
Dari penyelidikan orang yang disewa oleh Bilah telah membuahkan hasil, yaitu detektif yang disewa Bilah menanyai warga di sekitar tempat kecelakaan. Ada salah satu warga yang menjadi saksi ketika itu dan ia tak sengaja merekam dan menguploadnya di facebook. Sehingga video tersebut masih bisa ditemukan.
Video itu menjadi bukti bahwa ayah Ranu dengan sengaja menabrak mobil ayah Bilah yang dikendarai oleh Rizal. dengan bukti tersebut maka Bilah telah berhasil membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah akan kecelakaan yang menimpa mendiang ibu Ranu. Dan penyebab ibu Ranu meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.
Bilah merencanakan akan mengadakan pertemuan dengan Ranu di kantornya, ia akan memanggil Ranu ke ruangan CEO. Tentunya didampingi oleh Bagas dan juga detektif yang disewa Bilah. Detektif tersebut juga membawa saksi yang melihat kejadian itu secara langsung.
Sepertinya Allah menjawab atas doa Bilah, karena mencari suatu bukti itu tidak mudah apalagi kejadian ini sudah belasan tahun.
"Ibu Bilah, ini adalah seseorang yang sebagai saksi, dia juga mempunyai bukti. Namanya Bapak ini Zain," ucap Edwin.
"Bapak melihat kejadian itu dengan mata kepala bapak sendiri?" tanya Bilah.
"Iya Bu, itu saya melihat dengan mata kepala saya sendiri kecelakaan yang terjadi. Dan videonya masih ada di Facebook saya, Bapak Edwin sudah mendownload video di Facebook saya," ucap Zain.
Zain berkata bahwa ia menjadi saksi atas kejadian kecelakaan itu. Bilah tidak hanya mengundang Zain untuk menjadikan saksinya, tapi dia memberikan imbalan untuk Zain walaupun Zain berniat hanya untuk membantu Bilah, akan tetapi bagi Bilah info dari Zain itu sangat berarti untuk hidupnya karena membersihkan nama baik keluarganya, jadi sudah sepatutnya Bilah memberikan imbalan untuk Zain.
Bilah mengadakan pertemuan dengan Ranu sekitar pukul 01.00 siang. Ia sudah mempersiapkan semuanya yaitu video dan juga saksi Zain dan ia memanggil Rizal yang sebagai saksi pengemudi dari mobil ayah Bilah.
Sebelum pukul 01.00 siang Bilah dan Bagas peserta yang lainnya sudah ada di dalam ruangan CEO. Dan Ranu pun masuk tepat waktu itu pukul 01.00 siang, Bilah memanggil Ranu bukan membicarakan tentang pemasaran perusahaan tapi masalah belasan tahun yang lalu, tapi Bilah beralasan ingin membicarakan tentang pemasaran. Ketika Ranu masuk dia terkejut melihat banyak orang yang dia pikir akan bertemu hanya dengan Bilah.
"Silakan duduk Pak Ranu," ucap Bilah.
Ranu pun duduk sesuai yang Bilah perintahkan.
"Pasti Pak Ranu bingung dengan adanya mereka. Oke saya to the point aja, saya memanggil Pak Ranu untuk menghadap saya itu bukanlah mengenai pemasaran di perusahaan ini, tapi mengenai masalah belasan tahun yang lalu yang Pak Ranu anggap ayahku sebagai dalang atas kematian ibu Anda, " ucap Bilah.
"Iya memang ayah kamu pembunuh ibuku," ucap Ranu.
"Jangan asal tuduh Andi. Saya bisa tuntut Anda karena saya punya bukti bukan ayah saya lah yang mencelakai ibumu tapi yang membunuh ibumu adalah ayahmu sendiri. Saya tidak bisa berbicara seperti ini jika saya tidak ada bukti. Silakah Pak Ranu melihat video ini," ucap Bilah.
__ADS_1
Bila memberikan video yang ia dapatkan dari Zain. Ranu pun tercengang dengan video yang ia lihat, bahwa mobil ayahnya terlihat sengaja untuk menabrak mobil ayah Bilah.
"Sudah jelaskan dengan videonya bukan? ayahmu lah yang membunuh ibumu. Oke saya perjelas lagi ketika kecelakaan itu terjadi ayahku, mamahku, bahkan aku tidak berada di Indonesia. Tapi kami sedang berada di Turki. Yang mengendarai mobil itu adalah Om Reza, papah dari Billi," ucap Bilah.
