejar Jennie yang sudah melangkah jauh.Ia tak paham,mengapa adiknya begitu sangat bodoh ! apa IQ yang tinggi akan mempengaruhi kejiwaan seseorang ?
Yang Jelas ,kali ini Reyno akan tamat riwayatnya.Jennie pasti akan cemburu dan membahas hal ini berkali kali,itulah wanita.Mereka akan memaafkan kesalahan laki-laki tapi tidak untuk melupakan.
__ADS_1