Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab:70


__ADS_3

Hola-hola aku datang lagi.Adakah yang menuggu kedatangan aku ?


Langsung aja ya cekidotzzz..


Selamat membaca.....


••


••


••


Katy duduk di balkon rumahnya sambil menikmati secangkir teh seorang diri.Ia masih menunggu dua pasangan bocah itu datang,katanya mau kerumah.Tapi sudah jam 02.00 siang belum juga datang.


Eh....


Tiba-tiba matanya menatap objek aneh yang sangat mengganggu dihalaman rumahnya.


Ini tidak salah kan?


Katy memperhatian dua orang aneh yang sedang memarkirkan motor di halaman rumahnya.Siapa lagi kalau bukan Reyno dan Jennie.Pasangan suami istri terabsurd yang pernah Katy kenal.


Sejak kapan Reyno mau naik motor?


"Aishhhh.Dua bocah itu ya..." Katy menggelengkan kepalanya heran.


Sempat-sempatnya mereka bermain-main ditengah badai yang sedang menerpa rumah tangganya.Dasar pasangan sinting.Apakah hidup mereka terlalu santuy ?


Tahukah mereka....


Katy bahkan tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan nasib rumah tangga Reyno dan Jennie.Tapi apa yang ia dapat,Jennie dan Reyno terlihat hidup seperti tidak ada beban pikiran sama sekali.


Katy jadi kesal sendiri.Ia menenggak habis satu cangkir teh yang ada ditanganya.Cewek itu segera turun untuk membukakan pintu.Ada kata umpatan disetiap langkah kakinya.


#


"Gila,untung aku masih hidup.Ini namanya kamu yang mau bikin aku mati jantungan tau ngga?" ucap Reyno kesal.Laki-laki itu berjongkok sambil memegangi perutnya yang terasa mual.


Dua jam lebih Reyno diajak muter-muter mengelilingi kota A.Juga ada sedikit acara nyasar karena Jennie tidak tahu jalan kerumah Katy.


"Tapi seru kan? katanya kamu mau naik motor,kalo pelan-pelan gak asik,sama aja kaya naik sekuter.Sekali-kali kamu harus coba naik motor cross sama papih.Aku yakin kamu pasti suka."


"Perut aku mual,kepala aku juga pusing."


"Huuuuu..dasar cupu!"Jennie terkekeh senang.Segitu bahagianya ia melihat suaminya menderita.


Cewek itu bertolak pinggang sambil memandangi Reyno yang tengah duduk di batu pavling.Semoga Reyno kapok dan tidak meminta hal aneh-aneh lagi.


Jennie dilawan....


Benar kata Katy,mereka berdua memang bocah.Tidak ada pemandangan layaknya suami istri.Tapi jika mereka nyaman biarlah tetap seperti itu.Dunia ini tidak akan berwarna tanpa mahluk absurd seperti mereka.


"Apa yang sedang kalian berdua lakukan?"tanya Katy saat baru membuka pintu.Matanya menyorot tajam kearah dua mahluk yang ada didepanya.


"Hueeekkkkk....." Reyno langsung menyerobot masuk kedalam rumah Katy.Ia sudah tidak tahan.perutnya mual sekali.


"Dia kenapa ?" tanya Katy heran.


"Mabok motor sepertinya."jawab Jennie.

__ADS_1


"Ayo masuk."Katy menarik tangan Jennie untuk masuk kedalam."Reyno ngga suka naik motor.Ngapain kamu ngajakin dia naik motor.


"Nona Katy yang budiman,anda boleh tanya langsung sama Reyno.Siapa duluan yang ngajakin kesini naik motor."


Jennie duduk sambil melihat desain interior rumah Katy.Sebuah rumah minimalis,tidak terlalu banyak barang tapi sangat rapih.Ada aura dingin seperti pemiliknya.


"Mau minum apa?" tanya Katy datar."Cuma ada teh sama kopi disini."


Katy memang tidak pernah kedatangan tamu sama sekali.Orang yang datang kerumah Katy mungkin bisa dihitung dengan jari.


"Nanti aja,aku mau ketemu Tania dulu."


"Dia dikamar terus.Tadi aku udah anterin makan siang buat Tania,coba sekalian kamu lihat keadaanya." Katy menunjuk kamar tamu yang tak jauh dari tempat ia duduk."Rumah ini tidak besar,pintu kamarnya kelihatan.Masuk saja sendiri."ucap Katy dingin.


Tanpa basa-basi lagi Jennie segera melangkahkan kaki mungilnya.Ada beberapa hal yang ia mau bicarakan dengan Tania.


##


"Mau obat ngga?" tanya Tania saat melihat Reyno keluar dari kamar mandi.Ia memberikan segelas air putih pada Reyno.


"Ngga usah,aku udah baik-baik aja kok."jawab Reyno sambil menenggak segelas air putih ditanganya.


Keadaanya sudah mulai membaik setelah memuntahkan semua yang ada didalam perutnya.Jennie sangat keterlaluan,tega sekali ia melakukan hal seperti ini pada suaminya.


Awas aja,anak itu harus diberi pelajaran nanti malam.


"Yakin ngga pa-pa.Lagian ngapain sih kamu naik motor?aneh-aneh aja." tanya Katy heran.


