
Selamat membaca semoga syuka!!
๐๐๐
***
Reyno masuk ke dalam kamarnya dengan raut wajah yang jauh lebih kacau dari sebelumnya. Sudah dapat ditebak, laki laki itu belum berhasil menyelesaikan masalahnya dengan si Monster alien.
"Kenapa lagi ??" tanya William ketika melihat adiknya datang dengan wajah yang terlihat sangat murung.
Reyno menutup pintu balkon lalu menyandarkan badanya sambil berpangku tangan.
"Dia bikin masalah terus!! barusan aja dia ngejelekin aku sama sahabatnya sendiri."
"Gimana ?"
"Dia bilang aku pelit dan impotent."
"What's ?? jadi kamu impotent !!"tanya William mengerjapkan matanya sedikit kaget.
"Ya engga lah ! itu cuma bisa bisaanya dia! ngejelekin aku." jawab Reyno sambil membentur benturkan pelan kepala bagian belakangnya ke pintu balkon yang menimbulkan suara jegudan jedugan kecil.
"Pasti kalian abis berantem lagi,kan?" tanya William menebak nebak seadanya.
"Ngga brantem sih,aku udah jera banget diajakin main drama!!jadi aku tinggalin aja.
BODO AMAT!! "
Reyno langsung membantingkan tubuhnya dengan kasar di samping kakanya "Aku cerai aja Kha !" lalu menutupi wajahnya dengan bantal .
Astaga !!dua mahluk ini YAA !! ,tadi betinanya ngamuk ngamuk minta cerai ,sekarang pejantanya juga ikut ngomong mau cerai.William benar benar dibuat geram dengan cara berfikir sepasang suami istri ini.
"Udah siap lepas jabatan ??"
Reyno diam membungkam.
Persetan dengan jabatan,yang terpenting gadis gila itu tidak mengacaukan hidupnya lagi. Ah pusing! mau pisah tapi masih cinta,cinta banget malah.Dipertahanin malah semakin jadi,alias harmonis yang berbalik 180โขderajat,perasaan Reyno semakin kacau balau tak menentu.
AAARGHHHHHHHH.
Teriak Reyno semakin frustasi,menyerah ! ia ingin menyerah dan lari sejauh mungkin dari kenyataan ini.
"PAYAH !!"
Satu kalimat yang keluar dari bibir William cukup keras telah membangunkan Reyno dari lamunanya.
Bola matanya memutar 90โขderajat menatap ke arah William yang masih sibuk dengan ponselnya. "Apanya yang payah?"
"Kamu lah !!!"
"Aku ! " Reyno menunjuk dadanya dengan jari telunjuk,lengkap dengan dahi yang menyerngit kebingungan.
"Iya lah,siapa lagi ? kaka kamu adalah seorang penakluk hati para wanita.
Sementara kamu!
Urus satu istri saja tidak becus!! "cibir William mengangkat tubuhnya bersiap untuk bangun .
"Mau kemana ?? "tangan Reyno menarik baju Kakanya untuk menghalau William yang hendak beranjak.
"Mau nemuin Jennie ."
"Ngapain ??"
"Bantuin kamu naklukin hati istrimu lah!" terang Willam sedikit tersenyum ke arah Reyno.
"Ke kamarnya ???"
"Yups!!! "
"NGGA BOLEH !!" larang Reyno tegas.
Ia mengingat kembali kejadian beberapa tahun lalu,saat wanita yang Reyno suka lebih memilih kakanya.Tentu saja karena pesona dan kemahiran William dalam merayu wanita.
Terlebih lagi, saat Reyno masih duduk di bangku SMA, William sering membawa beberapa wanita keluar masuk ke dalam kamarnya.Tentu saja hal hal yang menjurus terlintas di fikiran Reyno, saat melihat wanita dan laki laki berada didalam satu kamar.
"Kamu ngga percaya kalo kaka bisa bantu kamu naklukin hati monster kecil itu ?"
"Bukan ngga percaya!"
"Terus ??" Mata william mencoba menangkap gelagat aneh dari wajah adiknya yang satu ini,seperti orang yang khawatir miliknya akan direbut oleh orang lain.
"Pokonya ngga boleh,TITIK."
