Temukan Kami Daddy

Temukan Kami Daddy
Menuju pernikahan dan Pemberantasan 2


__ADS_3

Hari ini menjadi hari yang baru dan bersejarah bagi Richard, karena hari ini ia akan menikah dengan wanita yang menghiasi hatinya selama 3 tahun belakangan dan akhirnya berhasilnya berlabuh dengan baik.


Tampak hiasan bunga yang harum semerbak langsung menghias tempat berbentuk gedung besar dengan dekorasi yang sangat indah dan berwarna gold merah itu.


Langkah kaki satu persatu memasuki ruangan itu, kursi dan meja sudah tertata dengan sangat rapi dan indah sesuai warna tema pernikahan.


Senyum begitu tercetak jelas di wajah mempelai dan keluarganya. Bak ada sinar yang ia olesi di wajah nya terlihat begitu bersinar terang.


"Senyum mu sumringah sekali hmm.." Terdengar godaan disebelahnya membuat Richard hanya tersenyum sambil terus menunggu kedatangan Zoya.


"Tentu saja, ini adalah hari istimewa nya." Celetuk yang lain.


Sambil menunggu kedatangan mempelai wanita dan beriringan dengan kedatangan tamu yang semakin banyak terutama sudah terlihat kedatangan keluarga Alan yang menjadi sorot utama keluarga Richard terutama Manesh.


Rekha yang menyadari tatapan suaminya mendekat ke arahnya dan membuat Richard tidak akan tau sambil berbisik pelan. "Sudah persiapkan?"


"Ya, jangan khawatir. Jika itu benar maka akan terlihat nantinya."


"Aku tidak khawatir hanya saja...."


"Semuanya akan baik-baik saja. Jangan berlagak seperti ini, mana senyum mu untuk kebahagiaan putra kita." Rekha yang mendengar ucapan suaminya langsungnya menerbitkan senyum terbaiknya.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Rosa terlihat melangkah sambut mencari sesuatu dengan matanya membuat Alice bertanya kepada putrinya. "Sayang, cari siapa?" Mendengar pertanyaan mama nya sepasang mata yang berbinar itu langsung menoleh dan memperlihatkan gigi kelincinya.


"Mama, dimana double Z?"


"Sebentar lagi akan muncul. Kita tunggu ya." Rosa yang mendapatkan jawaban langsung mengangguk patuh.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Manik Alan menelisik sudut ruangan yang dihias sebaik mungkin ini, jika ditanya perasaan nya tentu bahagia karena Zoya akan bersama sosok yang menjaga dirinya dan Alan sudah berjanji untuk melepas masa lalu nya dan fokus dengan double bonus dan keluarga kecilnya.


Ia perlahan duduk dengan arahan keluarga Richard. Terlihat Richard begitu antusias menunggu calon pengantin nya membuat Alan juga pernah merasakan hal yang sama.


"Jaga bicaramu...." Peringat Alya.


"Apa? Itu benar kan? Apanya yang salah?" Kukuh Alta dengan wajah tidak bersalah nya.


"Alta!" Kali ini Aron yang mengeluarkan suara nya dan membuat gadis itu mengalah dan terus melangkah mengikuti kakaknya Alan dengan istri dan putrinya.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


Sedangkan Indra saat ini ditempat ruangan dengan arahan Rekha. Pintu persegi dengan hiasan bunga dan lampu yang indah masih tertutup rapi dan menyembunyikan isinya.


"Dia sudah menunggu mu. Karena itu belum keluar dan mulai acara." Indra tidak mengatakan apapun selain anggukkan kepala.


Rekha mengetuk pintu dan memanggil sosok didalam dan tak lama pintu terbuka menampilkan sosok wanita cantik dengan selendang bewarna merah menutupi dirinya. Indra berjalan perlahan sambil dengan wajah dialiri air mata sedikit demi sedikit. Sosok wanita dengan gaun merah dan banyak perhiasan itu perlahan berbalik dan mematung sejenak.


"Cantik sekali. Kau....." Wajah yang dipoles dengan make up sederhana itu akhirnya basah juga sambil tersenyum bahagia.


"Ayah....."


"Putriku cantik sekali!" Indra memeluk Zoya dengan penuh kasih sayang seorang ayah yang dirindukan oleh Zoya.


Sejak pernikahan Zoya dengan Alan, hanya Indra yang bersikap selayaknya seorang ayah bukan mertua yang dirasakan oleh Zoya. Si kembar yang baru saja datang dari tempat sajian lezat langsung berhamburan setelahnya melihat kakek mereka bersama Mommy mereka.


Rekha melihat haru interaksi keduanya, dengan pelan ia menghapus air mata yang ikut berpartisipasi di wajahnya. Berpacu dengan waktu, ia berjalan perlahan sambil membicarakan kode kalau acara akan dimulai.


"Ayo, gandeng tangan ayah." Zoya dengan haru mengaitkan tangan nya pada lengan Indra dan tentunya dengan make up yang sudah dirapikan kembali.


Double Z berada dibelakang mengekori Mommy mereka dengan bunga yang sudah dipisahkan dari tangkai mereka dan diletakkan di keranjang putih yang bisa mereka bawa.


Para tamu undangan sudah tidak sabar menunggu kedatangan mempelai wanita dan semuanya melihat ke satu arah dimana lampu sorot berada.

__ADS_1


Bersambung......


Maaf baru update kembali, jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.


__ADS_2