"Ngga tau kenapa,aku tiba-tiba pengin banget nyoba naik motor.Aku juga bingung,ternyata rasanya ngga enak.Apa lagi diajak ngebut sama Jennie.Kita sampai nyasar-nyasar karena Jennie ngga tahu jalan,tapi dia sok tahu dan terus ngebut."


"Aneh-aneh aja ya kalian berdua.Ada aja tingkah laku kalian yang gak masuk akal.Lagian kamu tuh cowok,emang gak malu diboncengin sama cewe?"


Plis,jangan bawel seperti emak-emak.Kepala Reyno masih sangat pusing,tidak kuat jika harus mendengar ocehan Katy yang tidak penting.


Reyno mulai duduk sambil melihat sekeliling."Jennie kemana ?"


"Lagi dikamar Tania.Katanya ada yang mau diomongin sama dia."


"Ya udah aku susulin dulu deh."Reyno bangun dari duduknya."Jangannnn....!" tahan Katy saat cowok itu sudah setengah berdiri.


"Kenapa?"


"Biarin mereka ngobrol berdua antara perempuan dengan perempuan.Bahaya kalau kamu masuk,emang kamu mau diserang sama dua monster sekaligus?"


"Emang gitu ya?"


Tiba-tiba saja kening Reyno mengkerut tidak paham.


Bahaya kenapa?bukankah meninggalkan mereka beerdua lebih berbahaya.Kalau sampai mereka beradu mulut lalu berantem bagaimana?


Menurut pengalaman Katy sih begitu.Perempuan tidak suka ada yang ikut campur saat mereka sedang mengobrol serius.


"Udah kamu disini aja,kecuali kalo istri kamu yang nyuruh masuk.Baru kamu masuk kedalam.Ngga usah khawatirin mereka."


"Tapi—..." Katy menyela."Udah disini aja,ngga usah tapi-tapi." bentak Katy kesal.


Duh,gimana tidak khawatir.Membiarkan Jennie dan Tania berduan didalam kamar,jelas Reyno merasa ngeri.


Satu hal yang Reyno takuti.Ia takut jika sampai Jennie mengamuk lalu membahayakan keselamatan Tania.Reyno tidak mau istrinya sampai dipenjara gara-gara kasus menganiaya ibu hamil.

__ADS_1


Hanya Reyno yang tahu seperti apa Jennie,wanita itu kalau suda mengamuk sangat menakutkan.Perempuan seperti Tania jelas akan kalah.Katy saja bisa ditindas oleh Jennie.Apa lagi Tania yang notabene hanyalah remukan regal.


Akhirnya Reyno duduk,menahan rasa yang berkecamuk.Mungkin yang dikatakan Katy ada benarnya.Nurut saja lah....


Sekitar dua puluh menit kemudian.Jennie keluar dari kamar Katy.


Reyno langsung memperhatikan ekspresi wajah cewek itu.Memastikan apakah Jennie baik-baik saja.


"Udah ngobrolnya?" tanya Katy basa-basi.Sementara Jennie hanya mengangguk dengan ekspresi wajah yang sulit ditebak.


"Ngobrolin apa didalam?" tanya Reyno sepontan.Ia sangat penasaran,pembahasan apa yang mereka lakukan didalam kamar?


"Nanti aja dirumah.Aku males bahas disini."


Bodoh,Reyno bodoh...


Bisa-bisanya menanyakan pertanyaan tabu seperti itu.Jelas Jennie tidak akan memberi tahu.Apa lagi ada Katy disana.


"Ya udah ayok kita pulang aja kalo gitu.."


"Kamu ngga mau nemuin Tania dulu.Masa kesini cuma nemenin aku."


"Ngga mau ah,males.Lagian kamu yang maksa ditemenin,aku ngga ada niat sama sekali nemuin dia,kepala aku pusing banget.Pulang yuk..."


"Ya udah kita pulang.Maaf yah,gara-gara keisengan aku,kamu jadi pusing gini.Masih mau naik motor lagi ngga? Aku janji pelan-pelan bawanya.Biar kamu bisa nikmatin perjalanan kita.hehehe"


"Janji,ngga akan ngebut lagi ya..?"


"Iya sayangku."jawab Jennie sok lembut.


"Makasih ya..."Reyno memeluk Jennie sangat erat.Menghujani banyak ciuman diwajahnya.


Memberikan banyak kecupan adalah tindakan yang hampir ia lakukan setiap hari dikala ia sedang gemas pada istrinya.


"Ehemmm." Katy berdeham keras.


Dua bucin tidak tahu diri ini memang tidak ada urat malunya.Bisa-bisanya ia bermesraan dirumah orang.Apa lagi Katy adalah seorang single,lengkap sudah.


"Sirik aja kamu Kat.huuuuuu."seru Reyno mencibir.


"Jadi kalian mau angkat kaki sendiri atau menunggu diusir ?" ucap Katy jengah.Ia muak sekali melihat pasangan ini.


"Pulang yuk sayang.Cewek kalau kelamaan ngejomblo jadi gini.Emosian kayak emak-emak."


Reyno mengajak Jennie keluar dari rumah Katy.Bahkan cowok itu tidak berpamitan atau sekedar basa-basi.







Kasih aku bintang lima dong biar aku semangat.....Nanti aku up satu bab lagi spesial buat kalian......ululululu....harus lima ...kalo empat gak usah hehehe....


Terima kasih.

__ADS_1


❤❤


Anarita.


__ADS_2