Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab: 89


__ADS_3

#Buat yang belum lihat visual William, ada di bab sebelumnya yah


Selamat membaca






Maka disinilah Jennie berada sekarang,disebuah apartemen mewah milik sahabatnya Tere.Sedang bergelayut manja disamping pria tampan.Kaka ipar kesayanganya,alias si playboy yang menyandang status sebagai kaka Reyno.


Reyno sengaja mengajak Jennie untuk bertemu dengan William.Cowok itu satu-satunya mood terbaik yang membuat Jennie berhenti marah-marah.Jika Reyno sudah tidak mampu lagi menghadapi isrtri kesayanganya,ia akan mencari William sebagai P3K,(pertolongan pertama pada kepusingan).


Tentu saja kedatangan mereka tidak disambut baik oleh si pemilik rumah yang tidak lain adalah sahabat baik dari Jennie.Tere merasa jengkel habis-habisan karena Jennie datang merebut perhatian kekasihnya.


"Sampai kapan kamu mau meluk-meluk kaka ipar kamu kayak gitu,Je.Masih belum puas dipeluk suami kamu?" Tere menggeram kesal.Melihat Jennie dengan tatapan sinis.


Mungkin sudah satu jam ia bermanja-manja pada kaka iparnya.Ke empat mahluk itu berkumpul bersama diruang tamu yang cukup luas,Tere hanya tinggal sendiri.Sama halnya seperti Jennie,orang tuanya juga tinggal diluar negeri.Maka dari itu William bebas bersembunyi disana.


"Diam deh kamu,Tere.Status kamu itu cuma kekasih bayangan kak William,kalo kamu mau sama Reyno juga aku bolehin,kok.Jadi istri ketiganya,Reyno biarpun payah diatas ranjang,tapi kalau bikin bayi langsung sekali jadi.Liat aja korbanya,aku sama Tania."


Puffft.William hampir terkencing-kencing menahan tawanya.Inilah yang membuat ia sangat mengidolakan adik iparnya.Mulut dan otaknya sangat jahat,bahkan bisa menjatuhkan dua nyamuk malang sekaligus.


Sementara Reyno dan Tere hanya bersitatap dengan wajah yang sama-sama ditekut.Memang berdebat dengan Jennie disaat seperti ini sangat menguras jiwa,lebih baik diam.


Tere benci saat mulut sialan itu mengatainya kekasih bayangan,walau sejatinya memang hubungan mereka hanya sebatas have fun in a bad.


Sementara Reyno,cowok itu sangat jengkel ketika istrinya mengejek dirinya tentang masalah ranjang.Ingin rasanya Reyno membuat Jennie mati lemas sekarang juga...


"Kaka,ayok kita kabur aja,sih.Kita kawin lari aja,biarin Reyno sama Tania peluk-pelukan sampai akhir hayat.Kita cari kebahagiaan kita berdua." rengek cewek itu manja.Ada Reyno yang duduk dihadapanya sembari melipat tanganya di depan dada.Memasang tampang malas ke arah dua mahluk itu.

__ADS_1


Tere yang tidak tahan segera membalas celotehan dari mulut Jennie, " Lo mau kayak novek viral itu ya, Je? naik ranjang and turun ranjang."


"Novel apaan deh?" Jennie menatap Tere antusias.Mendengar judulnya saja terasa aneh,apa lagi isinya.


"Pokoknya novelnya bagus,isinya tentang si cowok yang menikah sama istri adiknya.Jadi si Vano itu kena penyakit kanker terus meninggal.Nah,dia ngasih amanah sama kakanya untuk jagain istrinya.Jadilah mereka menikah.Itu namanya Naik ranjang and turun ranjang,Je.Kamu baca gih,sana..."


Wajah Reyno mendadak merah padam.Matanya menyalang tajam penuh emosi.


"Jadi maksud kamu,aku disuruh mati kayak si Vano tokoh idola kamu, itu?" protes Reyno tidak terima.Ada bantal sofa yang dilempar secara kasar ke wajah Tere.


Tawa Tere sangat menggema di ruang tamunya."Hahahaha...Ngga pa-pa mati,kan udah ada anak dua.Jennie juga masih cantik,nanti bisa nikah lagi,ya ngga,Je ?"


"Hahaha..." Jennie ikut tertawa mendengar gurauan Tere."Nanti aku baca,deh.Kayaknya novelnya bagus,"


"Sudah ... sudah ... jangan suka ngomong ngawur kalian berdua,kebanyakan baca yang engga-engga jadi gila!"


