Trail LOVE

Trail LOVE
23. Perkara Gaun


__ADS_3

**Di Azzura Corp.


Axelle dan Tika berada di dalam ruangan Kenan. Mereka tengah bersiap untuk meeting dengan para Kepala Divisi.


"Apa semua karyawan sudah siap untuk meeting hari ini?" Tanya Kenan sambil mengutak ngatik ponselnya.


"Sudah Pak, semua sudah ada diruang meeting" jawab Tika


"Oke..." Kenan berdiri dari duduknya dan bergegas keluar dari ruangannya menuju ruang meeting diikuti Axelle dan Tika.


Saat mereka berada di dalam Lift ponsel Kenan berbunyi tanda ada pesan masuk. Dilihatnya pesan masuk itu dari TRAIL LOVE. Mata kenan langsung membaca isi pesan itu tanpa sadar bibirnya membentuk senyuman.


"Sorry baru aktif. Gw lagi ada di Cloudy Cafe"


"Kalo mau kesini aja"


Begitulah isi pesan dari Thalita. Kenanpun mengurungkan niatnya untuk meeting. Kenan langsung menekan tombol L yang ada di lift. Axelle pun melirik dan bertanya kepada Bossnya itu dengan heran.


"Boss mau turun di Lobby? Apa ada Tamu?"


"Aku mau keluar, meeting aku serahkan padamu"


"Hemmm....kebiasaan" gumam Axelle


Lift sudah sampai di lantai 7 pintu lift pun terbuka namun Axelle dan Tika masih terdiam heran dengan Bossnya itu.


"Sudah sana..cepat keluar" Perintah Kenan


"Tapi bapak mau kemana?" Tanya Tika penasaran


"Mau tau saja kamu, sudah sana Aku buru-buru" Kenanpun mendorong kedua orang itu hingga mereka keluar.


Lift kembali tertutup. Kenan menelfon receptionist minta disiapkan mobilnya.


Pintu Lift sudah terbuka, Kenan berjalan keluar menuju Lobby. Dilihatnya mobilnya sudah terparkir didepan pintu Lobby. Tanpa menunggu lama dia langusung menancap gas menuju Cafe yang dimaksud Thalita.


................


**Di Cloudy Cafe


Mata Safira dan Winda membulat tak berkedip mulutnya menganga saat melihat pria tampan yang baru masuk dengan pakaian kemeja putih tanpa jas dan dasinya, lengan digulung sampai bawah siku dan kancing atas terbuka. Kulitnya sangat putih, bibirnya merah dan rambut yang tersisir rapih. Pria itu berjalan kearah mereka bertiga.


"Waaaaahhhh.... ganteng bangeeeettttt" ucap Safira


"Perfect" ucap Winda


Thalita pun menoleh kearah pandangan Safira dan Winda. Dan dilihatnya Kenan yang sedang berjalan menghampirinya.


"Dateng juga lo.. duduk" ucap Thalita dan mempersilahkan Kenan duduk.


Thalita melihat kedua temannya yang masih bengong pun sedikit kesal.


"Woyyyy.... kedip kali gw colok mau lo!!" ucap Thalita dengan nada agak tinggi sambil menggebrak meja membuat kedua temannya itu terkejut.

__ADS_1


"Ehemm... kenalin dong Thal didiemin aja" ucap winda menyindir


"Kenalan aja sendiri udah gede kan" jawab Thalita cuek


Mereka berdua pun saling berebut menyodorkan tangannya kearah Kenan dan memperkenalkan diri.


"Safira.."


"Winda.."


Kenanpun menerima uluran tangan 2 gadis itu.


"Kalian temannya Thalita?"


"Iyaa.. lebih tepatnya sahabat hehehe" safira dan winda jawab bersamaan


"Kamu pasti Kenan yaa.. calon tunangan sekaligus calon suaminya Thalita" tanya Safira


Mendengar ucapannya itu Thalita melotot kearah safira dan menendang kakinya. Membuat safira kesakitan "aww"


"Oh..jadi kalian sudah tau. Pasti Thalita cerita?" ucap Kenan sambil menatap Thalita.


Thalita menjadi malu dan mengalihkan pandangannya dari pandangan Kenan dengan melihat kesembarang arah sambil meminum minumannya.


"Oiya mumpung kalian disini, gimana kalau kita ke Mall. Aku minta bantuan kalian untuk menemani Thalita memilihkan gaun untuk acara pertunangan Kami, mau kan?"


"Mau..mau..mau.." jawab Safira dan Winda bersamaan


"Kalian juga boleh pilih gaun yang kalian mau untuk acara nanti" ujar Kenan


"Wahhhh..." Safira dan Winda bersorak kegirangan.


