Vampire Kecil Milik Tuan William.

Vampire Kecil Milik Tuan William.
Mitos.


__ADS_3

Part 26


______


Ellard yang sudah berubah menjadi manusia dengan tubuh yang penuh luka menatap kepergian Arista yang berubah menjadi Monster Vampir yang memiliki aura yang sangat mengerikan.


Ellard tertegun, “Aura ini, seperti ada sedikit berbau darah penyihir yang sangat kejam dari dalam tubuhnya.” Ellard membulatkan kedua bola matanya seperti mengingat sesuatu, “Apa benar jika yang dikatakan para petuah, 10.000 tahun silam ada seorang anak perempuan yang terlahir dari keturunan penyihir jahat. Dan apa benar jika Arista adalah anak dari Raja Vampir dengan selir yang mempunyai darah penyihir jahat itu.” gumam Ellard pelan.


Mulan, Robert, Sebastian dan Diana tercengang melihat sisi yang tersembunyi dari dalam tubuh Arista.


“Ternyata gadis itu memang ada.” Gumam mereka pelan secara serentak.


Arista terus berjalan mendekati Spider-hybrid human. Arista mengeluarkan jari kuku yang tajam, “Pergi kau ke Neraka dasar Monster jelek.” Arista mengepakkan sayapnya terbang menuju Spider-hybrid human dengan api yang membara terlihat dari kedua bola matanya.


Wanita Spider-hybrid human membulatkan kedua bola matanya menatap kedatangan Arista.


Mitos.


Aku pikir ini hanya cerita yang di publikasikan oleh para petuah untuk menakuti para Monster dan juga Iblis.


Auranya.


Aura yang di pancarkan gadis ini begitu sangat mengerikan.


Tapi aku tidak boleh kalah dengan gadis yang tidak tahu memanfaatkan kekuatan yang tersembunyi dari dalam tubuhnya.


Gumam Spider-hybrid human di dalam hati.


Spider-hybrid human berjalan dengan kaki laba-labanya mendekati Arista, “Sungguh menantang.” Sahut Spider-hybrid human dengan bibir atas yang menaik.


Syapp!!


Syaapp!!


Terdengar kepakan sayap Arista yang sedang melayang di udara.


Arista yang terbang dengan perlahan mengeliling Spider-hybrid human dengan jari-jari kuku yang sangat amat tajam terus di layangkan dengan sangat cepat mengeliling dan menyentuh tubuh Spider-hybrid human yang saat itu sedang tertegun menatap kecepatan Arista yang menyayat tubuhnya.


“Pergilah kau ke Neraka.” Teriak Arista.


Sraaakk!!


Sraakk!!


Srrakkkk!!


Suara kuku Arista menyayat kulit Spider-hybrid human dengan darah yang menyembur dari titik sayatan kuku Arista.


Spider-hybrid humam mendongakkan wajahnya disertai kedua bola mata yang melotot ke atas dengan sudut bibir bawah mengeluarkan darah.


“Tidak pernah aku duga jika nyawaku akan berakhir dengan sangat cepat oleh gadis seperti kamu.” ucap Spider-hybrid human dengan tubuh yang kian melemah serta darah yang terus menyembur dari bibirnya.

__ADS_1


Spider-hybrid human mengulurkan kaki laba-laba depan miliknya menggenggam tubuh Arista menariknya dengan cepat hingga wajah mereka saling berhadapan.


Dengan tubuh yang sudah lemah dengan darah yang terus mengalir, Spider-hybrid humam memberitahu Arista sesuatu hal yang mungkin bakal terjadi.


“Jika kau adalah gadis yang selalu mereka sebutkan dan perebutkan, maka kamu harus berhati-hati. Pria yang selalu menjagamu mungkin tidak akan mampu melawan kekuatan besar yang akan terjadi di kemudian hari. Jika kamu lemah, maka kamu akan kehilangannya atau dia akan kehilangan diri kamu.” Genggaman kaki laba-labanya melemah bersamaan dengan kedua kelopak mata yang mulai tertutup sehingga membuat Arista jatuh di atas tanah bersama jatuhnya tubuh Spider-hybrid human.


Arista tertegun dengan tubuh yang perlahan berubah menjadi Vampir imut dan cantik.


“Paman.” Gumamnya pelan mengingat William.


Ellard yang sedang terluka parah berlari mendekati Arista.


“Apa kamu baik-baik saja.” Dengan kedua tangan yang memegang bahu Arista.


Arista yang masih bingung menolehkan wajahnya menatap Ellard yang berada di sampingnya.


Mulan, Robert dan Sebastian berlari mendekati Ellard dan Arista sambil berkata secara bersamaan.


“Kamu sungguh hebat Arista.”


Arista hanya diam saja memandang kedatangan mereka yang berdiri mengelilingi dirinya yang masih duduk dengan wajah kebingungan.


Srek!


Srek!


Diana melangkahkan kakinya perlahan dengan tubuh yang penuh luka.


