
Sekarang senyuman Zoya semakin lebar setelah melihat Zian kembali membuka matanya. Ia langsung memeluk putranya tak ingin kehilangan atau berpisah lagi meksipun sejenak. "Mommy...."
"Iya, apa yang kau rasakan sayang?" Tanya Zoya.
"Sesak, Mommy memeluk ku dengan erat." Zoya langsung tersadar dan mengendurkan pelukannya membuat wajah putranya sedikit memerah.
"Sayang, maaf. Mommy terlalu senang, maaf kan Mommy ya." Zoya melayangkan kecupan manis di wajah putranya membuat Zian tersenyum.
"Zian senang Mommy disini, ini tidak mimpi kan?"
"Tidak, ini nyata. Mommy disini, bersama Zian."
Tak lama terlihat Richard datang dengan senyuman dan memeluk tubuh kecil itu. "Anak Papa sudah bangun. Syukurlah..."
"Ada yang sakit sayang?" Tanya Richard, terlihat Zian termenung sesaat mungkin sedang merasakan rasa sakit ditubuhnya.
"Hanya pusing dan badan ku sedikit pegal-pegal, aku sangat haus." Richard segera memberikan minuman dan disambut cepat oleh tangan kecil itu.
Zian seperti mencari sesuatu membuat keduanya sadar akan perilaku kecil itu. "Ada apa sayang?"
"Mommy, Zain dimana?" Tanya Zian membuat keduanya saling bertatapan.
"Mommy? Papa? Katakan?" Richard sedikit mundur dan Zian dapat melihat dengan jelas saudara kembarnya tengah tertidur pulas.
"Kenapa Zain masih tidur? Bukankah kalau aku bangun dia juga akan bangun Mommy?"
"Zain masih butuh istirahat, sebentar lagi pasti akan bangun. Karena itu kita mendoakan nya agar ia segera sadar dan kembali bicara dengan kita." Zian mengangguk dan langsung berdoa meminta agar saudara kembarnya segera membuka mata.
__ADS_1
"Lalu Daddy?"
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Indra berdiri menatap keluar dengan Alice yang berada dibelakang punggungnya tengah memikirkan keputusan pernikahan mereka. "Ayah tidak akan memaksa atau meminta mu jika bukan karena keinginan mu sendiri."
"Jika memang Alan menyakiti dirimu selama pernikahan kalian, maka silahkan gugat cerai dia. Membesarkan anak tanpa tinggal bersama sekarang sudah biasa di zaman ini."
Indra tidak bisa memaksa Alice untuk bertahan jika memang ia tidak sanggup dengan konsekuensinya.
"Ayah pernah mengatakan padamu, mengenai apa yang akan kau terima ketika menginginkan pernikahan dengan Alan bukan. Aku yakin kau tidak lupa akan hal itu."
Saat itu ditengah polemik Shera yang seorang penipu begitu juga dengan keluarganya membuat Erna kelabakan mencari wanita yang cocok untuk Alan. Hingga akhirnya Alice datang bersama dengan orang tuanya menyampaikan keinginan Alice untuk menikah dengan teman sekolahnya itu.
Melihat bibit, bebet dan bobotnya. Erna langsung tersenyum setuju dengan anggukan besar. Indra yang melihat hal itu segera menemui Alice. "Kau sungguh mencintai Alan?"
"Ia Paman, aku sayang mencintai nya."
Aku tahu." Jawab Alice tanpa lama.
"Kau sanggup nanti menerima konsekuensinya? Alan tidak bisa melupakan wanita itu."
"Aku terima karena yakin Alan akan melihat ku pada akhirnya."
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
"Kau ingat kan? Sekarang putuskan lah. Jika memang Alan hanya membuat batin mu tersiksa maka lepaskanlah."
__ADS_1
Alice mengigit bibirnya sambil mengatur kalimat yang akan ia sampaikan. " Ayah aku memilih....."
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Ruangan itu mendadak kedatangan dokter karena Alan sudah sadar dan membuat senyuman di ruangan itu. "Kondisi pasien sudah baik. Yang terpenting jangan bertindak gegabah."
Saat mereka asyik berbincang-bincang mereka dikejutkan dengan kedatangan Jim yang terlihat seperti buru-buru.
"Tuan, putra anda Zain mengalami masalah."
Terlihat air mata di wajah Zoya mengalir saat melihat kesadaran putranya Zain sudah sadar. Namun, saat dokter berniat memeriksanya maka Zain berteriak histeris. "Pergi! Aghhh! Jahat!!!!"
Bersambung....
Jangan lupa like
Tinggalkan komentar
Dan berikan hadiahnya ya.
Sambil menunggu episode berikutnya yuk mampir ke karya teman author ceritanya seru loh!!!!
Pernikahan Dinniar selalu menjadi panutan bagi kedua sahabatnya, pernikahan yang bak di Negeri dongeng membuat semua orang merasa iri, karena Dinniar memiliki suami yang tampan dan mapan.
Dinniar juga dikaruniai satu orang putri yang sangat cantik berusia empat tahun, Darius suami Dinniar selalu memperlakukan anaknya seperti seorang putri. Anastasya buah hati dari Darius dan Dinniar yang lucu dan juga pintar, membuat semakin lengkap pernikahan mereka.
__ADS_1
Suatu hari, Dinniar mendengar selentingan tentang kedekatan suaminya dengan seorang model viral, Dinniar berusaha mengelak semua yang dia dengar, tapi sikap Darius menumbuhkan rasa curiga yang besar, sehingga Dinniar menyelidikinya.
Bagaimana hasil penyelidikan Dinniar? Benarkah suaminya memiliki wanita lain?