
Hai semuaaaaanya.....diawali dengan yang ganteng-ganteng biar kalian semakin semangat bacanya........πππππ serrrr serrrr..... serrrrrr.....
cekidoootzxxx
Tiga bulan sudah Jennie bekerja di kantor Reyno,tiga bulan itu pula ia sering berbuat onar di lingkungan sana.Apa lagi dalam minggu-minggu ini,ia selalu merajuk untuk minta dinaikan jabatatanya sebagai sekertaris Reyno.Alasan apa lagi kalau bukan karena
Katy.
Jennie tidak suka jika Katy selalu berdekatan dengan suaminya.Dua mahluk itu bagaikan kucing dan anjing yang selalu bertengkar,membuat Farhan dan Reyno pusing melihat tingkah keduanya.
Tingkat kecemburuan cewek itu meningkat 200 persen semenjak ia bekerja di kantor Reyno.Melihat suaminya yang sangat populer dikalangan para wanita,membuat hati Jennie menjadi sangat was-was.Wanita mana yang tidak tergiur dengan pengusaha muda dan tampan seperti
Reyno.
Jennie benci melihat wanita-wanita centil itu menaruh hati pada suaminya.Ingin rasanya cewek itu mengatakan pada mereka kalau ia adalah istri Reyno.Andai ia tidak pura-pura hamil waktu itu,mungkin ia akan menikah secara terbuka dan semua publik akan mengetahunya.Lagi-lagi karena ulahnya sendiri,cewek itu harus terjebak dalam pernikahan rahasia.
Untuh masalah pekerjaan,Jennie cenderung dibantu oleh Hana selama ini.Setiap pekerjaan Jennie tidak ada yang beres,membuat laporan saja bisa diulang sampai lebih dari sepuluh kali.
Cewek itu benar-benar ya....
andai bukan istri Reyno,mungkin sudah dipecat sejak awal masuk.Tidak punya kemampuan,kerja seenaknya dan selalu ngambek setiap kali dimarahi oleh Katy.
Kinerjanya dibawah standar buruk,untung kariawan lain tidak ada yang tahu,karena Hana selalu membantu Jennie secara
diam-diam.
"Reyn..." Jennie datang dari balik pintu ruang kerja Reyno,entah kemana dua orang asistenya,sampai membiarkan cewek itu masuk sembarangan ke dalam ruanganya.Disaat sedang sibuk Reyno tidak suka diganggu,meskipun oleh istrinya sendiri.
"Kamu ngapain masuk kesini? ini masih jam kerja..." ucap Reyno geram.Sementara Jennie hanya cengengesan tidak jelas.Tidak ada sedikitpun rasa takut diwajah cewek
itu.
Katy sedang tidak ada di mejanya.Sedangkan Farhan,cowok itu sudah pasti ketakutan parah cukup hanya ditatap oleh Jennie.
Bagi Farhan,Jennie lebih seram dari hantu...
Cewek itu melenggangkan kakinya,menarik kursi lalu duduk di hadapan suaminya.Pandanganya terus memperhatikan Reyno yang sedang sibuk memeriksa dokumen,sembari menyanggah dagu dengan tangan kananya,mahluk tidak ada kerjaan itu mulai mengganggu sang saumi."Reyn, kamu tuh ganteng banget kalo lagi serius kaya gini."
"Ngga usah ngerayu,apapun yang terjadi...aku ngga akan naikin jabatan kamu jadi sekertaris." ungkap Reyno cetus,tanpa mengalihkan sedikitpun pandanganya dari dokumen yang sedang ia baca.
"Jadi sekertaris itu ngga gampang,jangan cuma gara-gara kamu cemburu aku sering berduaan sama Katy,kamu langsung minta dinaikan jabatanya sebagai sekertaris."
"Kamu kapan sih dewasanya,perusahaan itu bukan tempat untuk bermain-main"
Itulah kalimat yang sering diucapkan Reyno setiap kali mereka berdebat masalah ini.
"Aku kesini bukan mau minta naik jabatan,suami aku yang pelit mana mau naikin jabatan istrinya..." tandas Jennie mencemoh.
Reyno menghela kesal.Menatap malas objek yang ada dihadapanya."Trus mau apa?"
"Mau bantuin kamu."
Bantuin ?
Bisa tolong Jelaskan ,devinisi bantuan seperti apa yang dimaksud Jennie.Mengerjakan tugas gampang saja ia masih sering salah-salah.
__ADS_1
Reyno sengaja meringankan tugas cewek itu,tapi bukan untuk bermain-main disaat tidak ada perkerjaan.
"Aku bete banget disana,ngga ada yang bisa aku kerjain.Tugas aku udah selesai...jadi aku kesini." cewek itu berbicara lagi.
