
Ini adalah malam kedua mereka tidur diranjang yang sama,Jennie juga sudah sediki lebih menurut dari sebelumnya,bahkan ia tidak pernah memberontak atau berbuat ulah lagi terhadap suaminya.
Semua ini berkat bisikan ajaib William.
Entah rahasia apa yang mereka bicarakan,Reyno masih belum tahu yang sebenarnya.
Karena Jennie kurang suka tidur di kamar pengantin, terpaksa Reyno harus menuruti keinginan istrinya untuk tidur di kamarnya.
Kebahagian benar benar sedang menyelimuti seluruh ruang hati Reyno,eitzzz!! bukan hanya Reyno,tapi seluruh isi rumah itu bahagia melihat hubungan mereka yang berubah drastis.
Selama dua hari ini tidak ada pertengkaran ,tidak ada barang barang yang dibanting,tidak ada juga teriakan teriakan Jennie yang selalu membuat telinga mereka berdengung kebisingan.
Sungguh rumah yang damai,semoga dapat bertahan seperti ini dan seterusnya.
"Je" Reyno menghampiri Jennie yang sedang duduk di depan meja rias menikmati semangkuk salad buah.
Ia menempelkan tubunya lekat lekat di belakang punggu Jennie, kedua tanganya isengnya memainkan kepala Jennie,mengusak usak rambut,menjewer telinganya,bahkan mencubit cubit lembut pipi istrinya bagai boneka.
"Malem malem ko makan buah ?"
"Biarin,bwwee!" cibir Jennie mendongakan kepala lalu menjulurkan lidahnya ke arah Reyno.
Tingkah laku istrinya membuat Reyno menjadi semakin gemas,ia mengangkat kembali wajah istrinya.Kedua tanganya memegangi wajah istrinya untuk menahan posisi wajahnya agar terus mendongak ke atas.
Cup Cup Cup.
Reyno menghujani wajah istrinya dengan banyak sekali kecupan kecupan cintanya, membuat istrinya sedikit risih dengan perbuatan suaminya itu.
"Iuwkh!! Reyno apaan sih? air liur kamu nempel di muka aku semua tau!!"
Jennie menarik kepalanya dari cengraman Reyno,kemudia ia membalik posisi duduknya menghadap ke arah Reyno yang berdiri dibelakangnya.
Bagaikan seekor anak kucing, ia membenamkan wajahnya tepat di perut Reyno,tanpa ragu ia mengusak usak wajahnya yang sedikit basah ke baju Reyno.
Reyno harus menahan geli karena perbuatan Jennie.Sebagai laki laki normal pikiranya mulai memikirkan hal yang tidak tidak.
"Tidur yuk ! "
Reyno melirik jam yang mempel di dinding kamar. Baru pukul 21.00 malam,tapi istrinya sudah mengajaknya untuk segera tidur.
KODE KERAS BANGET NGGA SIH ??
"Sekarang ?" tanya Reyno mencoba memastikan sekali lagi,pasalnya masih sore,sedangkan mereka biasa tidur diatas pukul 23.00 malam.
"Iya lah , besok kita harus berangkat kebandara pagi pagi,aku ngga mau sampai kita telat dan batal liburan." ucap Jennie bangun merapikan bekas tempat makanya.
Oh jadi karena liburan toh ! !
Ada sedikit perasaan kecewa menyelimuti hati Reyno saat ini,ajakan tidur yang diucapkan istrinya bukanlah sebuah kode istimewa antar suami dan istri,melainkan benar benar hanya sebatas ajakan untuk tidur biasa.
Reyno menghela nafasnya sejenak "Beneran mau langsung tidur ? " pertanyaanya seakan memancing pikiran gadis yang ada didepanya untuk menjurus ke hal lain.
"Iyah" jawabnya singkat.
"Ngga ada yang mau kamu lakuin lagi ??"
"Ngga ada REYNO !!" seru Jennie gemas menggelengkan kepalanya ,ia langsung mengacak acak wajah Reyno yang terlihat celong itu.
Reyno menggerutu dalam hatinya,
Beginikah nasib menikahi anak dibawah umur? dikasih kode keras ngga pernah paham !! masa iya harus langsung terus terang kalau mau ngajakin- itu-.
Tak lama kemudian mereka berdua pun naik ke atas tempat tidur,bersiap untuk segera tidur.
Seperti biasa,mereka tidur membentuk posisi spooning kesukaan Jennie ,ia sangat suka ketika Reyno memeluknya erat dari belakang menjelang tidur.
