5 Tahun Menikah Tanpa Cinta

5 Tahun Menikah Tanpa Cinta
Aku ingin bertaubat


__ADS_3

Bilah dan Bagas membeli rumah barunya, mereka juga menyiapkan box bayi di kamar mereka. Bagas tidak ingin Bilah terlalu lelah maka Bagas mengambil jasa baby sitter untuk membantu merawat bayi Nida.


Bilah menggendong bayi Nida, ia langsung menyukai bayi tersebut. Wajahnya sangat mungil.


"Ingat yah, jangan terlalu sayang dengan bayi ini. Aku takutnya kamu berat ketika kamu melepaskan dia ketika Nida sudah bebas," ucap Bagas.


"Iya Mas, Insha Allah. Aku hanya bantu merawat dia saja. Aku sudah menyuruh seseorang untuk mengambil ASI Nida di lapas. Jadi anak ini bisa minum ASI ibunya," ucap Bilah.


"Iya sayang," ucap Bagas.


***


Nida sangat bersyukur bahwa sang dermawan itu mau membantu dia untuk menjaga bayinya. Sebelum bayinya diambil, Nida sudah memberikan subuah nama untuk putrinya yaitu Gendis.


Nida berjanji dalam dirinya akan menjadi wanita yang lebih baik lagi. Nida sudah bertaubat dan menyesal karena ulahnya yang sudah membuat orang lain merugi. Setelah keluar dari penjara, Nida akan mencari Bilah untuk meminta maaf kepadanya.


Nida memang berbuat salah kepada Bilah, kesalahan besar. Kesalahan itu dibuat karena ia dibutakan oleh cinta. Kini dia sadar laki-laki yang dia cintai adalah laki-laki yang tidak pantas untuk mendapatkan cinta.


Di dalam lapas Nida mendapatkan pelatihan skill, tujuannya agar para napi mempunyai skill untuk bekerja setelah mereka keluar dari penjara. Hari ini lapas kedatangan seorang pendesign rajut dari Ikriya. Nida memilih untuk belajar merajut. Awalnya Nida hanya ingin memberikan boneka rajut hasil buatannya untuk putrinya. Tapi setelah Nida mempelajari itu ternyata sangat menyenangkan. Rajutan yang dihasilkan dari tangan para narapidana akan di jual ke pasaran.


Nida tidak hanya belajar membuat boneka saja, dia juga belajar teknik rajut yang lainnya. Kini hari demi hari Nida yang Nida jalankan terasa ringan dan merasakan bahwa waktu berjalan begitu sangat cepat, karena hatinya sudah iklas menerima hukuman ini.


Kepribadiannya pun berubah, kini Nida sangat rajin untuk salat. Dia benar-benar sudah taubat.


"Aku sudah berbuat banyak dosa, tapi Allah masih peduli kepadaku. Aku bersyukur putriku tidak merasakan dinginnya penjara," gumam Nida.


"Nida, ASI mu sudah siap? orang yang mau ambil ASI kamu sudah datang," tanya penjaga lapas.


"Iya Bu, sudah. Saya semalam menitipkan ASI saya di kulkas lapas, dan ini satu lagi Bu. Kirim salam untuk sang dermawan, terima kasih," ucap Nida.


"Iya nanti saya sampaikan." Ucap penjaga lapas sambil mengambil botol ASI dari tangan Nida.


Nida pun mulai berbaur kepada napi yang lain dan mendapatkan teman baru ketika Nida sedang membersihkan rumput liar di lapangan.


"Kamu itu Nida yah, dulu seorang artis terkenal," ucap Lala, salah satu napi.


"Iya, dulu sebelum masuk lapas ini. Kerjaan aku adalah artis," ucap Nida.


"Aku pernah lihat wajahmu di TV, gak nyangka sekarang 1 lapas denganmu," ucap Lala.


Nida tersenyum getir, ketika mengingat masa lalunya yang merupakan artis sangat terkenal. Banyak membintangi beberapa layar lebar dan iklan suatu produk. Kini dia melihat dirinya sendiri merasa sangat bodoh, menyia-nyiakan waktu bersama pria yang tak pantas untuk dijadikan sebagai suami.


Hasil rajut Nida semakin lama semakin halus, kini dia di tunjuk untuk melatih teman-temannya di lapas. Selama di lapas, baru kali ini dia merasa berguna untuk orang lain.


"Kamu mau buat apa La?" tanya Nida.


"Aku mau buat tas rajut Nida, siapa tahu aku bisa buka pabrik tas rajut ketika keluar dari lapas hehehe," ucap Lala.

__ADS_1


"Amin, aku doakan harapan kamu bisa terkabul," ucap Nida.