“Apa benar kamu adalah Mitos gadis Vampir anak dari Raja Vampir bersama seorang selir yang mempunyai keturunan darah penyihir yang selalu kami dengar.”


“Aku tidak mengerti apa yang kalian bicarakan.” Arista meletakkan tangan kanannya di dada, “Aku hanya gadis kecil milik Pamanku seorang, dan Ibuku adalah seorang Vampir biasa.” Arista berlari pergi meninggalkan Ellard, Diana, Mulan, Sebastian dan Robert yang mengelilingi dirinya.


Entah dari mana datangnya, tiba-tiba Esme menahan bahu Arista yang berlari berlawanan arah dari tempat ia berdiri.


“Mau kemana kamu gadis kecil yang nakal.”


Kedua bola mata Arista basah menahan tangis, “Tugas kami sudah selesai. Aku harap kamu dapat menambah nilai di ujian kenaikan kelas dengan sangat baik dan aku tidak perlu berlama-lama berkumpul dengan orang yang selalu bertanya dan menyudutkan aku tentang hal yang tidak benar dari diriku.” Sahut Arista dengan suara yang serak.


Esme tersenyum manis berjalan sedikit ke hadapan Arista, menghapus jejak air mata yang membasahi pipi Arista. “Jika itu tidak benar kenapa kamu menangis.”


Arista menundukkan pandangannya, “Aku sangat lelah, boleh tidak aku kembali duluan menuju mes khusus wanita.”


Esme menganggukan kepalanya, “Tidak. Kita harus berkumpul 1 jam lagi, aku akan menunggu kalian di tepian Danau.” Esme berbalik badan kemudian hilang dalam sekejap mata.


...1 jam kemudian....


...💃🏻💃🏻...


Semua para murid berkumpul di tepian Danau dengan masing-masing tubuh yang penuh dengan luka.


Esme guru yang cantik beserta 2 gunung tak terlampaui miliknya berdiri di hadapan para murid. Sejajar dengan Esme telah tergeletak bangkai dari Spider-hybrid human yang telah di habisi oleh Arista.

__ADS_1


Suasananya menjadi ramai membicarakan Arista.


Arista yang sedang berdiri paling depan hanya diam dengan wajah yang tertunduk serta kedua tangan yang di kepal bersembunyi di balik baju yang dikenakan olehnya.


Ellard memegang bahu Arista, “Kamu tidak perlu merasa cemas seperti ini, apa pun wujud yang tersembunyi di dalam diri kamu aku akan tetap berada di sisi kamu.” Ellard melemparkan senyum manis menatap wajah Arista yang saat itu hanya diam mematung menatap wajahnya.


Wajah Arista terlihat bingung dan sedikit panik.


Perkataan apa ini.


Aku hanya tidak suka mereka bergosip seperti itu.


Karena aku hanya Vampir kecil milik Paman William.


Bukan yang seperti yang mereka katakan.


Ingin rasanya aku membungkam mulut mereka.


Tapi.


Aku takut jika Paman akan menghukumku.


Gumam Arista di dalam hati.


Esme melambaikan kedua tangannya, “Muridku tersayang. Coba dengarkan sedikit penerangan dari wali kelas kalian yang paling cantik dan tidak ada tandingannya ini.” ucap Esme dengan suara lembut dan sedikit manja.


Semua murid jadi diam seketika, suasana terlihat tenang dan damai walau tubuh mereka sedang mengalami luka.


Esme berjalan mendekati bangkai Spider-hybrid human.


“Sebelumnya Monster ini hanya Mitos belakang, jika tidak teman kita yang berjuang menghabisinya mungkin kita tidak akan tahu kalau ada Monster berwajah cantik dan seksi di dalam hutan ini.”


Ekspresi wajah Arista menjadi datar menatap Esme yang sedang berdiri di depan bangkai Spider-hybrid human.


Berarti dia hanya omong kosong belakang, untuk memastikan kebenaran ada Monster tersebut dia rela mengirim kami ke dalam hutan.


Sial.


Sudah membuat aku berubah demi menyelamatkan timku.


Awas kau Esme.


Gumam Arista di dalam hati.


Esme berdiri dengan tangan yang mengarah ke bangkai Spider-hybrid human.


“Spider-hybrid human adalah seorang manusia yang di uji coba oleh beberapa penyihir yang ingin menciptakan Monster baru untuk melindungi rakyat mereka dari serangan Klan lain. Namun sangat di sayangkan 20 wanita dari uji coba mereka, hanya ini yang berhasil menjadi Monster Spider-hybrid human selebihnya gagal.”


Arista memotong penjelasan Esme. “Jadi kenapa dia bisa lari ke dalam hutan ini, kenapa dia tidak tinggal bersama dengan para penyihir.”


Esme menggelengkan kepalanya, “Maaf. Suatu saat kalian juga pasti akan tahu.”

__ADS_1


Esme merenggangkan tubuhnya, “Kalau begitu kita bisa beristirahat dengan tenang sampai 2 hari setelah itu kita berjumpa kembali.” Esme berbalik badan dengan tangan kanan yang melambai.


...Bersambung........


__ADS_2