
Keluarga yang harmonis tidak tercipta dari banyaknya harta yang dimiliki. Akan tetapi tercipta dari utuhnya rasa kasih sayang serta komunikasi antar anggota keluarga dan juga komunikasi pada Tuhan.
Kemewahan tidak berarti apa-apa jika tidak ada kehangatan di dalamnya.
~Ay Alvi~
Theo bersama dengan temannya pun beranjak pergi untuk segera kembali ke gudang melihat keadaan Hara yang kini telah menjadi tawanan mereka.
"Ayo kita ikuti mereka!" ajak Juan setelah cukup lama terdiam sambil memperhatikan gerak-gerik Theo dan temannya.
Farrel mengangguk setuju, kedua pemuda itu akhirnya membuntuti mobil yang di tumpangi oleh Theo tersebut.
Sementara itu Emily kembali ke dalam klub dengan perasaan senang, gadis itu beranggapan dia telah berhasil menyingkirkan Hara. Kini, tinggal memikirkan bagaimana caranya agar Juan dapat menjadi miliknya seutuhnya.
Gadis itu pun kembali meracik minuman yang rencananya akan ia berikan pada Juan selepas pemuda itu kembali dari toilet. Emily tidak menyadari bahwa Juan telah mengetahui akal muslihatnya. Dengan penuh percaya diri Emily memasukan obat ke dalam minuman itu. Kali ini buka obat bius yang akan ia berikan pada Juan melainkan aphrodisiac yang merupakan jenis obat perangsang.
Emily ingin menjerat Juan dengan permainan ranjang agar pemuda itu tidak dapat terlepas darinya. Ia tidak perduli akibat yang akan timbul nanti. Bagi gadis itu mendapatkan Juan adalah prioritas utamanya. Kekayaan yang di miliki oleh orang tua pemuda itu dapat menjamin kehidupannya hingga tujuh turunan, maka dari itu Emily tidak segan-segan untuk mengeluarkan modal yang banyak demi mencapai tujuannya.
"Kemana Juan?!" Emily bertanya pada Danny dengan sedikit berteriak karena ruangan itu di penuhi hingar bingar suara musik yang memekakkan telinga.
Danny mengendikkan bahu menjawab pertanyaan Emily, pemuda itu memang belum melihat Juan sejak ia meninggalkan ruangan itu untuk pamit ke toilet.
Emily berdecak kesal, gadis itu menghentak-hentakkan kakinya melangkah keluar menuju toilet untuk mencari keberadaan Juan. Ia tidak ingin kehilangan mangsanya lagi untuk kali ini. Apalagi gadis itu telah menyiapkan aphrodisiac untuk melumpuhkan Juan. Emily yakin dengan bantuan obat tersebut dapat membuat pemuda itu bertekuk lutut pada akhirnya.
Johannesburg, Afrika.
Donny terkejut saat terbangun dari tidurnya, Dokter OBGYN terbaik dari Indonesia yang juga adalah ayah dari Hara baru saja bermimpi buruk tentang putri satu-satunya itu.
Pria paruh baya itu pun segera meraih ponselnya mencoba menghubungi Hara putri kesayangannya. Saat ini di kota yang di tinggalinya waktu menunjukkan pukul enam pagi yang berarti tengah malam waktu New York, karena perbedaan waktu kedua kota itu enam jam dengan Johannesburg lebih cepat dari New York.
Beberapa kali Donny mencoba menghubungi Hara, namun tak ada jawaban dari ponsel putrinya tersebut. Ingin rasanya pria itu menghubungi Via, namun mengingat saat ini di New York adalah tengah malam rasanya sangatlah tidak pantas.
Donny benar-benar merasa gelisah karena putri semata wayangnya itu tidak dapat ia hubungi. Pria itu takut mimpi buruk yang baru saja di alaminya menjadi kenyataan Donny bermimpi putrinya tersebut mengalami kecelakaan dan terluka hingga bersimbah darah bahkan Hara hampir saja kehilangan nyawanya di dalam mimpi Donny.
Donny berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya, pria itu memutar otak dan mengingat siapa yang dapat di hubungi untuk mengetahui keadaan Hara. Setelah cukup lama berpikir keras, tiba-tiba pria paruh baya itu teringat pada Jodi yang merupakan sahabat baik Hara, maka dengan harapan dapat mengetahui kabar putrinya Donny pun bergegas menghubungi Jodi sahabat putrinya tersebut.
__ADS_1
"Halo, siapa?" tanya Jodi dengan suara mengantuk, pemuda itu tengah terlelap di ranjang kesayangannya saat Donny ayah Hara menelponnya.
"Halo Jodi, ini Om Donny," jawab Donny membuat Jodi dengan segera menyegarkan matanya kemudian duduk di atas kasur untuk menjawab panggilan dengan serius. Pemuda itu masih berharap suatu saat nanti Dokter Donny akan menjadi ayah mertuanya.
