Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
35 : Hawaii.


__ADS_3


*Ladies and gentlemen, as we start our descent in The Daniel K. Inouye International Airport, please make sure your seat backs and tray tables are in their full upright position. Also, make sure your seat belt is securely fastened and all carry-on luggage is stowed underneath the seat in front of you or in the overhead bins. On behalf of Hawaiian Airlines and the entire crew, I’d like to thank you for joining us on this trip. We are looking forward to seeing you on board again in the near future. Have a nice day*.


Seorang pramugari cantik berdiri mengumumkan pertanda bahwa pesawat akan segera mendarat di bandara Internasional Honolulu.Reyno melirik sosok yang terlelap di sebelahnya, pesawat sudah mau mendarat tapi Jennie masih terlelap tidur tak bergeming di pundak Reyno.


Reyno mengelus lembut pipi istrinya."Bangun Jennie." ia menggeliat ketika merasakan bisikan lembut di telinganya,suaminya sedang menatapnya penuh cinta sedari tadi.


Perjalanan dari SHA Airport ke Honolulu memakan waktu tempuh sekitar 14jam 20menit .Dengan waktu transit 4 jam 30 menit.


"Reyn, kita udah mau sampai ya!,ko cepet banget sih?"mata Jennie mencoba melihat ke arah jendela,dilihatnya hamparan laut luas dengan pulau pulau kecil yang sangat indah.mulutnya terbuka takjub melihat tempat impianya untuk pertama kali.


"Gimana ngga cepet,kamu tidur udah kaya beruang hibernasi gitu."


"Iyah Kah?? "matanya masih menatap jendela .


Reyno hanya diam dengan tangan yang terus memegangi pundaknya.Ia merasa sangat letih karena selama di pesawat Jennie terus tidur dan bersandar pada pundaknya.


"Aku udah ngga sabar pengin cepet cepet sampai, nanti kita mau kemana Reyn ?" Jennie bertanya lagi dengan pandangan yang terus menatap kearah Jendela,asik melihat pemandangan laut dari ketinggian.


Tidak ada jawaban. "Reyn"Jennie menolehkan wajahnya ke arah Reyno.wajahnya terlihat sangat pucat dan letih,mata terpejam dengan tangan kirinya terus memegangi bahu .


"Kamu kenapa Reyn ?"


Jennie nampak sangat khawatir. menangkupkan kedua tanganya pada wajah Reyno yang terlihat sangat lesu itu.


"Pundak aku sakit banget! tadi kamu tanya apa ? aku agak kurang jelas dengernya."


"Nanti kita mau kemana ?"


"Waikiki,tapi kita istrirahat di hotel dulu ya,aku kayanya jetlag banget nih." jawab Reyno masih dengan tangan yang memegangi pundaknya,menahan rasa letih di sekujur tubuhnya.


"Maaf ya Reyn ,pasti gara gara aku tidur terus di pundak kamu,nanti kalo udah sampai aku janji bakalan pijitin kamu sepuasnya." ucapnya sambil terus memandangi Reyno dengan wajah bersalahnya.


"Janji ya, ,!! " bibir Reyno langsung tersenyum dan menyeringai bahagia mendengar perkataan istrinya.


"Iya Suamiku. " ucapnya menunjukan senyum penuh cintanya sambil mengelus pucuk rambut Reyno seperti kucing.


Betapa bahagianya Reyno mendengar kata -suami- dari bibir mungil itu.Untuk pertama kalinya seorang Jennie memanggil Reyno dengan sebutan suami.Bahagia tak terkira merundungi hati Reyno saat ini,gadis alienya yang galak telah berubah menjadi sosok gadis manis kembali.


Sekitar tiga puluh menit ,akhirnya aircraft mereka landing di bandara International Honolulu.Supir telah menunggu kedatangan mereka dari setengah jam yang lalu.


Sang supir sudah standby di loby bandara dan membukakan pintu mobil untuk mereka.


