Temukan Kami Daddy

Temukan Kami Daddy
Tidak Percaya


__ADS_3

Angin yang menerpa tidak membuat hati serta pikiran Alan segar, justru ia merasa seperti ada batu besar yang menghimpit dadanya sehingga ia tidak bisa bernapas.


Kalimat cinta dan penuh kasih yang pernah Zoya layangkan untuknya, sepasang netra indah Zoya yang menatapnya penuh cinta semuanya sudah lenyap, ia tidak lagi melihatnya di sana.


"Tidak mungkin kan?" Ucapnya dengan napas yang tercekat.


Dalam mobil yang besar miliknya Alan justru merasa sempit apalagi dengan mengingat kejadian di apartemen Zoya.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


"Kita sudah melewati waktu 6 tahun lamanya Zoya. Apa semudah itu cinta mu pergi? Mungkin berkurang tapi tidak mungkin hilang begitu saja. Katakan sejujurnya!"


"Aku sudah mengatakan yang sejujurnya, rasa itu tidak ada lagi. Jika aku mau, aku bisa saja datang dan merangkai rumah tangga kita kembali atau menyingkirkan rintangan yang ada tapi, aku tidak melakukannya, tidak ku lakukan. Perasaan itu sekarang hanya menjadi seperti biasa saja."


"Apa ada orang lain?" Pertanyaan Alan membuat Zoya terdiam sejenak dengan pandangan yang sedikit mengabur karena air mata yang memupuk.


"Zee! Jili bilang kau sudah pulang dan... Baik Zoya maupun Alan langsung melihat sosok Richard yang datang dengan senyuman yang perlahan digantikan oleh tatapan mata yang memindai.

__ADS_1


"Zee, dia...." Richard melihat sosok Daddy double Z yang merupakan masa lalu kekasihnya.


Tidak ada percakapan, hening bak malam hari Alan melihat situasi yang salah langsung mencoba pergi. Zoya belum berucap tapi justru Alan yang memanggilnya. "Tunggu!"


Drama yang terjadi antara ketiga orang dewasa itu terhenti setelah double Z bangun dan langsung menampilkan senyuman bak air atau menyirami kegersangan dan panas dari permasalahan yang ada.


"Daddy.... Ini Papa Richard!" Bukan perih lagi hati Alan ketika kedua putranya menempel padanya dengan menyebut kata Papa pada orang lain.


"Papa Richard, ini Daddy kami! Akhirnya Daddy menemukan kami." Richard hanya tersenyum sambil mengulurkan tangannya yang ditatapnya cukup lama oleh Alan.


"Aku Richard, senang bertemu denganmu."


Nenek Ning langsung masuk dan mencoba membawa double Z keluar agar permasalahan orang tuanya selesai. "Double Z bagaimana kalau kita makan pulut hitam di dekat pancuran sambil melihat merpati yang berterbangan." Ajakan itu tentu membuat double Z girang dengan mata mereka yang berbinar-binar.


"Daddy, Mommy, Papa kami pergi sebentar." Memberikan masing-masing kecupan manis keduanya langsung melenggang pergi dengan pulut hitam di tangan mereka yang tak luput dari pandangan Alan.


"Bagaimana kau bisa mengatakan itu Zoya. Sedangkan kedua putra kita mengingatkan mu pada Mas." Telinga Richard langsung terbuka lebar mendengarnya.

__ADS_1


"Tentu saja mereka menjadi kesukaan dan yang lainnya seperti anda. Karena anda adalah Daddy mereka, jika mirip orang lain atau diriku itu akan mengakibatkan tanda tanya atau masalah yang besar, bukan begitu?" Richard membalas dengan tenang membuat Alan menatap rivalnya ini.


"Tidak baik ikut campur dengan percakapan suami istri. Apa anda tidak tau itu?"


"Benar, tidak baik ikut campur urusan suami istri. Sayangnya, aku tau Zee tidak memiliki hubungan dengan anda lagi jadi, kalian tidak ada ikatan."


"Memangnya kau siapa? Hanya karena kedua putraku memanggilmu dengan sebutan Papa, kau jadi besar kepala." Richard tidak tersinggung, ia tersenyum menanggapi ucapan Alan.


"Tuan Alan, aku tidak besar kepala akan apapun. Meskipun mereka tidak menyebut ku dengan itu, rasa sayangku tidak berkurang pada mereka. Jika aku mau, aku bisa saja mendeklarasikan diriku sebagai Daddy mereka."


"Kau.....


"Aku tidak memiliki hak untuk melarang seorang Ayah bertemu anaknya. Bahkan ibunya pun tidak berhak tapi, karena tidak ada ikatan apapun lagi selain peran orang tua seharusnya anda tau bagaimana cara bersikap."


"Memang kau siapa Zoya? Hanya kekasih bayangan.....


"Dia calon suamiku!" Kedua pria itu mendelik menatap Zoya yang sejak tadi diam lalu tiba-tiba saja mengucapkan kata-kata itu.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak


__ADS_2