Jelas saja Reyno melarang keras William masuk ke dalam kamar istrinya,mengingat William adalah pemain wanita yang handal tiada duanya! wanita mana yang tidak bertekuk lutut dengan buaian si bangs*t yang satu ini.
"Jangan bilang kam----"belum sempat William Meneruskan pembicaraanya.
"Dia jatah aku Kha !" potong Reyno langsung berseru tak setuju.
"Ck.Kalau dia mau sama kaka gimana ?" goda kakanya semakin gencar saat ia tahu Reyno cemburu dan tak rela ada laki laki lain yang mendekati istrinya.
Sudah jelas cinta,tapi masih jaim !!
"KAK!!!" teriak Reyno sedikit keras dengan bola mata yang menjurus lurus menatap wajah kakanya tak senang.
"Oke,Oke !! selow !! nanti malam kita berdua ke kamar dia.ada yang mau kaka tunjukin sama kalian berdua."
__ADS_1
"Apaaan???" tanya Reyno masih dengan wajah yang malas memandang ke arah Kakanya.
"Pokonya liat saja nanti! kaka akan tunjukin ke kamu gimana caranya nyenengin hati wanita."
"Cih, just **** the what !!!!" wajah Reyno mengkerut menunjukan sikap acuh dan tak mau taunya.
"Jangan meremehkan kemampuan kaka!!"
"Satu gedung hotel untuk kaka ,asal kaka bisa bikin jiwa monsternya menghilang."
"Sipp !! Kaka jamin kamu akan segera mendapat hak kamu sebagai suami sejati."
William menjulurkan tanganya untuk membuat kesepakatan dengan adiknya,tanpa ragu lagi Reyno langsung ikut menyodorkan tanganya,mereka bersalaman untuk membuat sebuah kesepakatan bersama.
๐๐๐๐
Malam pun tiba, dua kaka beradik itu menyelinap masuk kedalam kamar Jennie,bahkan tanpa permisi.
Untung saja gadis ajaib itu tidak sedang melakukan kegiatan mandi atau memakai baju sexy.Benar benar tidak memandang Jennie adalah seoarang wanita,huh.
"Hai adik ipar." sapa William dari balik pintu balkon kamar Jennie.
"Ngapain kalian berdua kesini malam malam?"
"Boleh masuk dulu ngga ?"
"Boleh ,tapi cowo yang dibelakang kaka ,ENGGAK!!" ucap Jennie kejam menatap ke arah Reyno ,terlihat jelas dari cara gadis itu memandang,bahwa ia tidak menerima kehadiran Reyno di dalam kamarnya.
William segera masuk menghampiri Jennie yang tengah duduk bersandar di ranjang sambil memegang buku di ditanganya.
"Kamu ngapain ikut masuk ?" bentak Jennie sedikit tak terima ketika melihat Reyno langsung masuk dan menyandarkan tubuhnya ke tembok.
"Jangan,gitu dong!!ada hal penting yang kaka mau bicarain sama kalian ."
"Malam ini biarkan Reyno tidur bareng sama kamu ya !"
"Hah !!! NGGA BOLEH!"
Jennie langsung menolak dengan cepat.
Apa apaan tidur di kamarku!! .batinya.
Wajah malas Reyno terus memperhatikan kakanya yang sedang asik membujuk istrinya,William membisikan beberapa kata di telinga Jennie, entah hal apa yang kakanya bicarakan sampai harus berbicara pelan dan tak terdengar di telinga Reyno.
Penasaran ??
Jelas Reyno sangat penasaran ingin tahu pembahasan apa yang kakanya lakukan untuk membujuk gadis ajaib itu.
Cih!! gue tebak ngga akan berhasil!! .gumam Reyno dihatinya.
"Masalahnya ini udah gawat banget, kalian berdua bisa dihukum kalo sampai mereka tau kalian tidur terpisah."
"Iya lah! Siapa lagi ?"
"Tapi Reyno nyebelin kak! tadi aku udah minta maaf,dianya malah ninggalin aku gitu aja! aku juga cuma becanda doang ngomongin dianya."
"Reyno itu baperan,memang ngga cocok sama gadis kekinian kaya kamu."
