Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab:64


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA YAH...





Sementara di kantor ,Katy sudah bersungut-sungut sejak sedari tadi.Otaknya hampir meledak membaca dan mengoreksi tumpukan dokumen yang seperti tidak ada habisnya.


"Cih! enak sekali cowo itu izin mendadak disaat-saat seperti ini." Katy terus mengumpati bosnya yang kurang kompeten.Sementara Farhan hanya menghela berat setiap kali mendengar kata umpatan yang keluar dari bibir jutek Katy.


"Biarkanlah Kat...Mungkin bos kita sedang ingin berduaan dengan istrinya."


"Oh jadi mereka berdua kompak tidak masuk kerja ?" Katy menekankan nada bicaranya."Sialan dua bocah itu,melimpahkan pekerjaan sepenting ini pada bawahnya.Ini namanya tindakan intimidasi.Tidak bisa dibiarkan."


"Kat,tuan Reyno kan masih baru bergabung diperusahaan ini,sebelum ada dia juga kita yang mengelola perusahaan ini."


"Tapi bukan berarti dia bisa seenaknya seperti ini Fah.Gara-gara dia izin mendadak,ada empat meeting yang harus di reschedule ulang,dan semua itu tugasku."


"Sabar,Kat.Mungkin tuan muda sedang ada kepentingan mendesak."


"Mendesak ranjang ?" balas Katy nyelehen.


Hih,cewe ini kalau ngomong tidak jauh beda dengan istri muda bos Reyno.Sama-sama bermulut barbar.


Bicara masalah ranjang.Farhan jadi teringat kejadian didalam ruang kerja bosnya.Saat itu tuan muda Reyno keluar dengan banyak peluh di sekujur tubuhnya.Ia minta dipesankan satu stel baju untuknya dan sang istri.Banyak sekali tanda merah di bagian leher.Juga ada beberapa bekas cakaran yang terlihat dipunggung bosnya.Walau masih menggunakan kemeja,tapi Farhan dapat melihat dengan jelas karena kemeja putih itu basah dan terlihat lengket.


Apa bercinta semengerikan itu?


Farhan bisa mati lemas kalau memikirkan hal semacam itu.


"Sudah sudah.Dilarang menggosipi pimpinan kita sendiri."


"Huh,kamu selalu membela junjungan kamu.Menyebalkan sekali..." balas Katy kesal.Pokonya ia benci sekali pada Reyno hari ini.


"Aduh...."


"Kenapa lagi ?"


"Ada dokumen yang harus diserahkan pada client besok pagi,tapi lupa belum ditanda tangani oleh tuan muda Reyno.Besok jadwanya kuliah kan? " Farhan bergumam sambil menepuk jidatnya sendiri."Mati lah aku."


"Ya sudah.Samperin kerumahnya."pungkas Katy jutek.Makan tuh junjungan kamu fah...!


"Tuan muda Reyn kalau lagi berdua dengan istrinya tidak suka diganggu biasanya.Kaaaattttt..."Farhan mengayunkan nada bicaranya."Tolonglah aku,plissssss."ucap Farhan memelas.


"Tidak sudi...!" balas Katy mencibir.


"Ayolah Kat,biar aku yang lembur saja dikantor.Setelah minta tanda tangan kamu langsung pulang saja."


"Seriously..?"


Farhan mengangguk dengan senyuman."Iya!"


"Kalau begitu aku setuju."


Huuhhhh.Farhan menghela nafas lega.Rasanya seperti ada tali yang mengikat dadanya lalu terlepas.Lebih baik lembur sampai pagi dari pada harus bertemu tuan muda Reyno dan istri muda mengerikan itu.


***


Selama seharian ini Reyno benar-benar memanjakan istrinya,Jennie tidak boleh turun dari atas ranjang.Apapun yang cewek itu minta langsung Reyno penuhi.


Jennie merasa jadi tuan putri dadakan hari ini.


"Sayang...aku bawain susu buat kamu."


Reyno duduk disamping Jennie yang sedang sibuk menonton drama di laptopnya.


"Makasih ya...hari ini kamu perhatian banget sih."Jennie mulai menyeruput segelas susu hangat yang diberikan Reyno.

