Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
38 : Pertarungan malam


__ADS_3

Happy Readers semoga syuka.


Dede gemes boleh di skip dulu ya ...



Waktu yang ditunggu tunggu telah tiba,setelah lelah menemani Jennie berkeliling di pantai seharian,akhirnya waktu malam yang di nanti nanti datang juga,Reyno sudah tidak sabar ingin segera mengexplor tubuh mulus gadis planetnya,membayangkan saja, sudah membuat Reyno menelan ludah berkali kali ,hehehe.


Mereka duduk diruang tamu kamar hotel,Jennie menonton tv dengan camilan yang ada ditanganya,ia sengaja mengambil posisi duduk agak jauh dari Reyno.Otaknya terus berfikir bagaimana caranya menggagalkan niat buruk suaminya.Ia tidak ingin melakukan hubungan itu sekarang, bagaimana caranya membuat si mesum Reyno agar tidak menagih janjinya ?


Jennie mulai risih dengan sikap Reyno,walau Reyno hanya diam sedari tadi , tapi matanya tak pernah berhenti memperhatikan gadis itu,Reyno terus menatap ke arah Jennie dari ujung kaki sampai ke ujung kepala,tatapan yang santai tapi mengandung banyak arti.


"Kamu ngga cape ngeliatin aku terus ?"


"Kamu juga ,emangnya ngga cape duduk ngejauh gitu ?"Reyno tersenyum licik ke arah Jennie . " Sini dong !" Reyno menepuk pahanya sebagai isyarat menawarkan Jennie untuk duduk dipangkuanya.


"Cih!!" Jennie bergeser membelakangi Reyno,ia meraup banyak camilan dan memasukanya ke dalam mulut.Melihat kelakuan Reyno seperti om om hidung belang,membuat ia semakin jijik.


Reyno tersenyum melihat kelakuan Jennie yang gugup dan sok jual mahal ,kali ini ia sudah bertekad untuk tidak melepaskan gadis aliennya ,ia harus segera mendapatkan haknya sebagai seorang suami.Toh Jennie sendiri yang membuka jalan untuknya berbuat lebih,bahkan ia sampai membelikan kond#m super mahal untuk Reyno.


Mula mula Reyno bangkit dari duduknya,ia mulai mendekati Jennie yang duduk membelakanginya,ia melingkarkan kedua tanganya di pinggul Jennie.


"Uhukk!" Jennie tersentak batuk saat Reyno tiba tiba memeluknya dari belakang,ia segera menyambar segelas air putih yang ada didepanya.Tanpa Jennie ketahui, Reyno sudah memasukan satu butir obat kedalam minumanya,itu adalah semacam obat perangsang dengan dosis rendah,tujuanya agar Jennie lebih percaya diri dalam melakukan hubungan badan untuk pertama kalinya .Reyno memberinya obat karena ia sudah sangat paham dengan sifat gugup dan pemalu istri mungilnya .


"Reyn,kamu sana dong ! aku risih kalo kamu duduk nempel nempel gini." Jennie mendorong tubuh Reyno untuk menjaga jarak ,sepertinya obat itu belum terlalu berfungsi, sabar Reyno! tunggu sebentar lagi.


Reyno membuka bajunya sampai ia bertelanjang dada,ia ingin menggoda dan melihat reaksi Jennie saat melihat dada polos yang kekar .


"Kamu ngapain buka baju?"Jennie menelan ludah.Benar saja,Jennie langsung gugup dan terpancing.


"Gerah !" jawab Reyno singkat ,ia masih bersabar dan tetap duduk menjaga jarak dari Jennie.


Ada perasaan sedikit takut di benak Jennie,namun tak dapat dipungkiri,ia terus menelan ludah berkali kali saat melihat d-da indah milik suaminya.duduknya mulai gelisah tak menentu ,sebisa mungkin ia mengalihkan pandanganya dari Reyno.

__ADS_1


OH TUHAN ADA APA LAGI INI ??


Otaknya selalu menuntun kedua matanya untuk melirik ke arah Reyno,terutama bagian dadanya.


Ada apasih dengan fikiranya ??


Jennie semakin tak tahan,hawa panas mengalir dalam tubuhnya,gairahnya mulai membara,ingin sekali menyentuh dada indah itu.


"Kamu kenapa lagi ?gelisah gitu!" Reyno bertanya dengan santainya,padahal ia sudah tahu bahwa obat yang ia masukan mulai berfungsi,sungguh suami yang licik.Namun sepertinya pertahan Jennie masih cukup kuat.


