Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab: 93


__ADS_3

MOHON BIJAK UNTUK MEMBACA,CERITA INI SEDIKIT MENGANDUNG UNSUR 21+.UNTUK DIBAWAH UMUR ATAU BELUM PERNAH MENIKAH.SILAHKAN DI SKIP SAJA...KALO UMUR KALIAN MASIH LIMA BELAS TAHUN DAN SUDAH MENIKAH ,BARU BOLEH BACA..


SELAMAT MEMBACA....


***


"Terimalah layanan gratis ini dari aku sayang," bisik Jennie sembari membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh sang suami.Ia juga masih harus berusaha membalikan tubuh Reyno dalam posisi tengkurap menjadi terlentang.Dengan susah payah akhirnya ia berhasil membalikan tubuh berat itu.


"Tidak semudah itu ferguso,"balas Reyno jutek sembari melipat kedua tanganya di depan dada.


Jennie menghela nafas berat,lalu tanganya mencoba melepaskan kaos tipis yang menutup tubuh sixpack suaminya.Dilepasnya dulu lipatan tangan sialan yang menghalangi aksinya sedari tadi.Lalu menaikan kain itu perlahan,dengan slow motion.


Jennie segera menindih tubuh Reyno sembari mengecupi wajahnya.Lalu kemudian mata itu berhenti di titik bibir dan mengecup lembut permukaan tipis bibir sang suami.


Reyno menangkup wajah Jennie untuk menghentikan aksinya sejenak."Apa tujuan kamu melakukan semua ini? untuk menjalankan kewajiban kamu, atau mengambil hati aku karena ada sebuah tujuan tertentu ?"


Reyno sudah paham sekali dengan niat tersembunyi sang istri.Cewek itu tidak akan mau seagresif ini tanpa adanya imbalan.


"Ayolah Reyn,aku ngelakuin ini karena aku merasa bersalah.Aku mau nebus rasa bersalah aku ke kamu."


Jennie langsung menerkam dengan buas permukaan bibir suaminya kembali.Menghis*p dalam-dalam kedua katup bibir itu sekitar satu menit baru melepaskanya.


"Kamu cukup nikmati permainan aku,okey.Jangan protes,aku benci suami yang ngga nurut."ucapnya nakal menggoda.


"Euhmm.." Reyno sedikit melenguh dengan keasikan Jennie yang sedang menggulai permukaan leher jenjangnya.Tangan kirinya mencoba menggapai gundukan indah Jennie,sedangkan tangan kananya menarik tubuh Jennie semakin lekat kepadanya.


Reyno juga tidak mau kalah,tanganya mulai menelusup masuk kedalam lingerie yang Jennie kenakan,mencari-cari seonggok daging kenyal lalu mulai merem*snya.


Karena sudah tidak tahan menahan birahi yang merasuki jiwanya,akhirnya Reyno juga ikut bertindak agresif,tindakan istrinya terlalu lelet bagi Reyno.Nafsu dalam dirinya sudah tidak dapat menoleransi aksi yang sangat minim itu.


Dengan satu gerakan,Reyno membalik tubuh Jennie yang menindih badanya sedari tadi.Lalu berbalik mengunci tubuh itu dalam kungkuhanya.Tanganya mulai masuk kedalam persenggaman sang istri,sementara bibirnya langsung menerkam target dengan sangat rakus.Lidah Reyno menyeruak masuk dan mulai menari lembut di dalamnya.Membelit,mencecap dan saling berlomba-lomba menaikan birahi masing-masih.


Kini Reyno yang berbalik menguasai tubuh sang istri.Wajah Reyno sudah terbenam di ceruk leher Jennie.Lidah Reyno terus menggelitik sesuatu yang membangkitkan jiwanya.Dari daun telinga hingga semua bagian leher itu tidak luput dari sapuan lidahnya.


"Reyn ... akhhh .... stop it!"

