Vampire Kecil Milik Tuan William.

Vampire Kecil Milik Tuan William.
Bab 107. Menonton pertikaian Ellard dan ketua hewan Fantasi


__ADS_3

Di masing-masing tempat, Esme, dan klan bangsa elf terkejut melihat gadis vampire itu, sebut saja Grace, sudah menjumpai langsung William. Benar-benar kejadian di luar dugaan. Di masing-masing tempat, Klan elf, para hewan Fantasi, berserta Esme, mengernyitkan dahi mereka masing-masing, memikirkan bagaimana caranya untuk menghentikan kehancuran sudah berada di depan mata.


Saat mereka semua sedang memikirkan cara untuk menghentikan kehancuran di muka bumi ini sebentar lagi akan terjadi. Tak berselang lama terdengar suara gemuruh dari atas langit. Esme, ketua hewan Fantasi, dan petuah menjaga bola Kristal keluar dari dalam gua. Sorot mata mereka menatap langit tampak gelap.


“Sepertinya hawa kegelapan dari Iblis penghancur sudah memasuki dimensi manusia. Gadis itu benar-benar membawa kehancuran dengan sangat cepat,” ucap tetuah menjaga bola Kristal.


“Tapi kenapa gadis itu bisa dengan mudah masuk ke dunia manusia, dan bertemu dengan William?” tanya ketua hewan fantasi.


Petuah hewan fantasi menoleh ke Esme, “Dia mengikuti Esme, dan ikut masuk ke dalam portal. Gadis itu benar-benar sangat pintar,” sahut Petuah hewan Fantasi mengetahui hal itu dari bola kristal.


“Darimana Anda tahu kalau gadis vampire itu mengikuti ku?” tanya Esme bingung.


“Bola Kristal yang memberitahunya. Sekarang, itu tidak penting. Aku sangat yakin jika William sanggup melawan gadis itu sendiri….asal, gadis vampire itu tidak bertemu dengan klan elf. Jika itu terjadi, maka gadis vampire itu tidak akan terkalahkan. Kecuali, Arista sendiri yang melawannya,” jelas petuah dari hewan fantasi.


“Apa klan elf masih ada?” tanya Esme, setahu ia klan elf sudah punah saat peperangan 8 tahun lalu, karena ulah Raja Vampire mengambil darah klan elf untuk menambah kekuatan.


“Sebagian klan elf bersembunyi, berpindah-pindah tempat agar klan mereka bisa melangsungkan kehidupan. Saat ini klan elf tersisa 250 yang masih bisa bertahan sampai sekarang. Klan elf itu sekarang berada di dunia manusia, William pernah bertemu dengan mereka," pandangan mengarah ke Esme, "Sebaiknya, anak murid-mu, kamu tugaskan untuk mencari keberadaan klan elf. Klan elf itu wajib dilindungi daripada kami, para monster dan klan hewan fantasi dari dimensi berbeda ini!” lanjut petuah hewan fantasi memberi saran.


“Tapi, klan kalian juga klan yang sangat langkah, kalian patut dilindungi oleh Arista, Anggun, Abel, dan Ellard. Mereka ber…”


“Jangan membantah, sebaiknya kamu pulang, beritahu oleh anak-anak dan guru-guru yang ada di sekolah itu untuk waspada. Karena aku sangat yakin, kurang dari 150 jam, akan terjadi badai besar yang akan menyambungkan dunia manusia dan dimensi ini. Cepat! Bergegaslah untuk pergi!” perintah petuah hewan fantasi.


“Tapi…ck..baiklah, aku pergi dulu!” sahut Esme, ia pun naik kembali ke punggung ketua hewan fantasi.


Ketua hewan fantasi terbang dengan gagahnya membawa Esme kembali ke tenda tempat ia dirikan dengan Arista, Anggun, Abel, dan Ellard.

__ADS_1


“Esme, sebaiknya kamu langsung menyuruh Anggun, Arista, Ellard, dan Abel, mencari dan melindungi klan elf. Karena aku sangat yakin jika gadis vampire itu, dan awan gelap dari iblis penghancur sedang mencari keberadaan klan elf. Mengincar darahnya untuk menambah kekuatan mereka sebelum bertarung. Dan, kamu kembali lah ke yayasan. Karena banyak klan lain yang pastinya tidak tahu tentang hal ini. Tugas kamu sekarang beritahu mereka sebelum semuanya terlambat!” jelas ketua hewan fantasi memberitahu.


“Aku masih tidak habis pikir, kenapa harus muncul sekarang,” gumam Esme di dengar oleh ketua hewan fantasi.


“Itulah takdir, tidak ada yang bisa menduga-duga.”


Bush bush bush!


