Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab:61


__ADS_3

**HOLAAA.....HOLAAAAAA......HOLAAAA......


Aku tyuhhh setiap hari setor cerita,tapi kadang dari pihak manga nya yang reviuwnya lama...jadi jangan marah atau ngambek ya..


Selamat membaca**.....



Hari Senin,Hari yang sangat menyebalkan untuk seorang Jennie.Aktifitas pekerjaan meningkat padat dihari itu.Maklum lah,habis ditinggal weekend dua hari.Untung ada Hana yang selalu setia membantu setiap pekerjaan Jennie.


Jennie berjalan bersama Hana menuju kantin kariawan.Sekerang cewek itu sudah terbiasa makan di kantin kariawan,awal nya Jennie ogah kalau harus berbaur dengan para kariawan disana.Jennie selalu merajuk agar dapat makan siang bersama Reyno,namun cowok itu menolak takut orang lain akan curiga dengan kedekatan mereka.


Semua ini sudah menjadi perjanjian bersama Jennie saat menginginkan kerja di perusahaan Reyno.Dilingkungan kerja,status Reyno dan Jennie hanyalah atasan dan bawahan.


"Jennie,hari ini aku ngga bisa makan sama kamu."Hanna terlihat buru-buru.Cewek itu bergegas pergi meninggalkan Jennie dikantin sendirian.Setelah menerima telpon Hana langsung panik dan segera pergi.


"Ikhkk sebel..." Jennie mencebik kesal."Menarik kursi lalu duduk bersandar.Anak itu mengambil ponsel lalu mengirim pesan pada Reyno.



Jennie menatap layar ponsel dengan wajah yang ditekuk kesal,tidak ada Hana yang selalu mengoceh ternyata membosankan.Jennie kangen Hana,padahal anak itu baru saja pergi berlalu.Reyno juga,cowok itu tidak mau mengerti sama sekali perasaan istrinya.


"Ehemm..." dehaman seorang laki-laki menyadarkan Jennie dari lamunanya.Refleh kepalanya mendongak untuk melihat siapa itu.


"Kaka....." senyum Jennie mengembang saat melihat objek menyenangkan yang ada didepanya." Kak William ko bisa ada disini ?"


Hari ini William akan menandatangani surat pengalihan hotel yang sudah dijanjikan oleh Reyno waktu itu.Maka dari itu mereka sengaja janjian dijam makan siang,saat tak sengaja melihat Jennie sedang duduk sendiri,pria itu langsung datang menghampiri.


William menarik kursi yang ada didepan Jennie lalu duduk." Kaka lagi ada perlu sama Reyno.Kok kamu sekarang kerja,emangnya Reyno ngga ngasih uang bulanan lagi.?" tanya William.


"Ikh ngga gitu,Jennie pengin belajar kerja." ucap Jennie sembari menyendok makanan dari piringnya.


"Bagus,lanjutkan."William tersenyum.


William mengajak Jennie ngobrol sambil makan hingga bercanda,cewek itu sudah tidak kesal lagi sekarang.Dalam sepuluh menit cowok itu sudah berhasil meningkatkan mood Jennie seratus persen.


Pantas jika dijuluki raja wanita.


"Kak...masa aku ngga boleh makan bareng sama Reyno.Padahal cuma kali ini aja,dia gak ngizinin tau." Jennie mulai curhat.


"Masa sih kenapa bisa gitu ?"


"Soalnya kita udah perjanjian,kalo dikantor kita cuma atasan dan bawahan."


"Oke, kalo gitu kamu ikut kaka...nanti kaka akan bawa kamu temuin suami kamu yang sombong itu."


Gadis itu langsung mengembangkan senyumnya,memperlihatkan gigi kelinci yang sangat lucu.


Setelah cewek itu selesai makan, William menarik lengan Jennie.Menggandengnya menuju ruang istirahat Reyno dan kawan-kawan.


Tidak seperti Jennie,William dapat masuk dengan mudah ke ruangan itu.Dia punya akses card khusus untuk masuk tanpa izin.


Saat mereka berdua masuk....


Jennie langsung cemberut ketika melihat Reyno dan Katy hanya makan berdua saja.Mungkin mereka tidak mau diganggu,maka dari itu Reyno kekeh tidak memberikan izin masuk.


Untung ada kaka ipar...

__ADS_1


Katy kepalang gugup saat melihat Willam masuk kedalam.Jantungnya berdebar kencang,itulah yang ia rasakan ketika melihat William.Tak dapat dipungkiri,pipinya juga ikut merona.


Baru melihat,belum sampai yang lebih dari itu.


Sudah tidak aneh lagi bagi Reyno,cowok itu tahu kalau Katy sangat menyukai kakanya sejak dulu.Hanya saja William tidak mau menanggapi perasaan Katy.Sejak kecil mereka bertiga memang sudah tumbuh bersama.


Tujuan Katy bekerja dan mengabdi pada keluarga londa semata-mata hanya karena William.Demi bisa semakin dekat dengan William.


William menarik kursi di depan Reyno dan Katy, di ikuti oleh Jennie." Hai Kat...kita ngga ganggu kalian kan ?" sapa William sembari duduk.


"H-hai...." jawab Katy terbata.


Jennie memperhatikan tingkah Katy yang mendadak kalem.Tak biasanya perempuan itu berperilaku manis seperti itu.


