Terpaksa Menikahi Bos Mafia

Terpaksa Menikahi Bos Mafia
Janji suci


__ADS_3

Menikahi Bos Mafia


"Apakah masih belum yakin dengan keputusan ku kemarin?" tanya ku balik.


"Jadi lanjut atau batal?" Balasnya lagi yang masih berdiri di depanku dengan tenang.


"Ya kalau mau lanjut ya lanjut, kalau nggak mau di batalkan saja." balasku dengan sedikit kesal. Aku tak terima mas Ronal menatapku seakan masih curiga dengan ku.


"Benar mau di lanjutkan? Apa kamu yakin Nggak akan menyesal di kemudian harinya?" tanyanya lagi untuk meyakinkan.


"Bunda..." Aku menoleh ke arah bunda yang telah berkaca-kaca, dia pun memeluk ku dengan erat. Tak peduli dengan make upnya, aku pun menangis sesenggukan di pundak wanita berwajah teduh itu.


Beberapa tamu pun ikut berkaca-kaca melihat sesenggukan, namun aku tak peduli Dengan apa tangapan dari orang lain. Saat ini perasaan ku campur aduk rasanya, malu, kecewa, sakit dan takut seolah bercampur menjadi satu. Tak pekakah mas Ronal dengan semua rasaku? Teganya dirinya terus mengintimidasi ku seperti ini.


"Apa kamu mencintai ku?"tanya laki-laki itu lagi. Benar-benar sangat menyebalknan bukan.tak tau kah dia puluhan pasang mata sedang menyaksikan tingka lakunya yang sangat konyol itu? Apakah dia menganggap semua tamu yang ada di sini hanya patung atau boneka saja.


"Ayo jawab saja Dira. Dia butuh pengakuan daei mu."


"Dira ayo jawab, jangan lama-lama."

__ADS_1


"Nadira kamu jangan diam saja, dia butuh kepastian untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa kamu tak akan menyesal jika menikah dengan dirinya nanti."


"Jawab Dira, mas Ronal hanya ingin tau kamu terpaksa atau tidak dengan pernikahan ini."


Beberapa tamu saling sahut menyahut agar aku segera menjawab pertanyaan dari mas Ronal soal cinta nggak aku denganya.


"Cinta apa nggak Dira?" tanyanya lagi dengan tegas seraya melipat tanganya ke depan dada.


"Iya...iya...aku cinta." balas ku dengan kesal lalu kembali memeluk bunda dan menenggelamkan wajah ku ke dalam dadanya.


"Jahil banget sih kamu itu Nal." ucap bunda kepada anak lelakinya yang kini sudah melangka pergi dan duduk di samping papanya kembali.


"Sudah ya Dira, nanti biar bunda saja yang omeli dia. Bikin kamu salting dan.malu saja.." ucap bunda lagi sembari menyeka sisa air mata ku di pipi yang masih basah dengan tisu.


"Lanjut donk pak, pengantin wanitanya uda bilang cinta kok." Jawab mas Ronal santai. Dia menoleh ke arah ku lagi lalu mengedipkan sebelah matanya. Benar-benar deh laki-laki jahil. Menyebalkan sekali.


Deraian tawa dan tepukan tangan mengisi ruangan gedung ini. Tawa yang sedikit mengikis ketegangan yang sempat terjadi di sini sedari tadi.


Baiklah kalau begitu kita mulai lagi dari awal ya, semoga kali ini sampai sah ya mas. Jangan gagal lagi bisa batal malam pertama nanti."

__ADS_1


Oh ya allah, pak penghulu pun sama saja jahilnya. Membuat wajahku memerah seketika, para tamu pun ikutan tertawa saat mendengar gurauan dari pak penghulu. Termasuk bunda wanita di sampingku ini kembali mengusap lembut lengank ku lalu tersenyum tipis.


"Semua saksi sudah siap ya." pak penghulu kembali bertanya."


"Siap pak, dari tadi juga kami sudah siap pak." balas mereka dengan sedikit tertawa kecil.


"Baiklah kalau begitu mari kita jabat tangan lagi mas."


Mas Ronal pun kembali mengulurkan tanganya, lalu kembali berjabat tangan dengan pak penghulu.


"Saya nikah dan kawinkan Nadira Salsabila Putri bin Muhamad Iskandar dengan Ronal Putra Martinus bin Martinus dengan mas kawin 50 gram emas dan satu unit mobil Toyota Alphard dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinya Nadira salsabila putri bin muhamad iskandar dengan mas kawin 50 gram emas dan satu unit mobil Toyota Alphard di bayar tunai." ucap mas Ronal dengan lantang dan sangat tenang. tak terasa air mata ku menetes lagi dan lagi saat mendengar janji sucinya di ucapkan dengan lantang dan lancar di ucapkannya.


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataπŸ™πŸ»πŸ˜Š


Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Aku bukan Rahim cadangan gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..

__ADS_1


__ADS_2