"Sirik,huuuuu..." Tere berseru sebal.Cowok memang suka begitu.Selalu saja menentang kesenangan wanita.


"Kak,kita menikah aja yuk," kalimat itu keluar lagi dari bibir Jennie.Kali ini suaranya sedikit dibuat manja,membuat gadis yang sedang berdiri di sofa single semakin muak dengan tingkah Jennie.


Upss lupa,mungkin Tere sudah bukan gadis lagi.


"Hahaha,jangan ngaco,kalian itu udah punya ikatan 'Tali Perjodohan' sejak lahir.Bisa dicoret dari kartu keluarga kalo kaka nikahin kamu,kecuali kalo Reyno mati." goda William girang.


Sepertinya ia juga ikut keracunan novel viral itu.Mungkin nanti Tere akan membacakan ceritanya sebagai dongeng sebelum tidur.


"Keterlaluan kamu,kak." decak Reyno sebal."Bukanya membantu,malah ikut membully adik kandungnya."


"Diam kamu Reyn,aku lagi ngga mau denger suara kamu sedikitpun.Lagian ngapain sih,kamu ikutin aku kesini? peluk aja istri kamu yang lagi hamil tua itu." bentak Jennie galak.


"Jangan terlalu galak sama suami kamu,kasian perawatan wajah kamu yang mahal,nanti kamu cepat keriput kalo kebanyakan marah"sesederhana apapun kalimat yang keluar dari bibir William,pasti mampu membuat hati Jennie luluh.


"Iya kaka,aku ngga akan galak lagi,"

__ADS_1


Tuh kan,benar.Sudah Reyno duga,William memang si mulut beruntung yang selalu dapat menaklukan hati wanita.Demi apapun Reyno sangat iri dengan keberuntungan yang dimiliki kakanya.


"Kamu ke kamar dulu gih,sama Tere.Kaka ada perlu sama suami kamu sebentar." William mengedipkan matanya ke arah Tere.Tere segera bangun lalu mengajak Jennie untuk kekamar.


"Jangan macem-macem yah kalian berdua? jangan ajak Reyno yang aneh-aneh." Ancam Jennie sat ia mulai beranjak untuk pergi.


Ketara sekali kalau didalam hati cewek itu sangat peduli pada suaminya.Hidupnya terlalu banyak dipenuhi gengsi dan mulut yang tidak pernah bisa dikontrol.Kembali lagi pada asal usul Jennie,namanya juga mahluk planet.


"Gimana rencana kamu untuk kedepanya?"William mulai membuka obrolan serius saat kedua wanita itu masuk kedalam kamar.


"Entahlah,Kha," Reyno menaruh kedua tanganya yang saling bertaut dibelakang kepala."Aku belum memikirkan apa-apa."


"Kalau mamah sampai tahu masalah ini,mungkin ia akan sangat marah,Reyno.Kamu sudah bukan anak kecil lagi,pikirkan baik-baik.Orang tua Jennie juga pasti akan marah kalau sampai ia mengetahui menantunya menghamili wanita lain." tutur Willam dengan terperinci.Walaupun hidupnya selalu terlihat main-main,cowok itu tetap akan selalu menjadi buku terbijak saat adiknya sedang dalam masalah.


"Kasih aku waktu sampai anak Tania lahir,aku akan buktiin ke kaka,kalau aku ngga sebejad yang orang kira.Aku yakin,anak Tania pasti bukan anak aku.Untuk sementara biarlah ini menjadi rahasia,tolong bantu aku,jangan sampai mamah tahu hal ini sebelum waktu yang sudah ditentukan."


William terdiam sejenak,mencoba berfikir dengan mata yang masih menatap Reyno.


"Ya sudah,kaka ngga mau ikut campur urusan kalian berdua terlalu dalam.Jaga baik-baik istri kamu.Itu sudah menjadi pilihan kamu menikah di usia muda."William menepuk pundak adiknya."Jangan buat mamah sampai kecewa,kamu pasti akan tahu konsekuensinya kalau sampai itu terjadi."


Reyno sedikit merinding mendengar kalimat itu.Entah apa yang akan dilakukan mamah Dina kalau sampai ia tahu anaknya memiliki dua istri,mungkin Reyno akan dibunuhnya.Mamah Dina sangat benci dengan poligami.Mungkin saja Reyno akan langsung dimutilasi,mamah Dina tidak akan memberikan toleransi meski Reyno adalah anak kesayanganya,





Mohon maaf,bila ada salah-salah kata.


💗💗


Anarita.

__ADS_1


__ADS_2