__ADS_1


Jennie mencoba membangun kesadaranya sebisa mungkin.Ia tidak boleh sampai terbuai dalam permainan suaminya kali ini.Jennie harus menguasai kendali dalam peemain kali ini,bukan ia yang dikendalikan oleh Reyno.


"Kenapa? " Reyno menyerngitkan dahinya kesal.Disaat sedang asik-asiknya membangun birahi sang istri,Jennie berteriak dan membuyarkan segala permainanya."Kamu udah basah banget loh?"Reyno menarik jarinya dari singgahsana,lalu menunjukanya tepat dimata Jennie.


Jennie mendadak kesal dengan perlakuan suaminya.Kesal juga dengan dirinya yang tidak bisa menahan permainan suaminya.Bukan begini seharusnya,Reyno lah yang harus Jennie taklukan.


"Sayang,biarkan malam ini aku yang menguasai permainanya.Aku mau puasin kamu,sesuai yang kamu mau.Jadi kucing liar di atas ranjang."ucap Jennie sembari mendorong tubuh Reyno dari atas tubuhnya.


Reyno yang merasa keheranan pun hanya bertanya-tanya di dalam hati.Entah apa yang akan terjadi selanjutnya.Perasaan antara senang dan takut merundungi seluruh hatinya.Permainan apa lagi yang akan dilakukan cewek luar angkasa itu?


"Ya sudah.Lakukan semau kamu,deh." ucap Reyno memberi izin.Kemudian Reyno berbaring pasrah sembari menunggu aksi Jennie berikutnya.


Jennie kembali menindih tubuh Reyno.Kali ini ia sedikit lebih agresif dari sebelumnya,Ia mengecupi setiap permukaaan dada bidang milik suaminya.Jennie juga melakukan hal yang seperti Reyno sering lakukan padanya.Lidahnya terus mencoba bermain-main di dada bidang Reyno,menghis*p dan menggelitik tiada henti.Sementara tangan satunya merem*s dada Reyno yang satunya lagi.Walau terbilang masih sangat amatiran,tapi perlakuan Jennie cukup membuat birahi Reyno hampir meledak.


Reyno mengeram menahan siksaan yang teramat nikmat.Ia sudah tidak sabaran lalu mengarahkan tangan Jennie untuk menyentuh bagian bawahnya."Dia sudah tidak tahan beibi,jangan terus bermain disitu."ucap Reyno mengajari.


Jennie sedikit bangun untuk menurunkan kain terakhir yang menghalangi bagian intim suaminya.Sesuatu yang besar langsung menyembul begitu ia menurunkan celana dalam suaminya.


Perlahan ciuman Jennie turun hingga kedasar perut.Sementara tangan kirinya sibuk mengelus benda tumpul milik suaminya.Sesekali Jennie melirik keadaaan Reyno yang sedang terpejam menikmati permainanya.Reyno tampak santai sembari merem*s-rem*s payud*ra Jennie gemas.Sesekali ia melenguh tak sadar diri.


Kini wajah Jennie semakin turun tepat dihadapan mahkota milik suaminya.Jennie sedikit ngeri melihat ukuranya,milik Reyno bukan seperti enoki yang sering dikatanyanya.Bahkan Jennie ragu,apakah itu akan muat jika di masukan ke dalam mulutnya.


Rasanya aneh,Jennie hampir ingin muntah.Namun Jennie mencoba untuk menahanya sekuat tenaga,Reyno sudah mulai masuk kedalam permainanya.Jangan sampai Jennie gagal dalam aksinya kali ini.Walaupun ini adalah aksi gila untuk pertama kalinya.


Dengan rasa percaya diri dan sedikit pengetahuan amatirnya,Jennie mencoba menggenggam lembut benda itu.Lalu memasukanya perlahan kedalam mulutnya.Menghis*p dan sesekali menggelitik dengan lidahnya.


"Oh ... emmmp ..faster beibi ...." Reyno mulai merancau tidak jelas.Tangan kirinya masih terus merem*s payud*ra Jennie,bahkan kali ini lebih gemas lagi.


