
SELAMAT MEMBACA READERS KESAYANGAN AKUH.
•
•
•
•
Katy berlari menuju ruang kerjanya,ia malu jika sampai William dan Jennie sampai melihatnya menangis.Tapi jujur,yang Katy ingin lakukan saat ini hanyalah menangis...menangis sepuasnya kalau bisa.
Perasaanya hancur,ia merasa pengorbananya selama ini sia-sia.Ternyata ia tidak sekuat yang dibayangkan.Bertahun-tahun merasakan cinta sendiri,pedih sekali rasanya.
Begitu sampai diruang kerjanya,gadis itu segera duduk lalu menyembunyikan tubunya kedalam lipatan tangan,gadis itu menangis.Menangis untuk melampiaskan rasa sakitnya.
"Kat...."Reyno datang menghampiri."Kat maafkan Jennie,dia pasti hanya bercanda untuk bikin kamu panas.Tolong jangan dimasukan kedalam hati.Jennie cuma anak remaja yang belum bisa mengontrol ucapanya. Aku minta maaf atas nama istriku."
Katy mendongakan kepalanya,menatap Reyno dengan wajah sembab.Rautnya seperti menahan rasa sakit yang sulit untuk dijabarkan.
"Reyn,apakah aku tidak cantik,apa aku kurang baik dimatanya.Aku selalu setia menunggunya selama ini.Bahkan aku tidak peduli dengan kebiasaanya yang suka gonta-ganti pasangan.Aku tetap teguh pada pendirianku,aku mencitai William apa adanya."
"Kat jangan pedulikan omongan Jennie tadi." Reyno mencoba menenangkan Katy sebisanya.
"Aku ngga marah sama istri kamu.Aku cuma sakit waktu dengar dia akan segera menikah,rasanya penantian aku selama ini sia-sia."
"Ya ampun Kat,aku kan udah bilang.Jennie dan William mungkin hanya bercanda."
"Bercanda kamu bilang!
Apa liburan ke Hawaii termasuk bercanda juga?" Katy mulai tidak terkontrol.Nada bicaranya sudah tidak santai.
Reyno diam mendadak.Ia sendiri juga tidak tahu kenapa William mengajak Tere ke Hawaii.
Jelas Katy mendadak marah.William bahkan tidak pernah melakukan hal spesial apapun pada Katy,orang yang sangat jelas mencintai William sepenuh hati.
Rumor yang mengatakan William hebat dalam mengambil hati seorang wanita,sama sekali tidak berlaku untuk Katy.William tidak pernah bisa seperti itu padanya.
"Kenapa dunia ini ngga adil buat aku?kedua orang tuaku yang paling aku sayang pergi ninggalin aku.Dan sekarang,aku ngga bisa bersama dengan orang yang paling aku cinta,"
"Kat William ngga mungkin menikah.Mereka hanya bercanda."Reyno orang yang sangat paham dengan mereka berdua.Kekompakan antara Istri dan kakanya memang tidak ada duanya.Bahkan Katy saja dapat terpancing oleh mereka berdua.
Katy semakin menggila,tangisanya pecah menggema di ruang kerjanya.Untung Farhan sedang tidak ada,Dan dua mahluk yang telah berbuat onar tadi,menghilang tanpa kabar bagai ditelan bumi.
Dasar menyebalkan.
Sialan,selalu Reyno yang harus kena getahnya seperti ini.
Bagaimana cara menenangkan Katy? wanita seperti itu hatinya sulit ditebak.Kalau Jennie,anak itu di imingi barang mewah juga sudah diam.Tapi Katy bukan jenis golongan wanita matre seperti istrinya.
Ah.Reyno frustasi kalau begini caranya.
"Dari mana kamu tahu kalau William tidak akan menikah dengan wanita yang diceritakan itu."
"Karena aku tahu kaka ku,aku tahu William tidak suka terikat status dengan wanita manapun."
__ADS_1
Deg....
Katy melupakan point penting ini.William memang lakik-laki sejuta wanita,ia selalu berhubungan dengan berbagai macam wanita,tapi tidak ada satupun yang ingin ia nikahi.
"Apa dia akan selamanya seperti itu? apa ngga bisa sedikit liat pengorbanan aku dalam mencintai dia selama ini ?"
Pertanyaan yang sulit untuk dijawab.Selain diam Reyno tidak dapat melakukan hal lain.Kalau boleh meminta,Reyno juga berharap kakanya segera menikah.
"Kenapa kamu diam Reyn?Apa hidup aku sudah ditakdirkan menderita seperti ini Reyn? aku ngga pernah bisa hidup bersama orang yang aku sayangi."
"Kat cukup! jangan bawa-bawa nama William dengan kehidupan masa lalu kamu.Kamu wanita cerdas,seharusnya kamu sangat paham dengan sifat William yang seperti itu."
Reyno merendahkan nada bicaranya."Mencintai William adalah hal yang sangat sulit.Jika kamu bisa,lebih baik segera lupakan dia.William tidak suka terikat dengan status hubungan,kamu pun sudah tahu akan hal itu."
"Kenapa harus seperti itu,kamu yang adiknya saja bisa menikah diusia muda.Kenapa William tidak bisa? kalian kaka beradik,harusnya William juga bisa seperti kamu."
"Katy cukup,William dan aku memang kaka beradik,tapi pemikiran dan hati kami tidak mungkin sama."
"Reyn,tolong tinggalin aku sendiri,aku butuh waktu untuk menenangkan diri."
