Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab 22 : Misi bunuh diri yang gagal


__ADS_3

Sesampainya di depan pintu gerbang ,Reyno langsung memarkirkan mobilnya disamping gerbang ,karena seluruh isi rumah panik tak mungkin ada satupun orang yang berjaga di depan gerbang untuk membukakan pintu gerbang .


Tentu saja semua orang sudah ramai berkumpul di halaman depan mencoba merayu Jennie yang siap melompat kapan saja !


Jennie masih berdiri di pagar balkon kamarnya ,untuk menyelamatkan Jennie menuju balkon seseorang harus membuka dan melewati terlebih dahulu pintu kamar Reyno atau Jennie yang dua duanya terkunci.


Jika seseorang mendobrak paksa salah satu pintu itu ,suaranya akan terdengar sangat jelas di telinga Jennie dan mereka takut jika Jennie merasa terancam dan melompatkan diri.


maka dari itu semua orang hanya berkumpul dihalaman mencegah dan merayu dari bawah, agar Jennie tidak melompat. Tak lupa mereka juga sudah menyiapkan hamparan kain yang tebal untuk berjaga jaga jika Jennie tiba tiba melompat .


Di tengah tengah teriakan orang orang Reyno mencoba berlari dari gerbang menuju kamarnya dengan sangat tergesa gesa ,tentu saja ingin segera menyelamatkan Jennie .


Dari situ baru tersadar oleh Reyno betapa besar dan luasnya halaman dan rumah Jennie.Reyno sampai harus mengatur nafasnya yang tersengal tak beraturan ,Keringat bercucuran membasahi kemeja biru laut polos milik Reyno.


Sesampainya ia di depan pintu kamarnya,Reyno mencoba berjalan mengendap endap menuju pintu balkon kamarnya untuk segera menyelamatkan Jennie.


Bahkan ia sudah tak menghiraukan lagi keadaan kamarnya yang porak poranda bagai kapal yang terkena ombak tsunami .


"Reynoooooo!!! "


Baru saja ia membuka pintu balkonya dengan sangat pelan ,ia sudah di kagetkan oleh teriakan Jennie yang menyadari kedatanganya.


DAMN !!!!!!


Reyno lupa bahwa Jennie itu lebih cerdik dari bangsa manusia lainya.tentu saja ia sudah melihat Reyno yang berlari dari gerbang bawah menuju kamarnya .


"Reyno lo jangan coba coba berani mendekat


PERGI!!!!!!!!! "


Reyno mencoba menghela nafas beratnya,mengatur otak bagaimana caranya membuat Jennie berubah pikirian .Karena Jika Reyno mencoba merayu Jennie untuk turun dari pagar balkon seperti di film film, hal itu tidak mungkin berhasil.


Berdasarkan sifat dan Jenis mahluk seperti Jennie ini, Reyno harus memiliki cara yang Ekstrim dan beda agar dapat merubah jalan pikiran buntu gadis itu.


"Siapa juga yang mau nolongin lo ! gue cuma ngga mau ketinggalan liat kejadian ini, Liat nih gue udah nyiapin kamera buat bikin video detik detik lo loncat dari balkon."


Jawaban Reyno begitu santai sambil mengeluarkan kamera dari dalam tas nya, bahkan ia benar benar merekam Jennie yang tengah berdiri di di pagar balkon itu.


untung saja ia terfikir bahwa ada kamera di dalam tasnya, ia membawa kamera itu untuk membuat Video dokumen tugasnya dikampus.


"Reyno sialan berani beraninya lo manfaatin kejadian ini buat kepentingan pribadi lo!!! MATIIN GAAKKK!! "


"GAKKKKK"


"Reyno jangan bikin kesabaran gue habis !!"


"Hmmmmm,,, gue ngga bermaksud buat bikin lo emosi,gue cuma ngga sabar pengin cepet cepet liat lo jatuh. OH YA!!


kalo lo sampai lompat gue kasih tau nih !


berdasarkan berat badan lo yang berat itu , kain yang dibentangkan mereka dibawah ngga akan kuat buat nampung badan lo !!"


"Maksud lo?? GUE GENDUT ?????"


"Gue ngga bilang gitu ! tapi lo fikir aja , berdiam diri hanya makan dan makan tanpa kegitan apapun didalam rumah hampir 4 bulan lamanya . " ucap Reyno dengan sangat tak berdosa itu.