__ADS_1


"Hueekkkkk.."Jennie menyemburkan susu yang ada didalam mulutnya."Ini susu apaan sih? gak enak banget."


"Itu susu hamil sayang."jawab Reyno polos tanpa dosa.


Hah??


Jennie membulatkan bola matanya selebar mungkin."Aku belum pasti hamil Reynold." bentak Jennie kesal.


"Ya ngga pa-pa.Ini sehat,barang kali aja kalo kamu minum ini,janin yang ada didalam perut kamu jadi semakin kuat."


"Terserah kamu deh,yang jelas aku ngga mau kamu suruh aku makan atau minum yang aneh-aneh sebelum aku fiks hamil."


"Jutek banget sih mamah muda."


"Reynoooooooooooooo..!"


"Iya,iya maaf.Eh tapi,aku boleh minta,sesuatu ngga?"


"Apa ?"


"Berhubung kamu sudah otewe hamil.Boleh ngga,kalo aku ngga usah pakai pengaman ?" tanya Reyno hati-hati.


Apa sih Reyno..masih siang sudah membahas hal semacam itu.Jennie mendapat firasat buruk dadakan.


"Loh...kenapa ngga boleh?Kan udah hamil,jadi ngga perlu takut lagi dong."


"Pokonya ngga boleh."


"Sayang lihat tuh,mamih kamu pelit banget.Masa jahat sama papih." Reyno menyelusupkan tanganya kedalam baju sang istri.Mengajak komunikasi bayinya dengan cara nengelus-elus perut Jennie.


"Apaan si Reyn,geli tau perut aku."


Sejenak Jennie memikirkan tentang kebohonganya.Kalau Reyno sampai tahu ia sedang berbohong, matilah pasti.Apa lagi pria itu nampah bahagia sedari tadi,sampai pekerjaanpun ia abaikan.Entahlah,otaknya mendadak sempit saat dalam keadaan mendesak.


Terpaksa mengambil cara licik seperti ini.Ia hanya dapat berharap bulananya datang lebih cepat.Agar dapat mematahkan harapan Reyno tentang kehamilan.


Jennie tidak hamil....tidak ingin hamil secepat ini.


"Ya...?"


"Aku mau kamu."


Satu kata yang sudah dipastikan ujungnya akan seperti apa.Ini masih siang loh? tidak Reyno merasa sungkan melakukanya disiang hari?


Jawabanya adalah tidak,waktu dikantor Reyno juga tidak segan menerkam istrinya sampai kehabisan tenaga.Apa lagi sekarang didalam rumah.


Tanpa menunggu jawaban,tangan nakal itu sudah meramban dan mulai meremat gundukan sedang sintal milik sang istri.


"Eh....." Reyno menghentikan kegiatanya sesaat.Cowok itu seperti menemukan keanegan yang tidak biasa.


"Kenapa ?" baguslah kalau dia tiba-tiba berubah pikiran.Aku ngga perlu mikirin caranya nolak cowok hentai ini.


(hentai\=mesum )


"Ko aneh sih ? "


"Apanya yang aneh ?"


Itu kamu kok kaya tambah besar yah?" tanya Reyno heran.Pandanganya tertuju pada bagian dada sang istri.Sebuah isyarat mengunakan kontak mata.


"Ngaco! makanya jangan kebanyakan liat punya nona Katy.Jadi halu kan?" ucap Jennie nyeleneh.


"Engga sayang.Aku serius,aku setaip hari megang.Masa aku ngga paham sama ukuranya..?"


Adapun orang yang paling paham tentang bentuk tubuh istrinya sendiri adalah Reyno seorang.Karena setiap hari ia tidak pernah absen menggeray*ngi tubuh sang istri,walau hanya sekedar memeluk atau merabanya saja.


"Kamu gemukan kali ya?"


"Ihkkk,aku itu setiap hari diet.Kalaupun gemuk ngga mungkin cuma disitu.Kan aku udah bilang,jangan kebanyakan liatin belahan rendah nona Katy.Kamu jadi halu gini kan?" ucap Jennie sebal.