Rizal membeberkan rahasia tentang rasa cinta ayah Ranu kepada Sarah mamah Bilah. Juga dia bercerita tentang asal-usul Ranu yang terlahir dari pemerkossaan sang ayah, yang sedang mabuk. Dan yang paling mencengangkan Ranu bahwa ayah Ranu tidak mencintai ibunya dan mencoba untuk membunuh ibunya, lalu melemparkan fitnah itu kepada ayah Bilah agar nantinya ayah Bilah dipenjara dan dia bisa menikah dengan Sarah, ibu Bilah. Akan tetapi rencana itu gagal karena Rizal lebih cerdas dari ayah Ranu. Rizal membersihkan seluruh barang bukti agar ayah Ranu tidak menuntut Afnan. Ditambah lagi kesaksian oleh sang perekam video yang Ranu lihat.
"Sekarang paham siapa yang salah, itu bukan ayahku! ayahku bukan seorang pembunuh tapi ayahmu lah yang telah membunuh ibumu. Maka jangan dendam oleh keluargaku, seharusnya kamu dendam dengan ayahmu. Kamu salah sasaran melemparkan dendam ke aku," teriak Bilah.
Ranu membisu, dia tidak bisa berkata apa-apa. Ia sangat malu kepada Bilah karena dirinya menaruh dendam kepada ayah Bilah, menikahi Bilah Karena dendam, tidak mencintai Bilah, bahkan menghianati Bilah. Setelah bercerai Ranu tidak mau melepaskan Bilah. Bahkan ia membuat gosip tentang perselingkuhan Bilah padahal sebaliknya Ranulah yang berselingkuh.
Bilah bisa bernapas lega karena ia sudah mendapatkan hasil yang memuaskan atas penyelidikan ini. Kenapa Facebook masih bisa menyimpan video itu? kenapa orang-orang tidak berkomentar dan melapor atas video itu? karena Zain hanya mengupload video itu tapi videonya di private. Sehingga orang-orang tidak melihat video. Entah kenapa ketika Zain mengupload itu rasanya video ini akan berguna nantiny.
Bilah tak tanggung-tanggung untuk memberi hadiah kepada Zain, Bilah membelikan sebuah rumah sederhana untuk keluarga Zain. Karena dari cerita Edwin bahwa Zain tidak mempunyai rumah. Ia hanya mengontrak, akhirnya Bilah membelikan sebuah rumah untuk Zain agar dia tidak mengontrak lagi. dan uangnya bisa dikumpulkan untuk sebuah usaha.
Rano meninggalkan ruangan Bilah dengan wajah tertunduk malu karena selama ini ia telah salah sangka dengan ayah Bilah. Ayahnya lah yang telah berbohong, berkata bahwa ayah Bilah yang telah membunuh ibunya.
"Pak Zain dan Pak Edwin terima kasih atas bantuannya. Senang bisa bekerja sama dengan kalian," ucap Bilah.
"Iya Pak sama-sama, saya juga sangat berterima kasih dengan Bapak. Karena tanpa video dari bapak itu tidak akan memperkuat bukti yang saya kumpulkan," ucap Bilah.
"Pak Edwin saya juga berterima kasih kepada Bapak. Ini saya kasih bonus kepada Bapak. Semoga Bapak terima sedikit bonus dari saya ini dan bisa bermanfaat bagi keluarga Bapak," ucap Bilah
"Masya Allah Bu Bilah Terima kasih banyak, yang kemarin itu sudah cukup untuk keluarga saya, tapi ini Ibu memberikan bonus kepada saya. Saya sangat berterima kasih Bu,"ucap Zain.
"Iya Pak sama-sama," ucap Bilah.
Mereka keluar dari ruangan Bilah dengan penuh wajah yang sangat bahagia.
"Om Rizal terima kasih ya sudah meluangkan waktu untuk aku, dan aku mohon maaf kemarin itu aku salah sangka sama Om Rizal" ucap Bilah.
__ADS_1
"Tidak apa-apa Bilah, Om Rizal minta maaf baru sekarang karena sebelumnya Om Rizal itu pengecut, jujur Om Rizal juga takut untuk dilaporkan oleh ayah Ranu makanya Om Rizal membersihkan semuanya bukti-bukti, tapi alhamdulillah ada bukti bahwa om Rizal bukan pelakunya," ucap Rizal.
Bersambung
ββRamaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.
Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yahππππ
Baca juga yuk cerita serunya
5 tahun menikah tanpa cinta
Salah lamar
Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)
__ADS_1
Love dari author sekebon karet β€π