Tali Perjodohan

Tali Perjodohan
Bab:74


__ADS_3

PERHATIAN.....!!


Cerita ini mengandung unsur education sex.Buat yang anti-anti banget silahkan disekip zajjaaa....dan jangan protes kalo misal ceritanya ngga sesuai sama harapan.Aku bukan penulis cerita hentai,ini cuma bonus bacaan aja...wkkwwk


Selamat membaca...


Cekidotzz



••


•••


••••


Reyno menarik handle pintu kamar Jennie sangat kasar.Ada debuman pintu yang cukup keras terdengar selanjutnya.Sementara Jennie masih berbaring tenang tak bergeming.Reyno melepas jasnya lalu melemparkanya diatas kasur.Sengaja ia lakukan agar istrinya bangun.


Perasaan cowok itu sangat kacau hari ini.Biasanya disaat seperti ini hanyalah William tempat ia untuk berbagi,tapi cowok itu seperti lenyap bagai ditelan bumi.Nomernya susah sekali untuk dihubungi,entah apa yang sedang kaka keparat itu lakukan diluar sana.


Reyno menyalakan semua lampu kamar.Setelah itu ia mendekati istrinya yang sedang tidur miring nyenyak sekali.Wajahnya bengkak,ada sisa air mata di pipinya.Pasti Jennie menghabiskan waktunya seharian untuk menangis.Sudah Reyno tebak,akan seperti ini jadinya.Tapi mengapa Jennie malah memaksa Reyno untuk menikah kalau pada akhirnya Jennie tidak rela.


Ahh,sumpah Reyno tidak mengerti apa yang dipikirkan wanita ini.Memang sangat sulit menghadapi wanita berotak pintar yang sudah ditakdirkan untuk licik.


"eummmm.." Jennie tersentak saat Reyno menghis ap bibirnya dengan kasar.Ia terbangun karena gelagepan."Haaaaah." Jennie menghempaskan tubuh Reyno karena pasokan udaranya telah habis akibat ciuman itu.


"Apa yang kamu lakuin Reyno.Kamu bangunin aku,ngapain kamu ke kamar aku?"tanya Jennie marah-marah.Tentu saja ia sangat marah karena tidurnya diganggu oleh kunyuk yang satu ini.


"Tidak ada yang salah jika aku datang ke kamar istriku sendiri.Lagian pintu kamar kamu ngga dikunci.Itu artinya kamu bolehin siapapun masuk kedalam kamar." ucap Reyno logis.


Hiisssshh.Gara-gara ketiduran,Jennie jadi tidak mengunci kamarnya.Ah,sial.....


"Kamu harusnya melakukan malam pertama dengan istri baru kamu.Ngapain jadi kekamar aku?Apa kamu ngga mikir perasaan dia?Pergilah,Tania pasti akan sakit hati kalau kamu tidur disini."


"Lalu gimana dengan kamu? apa kamu ngga sakit hati kalau aku tidur dikamar Tania ?" tanya Reyno sepontan.


"Aku bukan cewek lemah kaya Tania...pergilah jika kamu ingin.Aku ngga masalah."


Jelas masalah.Kalau tidak mengapa kamu menangis seharian?dasar anak bodoh,masih saja tidak pandai berbohong...


"Aku ngga pengin tidur sama Tania.Aku mau tidur sama kamu,Titik." Reyno membuka baju kemejanya,ia segera naik keatas ranjang dalam keadaan telanj*ng dada.


"Bahkan jika kamu tidak mau.Kamu harus menghargai pernikahan kamu sendiri.Setidaknya kamu menemani istrimu dimalam pernikahan kalian.


"Oh ya?...lalu siapa yang mengunci diri di kamar pengantin saat malam pertamanya?...tidakan itu termasuk dalam tindakan kejam.Seharusnya mereka akan bergelut diatas ranjang,bukan malah mengunci diri agar suaminya tidak dapat masuk ke dalam kamar."


Skak mat !


Senjata makan tuan.Bagaimanapun juga tindakan Jennie jauh lebih kejam dari apapun.


Akh sial!


Kini ia tidak dapat mengelak apapun...


"Kenapa diam ? "tanya Reyno lagi.Bibir cowok itu tersenyum miring penuh kemenangan.


"Baiklah,silahkan tidur jika kamu ingin." jawab Jennie mengalah.


"Apa kamu mencintaiku ?" tanya Reyno sepontan.


Jennie tidak paham mengapa Reyno menanyakan sesuatu yang sudah jelas jawabanya apa.


"Berhenti basa-basi,kamu udah tau jawabanya apa."jawab Jennie kesal.

__ADS_1


"Aku cuma penasaran,apakah aku satu-satunya pria yang kamu cinta ?"


Jennie semakin bingung.Kemana sebenarnya arah bicara mahluk menyebalkan ini?