Ketua hewan fantasi mendaratkan tubuhnya di tempat ia mendarat tadi. Anggun, Arista, Ellard, dan Abel, sedari tadi sudah menuggu Esme, menyilangkah kedua tangan mereka di depan wajah agar debu dan dedaunan tidak terbang ke wajah mereka.


“Hei, hei! Bisa tidak kalau kau itu datang tidak menerbangkan apa pun ke wajahku!” teriak Ellard tak suka.


“Diamlah bocah! Kalau kau tidak bisa terbang sepertiku sebaiknya kau nikmati saja hembusan dari sayapku yang gagah!” cetus ketua hewan fantasi.


“Hal apa yang harus aku nikmati dari kepakan sayap-mu yang bau itu!” teriak Ellard mengejek sayap berbulu putih seperti kapas.


“Hei, hei. Apa baru saja kau sedang menghinaku?”


Saat keributan terjadi antar hewan fantasi, dengan Ellard. Anggun, Arista dan Abel duduk berjejer, bersila, menatap Ellard adu mulut dengan ketua hewan Fantasi.


“Seru ya, padahal kalau mereka saling sadar diri. Mereka itu dari jenis yang sama. Yang membedakan hanyalah satu hewan Fantasi, serigala berbulu putih seperti kapas memiliki sayap. Dan yang satunya siluman serigala yang bengis,” ucap Anggun, duduk bersila menatap perdebatan Ellard dan ketua hewan fantasi.


“Iya, kenapa aku baru sadar. Apa kau ingin bertaruh denganku?” tanya Arista, tangannya perlahan merogok saku, mengambil koin emas.


Ellard dan ketua hewan fantasi melihat Anggun dan Arista hendak bertaruh atas pertikaian mereka secara bersamaan menoleh kea rah Arista dan Anggun.

__ADS_1


“Kalian pikir ini pertarungan?!” teriak Ellard dan ketua hewan fantasi bersamaan.


“Sudah, hentikan perdebatan kalian. Ini bukan waktunya untuk berdebat!” putus Esme, pandangannya mengarah ke Arista, Anggun, Abel, dan Ellard, “Sebaiknya kalian pergi ke dunia manusia, cari klan elf, dan lindungi mereka di sana. Karena akan ada badai besar yang akan menimpa di dunia manusia, dan itu akan menyatukan penghalang dimensi ini dengan manusia!” lanjut Esme memberitahu intinya saja.


“Paman,” gumam Arista memikirkan William.


“Kamu tidak perlu kuatir tentang William. Ia pasti akan baik-baik saja,” sambung Esme mendengar gumaman Arista.


“Esme, lebih baik kamu segera membuat portal untuk mereka langsung ke hutan. Jangan menundanya lagi. Aku pergi dulu, karena aku juga harus melindungi klan ku!” usul ketua hewan fantasi, ia balik badan, mengepakkan sayap kokohnya, dan terbang, kembali ke gua miliknya.


“Apa yang sebenarnya terjadi bu?” tanya Anggun, diangguki oleh Arista, Ellard, dan Abel.


Esme menoleh ke Arista, sejenak ia menarik nafas dalam-dalam, lalu dengan terpaksa ia memberitahu yang sebenarnya.


“Arista ternyata memiliki saudara dari hasil hubungan gelap Raja iblis dengan klan manusia. Gadis vampire setengah manusia itu kini sudah mengikat janji dengan iblis penghancur. Gadis itu saat ini sedang mencari keberadaan kamu….Arista!” jelas Esme membuat Anggun, Arista, Abel, dan Ellard semakin bingung.


“Tu-tunggu. A-aku anak dari Raja vampire? Itu tidak mungkin, aku memang sering mendengar perkataan itu. Tapi aku bukanlah anak dari raja Vampire. Apa kalian pikir karena aku terlahir sebagai klan vampire, ‘kan? Da-dan aku tidak memiliki saudara, jadi itu….”


“Selama ini William menutupi itu semua kepada kamu. Sekarang sudah waktunya kamu banyak mengetahui siapa kamu sebenarnya Arista. Dan hal ini lah yang sebenarnya akan terjadi. Gadis vampire itu saat ini sedang bersama dengan William…”


“Apa! Gadis itu bersama dengan Paman? Tidak akan aku biarkan seorangpun menyentuh dan menyakiti Paman, sesampainya di dunia manusia aku harus bertemu dan melindungi Paman!!” tegas Arista yakin.


“Tidak bisa, kamu tidak bisa melakukan hal itu. Jika kamu bertemu dengan William, maka kamu akan mempercepat kehancuran dunia ini. Kamu juga akan membuat William semakin dalam bahaya!” Esme memberitahu sesungguhnya.


Arista terdiam, kedua tangannya ia kepal, bibirnya berdecak menahan amarah.

__ADS_1


“Sebaiknya kalian harus pergi sekarang!” tegas Esme, kedua tangannya mengulur lurus ke depan, bibir bergerak merapal mantra.


__ADS_2