
Kenan sudah sampai dikantor Polisi. Polisi menjelaskan kejadiannya dari A to Z.
"Tolong dijaga adiknya, jangan sampai terulang seperti ini lagi. Apalagi dia perempuan" ucap Pak Polisi kepada Kenan.
Kenan hanya mendengarkan dan tidak merespon.
Kenan tidak perduli karna Thalita bukanlah Adiknya.
"Kalau begitu Kami permisi" pamit Kenan kepada Pak Polisi dan langsung berjalan keluar diikuti Thalita dibelakangnya.
"Silahkan" ucap Pak Polisi
"Sepertinya Saya pernah lihat wajah laki-laki itu, tapi dimana ya" gumam Pak Polisi
Polisi itu tidak sadar kalau laki-laki itu adalah Kenan Abrisam seorang Pengusaha muda terkenal.
Saat diparkiran kantor Polisi Kenan berbalik berhadapan dengan Thalita sebelum dia menghampiri mobilnya. Kenan tampak kesal atas perlakuan Thalita. Dia merasa sudah membuang-buang waktu istirahatnya.
"Puas kamu!! Puas sudah mengerjai saya. Kamu bilang kamu dicelakain sama orang, ngga tahu nya malah kamu sendiri yang mencelakakan orang. Buang-buang waktu saja" ucap Kenan kesal karna merasa dibohongi.
"Yaaa sorry, abis kalo gw ngga bilang gitu lo pasti ngga akan dateng buat nolong gw" jawab Thalita tanpa berdosa sedikitpun.
"Lagipula lo kan punya utang sama gw, anggep aja ini imbalan gw nganterin lo waktu itu. Lo pikir lo ngga ngerjain gw waktu itu" sambung Thalita
__ADS_1
Kenan pun tidak bisa menjawab, dia langsung berjalan ke arah mobil nya tanpa menghiraukan Thalita. Namun langkahnya terhenti saat Thalita memegang tangannya.
Degg...ini adalah yang kedua kalinya tangan Kenan dipegang Thalita. Entah ada apa dibalik dadanya yang berdebar itu.
"Ehh tunggu...gw ikut mobil lo boleh ngga, soalnya motor gw ngga ada kuncinya" ucap Thalita.
Kenan hanya mengangguk untuk menutupi kegugupannya.
**Didalam mobil
"Btw thanks yaa..lo dah nolongin gw hari ini" ucap Thalita sambil senyum ke arah Kenan
"Manis sekali" ucap Kenan dalam hati.
"Btw.. kita belum kenalan kan ya, kenalin gw Thalita" sambung Thalita sambil mengulurkan tangannya mengajak salaman.
"emm... aku tahu, dan aku rasa kamu juga sudah tahu namaku. Jadi tidak perlu berkenalan" ucap Kenan dingin tanpa membalas uluran tangan Thalita
"Oh..oke" jawab Thalita sambil menarik tangannya.
"Ihh nih cowo sombong banget sumpah" ucap Thalita dalam hati.
Karna kesal Thalita tidak lagi bicara. Kenan yang perasaannya tidak karuan itu mencoba mengalihkan dengan fokus menyetir dan pandangan kedepan.
__ADS_1
Diperjalanan Kenan baru sadar kalau Thalita belum memberitahukan alamat rumahnya.
"Kamu mau aku antar kemana" tanya kenan sambil fokus menyetir. Namun tidak ada jawaban.
"Emm...pantes sepi ternyata dia tidur" ucap Kenan
Kenanpun memberhentikan mobilnya dipinggir jalan, dia ingin membangunkan Thalita untuk menanyakan alamat rumahnya. Namun niat untuk membangunkan pun batal karna melihat Thalita yang tidur sangat nyenyak.
Dipandanginya dalam dalam wajah Thalita, tanpa disadari Kenan tersenyum.
"Cantik, sangat cantik" ucap kenan sambil tersenyum. Entah ada apa dengan jantungnya yang berdebar kencang, yang pasti saat ini dia bahagia.
Mungkin ini yang namanya jatuh cinta, tapi Kenan masih belum menyadarinya.
Kenanpun berhenti di taman dan memilih untuk tidur dimobil, karna dia tidak tahu mau antar Thalita kemana. Dia pun tidak mungkin membawa Thalita kerumahnya karna ada Papanya.
.
.
...----------------...
jangan lupa sarannya yaa, tulis dikolom komentar
__ADS_1
😊😊