
Waktu perlombaan Biologi dan Debat Bahasa Inggris akan diadakan kurang dari sebulan. Vanila melakukan latihan dwngan tim biologi dan tim bahasa Inggris bergantian. Sebenarnya tanpa harus latihan, Vanila bisa menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik. Bahkan sewaktu latihan debat dengan Mrs. Merry, pengetahuan Vanila tentang debat yang mengangkat tema Dunia pendidikan dan teknologi mengalahkan Mrs. Merry, yang membuat Mrs. Merry optimis bahwa tim debatnya akan memenangkan perlombaan.
"Karena materi debat kamu sudah sangat bagus La, jadi minggu depan kita nggak usah latihan lagi. Buat Stella dan Grace tambah lagi wawasannya tentang Dunia pendidikan ya nak. Ibuk optimis kalau tim kita pasti akan menang. Karena kalian bertiga adalah anak-anak hebat yanv dimiliki sekolah ini." Kata Mrs.Merry memberi semangat.
Sebenarnya, Stella dan Grace tidak menyukai Vanila. Mereka tahu bahwa semangat yang diberikan Mrs. Merry hanya sekedar basa basi. Karena selama latihan, selalu saja Vanila yang jadi perhatian. Padahal Vanila sudah sering mengalah, memberi kesempatan kakak kelasnya untuk berbicara, tapi mereka kurang memahami materi yang akan didebatkan terutama tentang dunia pendidikan.
"Gue nggak suka banget deh, sama tuh anak. Caper muluk" Kata Stella
"Gue juga. Padahal tahun lalu waktu kita ikut, Mrs. Merry ngasih perhatian ke kita. Sekarang dia aja yang diperhatiin Mrs. Merry. Bahkan tuh anak juga ikut lomba biologi. Makin terkenal aja dia." Kata Grace sebal. Karena waktu kelas satu, mereka berdua sempat menjadi pusat perhatian, karena mereka memiliki darah campuran. Kakek mereka orang Amerika sementara neneknya orang Indonesia. Stella dan Grace memiliki warna rambut blondie dan bola mata berwarna biru. Makanya waktu mereka baru masuk, mereka langsung jadi pusat perhatian. Tapi semenjak Vanila masuk ke SLTP Harapan Bangsa, Pusat perhatian sekolah berpindah kepada Vanila, yang juga memilii darah campuran, rambut warna Almond dan bola matanya berwarna coklat terang, di tambah kepintarannya yang membuat Ia jadi pusat perhatian, tidak hanya murid, tapi juga guru-guru di sekolahnya.
"Gimana persiapan lombanya Va?" Tanya Vano ketika bertemu Vanila sewaktu keluar dari lab biologi.
"Baik kak. Nggak ada masalah. Aku duluan kak." Kata Vanila lalu pergi meninggalkan Vano, karena tidak ingin dapat masalah dari kakaknya atau fans Vano yang lain.
Sesampainya di kelas, Vanila segera duduk di bangkunya dan meletakkan kepalanya di atas tumpuan tangannya yang terlipat. Vanila baru merasakan lelah, setalah selama 2 minggu mengikuti persiapan lomba.
"Lala sayang... kamu udah persiapan biologinya?. Nih yougurt plain sama roti buat kamu. Biar makin semangat." Kata Jenifer yang tiba-tiba teriak pas masuk kelas, melihat Lala yang sedang istirahat.
__ADS_1
"Berisik Je. But, thanks" Kata Vanila dan mengambil yogurt dan roti abon sapi favorit Vanila.
"Tau aja kamu Je, aku lagi laper." Kata Vanila lagi sambil meminum yogurt pemberian Jenifer lalu memakan roti abon yang di bawa Jenifer.
"Makasih sama kak Vano. Itu dari kak Vano." Kata Jenifer sambil senyum-senyum, dan tiba-tiba membuat Vanila tersedak karena terkejut.
"uhuk uhuk uhuk"
"Minum La. Pelan-pelan kalau makan La." Kata Jenifer sambil menepuk lembut punggung Vanila.
"Kan sudah aku bilang Je, jangan terima pemberian dari cowok, nanti mereka salah paham." Kata Vanila
Vanila hanya menghela nafasnya saja, lalu kembali memakan roti abon yg sudah terlanjur digigitnya.
Hari ini adalah hari perlombaan Biologi. Perlombaan biologi merupakan lomba individu. Sekolah Harapan Bangsa mengirimkan 5 orang kandidat dan salah satunya adalah Vanila. Perlombaan ini terdiri dari 3 babak, yaitu babak menjawab pertanyaan secara tertulis. Babak kedua menjelaskan tentang makhluk hidup yang ada di video lengkap dengan nama ilmiahnya. Babak terakhir meneliti tentang tanaman daerah tropis.
Babak pertama dilalui Vanila dengan mudah. Dari penyisihan babak pertama, menyisakan 50 orang murid dari 300 peserta yang mwngikuti lomba. Vanila dan dua orang perwakilan sekolah Tunas Bangsa berhasil masuk babak kedua.