"Aku ngantuk." Jennie mulai beranjak,ia hendak melangkahkan kakinya menuju kamar,dengan cepat Reyno menarik tangan Jennie sampai terjatuh ke dalam pangkuanya.


Kini mata mereka saling bertemu satu sama lain,karena gugup Jennie langsung memalingkan wajahnya ,melepaskan tatapan itu.Reyno terkekeh kecil melihat kegugupan istrinya,sungguh salut! dalam pengaruh obat saja,Jennie masih berdalil ngantuk untuk meninggalkan Reyno.Reyno semakin gemas,ia mencubit pipi merona istrinya.


"Kamu mau pegang ini kan?" Reyno menaruh tangan Jennie di dadanya,sampai Jennie dapat merasakan jantung Reyno yang berdetak sangat kencang.Jennie hanya diam menunduk malu,ia mencoba melepas tanganya dari dada Reyno,namun Reyno cepat menahan tanganya agar tetap disana.


Reyno sudah tidak ingin menggoda gadis itu lagi,ia segera mendaratkan ciumanya di permukaan bibir Jennie,pelan pelan lidahnya mulai menyeruak masuk dan menari nari lembut,Jennie semakin terlena dengan kelembutan Reyno,apalagi ia sedang dalam pengaruh obat.Ciuman itu semakin turun kebagain leher,cukup lama ia menetap dan bermain di daerah itu.Nafas hangat Reyno yang menerpa semakin membuat gadis itu hilang kendali,Jennie mendesah lemah ketika Reyno mulai m-nghisap tengkuknya.


Hawa panas mulai menjalar disekujur tubuh Jennie saat tangan Reyno mulai bergerilya mengelus punggung gadis itu,tidak hanya puas dipunggung ,Reyno juga meraba raba seluruh tubuh istrinya dari luar baju.Lama kelamaan ia menyelipkan tanganya untuk masuk kedalam, hingga ia dapat menyentuh permukaan kulit halus istrinya,cukup lama ia bermain main disana,menyentuh,meraba bahkan meremas benda kenyal itu semakin gemas.Jennie semakin gila merasakan sensasi untuk pertama kalinya ,Volume desahanya semakin keras dan panjang .Tanpa sadar Jennie sudah melingkarkan satu tanganya di pundak Reyno,satu tanganya lagi mulai bermain dan meremas dada bidang suaminya.Reyno semakin gemas merasakan keagresifan dari sang istri.Desahan manja sang istri semakin membuat Reyno bersemangat.


"Aku buka boleh?" izin Reyno dengan suara berat.


Jennie diam tidak menjawab, Ia mengangguk malu dengan tatapan sayu, sementara Reyno tersenyum puas dalam kemenangan.Istrinya sudah berada didalam genggamanya 100% .Ia mulai menaikan dress yang Jennie kenakan seperti orang yang kesetanan, tak lupa juga ia menanggalkan brA# lalu membuangnya entah kemana.


Untuk pertama kalinya Reyno melihat dua gundukan indah milik sang istri,ia sampai melenan ludah melihat keranuman gundukan itu.Tanpa berfikir panjang ia segera membenamkan wajahnya disana,bermain main bagaikan seorang bayi,ia mengec-p dan menyapu bersih permukaan kenyal itu dengan lid-hnya.


"Kita ke kamar."Reyno mulai membopong tubuh lemah itu masuk ke dalam kamar,ia membaringkan dengan hati hati dan mulai beraksi lagi,kali ini mereka lebih leluasa dari sebelumnya,ranjang yang lebar membuat mereka dapat lebih leluasa melakukan pertarunganya.


Seperti hewan buas yang sedang menerkam mangsanya,itulah yang Reyno lakukan sekarang.Hampir seluruh tubuh Jennie tak luput dari sapuan bibir Reyno,entah sudah berapa banyak tanda kissm#rk yang tak sengaja Reyno tinggalkan di tub#uh mulus itu.


Jennie sudah tak tahan lagi,Reyno sungguh menghancurkan pertahananya.Jennie bukan lagi ingin disentuh seluruh tubu#hnya, melainkan dipuas#kan oleh keperkasaan milik suaminya.


"Akhh,,Reyn !!" Erangan sang istri

__ADS_1


membuat Reyno semakin bergairah .


Tangan dan bibirnya begitu lihai dalam bermain dan menjelajahi setiap inci tub-uh putih mulus sang istri.Desahan demi dasahan terdengar diantara ritme ciuman mereka, dari lembut berubah jadi cepat.Tubuh mereka benar benar siap untuk menyatu .Cumbuan Reyno terus perpindah dari dada turun kepusar,ia melucuti kain terakhir yang menutupi bagian sensitif istrinya.


