Temukan Kami Daddy

Temukan Kami Daddy
River Hongbao Festival 1


__ADS_3

Sebelum membaca, boleh berikan vote atau hadiahnya ya. Terimakasih dan selamat membaca 😊


Di awal Februari, Singapura juga akan terlihat lebih meriah dengan adanya instalasi megah di pusat perkotaan hingga sudut-sudut distrik untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Saat ini Richard bersama Zoya tengah berada di NS Square di Marina Bay untuk menikmati semaraknya River Hongbao Festival yang rutin diadakan selama seminggu penuh di akhir Januari atau awal Februari.


"Wah, Mommy lihat!" Double Z begitu senang melihat apa yang ditampilkan kepada mereka. Sebanyak 12 lentera raksasa yang melambangkan hewan pada tiap shio, tokoh-tokoh legenda dan mitos Tiongkok salah satu favorit pengunjung adalah lentera Dewa Keberuntungan, dan patung lentera lain yang identik dengan Imlek yang serba merah dan emas.


"Apa Nenek Ning dan Bibi Jili juga mengikutinya?" Tanya Zian.


"Tentu saja, karena ini adalah hari raya mereka." Richard menjawab sambil terus menggenggam tangan mungil Zian sepanjang jalan.


Jika kencan orang lain adalah berdua dengan sangat kekasih. Maka lain dengan Richard, ia mengajak dua malaikat kecil tampan bersama dengannya, bisa saja ia hanya mengajak Zoya tanpamu kedua anaknya tapi ia bukanlah pria seperti itu.


"Sudah puas melihat-lihat patung lentera raksasa nya?" Tanya Richard kepada ketiganya.


"Sudah, tapi sekarang perutku ingin dipuaskan Paman." Ungkapan itu membuat semuanya tertawa. "Kalau begitu, ayo kita cari makan!" Ajak Richard dan keempatnya menyusuri deretan kios-kios makanan yang didominasi chinese food di kawasan Food Street. Camilan gurih atau dessert legit, makanan berat, hingga minuman menyegarkan, semuanya ada.


Hingga di sebuah kios yang menjajakan Chinese, Zoya memesan makanan Ayam Kung. Cita rasanya yang pedas, manis, dan gurih cocok dengan lidahnya. Hidangan ini berbahan dasar ayam yang dipotong dadu, kacang, daun bawang, saus spesial, serta irisan cabe. Sedangkan double Z memesan makanan Lamian adalah mie yang dibuat dengan cara ditarik, digulung, dan dilipat-lipat. Panjang dan ketebalan lamian bisa berbeda-beda tergantung dari beberapa kali adonannya digulung.


Mie ini biasa disajikan dengan daging sapi dalam bentuk sup dan juga tumisan. Saat sedang musim panas di China, Lamian juga bisa disajikan dingin dengan potongan timun dan tomat yang menyegarkan. Sangat cocok untuk anak-anak, karena dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizinya.


Richard sendiri memesan makanan

__ADS_1


Ikan Kukus ala Kanton, seperti namanya bahan baku utamanya adalah ikan yang digunakan dapat berbentuk fillet (sudah dibersihkan dan tersisa daging saja) maupun utuh.


Ikan dikukus terlebih dahulu sampai matang selama kurang lebih 10-15 menit, kemudian disajikan bersama saus kecap yang dimasak bersama jahe, daun bawang, dan daun seledri.


Dan untuk makanan pencuci mulut mereka memesan Peach Gum , dessert ini memang sangat menyegarkan dan bahannya penuh dengan vitamin dan nutrisi. Seperti namanya, peach gum berasal dari getah pohon peach China, yang dikeringkan dan berubah bentuk seperti kristal.


Rasa getah ini memang tawar, sehingga biasanya ditambahkan angco (kurma merah), lengkeng kering, biji goji, dan lain-lain sebagai penambah rasa. Kurang lebih dalam satu sajian Peach Gum terdapat 11 bahan yang semuanya memiliki manfaat tersendiri.


"Ini sangat baik untuk double Z karena dapat meningkatan sel kekebalan tubuh." Richard menjelaskan sembari melihat double Z yang menyukai peach Gum.


"Terimakasih dokter." Balas Zoya dengan terkekeh. Richard sangat bahagia dengan hal ini, ia dapat melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah double Z dan Zoya menikmati festival ini.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Alan terbangun mendengar suara putrinya yang merengek pada Alice. "Mama, aku mau kesana!"


"Sayang, Papa mu baru saja sembuh. Jangan sekarang ya. Bulan depan saja, hmmm?" Alice membujuk putrinya itu yang sejak tadi terus merengek.


"Tapi, bulan depan tidak ada lagi mama." Jawab Rosa dengan murung, Alan yang penasaran langsung keluar dan turun dari ranjangnya.


"Ada apa ini?" Tanya Alan membuat Alice diam dan Rosa langsung berhamburan ke arahnya.

__ADS_1


"Papa, aku mau kesana!" Tunjuk Rosa ke arah televisi yang menyiarkan kemeriahan festival.


"River Hongbao Festival." Ujar Alan yang membuat Rosa langsung mengangguk.


"Aku sudah bilang pada Rosa dan menjelaskan dengan baik. Kau baru saja pulih, jadi tolak saja karena.....


"Kita berangkat besok! Rosa senang?" Rosa dan Alice tak percaya mendengarnya membuat mata Rosa langsung berbinar-binar.


"Papa, sungguhan? Tidak bohong?"


"Tidak, ini sungguhan. Kita berangkat besok."


"Hore! Papa yang terbaik." Rosa berlarian dengan girang menyoraki kemenangan nya.


"Kau baru saja pulih, Rosa harus diberikan pengertian."


"Aku sudah baikan, tidak ada yang terpenting dari pada keinginan putri ku, jika aku sanggup aku akan melakukannya. Aku sudah belajar dari masa lalu, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan bersama orang yang ku sayangi." Alan tidak pernah memandangi wajah Alice, ia bicara sambil menatap layar televisi yang menyiarkan kemeriahan festival River Hongbao.


Bersambung.....


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2