Vampire Kecil Milik Tuan William.

Vampire Kecil Milik Tuan William.
Bab 105. Petuah Dari Bangsa Elf Mengatakan


__ADS_3

William sudah memberikan obat herbal di bekas luka senapan di paham ibu dari bocah lelaki elf itu. Kondisi dari ibu lelaki bocah elf perlahan kian membaik. William sedang memanggang daging dari siluman babi terus mengipas daging itu.


“Beristirahatlah dulu sampai tubuh kamu bisa kembali untuk berjalan,” cetus William tanpa menoleh ke belakang.


Perlahan ibu dari bocah lelaki elf itu duduk, tangannya membelai lembut puncak kepala putranya sedang berbaring di sebelahnya.


“Terimakasih tuan. Saya rasa kalau tuan tidak ada, mungkin saya dan anak saya akan mati.”


“Berterimakasih kepada putra, Anda. Dia adalah seorang bocah pemberani,” William memutar arah duduknya menghadap ibu dari bocah lelaki elf itu, “Apa yang sebenarnya terjadi?” lanjut William bertanya.


Sejenak ibu dari bocah lelaki elf itu menunduk, detik selanjutnya menatap wajah William berada 2 meter dari dirinya.


“Petuah dari bangsa elf mendapatkan ramalan jika 2 minggu lagi akan ada terjadi kehancuran besar di muka bumi ini. Kami bangsa elf yang hanya tersisa 250 orang di perintahkan untuk melarikan diri, mencari tempat yang aman untuk kelangsungan klan kami. Kemunculan gadis Vampire dari hasil hubungan gelap Raja Vampire bersama dengan klan manusia. Gadis Vampire itu sekarang sudah mengikat janji dengan iblis penghancur. Semua itu dilakukan karena gadis vampire itu sedang mencari seorang keturunan pertama dari Raja vampire. Keturunan dilahirkan dari seorang selir berdarah ratu penyihir jahat, manusia, dan iblis. Semua darah bersatu, mengalir di tubuh gadis itu. Akan ada perang saudara begitu sangat kuat dari kedua gadis yang cukup kuat pula,” jelas ibu dari bocah lelaki elf itu serius.


‘Ternyata Arista memiliki seorang saudara. Tapi, siapa wanita manusia itu? ‘ batin William.


William menatap ibu dari bocah lelaki elf, “Apa ramalan itu sungguh adanya? Jika memang benar, dimana gadis vampire itu?” tanya William kembali menyelidik.


“Entahlah, kami bangsa elf juga tidak terlalu tahu tentang itu. Cuman tetuah mengatakan, setelah peperangan besar itu terjadi 8 tahun lalu, putri dari selir di besarkan oleh seorang mutan, pembasmi monster dan klan lainnya. Mereka berbaur di antara banyaknya orang di muka bumi ini. Sedangkan putri hasil hubungan gelap itu, saat peperangan terjadi 8 tahun lalu, klan manusia tengah mengandung melarikan diri ke hutan, yang sulit di jangkau oleh sihir atau kekuatan lainnya. Jadi, tidak ada yang tahu,” sahut ibu dari bocah elf itu memberitahu.


“Kenapa kalian harus melarikan diri? Bukannya kekuatan dari bangsa elf sebagai klan penyembuh sangat di butuhkan nantinya?” William kembali bertanya.

__ADS_1


“Benar. Tapi, kami tidak bisa melakukannya..”


“Kenapa tidak bisa, apa penyebabnya?” timpal William semakin penasaran.


“Klan kami semakin sedikit. Dan… darah biru kami yang memiliki kekuatan besar akan menjadi bahan energi dari gadis vampire yang sudah berbuat janji kepada iblis kegelapan. Kekuatan besar yang tak akan bisa di kalahkan oleh siapa pun, termasuk Raja iblis muda itu,” lanjut ibu dari bocah lelaki elf itu mengejutkan William, saat mengatakan Raja iblis muda.


“Tu-tunggu dulu, Raja iblis muda? bukannya Raja iblis sudah mati?”


