5 Tahun Menikah Tanpa Cinta

5 Tahun Menikah Tanpa Cinta
Berlumur Darah


__ADS_3

Ranu sangat malu karena ternyata ayahnya lah yang telah berbohong kepadanya. Dia tak menduga bahwa sang ayah sangat jahat, padahal ibunya sangat mencintai ayahnya. Tapi ternyata Ayah Ranu malah mencintai wanita lain, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Ternyata menurun kepada Ranu Ranu, menghamili Nida di luar nikah kemudian dia tidak mencintai Nida, tapi malah masih mencintai Bilah yang sudah menjadi istri orang lain.


Ranu melajukan mobilnya, ia hendak pulang. rasa malu yang tersimpan di dalam hatinya tidak memperdulikan bahwa jam pulang kerja belumlah saatnya. Ia laju mobilnya untuk pulang dan langsung menemui ayahnya.


"Ayah, ternyata selama ini Ayah bohong kepadaku," ucap Ranu.


"Ada apa kamu Ranu?" tanya Riki, ayah Ranu.


"Ternyata ibu tewas, itu karena Ayah yang membunuhnya," ucap Ranu.


"Apa maksud perkataanmu? bukan Ayah yang membunuh ibumu tapi Afnan," teriak Riki.


"Masih bohong Ayah samaku? aku punya buktinya," ucap Ranu.


Ranu mengeluarkan handphonenya. Ia memperlihatkan video kecelakaan itu, Ranu minta kepada Bilah sebelum ia keluar dari ruang CEO. Riki melihat video tersebut, dia tidak menyangka ada video ketika ia dengan sengaja menabrak mobil Afnan.


"Ayah masih mau mengelak dan ternyata yang lucunya lagi, Ayah mencintai mamah Bilah, karena ayah tidak mendapatkan mamah Sarah kemudian Ayah menyuruhku untuk menikahi Bilah dan menyakiti Bilah," ucap Ranu.


"Sekarang kamu tahu rahasia Ayah, ia Ayah tidak mencintai ibumu," ucap Riki dengan senyuman merasa tak bersalah.


"Laki-laki macam apa Ayah ini? Ayah tidak mencintai ibuku yang sudah berkorban," ucap Ranu geram.


"Sama sepertimu, ngaca dulu dengan dirimu sendiri. Kamu laki-laki seperti apa? kamu buang istrimu dalam penjara yang sedang hamil anakmu, tapi kamu masih mencintai mantan istrimu," ucap Riki.


Ranu langsung memukul wajah ayahnya, dia sangat marah, emosi, sampai ayahnya tersungkur. Ayah Ranu sudah tua jadi dia tidak bisa membalas kecepatan tangan Ranu yang memukulinya. Setelah puas Ranu menghajar ayahnya, lalu dia meninggalkan ayahnya sendiri di rumah, ia tidak peduli ayahnya itu babak belur karene pukulinya.


Ranu mengobati kekecewaannya dengan pergi ke club malam, dia minum-minuman agar melupakan segala masalah yang sudah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur, waktu yang sudah lewat tidak akan bisa mengulanginya lagi, ia teringat dengan Nida yang ia campakkan begitu saja.


***


Berbeda di kediaman Bagas dan Bilang yang sedang bermersahan. Heelwa sudah tertidur pulas, sedangkan Gendis sudah beranjak besar, ia sudah mempunyai kamar sendiri.


"Kamu sudah lega sayang? akhirnya semua sudah jelas bahwa ayah tidak bersalah," ucap Bagas.


"Iya Mas, Alhamdulillah Aku tidak menyangka ada video yang membuktikan bahwa Ayahku tidak bersalah," ucap Bilah.


"Iya alhamdulillah, satu persatu permasalahan dalam hidup kita itu sudah terselesaikan. Ibaratnya kita kena duri, duri itu kita cabut satu persatu sampai duri itu tidak ada sisa," ucap Bagas.


"Iya sayang betul sekali," ucap Bilah.


Posisi mereka saat ini, Bagas sedang duduk di atas ranjang kemudian Bilah meletakkan kepalanya di paha Bagas. Posisi yang Bilah sangat suka karena posisi itu Bilah bisa melihat wajah Bagas yang sangat tampan dan Bagas bisa membelai rambut Bilah. Terkadang Bagas mencuri-curi cium bibir Bilah, tapi itulah yang Bilah sukai.


