
Teman-teman Thalita bersiap untuk pergi. Malam ini akan tanding balap motor dengan geng AWM Racing.
Ditengah persiapan mereka, Thalita keluar dengan wajah yang sembab namun tetap tersenyum.
"Gw ikut..." ucap Thalita kepada teman-temannya.
"Gw yang gas motornya" ucapnya lagi
"Lo yakin??" tanya Rio yang khawatir dengan keadaan Thalita.
Thalita mengaggukkan kepalanya pertanda kalau dia baik-baik saja walaupun kepalanya pusing karna habis menangis.
Teman-temannya bersorak gembira, melihat Ratu Racing telah kembali.
"Wuowww... My Queen is Back..." teriak salah satu temannya dan diikuti dengan tepuk tangan dari yang lainnya.
Thalita melemparkan senyumnya kepada Rio dan dibalas oleh Rio.
Mereka berangkat dengan motornya masing-masing namun tidak dengan Thalita.
Thalita meninggalkan motornya di Basecamp tongkrongannya karna dia membawa motor yang akan dipakai untuk balap nanti.
Mereka sudah sampai ditujuan. Ditempat yang mereka pakai untuk balapan.
Keduanya kini sudah bersiap di garis START.
"Hayy...cantik. Akhirnya gw bisa ngeliat dengan jelas kecantikan sang Ratu Racing malam ini" ucap Dody, si Joky AWM Racing
Thalita tak menggubrisnya sama sekali, dia langsung memakai helmnya dan menaiki motornya.
"Hemm...lo liat aja kali ini lo ngga akan menang!!" ucap Dody dengan senyum licik.
"Kita liat aja..." tantang Thalita.
Selama ini Dody memang penasaran dengan Thalita, si Ratu Jalanan yang cantik dan tidak pernah terkalahkan oleh tim Racing manapun.
Ready.... 1...2...Go!!!
Kedua motor itu melaju Kencang. Thalita menarik Gasnya sekencang mungkin. Dia meluapkan emosinya dimotor itu.
Thalita yang melewati Dody tak melirik sedikitpun. Dia seperti bermain sendiri, matanya kejalan namun fikirannya entah kemana.
__ADS_1
Dia terus melaju kencang bahkan semakin kencang. Dody yang berobsesi mengalahkan Thalita pun semakin memanas.
Dody berusaha mengejarnya lagi hingga motor mereka kini melaju beriringan. Namun Dody berusaha mencelakai Thalita. Saat beriringan Dody menendang motor Thalita.
Thalita berusaha mengendalikannya namun motor melaju sangat kencang, akhirnya motor terjatuh tubuh Thalita terguling diaspal.
Dody berhenti seketika melihat Thalita terjatuh, namun bukannya menolongnya dia malah tersenyum licik dan melajukan kembali motornya.
Namun siapa sangka, saat hampir mendekati Finish, Thalita muncul dengan kecepatan tinggi melewati Dody.
Thalita melajukan motornya secepat kilat, hingga sampailah diFinish. Tentu saja balapan ini dimenangkan oleh Thalita.
Sorak sorai teman-teman Thalita menyambut kemenangan Thalita.
Thalita menghampiri Dody yang tampak kesal karna rencana liciknya tidak membawa kemenangan.
"Belajar lagi kalo mo ngalahin gw.." bisik Thalita dengan senyum sinisnya sambil menepuk nepuk pundak Dody.
"Yo udah beres kan?" tanya Thalita kepada Rio
"Beresss..." jawab Rio
"Cabut yu..." ajak Thalita yang sudah muak berlama-lama ditempat itu.
**Di Base Camp
Seperti biasa, sesampainya di Basecamp mereka semua party merayakan kemenangan Teamnya.
"Gw cabut yaa.." pamit Thalita kesemua teman-temannya
"Lo mo pulang?" tanya Rio
"Ngga...Gw mo kerumah Safira"
"Okee... ati-ati yaa"
"Siipp..."
Thalita melaju dengan motor Trial nya kerumah Safira. Motor Trial nya melaju kencang karna jalanan malam itu sepi. Bagaimana tidak waktu sudah menunjukkan pukul 2.30 dini hari.
Namun saat di persimpangan ada mobil yang melaju kencang berlawanan arah. Thalita berusaha menghindar namun Thalita baru sadar kalau remnya blong.
__ADS_1
Dan...
Brakkkk....
Thalita tergeletak tak sadarkan diri. Hingga akhirnya ambulance datang dan membawanya kerumah sakit.
Disana sudah ada Kenan menunggu Thalita yang berada diruang IGD.
Tak lama Bayu datang dengan nafas tersengal-sengal karna panik.
"Ken..bagaimana keadaan Thalita"
"Masih pemeriksaan Dokter"
"Bagaimana ini bisa terjadi Ken?"
"Kenan juga tidak tahu Om. Kenan mencoba meghubungi Thalita tapi tidak diangkat. Karna perasaan Kenan tidak enak, maka Kenan meminta Axe untuk mencari Thalita"
**flashback
Dikamar itu, Kenan yang baru saja hendak merebahkan dirinya ditempat tidur Bayu menelfon. Bayu ingin menanyakan keberadaan Thalita. Dirinya berharap Putrinya ada bersama tunangannya namun ternyata Putrinya tidak bersama Kenan.
Kenan tidak dapat memejamkan matanya. Dia gelisah memikirkan Thalita. Perasaannya tidak enak seperti ada sesuatu yang buruk yang terjadi.
Masih dengan ponsel ditangannya, kenanpun berniat menghubungi Axelle untuk mencari tau keberadaan Thalita.
Tuuut...tuuut..
Haloo bos..
"Axe, apa kau sudah memperkerjakan anak buahmu sesuai yang kuminta?"
Mereka baru mulai kerja besok, Bos..
"Pekerjakan mereka sekarang juga, cari Thalita sampai ketemu dan segera hubungi aku!!!"
Kenan langsung mengakhiri telfonnya. Anak buah Axe langsung bergerak malam itu juga. Tak butuh waktu lama akhirnya mereka menemukan Thalita yang terkapar dijalan itu.
.
.
__ADS_1
...----------------...