SUMPAH,Jennie benar benar geram dan tak habis fikir dengan jalan fikiran mahluk biota darat satu ini,bisa bisanya disaat Jennie Hendak mengakhiri hidupnya ia dengan santai berkata seperti itu .


TANPA ADA SEDIKIT RASA KHAWATIR!!!


Jennie mencoba mengatur nafasnya beratnya sekali lagi,difikir fikir dia sudah sangat lelah berdiri memegang pagar balkon satu jam lebih lamanya, Ia tak mau lagi memperdulikan Reyno yang tengah asik dengan Kamera di tanganya, Ia melepaskan satu pegangan tanganya dan melangkahkan satu kakinya bersiap untuk melompat .


JENNIE HARUS TETAP FOKUS BUNUH DIRI !!!


"Tungggu sebentar !!!!"


Cegat Reyno saat Jennie hendak mulai melompat.


"Lo udah bikin surat atau pesan terakhir buat nyokap sama bokap lo belum??" tanya Reyno mencoba mengulur waktu .


Jennie menggelengkan kepalanya dengan putus asa,lagi dan lagi Reyno terus mengatakan hal hal yang tak penting untuk membuat fokus bunuh dirinya hilang.


" Lo ngga boleh pergi gitu aja, sekarang lo ngomong disini aja. Okee !! " Ucap Reyno mengarahkan kameranya ke arah Jennie dengan lebih fokus.


Jennie menatap Jengan kelakuan Reyno, masih tak habis fikir dengan sikap dan kelakuan Reyno ini.Di akhir Jennie mengakhiri hidupnya ,bisa bisanya Reyno mengajaknya untuk melakukan perdebatan yang tak penting.mungkin karena Reyno sudah terbiasa setiap hari berdebat dan bertengkar maka dari itu Reyno sangat pandai bergurau.


"MOMY !! PAPIH!! MAAFIN JENNIE HARUS PERGI !!

__ADS_1


I LOVE U SO MUCH!!"


Dengan wajah polosnya Jennie pun menuruti perintah Reyno dan meninggalkan pesan terakhir untuk kedua Orang tuanya.


Ia melangkahkan kakinya sekali lagi bersiap untuk melompat !!!


"Tunggu dulu !!!!!"


"APA LAGI REYNO !!!!!"


"Lo yakin mau bunuh diri di sini ??"


"APA LAGI ?


LO TAKUT GUE MATI JADI HANTU


DAN MENGHANTUI LO DIRUMAH INI , HAHHHHH !!!!"


"No !!! no !!! no !! gue ngga takut hantu, gue cuma mau mastiin aja! lo udah yakin ngga mau ganti lokasi lain buat bunuh diri ? di gedung tinggi misalnya !"


"NGGAAKKK "


"Yakin ????"


"Reyno plissss!! pergi dari sini dan ngga usah menghalangi niat gue !!!"


" Nggak !! gue ngga akan menghalangi niat lo ! coba lo liat kebawah jarak antara balkon dan tanah ngga begitu tinggi, gue yakin lo ngga akan mati kalo bunuh diri disini.


Ya paling paling lo tambah cacat atau muka lo rusak kena aspal di bawah. "


Jennie mulai ragu dan melihat ke arah bawah , semua ucapan Reyno ada benarnya juga ,Jennie tak akan langsung mati jika hanya melompat dari balkon ini .


Tapi jika Jennie tak melompat ia akan merasa malu dengan misi bunuh dirinya yang gagal itu,sekarang ia bingung harus bagaimana ?Arghhhhhh dia benar benar di buat bimbang sekarang !!


"Terus gue harus gimana ?"


"Gimana kalo lo turun dulu ! trus kita ganti destinasi tempat lain untuk bunuh diri yang lebih gampang cepat mati."


"Dimana ??"


"Gedung kosong atau Jembatan layang boleh lah."


"Ya ampunn engga Jennie,gue serius !!gue peduli sama lo!! gue akan dukung setiap keputusan lo."


"Oh ya? Kalo lo bener peduli sama gue, lo ngga akan tidur sama Vina!! "


Arghhhh !!! Lagi dan lagi Jennie selalu membahas nama Vina disetiap pertengkaran mereka,sudah tak asing dan tak aneh lagi pembahasan Jennie tentang Vina yang setiap hari mewarnai dan menghiasi pendengaran Reyno.