“Itu tidak mungkin. Raja iblis yang sering membuat janji kepada banyak klan itu hanya Raja iblis palsu. Raja iblis palsu itu hanyalah seorang dari panglima kerajaan yang memang memiliki kekuatan tinggi. Panglima itu dikeluarkan karena ia telah melakukan kesalahan terbesar. Karena Raja Iblis muda tidak pernah menampakkan dirinya, panglima itu membalas dendam dengan berpura-pura menjadi Raja Iblis. Raja iblis muda yang sesungguhnya tidak pernah menampakkan dirinya, ia selalu berbaur dengan klan lainnya. Aku juga mendengar, jika saat ini ia sedang mencari gadis Vampire keturunan pertama dari Raja iblis dan selir. Gadis vampire yang malang sebagai tumbal kontrak perjanjian dari Raja iblis …”


“Kamu tahu darimana?” tanya William bertambah penasaran.


“Dari petuah, ramalan dan bola Kristal besar itu tidak pernah salah. Syukurlah bumi masih bisa diselamatkan oleh Raja iblis muda di saat bulan pertama waktu itu. Andai saja Raja iblis muda itu tidak datang menyelamatkan gadis vampire itu, maka saat ini semua klan dan bumi akan di kuasai oleh Raja iblis palsu itu,” hela ibu dari bocah lelaki elf itu.


“Tidak, Raja iblis muda tidak seperti itu.”


Dahi William mengernyit, ia terus berpikir siapa Raja iblis muda menolong Arista pada malam itu. Bukannya saat itu hanya ada dirinya, Anggun, Esme, Ellard, dan Abel, bersamanya, dan menolong Arista.


‘Aku harus bertemu dengan Esme, mencaritahu siapa Raja iblis itu, dan bertanya apakah ramalan itu benar. Jika memang benar, maka waktu 2 minggu itu tidaklah panjang. Aku harus bertemu Arista, aku juga harus menyatakan perasaanku kepadanya, sebelum dunia ini musnah,’ gerutu William dalam hati.


William beranjak dari duduknya, “Kalau gitu aku pamit. Kalian berdua cukup jalan lurus saja dari hutan ini, temukan sebuah gua di selimuti sarang laba-laba dan banyak tumbuhan berduri di depan gua itu. Tinggallah di sana, karena tempat itu sangat aman,” usul William sekaligus berpamitan.

__ADS_1


“Terimakasih tuan. Saya akan membawa putra saya ke sana,” sahut ibu dari bocah lelaki elf titu kepada William.


“Hem,” angguk William.


William pun berbalik badan, ia terus melangkah menuju jalan pulang ke bar tempat pria botak itu. William ingin menanyakan benar atau tidaknya ramalan ini. Jika memang benar, ia harus membuat sebuah ramuan untuk menambah kekuatan miliknya, karena lawannya kali ini adalah lawan benar-benar cukup tangguh.


.


.


💫Di dunia berbeda💫


Esme, Anggun, Ellard, Abel, dan Arista, berjalan pulang menuju asrama. Sepanjang perjalanan Esme terus melirik ke Abel, sedang bersenda-gurau kepada Arista.


‘Ternyata benar dugaanku, Abel benar-benar seorang Raja iblis muda yang konon katanya tidak pernah menjaga kerajaannya. Tapi, kenapa Abel bisa melakukan itu. Apa yang sebenarnya di rencanakan Abel?’ gerutu Esme dalam hati, mengingat saat tetuah dari hewan Fantasi meramalkan dan memberitahu jika Abel sebenarnya Raja iblis yang sedang menyamar.


Abel merasakan tatapan intens Esme, ia melirik sejenak ke Esme, sekilas tatapan ingin membunuh menatap dari samping wajah Esme sedang menatap lurus ke jalan. Saat Esme kembali menoleh ke arahnya, Abel dengan cepat merubah mimik wajahnya dan kembali berbincang dengan Arista.


Esme tiba-tiba menghentikan langkahnya. Anggun, Ellard, Abel, dan Arista ikut menghentikan langkahnya juga.


“Ada apa bu?” tanya Anggun penasaran.

__ADS_1


“Sepertinya kita tidak perlu cepat-cepat kembali ke asrama. Karena waktu kehancuran tinggal 2 minggu lain, gimana kalau kita mengasah kekuatan di luar sini. Aku akan mengeluarkan tenda, dan perlengkapan buat kita bermalam di sini,” usul Esme sedikit berbohong. Padahal dalam hati Esme, ‘Aku tidak bisa membawa Abel kembali ke yayasan atau ke asrama. Aku takut Abel memiliki rencana buruk, sudah pasti banyak jiwa dan klan yang akan melayang di sana.’


__ADS_2