Reyno membulatkan matanya ketika mendengar kakanya ikut menjelekan dirinya.Ingin rasanya ia marah saat itu juga! tapi tahan dulu,ia ingin melihat jurus yang digunakan kakanya untuk menaklukan gadis ajaib itu.
"Betul!! " angguk Jennie mengacungkan jempolnya,ia terkekeh ketika kakanya juga ikut membuly suaminya.
"Nah,kamu harus tidur sama Reyno malam ini,kalo kamu nurut kaka punya hadiah buat kamu!"
"Hadiah apa ?" tanya Jennie penasaran ketika mendengar kata hadiah dari bibir Kaka iparnya.
"Karena pernihakan kalian sangat mendadak jadi kaka belum sempat menyiapkan kado apa apa buat kalian berdua,tapi kaka fikir kamu akan suka kalo kaka kasih kalian tiket liburan ke Hawaii."
"HAWAII???"
Jennie menarik bibirnya membentuk sebuah senyuman saat mendengar kata Hawaii.
Bagaimana ia tidak bahagia? Hawaii adalah tempat berlibur impian gadis ini ,dari dulu ia ingin sekali berlibur ke Hawaii namun belum pernah terlaksanakan karena orang tuanya selalu sibuk dan menolak ajakanya.
"Kaka serius ??"
William mengeluarkan lembaran kertas dari sakunya, dua tiket pesawat ke Hawaii lengkap beserta paket Honeymoon selama satu minggu atas nama Jennie dan Reyno.
AAAAA AAAAAA
Gadis itu berteriak histeris saat William mengeluarkan dua tiket dan paket Honeymoon ke Hawaii, beratas namakan dirinya dan Reyno.
Dengan wajah riang gembira ia langsung memeluk tubuh william erat. bahagia tak terika,itulah yang ia rasakan saat ini.
Sungguh ia sudah sangat tidak sabar ingin segera melihat pulau pulau indah yang ada di Negara Aloha ini.
Ditengah pelukan gadis itu,William tersenyum menatap Reyno menunjukan wajah penuh dengan kemenangan .Satu acungan Jempol menandakan sebuah keberhasilanya menaklukan gadis itu.
CEMBURU ???
Tentu saja, Reyno sangat cemburu ketika melihat istrinya bahagia memeluk kakak kandungnya, tepat di hadapan matanya pula!
Tapi ia tidak dapat memungkiri bahwa William benar benar penakluk hati kaum wanita sejati. Bahkan ia dapat dengan mudah menaklukan monster alien yang sangat langka ini.
"Kalo gitu kaka mau kekamar dulu, baik baik jangan sampai bertengkar." William mengusak rambut kepala gadis itu penuh rasa gemas,giginya yang lucu seperti kelinci membuat siapa saja tak tahan ketika melihat ia tertawa gembira .
William segera bangun dari duduknya,ia berjalan keluar menuju kamarnya,sebelum pergi ia menghampiri Reyno terlebih dahulu .
__ADS_1
"Sukses buat malam ini ." bisik William tepat di telinga Reyno, kemudian berlalu pergi menutup pintu balkon kamar Jennie.
Reyno masih berdiri terpaku dengan tubuh yang disandarkan ke tembok ,kedua tanganya dimasukan kedalam saku celana,sementara matanya terus menatap malas ke arah Jennie yang sedang bersiap untuk tidur.
"Kamu ngga mau tidur ??"
"Boleh ??"tanya Reyno mencoba meyakinkan perkataan istrinya itu.
"Hemmm" Jennie berdeham dan menganggukan kepalanya,ekspresi Reyno sedikit kaget ketika Jennie mengizinkan Reyno untuk tidur di ranjangnya.Sebelumnya ia sudah menebak bahwa Jennie pasti akan segera mengusirnya pergi.
Semua ini benar benar di luar dugaan!!
Demi apapun Reyno sangat takjub dengan kemahiran kakanya dalam menaklukan wanita,bahkan Jennie langsung bersikap lembut pada Reyno setelah mendapatkan arahan dari William ,sangat patut ia dijuluki seorang Player.
Reyno segera mengunci pintu balkon kamar Jennie,tak lupa ia juga menutup gorden sebelum naik ke tempat tidur.
Setelah itu Reyno pun segera naik ke ranjang dan berbaring di samping Jennie, suasana sedikit canggung karena jarak tidur mereka terlalu jauh.