Tanganya mulai bermain menggelitik bagian sensitif milik Jennie,ia membenamkan wajahnya dalam dalam,menikmati mahkota# itu tanpa rasa jij-k, Jennie semakin tak tahan,ia meremas dan menjambak rambut kepala Reyno sangat kuat.Bahkan ia menekan kepala Reyno semakin dalam,di ikuti dengan desahan panjang Jennie mulai mengej-ng .Sesuatu yang basah mengalir di tangan Reyno, menandakan bahwa Jennie telah siap melakukanya.


"Sekarang giliran kamu puaasin aku bei."


Jennie mengangguk patuh tanpa kata,Reyno semakin bergairah dan melucvti celana yang ia pakai,tak lupa ia mengambil kond*m Pemberian Jennie lalu memakainya.


"Im scary" lirih Jennie ketika melihat kejantanan milik suaminya yang sudah sangat menegang,dengan cepat Reyno langsung me-ncium bibir Jennie untuk menutupi ketakutanya, saat dirasa Jennie sudah mulai tenang kembali ,tanganya mulai memposisikan bagian tubuhnya.


"Arghhhh." Jennie memekik kesakitan saat Reyno mencoba memaksakanya.matanya mulai berbinar dan berka kaca.


Dengan sekali hentakan Reyno mencoba menyatukan tubuh mereka.Namun usahanya gagal,Reyno mencoba sekali lagi namun masih tetap gagal.Reyno juga masih kurang paham karena ini pertama baginya.Tak disangka bahwa akan sesusah ini melakukan malam pertama.Sampai 5 kali ia mencoba namun selalu gagal ,hampir ia frustasi dan menghentikan kegiatanya.


Untuk yang terakhir kalinya Reyno mengatur nafasnya kembali,kali ini ia melakukan dengan sedikit lebih lembut dan hati hati,saat ia merasa sudah dalam posisi yang pas,ia melakukan satu hentakan secara paksa.Akhirnya tubuh mereka benar benar sudah menyatu.


Jennie menjerit sangat keras,air mata mengalir di kedua pipinya.Tanganya meremas seprai dengan sangat kuat,ia tidak dapat merasakan apa apa selain rasa sakit di daerah sensitifnya,rasanya seperti ada pisau tajam yang menancap di dalam tubuhnya.bahkan ia sampai menarik kasar rambut kepala Reyno .Bukan hanya Jennie ,Reyno juga merasakan hal yang sama,sakit di bagian miliknya seperti ada sesuatu yang meremas kencang kejantananya.


Reyno mengecup kening Jennie lalu menghapus air matanya,dengan sangat hati hati ia mulai mengayunkan ritmenya,Perlahan tapi pasti sakit itu mulai berganti.Dalam mata yang saling terpejam mereka mulai menikmati persenggamaan panasnya.erangan demi erangan mulai keluar dari bibir keduanya, tidak ada hal lain yang mereka rasakan kecuali nik#mat yang tiada tara.


Jennie semakin terbuai,tanganya tak mau tinggal diam dan terus membelai dada sang suami.Entah mengapa ia sangat suka menyentuh dan meremas dada itu,sesekali ia gemas menggigit dan mencakar punggung sang suami.Keringat yang terjatuh dari tubuh Reyno menambah kenikmatan tersendiri baginya,ia tah henti hentinya mendesah dan memanggil nama Reyno,membuat Reyno semakin bergairah untuk berpacu.


Suasana semakin panas,tubuh Jennie mengej-ng dan bergetar hebat,sesuatu yang kuat akan segera keluar mencapai puncaknya.


"Ah-kuh mencintaimu Rey-nold." teriak Jennie ditengah tengah eranganya.


Sajak cinta yang Jennie keluarkan menandakan bahwa ia telah mencapai klim-ksnya terlebih dahulu. Reyno tersenyum puas dan mempercepat gerakanya,dengan satu hentakan kuat ia mengakhir pertarungan malam itu.Tubuh lemas Reyno terjatuh di dalam pelukan Jennie.masih dengan nafas yang terengah engah,ia mengecup bibir sang istri.


"Thanks a lot my beibi Je ."Reyno berbisik lembut ditelinga Jennie ,ia menggeser posisi tubunya lalu berbaring merengkuh tubuh gadis itu.


HAI HAI HAI

__ADS_1


Bagi yang sudah terlanjur baca, kalau kalian masih lajang,jangan ditiru ya .ini adegan khusus suami istri.author aja geli ngetiknya...


mohon maaf kalo ngga dapet feelnya.mohon maaf juga kalo banyak aku kasih tanda typoo.


__ADS_2