"Welina aloha,E ʻoluʻolu e hoʻokomo i nā wahine a me nā male." sapa sang supir pada Reyno dan Jennie ketika melihat mereka datang.


"mahalo" jawab Reyno singkat di ikuti dengan senyuman,Reyno menuntun tangan Jennie untuk masuk kedalam mobil,lalu ikuti masuk setelahnya.


"Reyn, tadi kalian ngomong apaan ?" tampang bingung dan raut penasaran terukir jelas diwajah gadis itu.

__ADS_1


"Dia bilang selamat datang,silahkan masuk ke dalam mobil." jawab Reyno lalu menyandarkan kepalnya.


"Owh ! trus kamu jawab apa tadi ? "


Reyno menatap Jennie dan tersenyum"Jawab terimakasih lah !" tangan Reyno langsung mencubit gemas pipi istrinya yang bawel itu.


Sepanjang perjalan Jennie terus menyeringai dan menunjukan gigi kelincinya,persis seperti anak kecil yang pergi tamasya.Jennie terus memandangi jalan jalan dari balik kaca mobil.


"Reyn,ini kita dimana ?mata Jennie terus memandang ke arah luar melihat lihat sekeliling,ia sudah tidak sabar ingin segera menikmati suasana pantai yang indah.


" Jalan S King St, Jennie. "


"Masih jauh ke hotelnya ? "


"10 menit lagi,kenapa kamu bawel banget sih ??" gemas Reyno langsung merengkuh pundak Jennie,meletakan kepalanya tepat di dada Reyno.


"Reyn!"langsung menengadah dan menatap Reyno.


"Diam disini. " Tangan Reyno menahan kepala Jennie agar terus menempel di dadanya,pipi gadis itu langsung merona mendapat perlakuan seperti itu.


"Reyn,aku malu tau!" tubunya mencoba memberontak untuk melepaskan pelukan itu.


"Malu kenapa ?" Reyno semakin mengeratkan pelukanya,merengkuhnya dalam dalam dengan sangat kuat.


"Malu sama pak supir tau!"


Cupss.


💗💗💗


Sekitar 20 menit, mereka akhirnya tiba di hotel Hilton Hawaiian, letaknya tidak terlau jauh dari pantai Waikiki.Suara deburan ombak terdengar sangat jelas ditelinga Jennie,membuat ia ingin segera mandi di pantai Waikiki.


Sekali lagi ia harus menunda hasratnya untuk merasakan keindahahan pantai Waikiki,suaminya kelelahan dan butuh istirahat,ia tidak boleh egois.


Begitu sampai di kamar hotel ,Reyno langsung menghempaskan tubuhnya diatas kasur, sementara Jennie langsung takjub ketika melihat hamparan laut luas dari pintu kaca kamar,ia melangkahkan kakinya keluar menuju pelataran.Dengan mata yang terpejam,ia menengadahkan kepalanya ke atas langit.Ketika merasakan hembusan angin laut membuat hati dan pikiranya tenang.


Jennie tersentak ketika Reyno menghampirinya tiba tiba.


"Aku mau nagih janji istri aku."mengalungkan kedua tangan dan menggelayut manja di pundak istrinya.Tak henti hentinya ia mengendus endus rambut kepala istrinya yang terasa wangi di indra penciumanya.


"Reyn" tanganya langsung menyingkirkan kepala Reyno, melangkah mundur dan menjaga jarak." ini di tempat terbuka ,aku malu,aku ngga suka ! "


"Jadi kamu mau ditempat yang sepi ? "Reyno menarik tongkat yang teselip di tangan kiri Jennie ,menyangganya dengan sebelah tangan,lalu mengangkat tubuh gadis itu dan membawanya masuk.


Reyno membaringkan Jennie diatas kasur,mendekatkan bibirnya tepat di telinga gadis itu."kita udah ditempat tertutup." bisiknya pelan,membuat Jennie merasa tergelitik merasakan hembusan nafas Reyno.