"Tentu saja hanya ada kamu,kamu pikir ada siapa lagi..? "nada bicara Jennie mulai nyolot.Tentu saja ia sangat marah dengan pertanyaan Reyno yang tidak maksuk akal.


"Buktiin...buktiin kalau memang hanya ada aku didalam sini...".Reyno menunjuk jantung Jennie dengan telunjuknya."Buktikan wahai istri liciku..."


"Caranya ?"


"Apakah aku harus mengajarkan ulang bagaimana caranya?tentu saja kamu harus membuktikan cintamu dengan sesuatu yang nyata."


Reyno membenamkan wajahnya diceruk leher istrinya.Ia menggigit cukup keras sampai meninggalkan bekas merah yang ketara.Gigitan itu terus berpindah,ini bukan adegan panas.Melainkan sebuah siksaan karena rasanya sangat sakit.


"Hentikan....Sakit...." Jennie berteriak cukup keras."Ahkkkkkkkk...."


"Ayolah,aku harus merasakan cinta tulusmu."


"Reyno pelan-pelan....Akhhhhhh...." Jennie berteriak lebih keras.


Jennie paham dengan maksud Reyno.Ia ingin membuat Jennie teriak kencang dalam pergulatanya.Tentu saja tujuanya agar Tania dapat mendengar kegiatan malam mereka dengan jelas.Apa lagi pintu balkon kamar Jennie jarang sekali ditutup.Pasti Tania dapat mendengar suara desahan Jennie dari sebelah kamarnya.


Dipikir-pikir tindakan cowo itu cukup jahat.Mungkin Reyno ingin balas dendam untuk jebakan yang Tania lalukan waktu itu.Lama-lama Reyno jadi licik juga,pasti ketularan istri hebatnya.


Reyno menarik kasar piama sutra yang Jennie kenakan dalam satu kali tarik.Tidak ada kain penutup lainya.Cewek itu memang tidak suka pakai dalaman jika sedang tidur.


"Reyno...Ahkkkkk...."Jennie berteriak lagi saat Reyno menghis ap gundukan kenyalnya dengan sangat kuat.Ia memberikan banyak sekali tanda kissmark ditubuh Jennie,dari mulai yang terlihat hingga bagian tertutupnya.Semua permukaan kulitnya tidak luput dari sapuan lidah nakal suaminya.


"Nikmatilah sayangku,aku,hanya ingin mendengar suara indahmu sepanjang malam.Hanya dengan itu aku dapat melupakan semua masalah ini."


"Empppp...Reh-yn...kamu kejam." ucap Jennie terbata.


Perlakuan Reyno sangat berbeda sekali malam ini.Ia sangat kasar,tidak ada kelembutan dalam setiap sentuhanya.


Jennie menarik wajah Reyno yang sedari tadi sibuk bermain-main di bagian dad*nya.Ia menyambar bibir Reyno lalu menghis apnya dengan kasar.Ada gairah yang sangat menggebu-gebu dalam dirinya.


Jennie tidak akan pernah kalah,ia juga bisa menjadi gadis binal jika Reyno bersikap kasar seperti ini."Mari kita lakukan pertarungan yang tidak biasa malam ini."


Reyno melepaskan ciumanya.Ia membenamkan wajahnya sekali lagi diceruk leher sang istri.Sesekali ia menggula lembut daun telinga Jennie hingga menimbulkan desa han hebat yang keluar dari bibir mungil sang istri.


"Akhh Reyn,sakiti aku.Aku sangat suka perlakuanmu malam ini.Plis,,,,aku mau lebih dari ini..." rintih Jennie saat Reyno menggigit kasar lehernya.


Reyno membelai lembut permukaan dibawah sana.Ternyata sudah sangat basah,Waktunya bagi mereka untuk bertemu satu sama lain.Tanpa basa-basi lagi Reyno segera melucuti celana sialan yang menjadi penghalang kegiatanya.


"Cepat....!" teriak Jennie tidak sabaran.


"I will come beibi." Reyno segera mempertemukan dua insan yang sudah menggebu sedari tadi.Ada teriakan yang sangat keras saat milikinya sudah menyatu dengan milik Jennie.


Jennie langsung menyambar bibir Reyno rakus.Mereka bergelut sembari berciuman,Sesekali ciuman itu terlepas lalu Jennie akan mengeluarkan desahan manja.Jennie berteriak keras setiap kali Reyno menghentakan miliknya dalam-dalam.Memang pergerakanya sangat pelan,tapi hentakanya begitu sangat terasa.Hal itu menimbulkan kenikmat*n yang amat luar biasa.Milik Reyno sangat en*k sekali.Jennie tidak akan membiarkan seseorang merasakan hal ini.Hanya ia yang boleh memilikinya.Jennie tidak peduli jika ia dikatakan sebagai wanita yang egois.