Pasti ada sesuatu.Batinya licik...


"Kak...ngapain bawa Jennie." Reyno melirik istrinya sinis.Dimana Jennie sedang cengengesan menatapnya."Ngga usah ketawa." ucap Reyno jutek.


"Bweeee."😋


"Jangan gitulah,kasian istri kamu." William bangkit dan mengambil dua gelas coklat dari meja prasmanan.


"Nih buat kamu...." William memberikan satu gelas coklat pada Jennie,satu nya lagi untuk dirinya.


"Terimakasih kakak tampan..." Jennie tersenyum so imut.Katy langsung berubah wajah,ia kelihatan tambah salting efek cemburu.


Kenapa Jennie harus sedekat itu dengan William,dann juga kenapa William sangat perhatian sekali pada adik iparnya ?


Akhhh.Katy kesal,mendadak tidak nafsu makan melihatnya.


"Kaka,bagaimana dengan kabar Tere?setelah kalian liburan berdua di Hawaii,apa kalian akan segera memutuskan untuk menikah seperti kami ?"


"Uhukkk..." Katy langsung terbatuk mendengat kalimat yang dilontarkan Jennie barusan.


Menikah...?


Tere....


Siapakah wanita itu?


William bahkan tidak pernah mengajaknya liburan.Huhh,Hati Katy bergemuruh tidak karuan.


Jennie menyunggingkan sedikit bibirnya senang.Jadi ini yang dimaksud Katy waktu itu pernah mengatakan ingin mendapatkan pria dari keluarga londa.....


Sekarang Jennie paham.Katy menyukai William,bukan Reyno.


"Mungkin segera..."jawab William asal menanggapi.


Segera ??


Jadi William akan segera menikah...?


Tangan Katy mendadak gemetar.Rasanya seperti ada ribuan pisau belati menghantam sekujur tubunya.


SAKIT......!!!


Bertahun-tahun menunggu William menyatakan cinta kepadanya,tapi malah justru ia akan menikah dengan wanita lain.

__ADS_1


"Maaf saya ada keperluan mendesak."Katy segera beranjak lalu berlari meninggalkan mereka semua.Ia tidak tahan lagi berhadapan dengan William.


Katy malu jika harus menangis dihadapan mereka semua.


"Kat tunggu..." Reyno menatap kesal dua orang yang ada dihadapanya."Iskkkk..kalian ini." Reyno beranjak mengejar Katy.


"HAHAHAH......" gelak tawa Jennie tak hentinya terputus saat Reyno dan Katy pergi.Saking senangnya ia tidak peduli suaminya pergi mengejar Katy.


Tentu saja tidak,Jennie sudah tahu siapa orang yang Katy cintai sebenarnya.


"Jadi kamu se girang ini princess ?" tanya William datar.


"Tentu iya kaka,Katy sangat menyebalkan.Dia galak dan suka marah-marah.Dia juga pernah bikin aku salah paham sama Reyno,dan akhirnya aku bertengkar diruang kerja Reyno."


"Hmmm..." William mengangguk paham."Tapi lain kali kamu jangan nakal gini yah princess.Cukup kali ini saja.Katy itu anak yatim piatu,selain keluarga kami, dia tidak punya siapa-siapa.Walau terlihat menyebalkan tapi dia gadis yang baik.


"Jadi kaka suka sama nona Katy ?"


Suka ?


William juga tidak tahu perasaanya untuk siapa.Ia tidak mau menyakiti Katy,maka dari itu ia tidak pernah memberi harapan lebih karena takut menyakitinya.


Sedangkan Tere,sama seperti halnya Jennie.William hanya menganggap anak itu seorang adik.Begitupun Tere,ia menganggap William seperti kakanya.


"Kalo gitu kejar dong Kak...."


"Maksudnya ?"


"Kalo kaka ngga mau nona Katy salah paham.Kaka harus bilang kalau tadi hanya becanda."


Biarlah.....biarkan gadis itu salah paham.Ini lebih baik dari pada Katy terus berharap yang tidak pasti.


Katy gadis baik,William merasa tidak pantas mendapatkan gadis seperti itu.Melihat kelakuanya yang playboy dan suka gonta-ganti wanita.Pria itu takut jika Katy tidak bahagia bersamanya.







Gaishhh aku tuh kesel sama orang yang gak terima sama cerita bikinan aku.Memangnya kenapa kalau Reyno poligami...Kalian kan belum baca ceritanya bagaimana? kenapa udah ngejudge duluan....aku sedih loh.....aku pasti berusaha untuk ngga ngecewain kalian walau Reyno poligami. Reyno dan Jennie tetep akan romantis kayak gini kok....tenang aja...itu cuma konflik lewatan..


Kenapa aku kasih konflik poligami,soalnya aku udah bikin spin off dari cerita ini.Aku bisa aja tamatin cerita ini tanpa ada poligami...tapi aku gagal rilis cerita yang kedua jadinya,karena aku ngambil konflik dari poligami ini untuk ceritanya...Padahal udah dapet banyak bab dan ceritanya lebih seru dan gila dari cerita ini...


Udah segini aja.


Aku mohon maaf kalau banyak salah sama kalian❤❤❤


cup..cupp...cup...


Aku tetep sayang sama kalian...


Rita....

__ADS_1


__ADS_2