"Jangan terlalu memikirkan masalah ini,cemburu buta tidak akan ada ujungnya.Selama ini kamu selalu bijaksana dalam berbagai hal,harusnya kamu juga dapat bersikap bijaksana menanggapi kejadian ini.Jangan menyimpulkan sesuatu sendirian,mungkin kamu bisa tanyakan langsung dan ajak William bicara baik-baik."
Reyno segera pergi menuju ruang kerjanya,walau sebenarnya ia tidak yakin dengan keadaan Katy saat ini.
***
Sekitar pukul delapan malam Reyno akhirnya tiba dirumah.Sementara Jennie sudah pulang sejak jam 5 sore tadi.Reyno memang selalu pulang malam,kadang juga ia pulang larut sampai jam sepuluh malam.
Pekerjaanya sebagai ahli waris memang sangat berat,apa lagi ia harus bekerja sambil kuliah.Sedikit demi sedikit cowok itu juga mulai mengemban tugasnya sendiri,walau sebagian masih diurus oleh Farhan.
"Je....William mana?"
"Tadi pulang bareng aku,tapi dia bilang mau pergi ada urusan."
"Hmmm.Kamu tau ngga? seharian ini Katy nangis terus gara-gara ulah kalian berdua.Lain kali kamu ngga boleh gitu.Katy itu cuma punya kami,jangan bikin hati dia sedih."
Jennie mendadak sebal.Persis seperti yang dikatakan William tadi.Reyno juga menasehatinya dengan kalimat yang sama.
"Kamu kok malah belain Katy,lagian aku cuma bales dendam kecil."Jennie berdecih kesal.Nyebelin banget ikh.
Hisskk.Reyno lupa akan satu hal,menghadapi istri kecilnya harus dengan cara lembut dan penuh kehati-hatian.Kalau langsung to the point seperti ini,Jennie tidak akan paham.Yang ada anak itu malah marah-marah.
Membahayakan keselamatan Reyno.
"Begini maksud aku loh.Katy itu ngga kaya istri aku yang kuat." merapatkan duduknya kearah Jennie.Menarik kepalanya lalu meletakan didada bidangnya."Istri aku itu beda,walau suka ngambek atau nangis kalau lagi ada masalah,tapi hati Jennie kuat.Beda sama Katy,walau terlihat galak dan angkuh,didalam hatinya sangat rapuh.Intinya Katy ngga sekuat Jennie istri Reyno.
Bagaimana?
Tidak salah kan,Reyno yakin sekali kalau kali ini ia sudah benar dalam mengutarakan kalimatnya.Jennie tidak akan marah bukan?
"Jadi maksud kamu,aku lebih hebat dari Katy gitu...?"
"Yups...Kamu hebat,Katy itu hanyalah wanita lemah yang terlihat strong diluarnya saja."Reyno menghela nafas lega.Kalau sampai anak ini marah lagi,Reyno tidak akan sanggup lagi .
Untung dia sudah banyak belajar cara menyenangkan wanita dari William si kakak sialan.
__ADS_1
"Ya dong.Jadi istri Reyno kan harus kuat dan hebat."Jennie menghujani wajah Reyno dengan banyak kecupan.
Hehehe....enak juga ternyata jadi penakluk wanita,ngga dimarahin,dapat untung pula.
Saat sedang,aksik bermesraan dengan istrinya,tak sengaja mata Reyno menangkap pandangan yang menusuk.
"Je ..."
"Hemmm." Jennie hanya berdeham.tanganya semakain erat memeluk tubuh Reyno.
"Itu kotak strawberry aku kok bisa ada disini ?" Reyno bertanya dengan firasat buruk.Jangan-jangan ?
"Okh... itu strawberry yang dikulkas,punya kamu."
Sontak Reyno segera menyingkirkab badan Jennie dari tubuhnya,ia menggeser tubuhunya untuk memberi jarak." Kamu tega banget,strawberry itu sangat berharga buat aku.Kenapa kamu habisin semua."
Dan yang membuat Jennie bergetar geli,cowok itu melipat kedua tanganya didada,wajahnya berpaling,persi seperti anak kecil apabila sedang ngambek.
Jennie tercengang.
"Aku ngga sengaja loh,itu cuma strawberry doang.Beli di supermarket kan bisa...ngga perlu sengambek ini loh."
Jennie bingung,sebuah strawberry mampu merubah sifat Reyno jadi seperti ini.Demi apapun ia ingin ketawa melihat tinghah Reyno seperti anak umur lima tahun.
Cowok ngambek gara-gara masalah makanan.Sama sekali ngga gentle,Jennie saja tidak pernah separag itu.
"Kan aku udah bilang,Strawberry aku itu beda!itu strawberry yang di import langsung dari Gaza.Dan dengan kejamnya kamu makan semuanya tanpa tersisa.Kamu istri jahat."
"Maafin aku deh,aku ngga tau loh.Gimana kalau sebagai gantinya kita berkembang biak sampai pagi? sampai kamu capek dan gak kuat lagi.yukkk...."
"GAK NAPSU...!!!!"
What ? Jennie menatap Reyno jengah.
Hanya karena sebuah strawberry loh!
Berani-beraninya Reyno mengumpati istrinya seperti itu.
Gila kah?
Cowok itu beranjak dan pergi meninggalkan Jennie sendiri.Ia masuk kedalam kamar lalu membanting tubuhnya diatas kasur.
Bodo amat,Reyno tidak peduli jika istrinya marah gara-gara hal ini.
Sumpah...!!
Demi apapun,Reyno lebih marah.
Sangat marah.
Terimakasih
❤
Anarita
__ADS_1