Belum sempat Reyno menjawab,tiba-tiba farhan datang mengetuk pintu."Permisi Tuan,ada yang mau saya bicarakan mengenai pembangunan hotel baru di daerah selatan."
"Silahkan Farhan..." Reyno mengedikan mata kearah Jennie agar cewek itu segera bangun dan memberikan kursinya untuk farhan.
Merasa ter usir,cewek itu segera bangun dari kursi."Silahkan duduk pak Farhan." ucap Jennie lembut.Yang dimana hanya Farhan,satu-satunya orang yang mengangap itu adalah kalimat mengerikan.
"Tidak usah Nona..." jawab Farhan gemetar.Sudah tidak aneh lagi,Farhan memang terkenal takut terhadap wanita.Apa lagi wanita jenis ini...
"Ayolah,jangan sungkan." Jennie mendorong tubuh Farhan,"Terima kasih." jawab Farhan canggung.
"Ini adalah contoh beberapa bahan materi untuk pembangun,silah kan dicek. Mengenaiβ."bicara tercekak.Bibir Farhan mendadak Kelu.
Bersaamaan dengan penjelasan Farhan,Jennie melangkah mendekati Reyno.Menarik kursinya sedikit kebelakang,lalu menghamburkan tubuhnya dipangkuan Reyno.Dimana sontak laki-laki dihadapanya langsung gugup sejadinya.Pemandangan mengerikan apa lagi ini ?
Benar dugaan Farhan,kalimat *silahkan duduk* yang Jennie katakan adalah kata-kata beracun.Seharusnya ia menjelaskan sambil berdiri saja.
"Nona Jennie tolong segera bangun dan menyingkir." bentak Reyno emosi.Ia masih berusaha menahan amaranya dihadapan Farhan.
"Kenapa? aku cuma duduk sebentar kok...Lagian ya Reynβ." Jennie memainkan dasi Reyno,menarik sedikit agar lebih longgar." biasanya aku duduk berjam-jam loh dipangkuan kamu." ucap Jennie nyeleneh.
Shit! Wanita ini ya,benar-benar sukses membuat wajah Farhan merona malu.Dalam keadaan tersudut seperti ini,ingin rasanya segera pergi dari tempat ini.Pria itu bukan hanya gugup sekarang,tapi merasa semakin terhina dengan statusnya.Jomblo bisa apa ?
Tolong ya......jangan membuat Farhan tersiksa seperti ini!
"Jennie plis jangan main-main." bentak Reyno semakin geram,ia tak tahu lagi harus dengan cara apa mengurus bocah nakal ini.
Wanita ini tak menganggap Farhan manusia kah? Ya Tuhan,sumpah pria itu sudah keringat dingin sekarang...
"Jeeeeeeeee....!!" Reyno menghela frustasi,menghempaskan tangan itu dari rangkulanya. Matanya memicik tajam saat bertemu objek mata menyebal itu.
Jennie mendadak kesal,ia tidak terima diperlakukan seperti ini.Cewek itu segera menarik tengkuk suaminya.Mendaratkan sebuah ciuman dadakan di bibir Reyno.
Bola mata Farhan terbuka selebar-lebarnya.Ia seperti sedang menonton adegan porno gratis,dimana bosnya sendiri yang menjadi bintangnya.Penyiksaan ini sudah kelewatan batas,bagaimanapun juga Farhan harus segera keluar dari ruangan bosnya.
Aaaaaaaaa....jiwa jomblonya meronta-ronta.
"Tuan,maaf sepertinya nanti saja menjelaskanya.Saya permisi." Farhan segera melangkah cepat menuju ambang pintu.Baru tanganya mulai menyentuh handle pintu,Reyno memanggilnya kembali.
"Farhan...."
"I-iβiya Tuan." jawab Farhan terbata,wajahnya tidak mau menoleh akibat trauma.
"Tolong kosongkan jadwal saya 5 jam kedepan.Dan jangan perbolehkan siapapun masuk ke ruangan ini." ucap Reyno singkat,padat dan jelas.
"Baik Tuan." Farhan segera keluar,ia menghela nafas lega setelah keluar dari ruangan bosnya.Tak lupa ia meraup banyak-banyak oksigen karena tadi ia sempat sesak nafas,lebih tepatnya sesak nafas mendadak.
Hiiiiiiiii.....
Farhan bergidik ngeri kembali jika mengingat kata lima jam yang diucapkan bosnya.Apa yang akan bosnya lakukan dalam waktu lima jam ?
Ternyata tuan muda Reyno tidak seburuk yang diceritakan sang istri.....