__ADS_1
Babak kedua dari 10 video tentang makhluk hidup berupa flora dan fauna, Vanila bisa menjelaskan 9 tentang makhluk hidup yang ada di video. Sementara peserta lain, hanya mampu paling banyak menjawab 6 pertanyaan. Bahkan ada beberapa guru sekolah lain, mencurigai, kalau soalnya sudah diketahui oleh Vanila.
"Mohon maaf dewan juri yang terhormat. Saya curiga, bahwa anak ini sudah mengetahui soal yang akan dilombakan, sehingga dari tadi saya perhatikan diantara semua peserta, sikap anak ini sungguh tenang, seolah-olah Dia sudah tahu pertanyaan dan jawabannya." Protes salah seorang guru dari sekolah lain, ketika Vanila selesai menjelaskan gambar yang terakhir harus dijawabnya.
"Ini perlombaan besar pak. tidak mungkin murid kami mendapatkan soal. Memang anak kami ini murid yang cerdas." Bela buk Wana
"Mohon Bapak/Ibu guru pembimbing untuk tidak ribut. Yang di katakan guru pembimbing dari sekolah tunas bangsa benar. Soal itu di buat sebanyak 100 soal perdewan juri, kemudian soal itu dikeluarkan secara acak menggunakan sistem. Jadi sangat mustahil kalau soal yang jumlahnya 1000 soal bisa di hapal dalam waktu singkat, karena soal baru di buat tim juri seminggu sebelum lomba." Terang perwakilan dewan juri, yang membuat guru pembimbing yabg protes langsung diam. Sementara Vanila, hanya tersenyum, ketika guru yang protes menatapnya.
Dari babak 1 dan babak 2 Vanila mendapatkan perolehan point nilai tertinggi. Tinggal babak 3 yaitu presentasi hasil penelitian, Vanila memilih meneliti tentang kantong semar.
"Kantong semar atau yang memiliki nama latin asia di sebut Nepenthis terdiri dari 130 spesies. Genus ini merupakan tumbuhan karnivora di daerah tropis. untuk Indonesia sendiri tumbuhan ini paling banyak di jumpai di Kalimantan dan Sumatera. Tumbuhan kantong semar memiliki tinggi 15 sampai 20 m dengan cara merambat pada tanaman lain. Pada ujung daun terdapat sulur yang dapat termodifikasi membentuk kantong yang digunakan untuk menangkap makananya berupa serangga kecil, pacet dan anak kodok. Kantong semar adalah tanaman yang kuat, ia dapat tumbuh di tempat yang yang miskin hara dan asam. Bahkan beberpa spesies dapatt tumbuh di daerah beracun seperti Nepenthis Rajah yang dapat tumbuh pada tanah yang memiliki kandungan logam berat, dan Nepenthis albomarginata yang dapat tumbuh pada pasir pantai yang terkena siraman air laut. Selain itu beberapa spesies juga tumbuh tampa menyentuh tanah yaitu Nepenthis inermis. Tanaman kantong semar mendapatkan nutrisi untuk tumbuh dengan mengolah serangga atau binatang kecil yang terperangkap masuk kedalam kantongnya. Nepenthis ini juga melakukan simbiosis mutualisme dengan kelelawar, dimana kelelawar dapat tidur dalam kantong semar sambil melindungi diri dari serangga, karena serangga itu akan tergelincir ke dalam kantong semar." Terang Vanila yang menjelaskan tentang kantong semar dan menunjukkan beberapa gambar spesies Nepenthis.
penjelasan Vanila yang detail dan sangat menarik tentu saja mendapat tepuk tangan yang riuh dari juri dan penonton. untuk di pulau tempat Vanila sekolah, tentu saja mereka jarang bahkan banyak yang tidak tahu tentang kantong semar. Ternyata kantong semar adalah salah satu tanaman yang cantik dan sangat unik.
Diakhir perlombaan Vanila dinyatakan sebagai pemenang lomba biologi tingkat provinsi. Vanila akan mengikuti lomba biologi tingkat nasional.
Seminggu setelah acara lomba biologi, Vanila mengikuti lomba debat bahasa Inggris. Karena bahasa Inggris Vanila yang bagus, ditambah lagi Pengetahuan tentang materi debat yang dimiliki, tidak ada yang bisa memberikan bantahan, apa yang di sampaikan Vanila. Grace dan Stella semakin tidak suka dengan Vanila, karena selama debat berlangsung, Vanila yang lwbih dominan tampil. Vanila beberapa kali memberi kesempatan kepada Grace dan Stella untuk menyanggah pernyataan group lawan. Bahasa Inggris Grace dan Vanila sangat bagus, tapi mereka tidak bisa menguasai materi sebaik Vanila. Walaupun Vanila bisa menyanggah semua pernyataan kelompok lawan, tapi sekolah mereka hanya mendapatkan juara 2, karena tim mereka kurang kompak.
__ADS_1
"its ok girls. All of you already do the best." Kata mrs. Merry yang menyemangati Grace, Stella dan Vanila karena tidak berhasil menjadi juara pertama.