" Oh my God Jennie !! ya sudah kamu lompat saja! kasian yang dibawah udah nungguin tuh,nanti aku bakalan telpon ambulan dengan jarak rumah sakit yang paling jauh biar kamu ngerasain sakitnya tulang tulang kamu yang patah sepanjang perjalanan ke rumah sakit."


Inilah yang dimaksud cara mencintai yang berbeda dari kedua pasangan STUPID COUPLE ini.*Cara mereka menunjukan sikap kepedulian mereka satu sama lain terbilang cukup Ekstrim , dan hampir setiap hari perdebatan hal hal semacam ini mereka lakukan.Sangat meragukan apakah benar mereka adalah sepasang manusia yang terlahir di bumi ??


Atau jangan jangan mutan* ??


****


Sudah satu jam setengah Jennie berdiri di pagar balkon,Reyno pun masih belum berhasil meyakinkan Jennie untuk turun dari pagar balkon..


Badanya sudah sangat lemas, wajahnya mulai pucat kakinya mulai bergetar karena sudah terlalu lama berdiri.Jennie mulai kehilangan Keseimbanganya dan hendak terjatuh.


Arkkkhhhhhhhhhhh.


Semua orang di bawah teriak keti melihat tangan Jennie yang hampir terlepas dari peganganya,disaat Jennie tengah lengah dengan pandanganya yang mulai kabur, dengan sigap Reyno menarik dan menahan Jennie yang hendak terjatuh dan merangkulnya dengan sekuat tenaga .


Reyno segera menarik dan mengangkat tubuh Jennie yang sudah lemas melewati pembatas pagar .


BUGHHHHHHHH.


Mereke berdua pun jatuh ke lantai secara bersamaan .Akhirnya semua orang yang menunggu dibawah dapat bernafas dengan lega ketika melihat Reyno telah berhasil menarik Jennie dari balik pagar balkon itu.


Selamatttt akhirnya Jennie berhasil selamat dari misi bunuh dirinya yang bodoh itu.


Reyno memeluk Jennie dengan sangat erat seakan takut kehilangan Jennie.Setelah 3 bulan lebih ,ini adalah pertama kalinya mereka berpelukan kembali . Sungguh betapa rindunya mereka dengan moment seperti ini yang hampir tak pernah ada lagi.


"Kamu tau ngga ? tadi aku benar benar takut banget kalau kamu sampai jatuh.pegang jantung aku !!"


Reyno mengarahkan tangan Jennie ke dadanya agar Jennie dapat merasakan betapa kencangnya debaran jantung Reyno saat ini.

__ADS_1


"Maafin aku Reyn ,Aku benar benar ngga tau harus gimana lagi. Aku putus asa ,Aku kecewa setelah tau orang tua aku ternyata jodohin aku sama orang yang ngga dikenal. apa lagi mereka sudah melakukan pertunangan itu sejak aku bayi , Aku ngga pengin Nikah Reyn ."


Tangis Jennie pecah di pelukan Reyno, Reyno tau dengan jelas perasaan Jennie saat ini .Karena ia sudah pernah merasakan hal ini terlebih dahulu saat kedua orang tuanya memberitahukan rahasia perjodohan itu.


Yang beda hanya Jennie belum tahu siapa orang yang dijodohkan denganya. Reyno juga ragu jika harus memberi tahu pada Jennie bahwa ia lah tunangan Jennie sebenarnya, karena melihat hubungan mereka yang sudah renggang selama ini .


Reyno takut jika Jennie akan membenci Reyno lebih parah lagi jika ia tahu yang sebenarnya. terlebih Jennie belum dapat memaafkan kesalahan Reyno waktu itu.


Reyno mengangkat dan menggendong tubuh Jennie melewati pintu balkon dan membaringkan tubuh Jennie dengan perlahan agar Jennie dapat segera beristirahat.


moment moment seperti ini lah yang membuat Jennie sangat rindu pada sosok Reyno yang hangat .sudah sangat lama ia tak pernah merasakan kelembutan dari dalam diri Reyno . Karena selama ini Reyno selalu menunjukan sikapnya yang cuek dan dingin bagai Antartika di musim dingin yang minusnya mencapai 100 drajat celsius .


