
Aduh ,aku pengin banget cepet tamatin ceritanya.Ada empat novel yang aku mau rilis disini....tapi nunggu cerita Tali perjodohan tamat dulu hehehe.
Selamat membaca.
•
•
•
•
•
•
"Jadi mandi bareng ngga ?"
Suara Jennie membuyarkan sejuta pikiran Reyno.Ia sedang memikirkan bayi yang ada didalam perut istrinya.Bayi itu ada atau tidak sebenarnya.Alangkah baiknya kalau ia sudah mulai tumbuh didalam perut istrinya,hehehe.
"Iya... jadi dong."
"Cuma mandi aja,awas ya! ngga boleh macem-macem." ancam Jennie.Cewek itu berjalan menuju kamar mandi terlebih dulu.
"Aku ngga akan macem-macem dikamar mandi,tapi ngga tau kalau ditempat lain." godanya.
Jennie menoleh saat sudah mencapai di ambang pintu kamar mandi,ia mengepalkan tangan kananya kearah Reyno dengan mata memicik tajam.Di ikuti dengan kekehan dari tawa Reyno cewek itu masuk dan menghilang dari pandanganya.
Terkadang tingkah anak itu memang menyebalkan.Tapi hal itulah yang menjadi obat disaat Reyno merasa gunda gulana.Ada semacam kekuatan yang membuat Reyno semangat di diri wanita itu.mungkin karena sifatnya yang berfariasi,kadang baik,jutek,nakal,lemah lembut,bawel,pendiam dan yang paling membuat Reyno senang adalah ...saat ia bersikap manja dan binal diatas ranjang.
Sekitar sepuluh menit,Reyno menyusul Jennie kedalam kamar mandi.Air hangat sudah siap,anak itu juga sudah berendam terlebih dahulu.
"Kok kamu ngga panggil aku ?" tanya Reyno pelan.
Jennie memutar bola matanya malas."Aku males,kamu bisa masuk sendiri kan?ngapain harus selalu dipanggil."ucapnya ketus.
"O...." hanya satu kata yang keluar dari bibir Reyno.
What's wrong ?
Ini anak kenapa lagi?
Marah kah ?
Sedari tadi Jennie berkata dengan bijaksa dan lemah lembut,bahkan Reyno sangat heran apakah itu benar istrinya.Sekarang Jennie bersikap jutek seolah sedang marah padanya.Bukankah terlambat jika marah gara-gara masalah Tania sekarang?
Ah Reyno tidak mengerti dengan isi hati wanita.
Reyno mulai membuka satu persatu kain yang menutupi tubuhnya.Kemudian ia langsung berbaur masuk kedalam bathup.Ia menyandarkan kepalanya manja dipundak Jennie.
"Jangan macem-macem !" bentak Jennie lagi.
Ini kenapa jadi sensitif gini sih ?
"Aku ngga akan macem-macem.Cuma mau bantu kamu pakai sabun aja." jawab Reyno jujur.Ia mulai menekan sabun cair pada botol yang ada disampingnya.Reyno mengusapkan dengan rata pada permukaan kulit istrinya.
__ADS_1
Reyno memang tidak ingin berbuat macam-macam.Hanya saja sudah ada pikiran yang mengganjal di otaknya.
"Duduk dipangkuan aku yah?" izin Reyno.Jennie tidak menjawab.Ia masih memasang wajah masam sedari tadi.Tanpa menunggu jawaban.cowok itu langsung mengangkat tubuh sang istri kedalam pangkuanya.
Dengan telaten ia mulai mengusap-usap lembut setiap inci tubuh sang istri.Sesekali memijat bagian punggungnya untuk memberikan terapi.perlahan tanganya mulai turun ke bagian perut untuk merasakan sesuatu.
Perutnya masih rata.Sama sekali tidak ada tonjolan yang menunjukan anak itu hamil.
Lalu berasal dari mana perasaan itu?
Perasaan damai setiap kali menyentuh perut sang istri.Reyno sudah hampir setiap hari menyentuh bagian itu,tapi kali ini rasanya beda.Seperti ada aliran listrik penghubung yang tak bisa dijelaskan.
"Kamu mau sampai kapan ngusap-usap perut aku.Yang perlu dibersihin bukan cuma perut aja." ucap Jennie kesal.
"Iya bawel.Kamu tuh ya,kadang jutek,kadang lembut.Kenapa sih tempramen kamu sering berubah-ubah? Biasanya kalau aku ngelakuin kesalahan baru kamu jutek.Tapi akhir-akhir ini kamu suka berubah sikap tanpa sebab." terang Reyno hati-hati.
"Ikh,kamu kayak ngga tau cewe aja.Emang semua cewe kaya gitu.Kamu udah kenal aku berapa lama sih? ikh...aku kesel banget sama kamu tau.Kamu ngga peka.Aku mau udahan aja berendamnya.Aku malas sama kamu Reyn."
Jennie segera bangun,ia menarik handuk yang ada disampingnya."Kamu berendam aja sendiri,aku mau duluan."