"A-ada apa Om?" tanya Jodi sedikit gugup, pemuda itu tidak menyangka bahwa sang calon ayah mertua akan menghubunginya.
"Bisakah kau melihat keadaan Hara? Om khawatir karena ponselnya tidak dapat di hubungi," pinta Donny kepada pemuda itu.
"Tentu bisa Om, Aku akan segera mencari tahu keadaan Hara," jawab Jodi yakin, ia tidak ingin membuat calon ayah mertuanya merasa kecewa.
"Baiklah, maaf merepotkanmu," tukas Donny merasa tidak enak karena menggangu tidur sahabat putrinya tersebut.
"Tidak apa-apa Om. Aku senang bisa membantu, nanti setelah ada kabar dari Hara akan segera ku beritahu," ucap Jodi senang karena pemuda itu jadi mempunyai alasan untuk lebih dekat dengan calon ayah mertua.
"Terimakasih," ucap Donny yang kemudian segera mematikan sambungan teleponnya.
New York City, USA.
Jodi segera menghubungi nomor Hara, karena tidak ada jawaban pemuda itu pun segera bersiap untuk bergegas menuju kediaman Pratama untuk mencari tahu tentang keadaan calon istrinya di masa depan itu.
Farrel pun memarkirkan mobilnya di tempat yang agak tersembunyi agar kedatangan mereka tidak di ketahui oleh kedua orang tersebut. Mereka berdua mengendap-endap menuju gudang mengikuti Theo dan temannya.
"Siapa kalian?!" tanya Hara begitu melihat ada dua pria yang masuk ke tempat itu.
Gadis itu menutupi mata dengan tangannya karena pria itu menyorotinya dengan cahaya senter.
"Ha ... ha ... ha ..." Theo tertawa puas, pria itu berjalan mendekati Hara membuat gadis itu beringsut-ingsut mundur.
"Senangkan kami malam ini Nona!" ucap Theo menyeringai membuat Sera bergidik ngeri.
Kemudian Theo menjulurkan tangannya untuk meraih tubuh Hara, namun gadis itu berhasil mengelak. Bahkan Hara sempat menghadiahi Theo sebuah tendangan yang membuat pria itu terjerembab ke tanah.
"Kurang ajar!" geram Theo, "Tangkap gadis itu!" perintah Theo kepada temannya
"Kau harus di beri pelajaran Nona!" ancam Theo, pria satunya pun bergegas untuk menangkap Hara.
__ADS_1
Hara berkelit, kemudian gadis itu berlari menuju pintu. Namun, sial bagi Hara karena ruangan itu sangat gelap membuat Hara tak dapat melihat hingga akhirnya gadis itu tersandung kemudian terjatuh sebelum berhasil menggapai gagang pintu.
Pria yang mengejarnya pun tersenyum penuh kemenangan, ia segera mendekati Hara untuk menangkap gadis itu. Namun, sebelum lelaki itu sempat menyentuh Hara sebuah tangan kekar menghalanginya, bahkan menghujani pria itu dengan pukulan yang bertubi-tubi.
Juan terus memukuli pria itu tanpa ampun, sementara Farrel membantu Hara untuk bangun dan memeriksa keadaan gadis itu.
Juan tak memberi kesempatan pria itu untuk membalas, dengan cekatan pemuda itu berhasil mengalahkannya dan membuat pria itu tergeletak di tanah penuh dengan luka dan berlumuran darah.
Setelah puas memukuli lawannya, Juan mengalihkan pandangannya pada Hara. Pemuda itu segera menarik gadis tersebut ke dalam pelukannya. Dia merasa sangat bersyukur karena Hara baik-baik saja. Entah apa yang akan terjadi jika gadis itu terluka sedikit saja. Mungkin Via sang mommy akan lebih rela untuk menghabisinya.
Theo yang melihat dari kejauhan tak menyadari bahwa pemuda yang menyelamatkan Hara adalah Juan yang biasa mereka kenal dengan sebutan Tuan Kecil.
Lelaki itu mengarahkan pistolnya ke arah Juan yang saat ini tengah membelakanginya dan memeluk erat Hara.
Hara yang melihat kilatan dari pistol Theo pun segera menggeser tubuh Juan, membalik keadaan mereka hingga pada akhirnya,
Duar ....
Suara letusan senjata terdengar seiring dengan merosotnya tubuh Hara dari dekapan Juan.
******
Terimakasih telah membaca TERJERAT CINTA si CUPU, Ay juga mau ucapkan terimakasih untuk yang sudah memberikan like, coment dan juga votenya.
Jangan lupa untuk mampir di karya Ay yang lainnya.
•AKU MENCINTAIMU (End)
•AKU MENCINTAIMU 2
•TAKDIR CINTA (End)
•TAKDIR CINTA 2
Salam sayang dari Ay si Author recehan 😘😘😘😘
__ADS_1