"Reyn ! aku udah bilang ,kita tunda semua ini sampai aku lulus kuliah. "


"kalo aku ngga bisa--?"

__ADS_1


Jennie menepuk pundak Reyno pelan. "Kamu harus coba tahan sebisa mungkin ." meyakinkan Reyno dengan sejuta penolakanya.


Gimana caranya nahan kalo kamu selalu ada disamping aku? ,, apalagi kalo suasa yang mendukung seperti ini!! Reyno kecil pasti akan tersiksa dan meronta Je,, !! .gumanya dalam hati.


Reyno mengenghela nafas sejenak sebelum mulai berbicara. "Baiklah,aku coba! tapi aku ngga janji." jawabnya sedikit kecewa.


"Makasih Reyn,makasih udah jadi suami yang pengertian."Jennie bangun mengambil posisi duduk disamping Reyno yang masih berbaring di ranjang.


"Iya." jawab Reyno pelan."pijitin kepala aku dong !aku pusing banget nih." ia menarik tangan Jennie untuk menyentuh dahinya.


"Sini !"


Jennie menggapai kepala Reyno dan meletakan dipangkuanya. tanganya mulai bergerak memijit kepala Reyno dengan lembut,mata Reyno mulai terpejam perlahan,menikmati pijatan dari tangan istrinya yang hangat.


Saat dilihatnya Reyno sudah tidur terlelap ,Jennie segera mengangkat kepala Reyno dari pangkuanya, lalu mengganjalkan bantal pelan pelan di kepala Reyno.ia berbaring di samping Reyno dan ikut terlelap.


💦❤💦


Sekita jam 2 siang Reyno terbangun,ia melirik ke samping ternyata Jennie sedang terlelap.


"Astaga ini anak tidur lagi ?"memperhatikan wajah istrinya dengan seksama.


Saat tak sengaja mata Reyno melirik kebawah ,ia teperanjat ketika mendapati dress yang di kenakan Jennie tersingkap sampai keatas,darahnya berdesir seketika itu juga. Ia menelan ludah mati matian melihat paha mulus Jennie yang terpampang dengan bebasnya.


Fuckkk !!


Kenapa harus liat moment kaya gini saat bangun tidur sih ?


Mata Reyno tak berhenti berkedip,ia mencoba mengalihkan pandanganya,tetap tak bisa! otaknya slalu menuntut mata Reyno melihat kearah situ.


Sentuh Reyn !!!


Ayo sentuhhh !!Dia istrimu ,tidakah kau ingin merasakan tubuh indah itu.kapan lagi Reyn, ayo lakukan !!Jangan sungkan.


fikiran fikiran jahat nya terus memaksa Reyno agar berbuat lebih.


Tidak ,,Tidak,,, Tidak bisa !!


Ia tidak bisa menyetubuhi gadis yang sedang tidur tak berdaya,ia tak sejahat itu meskipun pada istrinya sendiri.


"Ah Sial ! mahluk planet ini bener bener nyiksa batin banget ." Reyno mengacak acak rambutnya frustasi, tak henti hentinya ia menelan ludah melihat pemandangan yang ada disampingnya.


Ia memberanikan diri untuk menyentuh sedikit paha mulus itu,sesegera mungkin ia menarik tanganya kembali.


"Gue bisa gilaaa!!!" gumam Reyno bangun dan melemparkan selimut menutupi paha istrinya yang terbuka itu.ia melangkahkahkan kakinya menuju kamar mandi.


Ia melucuti semua pakaianya,kepalanya menunduk dan terpaku memandangi miliknya yang masih berdiri jaya seakan tidak mau diajak untuk kompromi.dibawah guyuran air hangat yang keluar dari shower,ia mulai meraba miliknya dan menuntaskan birahinya sendiri.


Maafin gue Reyno kecil,untuk sementara lo harus nempuh jalan alternatif lain.

__ADS_1


Bersambung--


__ADS_2