"Oke..Aku tunggu dimobil" ucap Kenan lalu meninggalkan mereka bertiga


"Lo aja deh pada yang pergi, gw mau pulang aja" ucap Thalita


"Yaaahhh Thal, ayolahh.. kapan lagi gw bisa beli gaun mahal" ucap Safira


"Tau lo thal, sesekali nyenengin kita gitu.." ucap Winda


Thalita pun pasrah saat kedua sahabatnya itu menariknya paksa dan meminta masuk kedalam mobil Kenan.


Selama perjalanan ke Mall tidak ada obrolan yang keluar dari mulut Kenan maupun Thalita, hanya ada rasa canggung dan sesekali mereka saling curi pandang.


................


Kedua mobil itu pun sampai di parkiran Mall VVIP. Safira yang baru mengetahui parkiran ini pun terkagum-kagum.


"Wahhhh.... ternyata ada ya parkiran VVIP. beruntung banget gw bisa masuk kesini"


"Pasti Mall ini punya Kenan..buktinya dia punya akses untuk masuk ke parkiran VVIP ini"


Mereka sudah memarkirkan mobilnya masing-masing dengan rapih. Mereka semua turun dan menuju Lift. Safira dan Winda tak berhenti tersenyum bahagia karna bisa merasakan parkir di parkiran khusus VVIP dan masuk melalui Lift khusus. Berbeda dengan Thalita yang tidak heran karena sudah pernah dibawa kesini oleh Kenan.

__ADS_1


......................


**Di Butik


"wahhhhh..... bagus-bagus banget gaunnya" ucap Safira hysteris


"iya harganya juga bagus" jawab Winda


Safira dan Winda sibuk memilih gaun untuk mereka sendiri sampai lupa tujuan awal mereka diajak kesini adalah memilih gaun untuk Thalita.


Kenan yang melihat pun hanya menggelengkan kepalanya.


"Heyy.. apa kalian lupa tujuanku mengajak kalian kesini untuk apa?"


Safira dan Winda pun baru sadar akan Thalita. Thalita yang melihat raut wajah mereka yang ketakutan pun tertawa terbahak-bahak.


Kenan memanggil Pegawainya dan meminta diambilkan gaun untuk Thalita.


"Heyy kamu sini.. Bawakan aku beberapa gaun exclusive untuk Orang ini" perintah Kenan kepada pegawainya sambil menunjuk ke arah Thalita.


"Baik Tuan"


Pegawai itu pun membawakan beberapa gaun yang diminta Kenan. Gaun Exclusive yang hanya dibuat 1 gaun saja. Safira dan Winda menarik Thalita ke fitting room untuk membantu memakai gaun yang dibawakan pegawai tadi.


Thalita keluar dengan Gaun pertamanya. Kenan melotot jantungnya berdebar. "SEXY." itulah yang terlintas diotak kenan. Namun Kenan kurang menyukainya karna gaun itu terlalu ketat sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya. Ia tidak ingin para tamu yang datang menikmati lekukan tubuh Thalita.


Gaun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya belum ada yang kenan pilih. Sejujurnya itunkarna Kenan bingung harus pilih yang mana, karna semuanya cocok dipakai Thalita.


"Dia pakai apa aja Cantik tapi kenapa aku susah sekali untuk memilih gaunnya ya.. sepertinya aku tidak rela berbagi kecantikannya dengan orang lain" gumam Kenan dalam hati


Thalita sangat lelah, ini sangat membuatnya bosan.


"udah lah ini aja, ngga usah dicobain lagi gw cape" Thalita memilih baju berwarna putih yang diambilnya secara asal dan memberikannya kepada pegawai toko.


"Hey...gaun apa yang kamu pilih. coba aku lihat" tanya Kenan


"Ngga perlu, ntar juga liat sendiri" ucap Thalita, padahal dia sendiripun tidak tau model dari gaun yang dia pilih itu.


"Tapi kalau aku ngga suka sama modelnya gimana" ucap Kenan


"Yang pake bajunya kan gw, kenapa lo yang ribet" tegas Thalita


Safira dan Winda hanya menyaksikan perdebatan Kenan dan thalita. Mereka tidak berani mengeluarkan kata-kata. Hingga akhirnya pegawai toko membawa 3 kantong Papper bag yang berisikan gaun milik Safira, Winda dan Thalita.


"Ayo pulang..gw cape" Thalita pun berjalan keluar diikuti Safira dan Winda.


Mereka pun berpisah. Thalita diantar pulang oleh Kenan. Sedangkan Winda dengan Safira.


.


.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2