Ya Tuhan...
Kenapa lagi sih dengan anak itu.Perasaan salah mulu dari tadi.
Sabar Reyn...sabar...
Reyno mengambil sabun cair banyak sekali,ia mengusapkan pada tubuhnya dengan kasar.Cowok itu terus mengumpati dirinya berkali-kali.
Sial banget si hidup lo Reyn.Masalah ngga pernah berhenti,istri ngga jelas,kadang baik seperti malaikat...kadang marah...kadang jutek.
Ada sekitar tiga puluh menit ia berendam untuk mendinginkan pikiranya.Setelah dirasa kulitnya mulai keriput,akhirnya cowok itu memutuskan untuk bangun lalu memakai handuk.
Dilihatnya Jennie sedang duduk di sofa,ada beberapa makanan diatas meja.Sepertinya cewek itu meminta bi Ina untuk mengantarkan makan malam kedalam kamar.
"Kamu lama banget si mandinya,aku kangen tau...." Jennie menggelayut manja.Ia menghampiri Reyno yang sedang membuka lemari pakaianya.
"Kangen ?" tanya Reyno heran.Bahkan cowok itu sampai memutar posisi tubuhnya untuk memastikan itu istrinya atau bukan.
"Iyalah,kangen.Aku kangen kamu..."
Ini ngga salah kan ya?
Tadi dia jutek setengah mati saat dikamar mandi.Sekarang ia manja sekali seperti anak kucing.Apa perlu Reyno memanggil orang pintar?
Barang kali ada sesuatu yang tak kasat mata menempel dalam diri wanita itu.
"Iya..aku juga kangen kamu."jawab Reyno bohong.Untuk apa kangen,seharian ini mereka terus bersama kok...
Reyno mengambil kaos polos dan celana kolor untuk dipakai.
"Ikh jangan pakai baju! "tahan Jennie sesegera mungkin.
"Lah kenapa ?" tanya Reyno jengah.Ini anak kenapa sih?
"Jangan pakai baju,aku suka liat kamu ngga pakai baju.Aku suka nyium wangi sabun yang ada ditubuh kamu.Jadi ngga usah pakai baju dulu,kita langsung makan aja."
__ADS_1
Jennie menarik Reyno untuk duduk diatas sofa.Terpaksa ia harus makan malam hanya berbalut handuk kecil dipinggangnya.Sensasi apakah ini?
"Ayo makan.Aku sengaja suruh bi Ina masakin makanan kesukaan kamu."
Makan si makan,tapi masa ngga pakai baju .😣
Reyno mulai mengambil piring berisi makanan yang sudah disiapkan Jennie,dengan malas ia menyuapkan satu sendok nasi kedalam mulutnya.
"Kok,kamu kaya gak semangat gitu sih makanya?" tanya Jennie penasaran.
Ya jelas ngga semangat.Siapa pula yang mau makan malam tanpa busana.
Jangan samakan makan malam dengan kegiatan ranjang.Kalau hal itu sih Reyno tidak akan protes.
"Kamu cium aku dulu dong.Baru aku semangat makanya." ucap Reyno asal.
Jennie segera menyambar pipi Reyno dengan cepat."Emuachh..."
Nah gitu dong...kan enak kalau bisa manja-manjaan terus kaya gini.Kalau bisa hilangkan sifat jutek yang tiba-tiba itu.Horor sekali bagi Reyno.
"Makasih sayang."Reyno melanjutkan makanya dengan lahap.Sebenarnya ia terpaksa pura-pura nafsu makan untuk membuat istrinya senang.
Entah apa yang sedang anak itu pikirkan sampai mengajak Reyno makan tanpa baju.Yang jelas ia sudah menggigil terkena terpaan udara ac diruangan ini.
"Kamu kenapa sih nyuruh aku makan ngga pakai baju gini.Aku dingin tau."ucap Reyno hati-hati.
"Gpp sih,cuma aku suka liat kamu telanjang sambil makan."jawabnya nyeleneh.
Dasar cewek hentai !
Gerutu Reyno kesal,namun ia masih mau menuruti permintaan nyelehen sang istri.
(Hentai\=mesum)
•
•
•
•
•
Buat yang gak suka sama cerita ini ngga papa stop baca.Aku ngga maksa orang untuk baca novel gak jelas aku ini.Banyak novel lain yang berkualitas jika kalian tidak suka dengan jalur cerita novel ini.Aku cuma suka nulis,bahkan jika tidak ada yang baca sekalipun aku akan terus nulis.Paling kalau aku udah bosen banget karena ngga ada yang baca sama sekali,kediaman hermawan aku bikin kebakaran terus penghuninya mati semua.
cerita tamat deh...hehehe.(justkidding)
Dan aku ucapin banyak-banyak terimakasih buat kalian yang masih setia baca tanpa ada protes negatif atau bilang mau mogok baca.
Terima kasih
❤❤
Ana.
__ADS_1