Terjerat Cinta Si Cupu

Terjerat Cinta Si Cupu
Dia kekasihku


__ADS_3

Hara menolak ketika Jordan dan Juan mengajaknya untuk mengantarkan pemuda itu kembali ke rumah.


"Aku ada kuliah pagi," tolak Hara ketika Juan membujuknya untuk ikut bersama dengannya.


"Jadi, kau tidak akan menemaniku?" tanya Juan manja. Ia ingin sekali Hara terus berada di sisinya.


Hara menggelengkan kepalanya, "Aku akan menjengukmu nanti sepulang kuliah," ucap Hara berharap Juan dapat mengerti jika dirinya merasa canggung harus berhadapan dengan Jordan sang ketua yayasan.


Hara pun bergegas untuk berangkat ke kampus setelah dengan terpaksa Juan menyetujuinya.


"Uncle tidak menyangka kau sudah memiliki kekasih padahal baru beberapa hari saja di Indonesia," ucap Jordan ketika mereka berada di mobil dalam perjalanan pulang dari rumah sakit.


"Dia kekasihku sejak di New York Uncle," santai Juan berkata kepada Jordan yang langsung menghentikan mobilnya mendadak setelah mendengar ucapan keponakannya tersebut.

__ADS_1


"Maksudmu itu adalah anak dari dokter Donny yang Mommy mu pernah ceritakan?" tanya Jordan sedikit tak percaya karena ia pernah melihat photo gadis itu sangat cantik berbeda dengan penampilannya saat mereka bertemu di rumah sakit.


Juan menganggukkan kepalanya, "Iya benar, itu dia," jawab Juan.


"Bukankah ayahnya memintamu untuk menjauhi gadis itu?" tanya Jordan lagi karena ia telah mendengar semua cerita tentang Juan dari sepupunya Via.


"Aku akan mendapatkannya Uncle. Tidak lama lagi Uncle Donny pasti akan merestui hubungan kami." jawab Juan penuh dengan keyakinan. Ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan restu dari dokter kandungan tersebut.


Sementara itu di kampus, Jodi kembali mendekati Hara. Hatinya sedikit senang karena tidak melihat kehadiran Juan di kelas mereka yang baru saja selesai.


Gadis itu menghentikan langkahnya kemudian menoleh ke arah Jodi, "Ada apa?" tanya Hara. Sebenarnya gadis itu sudah tidak terlalu berminat dekat dengan Jodi yang telah mengecewakan dan mengkhianati kepercayaannya.


Jodi mengambil sebuah undangan dari dalam tasnya kemudian memberikannya kepada Hara.

__ADS_1


"Reuni?" tanya gadis itu begitu melihat dan membaca undangan yang baru saja di berikan oleh pemuda yang telah menjadi sahabatnya sejak sekolah menengah tersebut.


"Ya. Kita bisa pergi bersama jika kau tidak keberatan," tawar Jodi.


Hara menghela nafas, kegiatan reuni sekolah bukanlah sesuatu yang ia sukai mengingat sejak dulu ia tidak mempunyai banyak teman. Kebanyakan dari mereka tidak ingin menjadi teman gadis itu karena penampilan Hara yang culun dan di anggap kampungan.


Hanya ada segelintir yang mau berteman dengan Hara salah satunya Jodi yang hingga kini masih tetap menjadi sahabat Hara walau pemuda itu telah mengkhianati kepercayaannya.


"Mungkin aku tidak akan pergi," ucap Hara lesu karena selain alasan tadi sudah pasti izin dari Donny sang ayah yang sulit di dapat oleh gadis itu.


"Oh ayolah Hara. Ini adalah reuni besar, akan ada beberapa angkatan yang bergabung di sini." Jodi berusaha membujuk gadis itu.


"Kau tahu, akan susah mendapat izin dari Papi. Apalagi harus menginap seperti ini," tutur Hara berusaha menjelaskan kepada Jodi alasan ia menolak ikut.

__ADS_1


"Aku akan membantumu bicara dengan paman Donny," ucap Jodi, pemuda itu sangat yakin bahwa ayah Hara tidak akan keberatan jika ia meminta izin untuk Hara. Setelah berhasil mempengaruhi Donny tentang Juan, Jodi berpikir kalau dokter tersebut tidak akan menolak permintaannya.


Hara hanya mengendikka kedua bahunya dengan acuh gadis itu pergi meninggalkan Jodi untuk masuk ke dalam kelas berikutnya.


__ADS_2