Terpaksa Menikahi Bos Mafia

Terpaksa Menikahi Bos Mafia
Fikiran banyak orang


__ADS_3

Menikahi Bos Mafia


(Dira semoga acara pengajianya berjalan dengan lancar ya, bunda nggak bisa ikut kesana soalnya disini juga mengadakan acara. Syukuran kecil-kecilan. Namun sampai sekarang Ronal belum juga pulang. Kebiasaan anak itu selalu menghilang jika sedang ada acara-acara tertentu.)


Aku sedikit tercekat saat membaca pesan yang dikirimkan oleh bunda. Waktu itu bunda tak ingin mengadakan acara pengajian dirumahnya, cukup dirumahku saja namun entah mengapa bunda menjadi berubah pikiran, nyatanya disana sekarang juga sedang di adakan acara syukuran.


Kenapa bunda bilang jika mas Ronal sampai sekarang belum juga pulang? Padahal ini sudah menunjukan waktu bada maghrib, kemana dia? Harusnya sebagai calon pengantin, nggak boleh keluar kemana-mana dulu karena banyak orang bilang pamali besok akad nikah. Tapi sepertinya mas Ronal


Tetap tak peduli dengan semua itu.

__ADS_1


Beragam macam pesan dari mas Hansel pun telah muncul disana, bahkan banyak panggilan tak terjawap yang masuk disana darinya, sejak dari siang tadi memang aku sengaja menon aktifkan handpone ku.


Tak ingin berubah fikiran karena banyak pesan-pesan yangenggoyahkan keputusan ini. Aku takut perasaan ini akan bercampur aduk kembali seperti sebelumnya, karena aku lebih memilih diam dan bersembunyi dari dunia maya.


Mbak susi kembali masuk ke kamar, setelah mengetuk pintu beberapa kali. Dia memberi tau kan jika acara akan segera dimulai, ku letakan kembali handpone di atas meja tanpa membuka dan membaca pesan dari mas Hansel. Biarlah, dia harus bisa menerima semua keputusan yang aku ambil ini, sebab aku tak ingin mengubahnya lagi.


Acara pengajian pun di mulai, dengan pembukaan membaca Qur'an bersama yang akan dipimin oleh ustad. Semua berjalan khusyuk, lantunan ayat Qur'an terdengar sangat merdu. Setelahnya ada tausyiah dan nasehat-nasehat soal pernikahan dan rumah tangga agar selalu menjadi keluarga sakina, mawadah, warahmah.


Bahkan mbak Nadin sangat begitu kelihatan expresi tidak sukanya. Aku pun tak tau penyebabnya apa, padahal sebelumnya dia begitu sangat bahagia dengan tawa penghinaanya saat menceritakan semua tentang prilaku calon suami ku.

__ADS_1


Dan pada akhirnya sebagian acara pun telah selesai. Waktu pun terus berjalan naik dan kini nyaris pukul delapan malam. Semua terlihat begitu bahagia saat acara terakhir disebut. Makan malam bersama dengan berbagai macam aneka hidangan mengakhiri syukurankecil-kecilan hari ini.


Para tamu pun mulai menikmati hidangan yang sudah disediakan dan sesekali mengobrol dengan para tamu lainya. Menceritakan tentang banyak hal termasuk soal calon pengantin, ya aku dan mas Ronal menjadi topik pembicaraan mereka.


Seperti yang ku duga, sebagian diantara dari mereka bersikap masa bodoh dengan pernikahan ini dan ada sebagian pula merasa kasihan terhadap nasib ku, harus menjadi istri seorang preman bahkan sudah dua kali menjadi narapidana. Namun ada sebagian dari yang lain tetap saja ada yang bilang aku ikhlas menerima semua ini karena tak ingin lagi menjadi orang susah. Mereka mengira jika aku menerima dijodohkan karena haus soal harta.


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataπŸ™πŸ»πŸ˜Š

__ADS_1


Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Aku Bukan Rahim Cadangan gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..


__ADS_2