Suka banget,nyaman dan terasa damai di hati gadis itu.
Tapi tidak untuk Reyno,posisi itu membuat Reyno sedikit gelisah menahan bir@hinya.
__ADS_1
Kesialan baginya menjadi laki laki dewasa yang harus selalu menahan godaan h@srat bir@hinya.berkali kali ia mencoba menahan tapi pikiranya selalu tertuju pada hal itu.
Ya itu !!! itu yang sering dilakukan semua pasustri lainya.
Ia gelisah dan mencubit cubit pipi istrinya tanpa sadar sedari tadi,membuat Jennie tidak dapat memejamkan mata karena ulahnya.
"Kamu kenapa si Reyn ? dari tadi tidurnya gerak gerak mulu ! aku jadi ngga bisa tidur gara gara ulah kamu tau." protes Jennie menangkap tangan Reyno lalu menurunkanya kebagian perut.
"Maaf,abis kamu gemesin sih,"
"Emang aku kenapa ?"
"Kamu ngga kenapa napa kok.
-kamu bikin dedek aku pusing tau ngga sih ?- ."
Reyno semakin blingsatan dan bertingkah,ia mengusak usak kepalanya penuh frustasi di punggung Jennie.perlahan tanganya menyibakan rambut yang menutupi leher belakang istrinya.
Karena sudah tidak tahan menahan gejolaknya ,ia pun mengecvp tengkuk belakan istrinya,bukan hanya mengecvp bahkan ia mencecap dan meninggalkan tanda kissmark# di leher belakang istrinya.
Di tengah mata yang terpejam hawa panas mulai menjalar di sekujur tubuh gadis itu.Jennie sedikit melenguh dengan perlakuan Reyno,bahkan tubuhnya menggelinj@ng menahan rasa geli .
"Reyn !! kamu resek banget sih? "Reyno tak peduli ia masih tetap membenamkan wajahnya di tengkuk belakang istrinya.
AWKKH !!!
Sebuah teriakan keluar dari bibir Reyno saat tangan Jennie mencubit pahanya dengan keras.
"Kalo belum mau tidur main game aja sana!"
"Ngga mau !!" tolak Reyno semakin melekatkan tubuhnya lebih erat.
"Kalo ngga mau tidur,jangan gangguin aku mulu !!"pungkas Jennie dengan nada suara sedikit jutek karena menahan kantuk.
"Aku cuma iseng becandain kamu doang kok! -Aku mau itu tapi kamu ngga peka ,Jennie!-"
"Aku ngga suka !"
(Suasana hening sesaat)
Perlahan Jennie mulai terlelap setengah terbang ke alam mimpi.Sementara Reyno semakin gelisah dengan keadaan seperti ini..
Ia terus menatap punggung kecil istrinya yang sudah terlelap,pikiranya semakin kotor untuk berbuat lebih nakal.
Toh sama istri sendiri,ngga masalah kan ??
LANJUTKAN REYN !!!
Reyno memeluk kembali istrinya,ia membuka satu k@ncing baju piyama yang dikenakan Jennie. tanganya mencoba bergerak masuk mengelus bagian d@da gadis itu.
Ko susah sih ????
Lalu tangan nakal Reyno membuka satu lagi kancing piyama dibagian dad@ istrinya agar lebih leluasa.Klik langsung saja tanganya menyeruak masuk dan mencoba menyentuh gundukan indah milik Jennie.
Jadi cewe kalau tidur ngga pake B#H yah ???
Seru Reyno dalam hatinya ketika mendapati istrinya tidak memakai b#h saat tidur,walau ia tidak dapat melihat langsung seperti apa bentuk gundukan itu,tapi ia dapat merasakan bahwa milik Jennie sangat pas ditanganya.
-Chewy like a jelly-
💗💗💗
Ia melanjutkan aksi tangan n@kalnya kembali dengan hati hati, mengelus pelan, mer@ba r@ba ,bahkan jarinya jemarinya semakin manari nari di sekita gunduk@n itu.
Awalnya ia hanya penasaran dan ingin tahu seperti apa rasanya menyentuh d@da wanita? Tapi kini Reyno benar benar terbang mela@yang layang dan terbuai dengan fikiranya sendiri.
Ahh,dia benar benar sudah tak tahan lagi.
Ia m€nggesek g€sekan mil*knya yang sudah ker@s - in his wife's @ss-, pikiranya sudah tenggelam dalam fantasi bercintany* yang gila, tanganya semakin gemas merem@s gunduk@n sedang sint@l itu,sesekali mel*nguh, mendes*h , meng*rang ,bahkan membenamkan wajahnya dalam dalam di tengkuk belakang Jennie.
