
Hari demi hari telah berlalu. Tepat hari ini adalah Hari pertunangan Thalita dan kenan.
Hotel Abella milik Rico Abrisam yang terletak dipusat kota. Dengan memiliki 20 lantai ini adalah Hotel peringkat 1 termewah di Negara ini.
Di kamar lantai 20 dimana lantai ini berisikan 10 kamar Suite Room VVIP. Lantai ini memiliki akses yang hanya bisa dimasuki oleh pemilik Hotel. Lift nya pun terpisah. Di Lift umum tidak terdapat lantai 20. Keamanannya pun sangat terjaga, tidak ada yang bisa memakai lift ini karna lift ini dijaga ketat oleh pengawal.
Dilantai inilah mereka berada, Rico, Bayu, Kenan dan Thalita namun dikamar yang berbeda. Tak ketinggalan Thalita pun mengajak kedua sahabatnya menginap dihotel itu.
Mereka bertiga pun dimanjakan oleh orang-orang yang profesional dalam hal kecantikan. Seperti halnya wanita mereka melakukan ritual kecantikan agar pada saat acara nanti terlihat Fresh dan cantik memukau.
Siang hari ini Kenan tengah beristirahat dikamarnya untuk persiapan nanti malam. Sedangkan Axelle tengah disibukkan dengan Pers Conference nya mewakili Kenan terkait informasi Pertunangan Kenan dan Thalita.
Kenan sangat tidak suka diwawancara. Untuk itu urusan Media Kenan selalu menyerahkan kepada Axelle.
................
Malam pun tiba, Para wartawan dari berbagai Media dan Para tamu undangan sudah mulai berdatangan.
Semua tamu yang diundang hanya Kerabat dan beberapa Rekan bisnis Kenan, Rico dan Bayu. Tidak terlihat tamu dari Thalita.
Thalita tidak ingin diketahui teman-teman sekampusnya. Hanya Winda dan Safira yang datang ke acara itu.
................
Di Ballroom Hotel Abella yang dihias seindah mungkin kini sudah dipenuhi dengan kerabat dan Para Tamu undangan yang sedang menikmati hidangan atau sekedar menikmati minuman.
Banyak mata yang memandang kagum melihat ketampanan seorang Kenan Abrisam CEO Muda dari Perusahaan Azzura Corporation. Kenan yang memakai setelan serba hitam dengan model rambut yang berbeda dari biasanya tidak mengurangi ketampanannya sedikitpun bahkan malam ini lebih tampan dari biasanya.
Namun para tamu undangan dan media dibuat penasaran karena Tunangan perempuan belum terlihat.
"Tunangannya Pak Kenan yang mana ya. Aku penasaran pasti dia wanita yang cantik"
"Yang saya tau wanita itu adalah Anak dari Pak Bayu Dermawan CEO dari Dermawan Group"
Begitulah bisik-bisik dari para tamu undangan.
Acara pun dibuka oleh seorang MC yang terkenal didunia Entertainment.
MC memberikan sambutan kepada para tamu. Kemudian MC mempersilahkan Rico naik keatas panggung untuk memberikan sambutan.
Setelah Rico selesai memberikan sambutan, kini giliran Kenan naik ke atas panggung dan juga memberikan sambutanya.
Acara sambutan pun selesai sudah, kini saat yang ditunggu-tunggu yaitu acara tukar cincin. Rico dan Kenan masih diatas panggung menantikan Thalita.
"Baik. Terima kasih Tuan Besar Rico dan Tuan Muda Kenan atas sambutannya"
"Kini yang dinanti-nanti sudah tiba yaitu acara Tukar Cincin"
"Tuan Kenan bisa panggilkan Wanita yang akan bertunangan dengan Tuan"
Kenan pun menuruti MC untuk memanggil Thalita dengan Mic.
"Thalita.."
__ADS_1
Thalita pun keluar dari balik pintu Ballroom menggandeng lengan Bayu diikuti Safira dan Winda dibelakangnya yang membawa baki yang sudah dihias yang berisikan sepasang cincin tunangan mereka.
Malam ini Thalita sangat berbeda, dia memakai makeup dengan lipstik berwarna merah menyala dipadukan Gaun berwarna putih tanpa lengan yang diambilnya secara asal saat dibutik tempo hari. Ditambah rambut yang digerai keriting Curly Thalita terlihat sangat berbeda namun cantik, anggun dan sexy tentunya.
Semua mata didalam Ballroom itu memandangi Thalita kagum. Mereka terpana akan kecantikan Thalita.