Tringggggg.


Suara ponsel Reyno berdering di tengah tengah kecanggungan antara mereka berdua,memecahkan kedua lamunan dua insan STUPID COUPLE ini.


"Hallo Tante ." Jawab Reyno mengangkat telfon dari mamah Jennie.


" Apa yang sebenarnya terjadi Reyn ? kata Bi Ina Jennie ingin bunuh diri!Jennie kenapa bisa sampai mencoba bunuh diri ?"


"Jennie sudah baik baik saja Tante , ini kalau tante mau bicara." ucap Reyno memberikan ponselnya pada Jennie.


"Momy! Tega teganya Momy Jodohin Jennie


sama orang yang ngga Jennie kenal!! " teriak Jennie dengan sangat kencang membuat Reyno menutupi kedua telinganya .


" Jennie!! itu bukan keinginan Momy .semua itu adalah rencana dan keinginan almarhum nenek kamu."


"Tapi kan seengga nya Momy bisa nolak kan ? pokonya Jennie ngga mau nikah sama anak kecil jelek sialan itu!!! ."


Pufttttt.mata Reyno terbelatak mendengar ucapan Jennie yang menghina fotonya sewaktu masih kecil.ia mencoba mengatur nafas dan amaranya yang mulai tak beraturan menahan emosi.


" Jennie !! dari kecil kamu tidak pernah merasakan susah dan hidup enak bergelimang harta . Kamu sudah sangat dimanjakan!! setiap keingin kamu selalu terpenuhi .JANGAN BERANI MEMBANTAH ini waktu yang tepat untuk kamu berkontribusi demi Nenek yang selalu memanjakanmu."


"Momy kejammmm!!!!!" teriak Jennie lagi.


"Tunggu Momy satu minggu lagi akan pulang tepat di hari ulang tahun kamu ,Momy akan menjelaskan semua . Jangan berani berani melakukan hal yang gegabah."


Arghhhhhhhh !!! Jennie mematikan dan membuang ponsel Reyno ke lantai . Geram marah ,sakit semua bercampur jadi satu menghiasa benak hatinya saat ini.


" Hey ngapain kamu banting ponsel aku sembarangan?"


"Reyno gue ngga sengaja!


gue lagi emosi!


gue ngga mau debat sama lo !


Sebaiknya lo pergi dari kamar gue sekarang !!"


Bukanya pergi Reyno lalu tidur meringkuk dan mengambil guling kesayang milik Jennie.


"Hei ngapain lo tidur disini ??"


"Gue ngantuk! lo ngga tau betapa capek nya gue gara gara ulah lo yang ngancam bunuh diri,gue sampe harus ninggalin jam pelajaran dosen paling killer sedunia."


"Bodo amat gue ngga peduli!! siapa suruh lo dateng kesini??"


Reyno diam tak berkeming dengan ocehan Jennie .


"Reyno pergi dari kamar gue!! lo kan punya kamar sendiri."


"Oh ya ?? Nona cantik didepan gue udah ngacak ngacak seluruh barang dikamar gue !! gimana caranya gue tidur?"


Jennie terdiam dan tak ada jawaban.


Arhhhhhhhhhhh!!! Akhirnya Jennie ikut terkena imbas dari ulahnya sendiri !!


Benar benar yang dinamakan


SENJATA MAKAN TUAN.


Akhirnya Jennie pun mengalah dan membiarkan Reyno yang tertidur lelap di sampingnya, Jennie pun ikut tidur disamping Reyno dengan pembatas skat guling diantara mereka berdua. Siang itu mereka tertidur pulas bagai dua bayi kembar yang tak berdosa.


Satu Minggu lagi orang tua Jennie akan segera pulang. Tepat di hari ulang tahun Jennie yang ke 19 tahun adalah tahun dimana orang tua Jennie akan mengungkap rahasia perjodohan


itu. tentu saja surat yang Jennie baca tidak sepenuhnya lengkap .Jennie hanya membaca sebagian surat yang terpotong maka dari itu ia belum tahu dengan siapa Jennie akan dijodohkan dan keuntungan apa yang ia dapat dari perjodohan itu? Hanya Reyno yang sudah di beritahu semua rahasia dari perjodohan itu.

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi dengan Jennie satu Minggu lagi ?


__ADS_2