Saat ia merasa sesuatu yang hangat akan segera keluar dari dalam tubuhnya,tiba tiba Jennie bangun dan segera berbalik badan ke arah Reyno.Reyno sedikit kaget dan takut saat mendapati istrinya terbangun karena ulahnya.
__ADS_1
Tapi Jennie malah langsung menarik paksa tengkuk Reyno. Hingga kedua bibir itu saling bertemu satu sama lain.Hembusan nafas hangat Jennie terasa sangat nyata di permukaan bibir Reyno.Bahkan hidung mereka dapat merasakan aroma harum semerbak nafas mereka masing masing.
Jennie membenamkan bibirnya dalam dalam,lid*hnya menyeruak masuk dan menari nari di dalam mulut Reyno.
Reyno yang mendapat perlakuan seperti itu pun merasa bahwa telah mendapatkan sinyal hijau dari istrinya.Tanpa basa basi lagi ia langsung membalas c1uman istrinya lebih panas,ia memagut dan mel@hab bibir istrinya tanpa ampun.Bibir mereka saling bertaut cukup lama dengan posisi tangan Reyno mendekap dalam erat tubuh istrinya.Saat tangan Reyno mulai meraba dan ingin bertindak lebih, dengan cepat Jennie menarik cengkraman Reyno lalu menjaga jarak cukup jauh darinya.
"Itu jatah buat kamu malam ini,kalau kamu berani gangguin aku lagi,aku ngga segan segan ngusir kamu keluar dari kamar."
Sebuah kata kata kasar yang kejam menusuk dan mengahcurkan harapan Reyno saat itu juga ,Jennie berbalik badan membelakangi Reyno melanjutkan tidurnya kembali.padahal tadi jelas jelas ia sudah memberikan sinyal hijau pada suaminya.
Ada yang salah kah ?
Apa Reyno memperlakukanya terlalu kasar?
Salahnya dimana sih ?
Reyno menatap punggung istrinya lengkap dengan birahi tinggi yang masih tertahan, ia mengacak acak rambutnya frustasi karena hasratnya yang belum terselesaikan.
*Apa yang salah darinya ?
Ia hanya meminta haknya sebagai seorang suami .
Salahkah* ???
Ya .mungkin benar memang ia yang salah.
Salah telah menikahi seorang gadis yang terbilang masih belum cukup umur.
Setelah istrinya terlelap iapun bergegas keluar menuju kamarnya sendiri,ia tidak ingin hilang kendali lagi dan mengganggu tidur nyenyak istrinya.
Bughgggggggg.
Reyno membanting tubuh frustasinya di samping William ,memeluk kakanya jauh lebih aman dibandinglan memeluk istrinya sendiri.
"Apaaan ??"
William kaget saat Reyno datang dan langsung memeluk tubuh kakanya.
"Kentang !!!! (kepalang tanggung) " jawabnya singkat.
"Gagal lagi ???" tanya William yang mendapati wajah Reyno seperti orang yang menahan konaknya,buru buru ia menjauhkan tubuhnya dari sang adik,hehehe. takut!
"Menurut kaka ??"
William diam sejenak memperhatikan Reyno yang tidur terlentang menutupi matanya dengan kedua tanganya sendiri,sebagai laki laki ia sangat paham dengan apa yang dirasakan sang adik saat ini.
MENAHAN KONAK MEMANG TIDAK ENAK !!
*Laki laki mana yang sanggup mengalami situasi seperti Reyno.Ia harus menahan diri setiap waktu saat bersama istrinya.
Lebih baik tidur terpisah ngga sih*??
"Mandi sana !!" ucap William setelah lama terdiam .
"ngapain ??"
" Dari pada kamu kaya gini , kasian saja ngeliat adik kaka yang gelisah, hahaha" goda William agar sedikit mencairkan suasana hati Reyno.
"Mau mandi bareng kha ?"
"Ogah ! mending kaka mandi bareng istri kamu "
"Silahkan ,kalau mau ada pertumpahan darah di keluarga kita." ancam Reyno.
"Hahaha,sensi banget sih adik kaka,kamu masih punya banyak waktu di Hawaii,kalo sampe kami ngga bisa naklukin gadis itu.kamu berhenti aja jadi adik kaka."
"DAMN"
Reyno bangun dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
Terus dukung author dengan menekan tombol ,Like, favorite dan jangan lupa berikan Vote dan Komentarnya.terima kasih.
__ADS_1