"Kamu sedang buat boneka rajut yah?" tanya Lala.


"Ia aku dapat pattern baru nih, aku request minta di buatkan pattern boneka rajut yang bisa dipeluk. Aku ingin buat boneka untuk putriku agar ia teras memeluk boneka buatan ibunya,"ucap Nida.


"Memang kamu punya anak? aku baru masuk 1 bulan lalu jadi aku gak tahu berita kamu," ucap Lala.


"Iya, aku punya putri yang baru 1 bulan aku lahirkan di lapas ini," ucap Nida.


"Kamu hamil di dalam lapas?" tanya Lala.


"Iya, pas masuk lapas, aku hamil," jawab Nida.


"Wah, pasti kamu menjalankannya sangat berat yah. Aku gak bisa bayangkan hamil di dalam lapas," ucap Lala.


"Awalnya, aku merasa sangat berat menjalankan hukuman ini. Tapi setelah hati aku iklas, aku menjalankan hukuman ini sangat ringan," ucap Nida.


"Jadi anak kamu dengan suamimu?" tanya Lala.


Nida menggelengkan kepalanya, "Bukan, suamiku tak mengakui anakku sebagai anaknya. Ada seseorang yang baik, sejak aku mengandung anakku, dialah yang mengirimi aku susu hamil dan makanan. Jadi aku memohon kepada orang itu untuk merawat bayiku," ucap Nida.


"Kamu, gak takut anakmu dia ambil?" tanya Lala.


"Aku berbaik sangka aja, mau bagaimana lagi. Aku gak mau anakku merasakan dinginnya penjara. Kasian masih bayi, lagi pula orang yang merawat anakku memberi tahu perkembangan anakku. Kamu mau lihat foto anakku?" ucap Nida.


"Ih lucunya anakmu Nid," ucap Lala.


"Iya anakku sangat lucu, setiap kali melihat fotonya, hari-hariku di lapas menjadi semangat, karena dia penyemangat hidupku. Hatiku iklas menjalani hukuman ini alasannya karena anakku. Ketika bebas nanti, seseorang yang ingin kupeluk adalah putriku," ucap Nida.


Nida menjadi akrab dengan Lala, ia menceritakan tentang kenapa dirinya masuk penjara. Karena mengakui suatu hal yang bukan dia lakukan. Cinta buta yang menghancurkan hidup Nida. Dia juga menceritakan bahwa seluruh keluarga tidak memperdulikan dirinya, tidak ada satupun dari keluarga Nida yang menjenguk dirinya di lapas. Para fans yang memuja dia sebelumnya berbalik menjadi netizen yang menyeramkan.


Hanya satu orang yang mengunjungi dia setiap bulan, tapi orang tersebut hanya menitipkan susu hamil dan keperluan hamil di waktu dia masih mengandung anaknya.


"Jika keluar, kamu harus menemui orang dermawan tersebut. Karena hanya dia satu-satunya yang perduli dengan keadaan kamu Nida," ucap Lala.


"Iya, aku akan mencari tahu siapa dia setelah aku bebas. Aku ingin berlutut dan mencium kakinya karena sudah menolong aku. Aku sangat berterima kasih karena mau merawat bayiku. Untuk diriku tenang, ia membuat hitam diatas putih, jika aku bebas dirinya tidak akan mengambil anakku. Dia akan mengembalikan Gendis kepada diriku," ucap Nida.


"Nida, bisa ikut kepada saya?" panggil kepala lapas yang bernama Bu Sri.


"Baik Bu," ucap Nida.


"Nida hasil rajutan kamu disukai oleh pasaran luar negeri, untuk boneka rajut pasarannya itu ada di Amerika dan negara Spanyol. Lapas ini bekerjasama dengan perdagangan yang ada di sana. Jadi apakah kamu mau bergabung dengan nama merk I kriya? ini sebagai pembekalan kamu nanti, jika kamu keluar dari lapas ini, kamu bisa bergabung memulai usaha di dunia rajutan. Bagaimana kamu bersedia?" tanya kepala penjaga lapas wanita.


Nida sangat antusias, dia ingin membiayai putrinya dari hasil penjualan rajutan. Jika ia sudah bebas dari lapas, ia berencana membuka usaha dalam dunia rajutan. Fashion baju rajut dan sepatu rajut banyak peminatnya. Nida menyetujui untuk bekerja sama dengan lapas dalam hal merajut. Dia juga bisa mendesain tas rajut yang cantik.


Bersambung

__ADS_1


Beberapa hasil karya Nida di dalam lapas.










✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Baca juga yuk cerita serunya




5 tahun menikah tanpa cinta




Salah lamar




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)




Love dari author sekebon karet β€πŸ’žπŸ’

__ADS_1


__ADS_2