"Aku udah ngga sabar pengin ke Hawai Reyn!" celetuk Jennie tiba tiba, seakan mengajak Reyno untuk ngobrol.
"Iya,"jawbnya singkat.
"Dua hari lagi,tapi aku langsung kepikiran terus."
Jennie berbicara dengan sikap manis seolah tidak pernah ada pertengkaran yang terjadi diantara mereka berdua.
"Yaudah dibawa tidur aja."
"Iya"
โคโคโค
Sepuluh menit kemudian.
"Je !! "panggil Reyno yang tidur terlentang menaruh kedua tanganya di belakang kepala,sementara Jennie tidur miring membelakangi Reyno.
"Iyaah---"saut Jennie masih dalam posisi tidur yang miring membelakangi Reyno.
Suasana canggung menyelimuti hati dan pikiran mereka berdua,ini malam pertama mereka tidur sebagai sepasang suami dan istri.Walaupun dulu pernah beberapa kali tidur bersama,tapi suasana tak pernah secanggung ini .
Apa yang harus aku lakukan ??
kata kata itu terus mengganjal di fikiran mereka masing masing.
"Kamu udah tidur ??"
"Udah mau tidur,kamunya malah manggil.
Jadi kebangun deh , ada apa ??"
" Boleh peluk ngga ??"
tanya Reyno sedikit ragu mengatakanya .
"Beneran cuma peluk aja??" tanya Jennie memastikan kembali,seolah tak rela jika suaminya ingin bertindak lebih.
"Iya cuma peluk."
(suasana menjadi hening sesaat )
" Boleh ???"Reyno menolehkan kepala dan pandanganya kesamping, menunggu jawaban dari istrinya.
"Boleh!" lirih Jennie sedikit malu malu,namun masih dapat terdengar di telinga Reyno.
Reyno langsung merapatkan tidurnya mendekatkan diri ke arah Jennie, ia mengambil posisi miring dengan tanganya yang langsung merangkuh bagian pinggang istrinya.
Hemmm, hangatnya. batin Reyno,semakin mempererat peluknya.
Sungguh ini adalah moment yang jarang sekali mereka rasakan.Akhirnya malam ini mereka dapat mengesampingkan egonya masing masing,walaupun tak ada kegiatan suami istri yang mereka lakukan. Namun mereka saling menunjukan rasa cinta dan kasih sayangnya malam ini.
Cuppsss.
Satu ciuman lembut mendarat tepat di bagian belakang rambut istrinya.
"Ishhkk,katanya cuma peluk ??"protes Jennie dengan nada yang sangat manja.
"Yang itu bonus ."bisik Reyno tepat di telinga Jennie,membuat gadis itu tersentak menahan rasa geli yang sangat aneh.
"Ukhh" Jennie mengeluh dengan posisi bibir yang sedikit tertarik membentuk senyum simpul.Tanpa mereka ketahui,keduanya mengembangkan senyuman dengan hati yang berbunga bunga.
"Dedenya mana ?" goda Reyno sambil mengelus elus lembut perut istrinya .
Ia teringat kejadian saat pagi pagi masuk ke dalam ruang pengantin,dimana perut istrinya terlihat membesar seperti wanita yang sedang mengandung,betapa imutnya tingkah laku istrinya saat itu.
Bukan hanya sebuah kain,suatu saat pasti Reyno dapat membuat perut istrinya cembung karena mengandung .
Yapss!!
Mengandung bayi mereka berdua.bayi yang imut dan lucu tentunya.
"Reyno !! kalo kamu resek ngga boleh peluk ,loh !" ungkap Jennie masih dengan senyum yang mengembang.
"Iya,iya maaf! yaudah tidur yuk! " pelukan Reyno semakin erat.
"Iya" lirih Jennie memejamkan kedua matanya.
Dimalam yang sangat damai itu ,akhirnya mereka terlelap dengan membentuk Posisi tidur spooning.Posisi dimana tubuh pria atau wanita yang memeluk dari belakang. Posisi tidur ini mengartikan mereka saling melindungi satu sama lain.
__ADS_1
Terus dukung author dengan menekan tombol ,Like, favorite dan jangan lupa berikan Vote dan Komentarnya.terima kasih.