Haishhhhhh,mengapa Farhan jadi memikirkan hal itu,mungkin efek jomblonya tidak terima dengan semua kejadian ini,hatinya semakin bertalu-talu membayangkanya...huuuuuuhuuu.
__ADS_1
Sementara didalam ruang kerja Reyno,Sudah dipastikan cowok itu akan segera memberikan pelajaran berharga untuk sang istri tercinta.Kali ini ia tidak akan peduli jika aksinya disebut sebagai adegan pemerkosaan.Cewek itu bukan hanya membuat Reyno marah,tapi sukses menyulutkan api birahi seorang Reyno.
Ia akan menunjukan pada kucing kecilnya,seperti apa wujud seorang harimau yang sedang mengamuk.Perlahan tanganya mulai melucuti kemeja sang istri dengan kasar.Jennie memberontak,namun tenaga Reyno jauh lebih kuat dari apapun.Tak ada yang bisa ia lakukan kecuali pasrah dibawah kungkuhan suaminya.
Reyno langsung membuka kait bra lalu melemparnya entah kemana.Membenamkan wajahnya kedalam gundukan indah milik sang istri.Reyno juga merobek stoking istrinya karena sudah tak sabar.Mereka berdua bergelut diatas kursi kerja dalam posisi women on top...Ketika para kariawan sibuk bekerja,sang bos malah sibuk bercinta diruang kerjanya.π
Tak puas dengan posisi itu,Reyno membopong sang istri kedalam ruang peristirahatnya.Ruang itu di desain seperti kamar yang dilengkapi tv dan single bed.Permukaan lembut yang sempit itu,semakin menambah gairah mereka untuk berpacu diatasnya.Entah sudah berapa kali mereka melakukanya,yang jelas Reyno sangat buas mendominasi permainan cinta mereka.Sedangkan Jennie menjadi si putri pasrah yang hanya tau mendesah.
"Kamu keterlaluan Reyn !" rengek Jennie saat terbangun dan melihat jam sudah menunjukan pukul 10.00 malam.Kariawan juga sudah pulang di jam malam seperti itu.
"Siapa suruh kamu bikin kesel aku,lagian kamu sendiri yang tidur kaya beruang gitu."balas Reyno tanpa bersalah.
"Kamu jahat Reyn! badan aku sakit semua..." Jennie mencebik,menarik selimut yang sempat turun untuk menutupi dadanya."Trus aku pake baju apa,semua baju aku kamu robek...kamu gila tau ngga sih ?"
"Aku udah siapin baju buat kamu,kamu tinggal pakai terus kita pulang." Reyno tersenyum nakal lalu mendekati sang istri."makasih ya buat hari ini...kamu binal banget tumben."ucap Reyno berbohong.
"Apaan sih ?" sentak Jennie kesal.
"Sering-sering aja kaya gini...aku ngga masalah batalin meeting demi kamu.Kamu seksi banget bei..." goda Reyno sekali lagi.
"Ikhhkkkk." Jennie mencubit lengan Reyno sekerasnya."Sakit sayang...kamu ngga mau ngaku banget sih orangnya,di tubuh aku banyak tanda buktinya loh...."goda Reyno semakin gila.
"Bodo ....aku kesel!"
"Tas chanel edisi terbaru yang kamu mau banget udah sampai dirumah."kali ini kamu ngga akan tahan marah lama-lama sama aku.
"Serius ?" seringai indah langsung terpancar dari bibir merah Jennie."Makasih,kamu memang suami aku yang terbaik." Jennie menghamburkan tubuhnya kedalam pelukan sang suami.Semakin hari Reyno semakin pintar menghadapi istri matrenya...
Anak itu tidak jadi ngambek.....
Akhirnya mereka berdua pulang ditengah kegelapan kantor.Tidak ada yang melihat mereka,karna Reyno menggunakan lift pribadi yang langsung menuju parkiran khusus milik mobil Reyno dan sekertarisnya.Hanya saja ada beberapa kariawan yang saling melempar tanya,mengapa tidak ada yang melihat Jennie keluar dari ruang pimpinan sejak masuk tadi.Tapi semua itu dibantah oleh Farhan,ia mengatakan bahwa Jenni izin cuti karena ada hal mendesak.
Mendesak bercinta dengan bosnya...π
Satu hal yang terlewatkan,dua stupid couple itu melakukan hubungan badan berkali-kali tanpa menggunakan pengaman sama sekali.
Dan tidak ada yang sadar akan hal itu...
β’
β’
β’
β’
Hai guys
Makasih ya udah mampir dan baca cerita aku...
Jangan lupa tekan tombol like dan berikan komentar .
Satu lagi ,minta rate 5 nya yah...
Salam hangat ππ
Rita...
__ADS_1