Temukan Kami Daddy

Temukan Kami Daddy
Ulasan


__ADS_3

Dengan bantuan gunting dan lima jarinya, Zoya membuka balutan paket itu. Hingga perlahan ia melihat kotak yang menutupi isinya.


Akhirnya dengan ketidaksabaran, Zoya membuka penutup terakhir dan ketika mata Zoya berpandangan dengan isinya. Wanita cantik itu langsung melemparkan kotak itu dan berteriak ketakutan dengan detak jantung yang cepat.


"Mommy?" Zian yang mendengar teriakan Mommy nya langsung menuju ke ruang tamu dan terlihat Mommy nya tengah duduk sambil memeluk bantal sofa dengan gemetar.


"Mommy kenapa?" Mendengar pertanyaan putranya, Zoya mencoba tenang karena tidak ingin Zain kambuh lagi.


"Tidak, itu paket nya kesukaan Mommy. Jadi Mommy berteriak keras karena senang." Seorang ibu akan bisa menyembunyikan apapun dari anaknya, seperti yang dilakukan Zoya.


Entah siapa yang menginginkan fotonya dengan tusukan pisau dan cairan merah bertuliskan death. Zoya memeluk putranya agar tidak melihat itu, Zain yang percaya hanya mengangguk patuh sambil membalas dekapan Mommy nya.


Zoya tidak memikirkan dirinya tapi kedua putranya. Ia tidak ingin kejadian seperti sebelumnya lagi, sungguh Zoya sangat takut dengan bersikap tenang, ia mengelus rambut dan menciumi kening putranya.


"Mommy mau membersihkan ini, Zain nonton saja ya."


"Hmm, tapi film nya sudah habis. Zian tidak mau tukar karena ketiduran." Adu bibir kecil itu membuat Zoya gemas.


"Nanti Mommy tukar, sekarang masuk ya." Setelah memastikan putranya masuk, Zoya dengan tangan gemetar mengambil foto itu dan segera memasukkan nya ke tong sampah secepat mungkin.

__ADS_1


Ketakutan menghantui nya, tapi ia harus tenang untuk melindungi putranya. Sambil berpikir sosok yang bisa saja jadi tersangka, tapi Zoya tidak bisa menduga siapapun.


"Richard!" Hanya itu yang Zoya pikirkan, ia ingin menghubungi pria itu setelah memastikan pintu terkunci rapat Zoya menghubungi nomor Richard.


Saat panggilan ditekan, terlihat ada panggilan lain yang masuk membuat Zoya melihat nomor nya. "Mas Alan." Daddy double Z itu nama yang Zoya berikan.


"Halo?"


"Zoya.... kau baik-baik saja?" Alan yang mendengar nada bicara Zoya yang gentar membuat Alan penasaran.


"Ya, aku baik." Bohong Zoya, meksipun ia ingin mengadu tapi kenyataan mereka tidak punya hubungan apapun lagi membuat Zoya tertahan.


"Akan aku berikan pada mereka." Panggilan video langsung terjadi setelah Alan melihat putranya yang tengah duduk dihadapannya terhalang layar sentuh.


Zoya menjadi kaget saat mendengar bunyi bel pintu miliknya berbunyi. Dengan pelan, ia melihat sosok di sana dan dirinya merasa lega saat melihat Rekha yang datang seolah mendapatkan angin segar.


"Ibu!" Zoya langsung memeluk wanita itu membuat Rekha bingung. Bukan hanya itu, tubuh wanita cantik itu juga terasa gemetar dengan suara yang menahan tangis.


Rekha tidak bertanya lebih dulu, ia membalas pelukan Zoya yang terasa sangat membutuhkan nya dan matanya mengode pria disebelahnya untuk mencari tau.

__ADS_1


'Apa yang telah terjadi?' Sambil mendekap Zoya, mata wanita berkain saree itu melihat kediaman Zoya baik di dalam dan luar hingga tong sampah menjadi pemberhentian pandangan Rekha.


Setelah merasakan Zoya tenang, mereka masuk perlahan. Rekha dengan senyuman manisnya menatap Zoya yang terlihat tersenyum kecil dengan wajah basah.


"Dimana double Z?" Pancing Rekha memastikan kecurigaannya.


"Di ruang tv." Rekha merasa lega setelah melihat dan mendengar suara kecil Zain yang tengah menelpon Alan.


"Kenapa matamu basah? Habis menonton apa??" Rekha memancing Zoya untuk berkata jujur.


Mendengar pertanyaan yang dilontarkan calon ibu mertuanya, Zoya terlihat diam sejenak dan mengambil napas panjang dengan tangan yang saling bertaut.


"Ada paket yang berisi foto ku dengan cairan merah, aku sangat takut. Aku tidak mau terjadi sesuatu pada kedua putraku, tolong aku Ibu! Aku sangat takut!" Zoya akhirnya menangis setelah menyampaikannya dan benar saja pengawal Rekha mengambil paket yang baru saja Zoya buang.


"Pernikahan kalian akan dipercepat!" Itulah ulasan yang Rekha berikan atas paket misterius yang bermain-main dengan calon menantu nya.


Bersambung.....


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak

__ADS_1


__ADS_2