Begitu juga dengan para media, yang tak henti-hentinya memotret Thalita.
Kenan yang berada diatas panggung pun seperti terhipnotis. Matanya tak berkedip memandangi Thalita yang sedang berjalan kearahnya seakan tak percaya kalau itu adalah Thalita.
"Perfect" suara kecil keluar dari mulut kenan.
Semakin dekat dan semakin dekat lagi. Kini Thalita sudah berada diatas panggung berhadapan dengan Kenan, mata mereka saling beradu pandang jantung kenan berdebar sangat kencang.
"Wowww..... cantik sekali"
Suara MC itu mengejutkan Kenan. Kenanpun gugup dan mengalihkan pandangannya kesembarang arah.
Kini giliran Bayu yang memberikan suaranya. Bayu memberikan tangan Thalita kepada Kenan dan Kenan menerimanya.
"Aku percayakan Anak ku kepadamu, dan Aku Restui hubungan kalian"
"Aku berjanji akan selalu menjaganya dan mencintainya"
Kenan memakaikan cincin dijari manis Thalita, giliran Thalita memakaikan cincin dijari manis Kenan. Kenan mencium punggung Thalita dengan penuh perasaan.
MC kembali berbicara,
"Baik mari beri tepuk tangan yang meriah untuk pasangan yang sangat serasi ini"
Prok..prok..prok..
Semua orang yang ada diBallroom itupun memberikan tepuk tangan yang meriah.
Kenan dan Thalita berdiri berdampingan. Kenan terus menerus memandangi Thalita. Thalita yang menyadari sikap Kenan pun berbisik.
"Kenapa lo. Gw cantik ya?" Bisik Thalita yang membuat Kenan makin salah tingkah
"Cihh..cantik apanya" kenan mencoba menepisnya. Tidak dipungkiri Thalita memang sangat cantik namun Kenan tidak ingin memperlihatkan kekagumannya.
"Trus kenapa lo ngeliatin gw kaya gitu, lo suka sama gw?"
"Ehemm..jangan Ge-er. Aku cuma heran aja sama bibir kamu. Kaya Zombie" ucap kenan
"Sialan lo! Gw sengaja pake lipstik ini biar ngga ada yang tau kalau yang tunangan sama lo itu gw"
"Cihh...harusnya kamu bersyukur bertunangan denganku"
"ishhh..." thalita mencibir mendengar perkataan Kenan.
Acara pun selesai sudah. Thalita dan Kenan turun dari panggung. Thalita menggandeng lengan Kenan mengikuti langkah Kenan untuk menyapa para tamu.
"Gw mau kekamar aja, kaki gw pegel pake high heels" bisik Thalita dan dianggukan oleh Kenan.
__ADS_1
Thalita pun kembali kekamar diantar oleh Kenan, saat Thalita membuka pintu kamar tiba-tiba saja suara hati kenan berbisik ingin mencium Thalita.
Degg...
Jantung Thalita berdebar, tubuhnya merinding saat Kenan menarik lengan Thalita hingga jatuh kepelukan Kenan. Wajah mereka sangat dekat mata mereka beradu. Tangan kiri kenan melingkar dipinggang Thalita sedangkan tangan yang satunya mengusap lembut pipi Thalita.
Tidak ada suara, hanya terdengar suara jantung yang berdebar dan "CUP" kenan memulai aksinya, dia mencium bibir Thalita perlahan namun pasti hingga akhirnya mereka benar-benar berciuman.
Thalita memejamkan matanya dan membuka sedikit bibirnya tak ada balasan dari Thalita. Namun dia juga tidak menolak, tubuhnya serasa kaku tangannya pun tak mampu untuk bergerak. Entah apa yang terjadi padanya.
Kenan melepaskan ciumannya, dia memandangi Thalita yang mematung.
Kenanpun tersenyum seraya mengucapkan terima kasih lalu mengecup keningnya.
"Good night" ucap Kenan lalu buru-buru pergi meninggalkan Thalita yang masih berdiri seperti patung sebelum tonjokan melayang dipipinya.
"Bodoh...bodohh...bodohhh.... kenapa gw diem aja coba... aaaarrrrggghhhhh"
.
.
...----------------...
Gimana kira-kira nih.. greget ngga?
minta komentar nya yaa..
minta 👍dan ❤ nya ya...
Biar makin semangat...🥰
...----------------...
Visual
Thalita saat Tunangan
Visual
Kenan saat Tunangan
Visual Safira
Visual Winda
__ADS_1