"Faster baby,i like you so much" Jennie mulai mengeluarkan racauan tidak jelas.Ia sudah tidak sabar menanti pelepasan pertamanya.


"Akhhh.....aku ngga kuat lagi Reyn..." racaunya semakin gila.Reyno segera mempercepat gerakanya agar Jennie dapat segera merasakan puncak nirwananya.


Ia membenamkan wajahnya dalam-dalam di ceruk leher sang istri.Dua tanganya merangkum daun telinga Jennie agar kepalanya tidak bergerak kesana kemari.


"Reyn ah kuh sham pai..." Teriaknya keras.Ia mencengkeram bahu Reyno kuat sekali.Tubuhnya bergetar hebat menuju puncak nirwana.Semua urat syarafnya tertarik sampai akhirnya melemas dengan sendirinya.


"U so sexy..." puji Reyno sembari memandang wajah sayu sang istri.Bagian yang paling Reyno sukai saat istrinya mencapai klim aksnya.Miliknya terasa terjepit sesuatu yang hangat dibawah sana.Ada sebuah denyutan seperti sedang memijit miliknya didalam sana.Ini sensasi yang sangat nik mat sekali.


"Kamu miliku Reyn,,,hanya miliku...kamu tidak boleh dimiliki siapapun." Nafasnya terengah-engah saat mengatakanya.


"Aku pastikan bahwa aku hanyalah milikmu seorang beibi kecilku." Reyno mulai melakukan pergerakanya kembali.Kali ini ia memiringkan tubuh sang istri agar dapat bercinta sambil berpelukan.

__ADS_1


"Reyno-akhh...." Jennie mendes ah saat Reyno memaikan telinga istrinya dengan lidah.Lembut sekali,Tubuhnya kembali memanas,Jennie langsung on saat itu juga.Seperti ada energi yang memulihkan tenaganya.


"Je....boleh sekarang ?" tanya Reyno sembari terus mempercepat gerakanya.


"Ih-yah sah yang..." lirihnya.


Reyno segera mempercepat gerakanya.Ia menghentakan secara kasar setiap penyataunya.


"Akuhdahtangsahyang..." racau Reyno saat hendak menyelesaikan puncak birahinya.


"Akuhjuga...."


Mereka berteriak sama-sama menuju puncak nirwananya.Tubunya terkurai lemas dalam rasa bahagia.Ada jeda sekita lima menit.Mereka berpelukan merasakan nikmat ditubuhnya masing-masih.


"Mengapa rasanya beda?" tanya Jennie membuka keheningan.


Mereka masih dalam keadaan berpelukan.Reyno enggan melepaskan miliknya dari penyatuan tubuh mereka.


"Maksudnya?"tanya Reyno bingung.


"Kamu ngga pakai pengaman kan?"tanya Jennie hati-hati.


Reyno langsung gelagepan saat mendapat pertanyaan seperti itu.Tentu saja ia takut istrinya akan marah.Demi apapun,Reyno lupa akan hal ini.


"Maaf sayang.Aku lupa...maafkan aku.Semoga tidak ada hal yang terjadi."


"Ngga masalah,Lagian baru sekali.Aku tidak akan langsung hamil hanya dengan melakukan hal ini sekali.mungkin mulai besok aku akan menggunakan kb yang aman."


Sebenarnya bukan sekali,tapi Reyno tidak mau membahas soal kejadian di kantor waktu itu.Ia tidak mau kegiatan romantisnya berubah menjadi pertengkaran yang tidak berguna.


"Benarkah ?"


"Hmmm....aku lebih menyukai jika tidak ada penghalang sama sekali.Milik kamu terasa lembut dan tidak sakit.Aku merasa nyaman." tutur Jennie tanpa rasa malu.


Baguslah kalau cewek itu sudah menyadari akan hal ini.Reyno lebih tersiksa karena selalu menggunakan alat kontras*psi saat berhubunhan badan.


"Y sudah,nanti kita konsultasi ke dokter untuk cara penggunaan kb yang aman."


"Iya ..."


"I love you my beibi Je..." Reyno mengecup pundah sang istri."Terimakasih untuk semuanya..."


"I love u too...mari kita tidur,kamu pasti sangat lelah sekali.Istirahatlah."


Reyno menuruti permintaan istri.Ia menaikan selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.Perlahan mereka mulai terpejam tanpa merubah posisi semulanya.


Apakah yang sedang terjadi dikamar sebelahnya ?







Semoga adegan bucin ini dapat mengobati rasa sakit hati kalian....Maaf kalo ada typo soalnya aku nulisnya ngebut....Semoga juga cepat direviuw...


Baca sebelum dihapus.....


Terima kasih❤❤

__ADS_1


Anarita.


__ADS_2