__ADS_1


Sementara Reyno hanya menggaruk kepala dengan sejuta pikiran bingung.Mungkinkah hanya sebuah halusinasi?


"Ya udahlah.Mungkin aku yang salah.Tapi boleh kan ?aku ngga tahan nih..."


"Gak!" jawab Jennie singkat padat diiringi dengan rasa menyakitkan.


"Ayolah plis......"


"Siapa yang semalam nolak aku? aku udah baik hati nawarin kamu duluan.Tapi kamu malah tidur ninggalin aku.Dan sekarang kamu minta dengan pedenya.Aku ngga akan kasih ya Reyn."


"Ya maaf.Soalnya aku kesel banget sama kamu.Itukan strawberry aku cuma satu-satunya,malah kamu makan semua.Aku harus po lagi,dan datangnya satu minggu kemudian."


"Pokonya aku gak mau titik." gerutu Jennie sebal.


"Ya udah,kalo ngga mau sekarang ngga papa.Tapi nina boboin aku aja sampai tidur."


Untuk yang satu ini boleh dipertimbangkan.Ada manfaatnya juga kalau Reyno tertidur.Ia tidak perlu mendengar suaminya terus mengoceh tentang kehamilan.


Cara membuat Reyno tidur sangatlah mudah.Cukup diusap-usap punggungnya,atau di elus rambut kepalanya.Tidak sampai lima menit melakukanya,cowok itu sudah terbang bersama mimpinya.


Saat Reyno sudah terlelap.Jennie hendak keluar untuk mengambil minuman dingin di kulkas.Badanya terasa pegal karena seharian hanya duduk dan berbaring diatas kasur.


"Non Jennie maaf.Ada sekertaris den Reyno datang.Ia sedang menunggu diruang tamu." bi ina datang menghampiri Jennie yang sedang berdiri di depan kulkas.


"Siapa namanya? " tanya Jennie penasaran.


"Non Katy."


Baru saja ia merasakan ketenangan hidupnya sesaat.Ada saja penggangu yang datang.Nona Katy ini ya...tidak bisakah cacing seksi itu jangan mengganggu Reyno di saat sedang cuti ?


Jennie berjalan melangkah menuju ruang tamu.Jika cewek itu ingin menemui Reyno,Jennie tidak akan berbaik hati mengizinkanya.Ini didalam rumahnya,Jennie tidak perlu menuruti kemauan atasan seperti itu.


"Maaf nona Katy,kalau anda sedang mencari kaka ipar.Mungkin ia sedang bersenang senang diluar sana.Sudah dua hari ini ia tidak pulang."Jennie membanting tubuhnya sombong diatas sofa.


"Kamu salah,kedatangan saya kemari untuk menemui suami kamu.Ada beberapa dokumen presentasi untuk besok yang perlu ditanda tangani."


Tuhkan.Alesan aja,bilang aja kamu ngga suka liat kita berdua liburan.Cewe ular...sirik.


"Reyno tidur.Mungkin nona Katy harus berbesar hati menunggunya sampai bangun."


"Bisa tolong bangunkan sebentar,setelah tanda tangan,mungkin suami kamu bisa melanjutkan tidurnya kembali."


"Gak bisa.Reyno kalau udah bangun susah lagi tidurnya."Jennie melipat kedua tanganya didepan dada.Tidak lupa ia memasang wajah masam ciri khas gadis itu.


Bukan Jennie namanya kalau tidak bisa mengerjai orang seperti Katy.Sudah dapat ditebak,gadis itu pasti akan mempersulit Katy untuk bertemu bosnya.


Saat sedang sibuk berbedat seperti ini.Ia merasa terganggu dengan suara bell yang terus berbunyi sedari tadi.


Siapa sih ?


Batin Jennie kesal.








Eh betewe Reyno asli lagi kena sedikit scandal loh.Reyno dan beberapa artis lainya ketangkep majalah dispact korea lagi clubbing di club malam.Ditengah pandemi covid 19 yang dilarang..waaaahhhh nakal nih Cha eun wo...mungkin bete yah dirumahaja..


Aku juga iya.....


Terima kasih.

__ADS_1


❤❤


Anarita.


__ADS_2