Jennie menggerakan bibirnya maju mundur sesuai dengan iramanya.Lama-lama ia sudah terbiasa dan tidak jijik lagi.Reyno tak henti-hentinya meracau.Mendes*h berkali-kali tiada henti.


"Beibi,aku hampir sampai ... ohhh ..." Reyno mencengkram kepala Jennie kuat.Memaksanya untuk lebih cepat lagi dalam melakukanya.Sesuatu yang hebat akan segera keluar.Reyno sudah hampir terbang menuju puncak nirwana,perutnya mengetat,otot-otonya menegang dan tubuhnya mulai bergetar.Saat Reyno merasa satu inci lagi mencapai pelepasan,tiba-tiba Jennie herhenti dan menarik tubuhnya secara kejam.


"Aku udah selesai," celotehnya jahat.


Hah?

__ADS_1


Reyno ternganga dalam kekalutan yang amat luar biasa hebatnya.Bayangkan saja,hanya tinggal satu detik lagi mencapai puncak birahinya,Jennie menghentikan aksinya secara sepihak.


"Aku ngga mau puasin kamu,kecuali kamu janji beliin aku hape baru."


Bangkeeeee ....!


Reyno tidak hentinya mengumpat dalam hatinya.Segitu bodohnya ia sampai masuk ke dalam perangkap licik sang istri.Harusnya Reyno tidak percaya bahwa seorang Jennie mau memberikan service gratis tanpa imbalan.Bodoh!


"Ko kamu gitu sih? aku kan udah bilang di kapal tadi,kamu ngga akan aku beliin hape baru sampai dede kita lahir.Kenapa jadi ngancam gini?"cecar Reyno tidak terima.Kemudian ia menarik Jennie kembali dalam pelukanya.


"Lanjutin yah,aku udah gak tahan banget pliss,


"Aku ngga akan mau puasin kamu,sebelum kamu janji beliin hape baru buat aku."


Shit!


Akhirnya Reyno yang harus mengalah juga,ia tidak mungkin bisa menolak permintaan Jennie kali ini.Tidak ada cara lain selain mengiyakan permintaan Jennie kali ini.Niatnya untuk menghukum sang istri,malah jadinya ia sendiri yang dihukum oleh Jennie.


"Oke aku beliin hape baru buat kamu besok.Sekarang,kita lanjutin lagi yah...,"rayu Reyno pasrah.


"Mohon dulu sama aku,"


Arghhhh.Reyno mendengus kesal menuju frustasi.Kalau saja ia tidak sedang dalam birahi tinggi,ia mungkin sudah mencekik Jennie sedari tadi.


"Sayangku ... Jennie cantik istrinya Reyno.Kita lanjutin lagi yah,pertarungan malamnya.Aku mohon ... Reyno sudah ngga kuat lagi,plissssss...." ucapnya memohon.


"Lanjutkanlah!"


Reyno segera menerkam Jennie dengan buas.Karena kesal,ia merobek semua lingerie Jennie secara kasar.Sementara Jennie tak henti-hentinya tersenyum dalam kemenangan.


***


Note dari Ana: Tolong,yaa..... yang ngga suka sama cerita ini pergi aja jauh-jauh.Jangan ngatain cerita aku banyak konfliknya,bikin bosen,aku cuma manusia baper yang hatinya rapuh bagaikan kayu lapuk.Aku tuh menceritakan kisah kehidupuan di Dunia,jadi ya isinya konflik-konflik dan berbagai macamnya.Kalau kalian mau cerita yang adem ayem tanpa konflik,coba cari author yang menceritakan kehidupan disurga,surga kan damai ..ini dunia coy... bukan surga.Cukup sekian dari aku,bila ada salah kata maaf maaf...


Terima kasih

__ADS_1


Love banyak banyak dari Ana untuk kalian yang masih setia mendukung cerita ini.


Anarita.


__ADS_2