"Sayang, aku boleh nanya nggak?" tanya Bagas.


"Tanya apa Mas? tanya aja," ucap Bilah.


"Rencana kamu mau punya anak kedua itu kira-kira kapan?" tanya Bagas.

__ADS_1


"Secepatnya aja Mas, aku juga kan nggak KB karena kista itu tidak dianjurkan KB pil atau suntikan. Paling IUD tapi aku takut Mas kalau KB IUD," ucap Bilah.


"Ia biar aku aja yang KB, kalau dekat-dekat sekarang kamu mau punya anak kedua?" tanya Bagas.


"Jangan Mas, terlalu dekat jaraknya dengan Heelwa. Heelwa baru 6 bulan Mas, lagi pula kita 'kan ada rencana bulan depan akan ke Turki. Aku kan mau ngenalin Mas dengan kakekku, waktu kita nikah kakakku nggak bisa datang karena sakit," ucap Bilah


"Tapi aku mau kamu malam ini," bisik Bagas di telinga Bilah.


Bilah tersenyum mendengar bisikan Bagas di telinganya, kali ini Bilah yang lebih agresif, dia langsung duduk dan mengecup bibir Bagas dengan brutal. Bagas menerima serangan Bilah tersebut juga tersenyum. Ia suka ketika Bilah langsung inisiatif untuk menyentuh dirinya, malam ini merupakan malam yang panjang bagi mereka. Bilah sudah tidak punya pikiran lagi tentang masalah ayahnya yang dituduh sebagai pembunuh dan tentang masalah Ning Haya, perempuan yang sangat tergila-gila dengan Bagas.


"Au...Mas sakit, jangan di gigit," Bilah memegang bibirnya karena Bagas menggigit bibirnya ketika bercumbu.


Bagas hanya tersenyum lebar dia tidak peduli dengan protes Bilah malam ini, Bilah punya Bagas seutuhnya, Bilah pun pasrah dengan apa yang dilakukan oleh Bagas.


***


Keesokan paginya dengan wajah yang fresh harena habis keramas, untungnya mereka tinggal di rumah sendiri, jika tidak maka Sarah dan Afnan akan meledek Bilah yang pagi-pagi sudah keramas.


Kring kring


Dina \= ["Assalamu'alaikum Bilah."]


Bilah \=["Wa'alaikumsalam Din, ada apa pagi-pagi nelpon gue?"]


Dina \=["Gue baru dapat kabar dari ayah mertua gue..Alhamdulillah ya urusan loe sama Ranu selesai karena yang bunuh ibu Ranu ternyata ayah Ranu sendiri."]


Bilah \=[Iya Din, Alhamdulillah banget."]


Bilah \=["Boleh mau ke mana?"]


Dina \=["keluar kota, loe ada waktu nggak?"]


Bilah \=["Kalau keluar kota berarti menginap ya, gue harus atur jadwal gue dulu karena kan loe tau sendiri kerjaan gue kayak gimana."]


Dina \=["Iya Ibu CEO, gue paham loe super sibuk."]


Bilah ["Alahhh kaya nggak sibuk aja loe, rumah sakit kan rumah kedua buat loe."]


Dina \=["Hahaha iyalah Bil, orang itu kerjaan gue di situ."]


Bilah \=["Ya udah ntar gue kabarin loe, kapan waktunya. Gua mau bikin sarapan dulu buat sama suami gue tercinta."]


Dina \=["Oke deh, gue tunggu ya kabar loe. Assalamu'alaikum."]


Bilah \=["Waalaikumsalam."]


Bilah memang terbiasa masak untuk Bagas sebelum ia berangkat ke kantor, setelah memasak Bilah akan bergegas untuk pergi ke kantornya.

__ADS_1


"Mas aku berangkat dulu ya, nanti jika sudah sampai kantor aku kabari kamu," ucap Bilah.


"Iya sayang, hari ini juga aku ada pertemuan dengan para guru. Kamu hati-hati ya," ucap Bagas.


"Iya Mas," ucap Bilah.


Bagas mengecup dahi Bilah, kemudian Bilah mencium punggung tangan Bagas. Bilah bergegas untuk menuju kantornya, dia merupakan pimpinan yang disiplin. Memberi contoh kepada bawahannya agar tidak telat untuk sampai di kantor. Bilah selalu datang tepat pada waktunya.


Bilah memasuki kantornya, ia mengecek semua pekerjaan yang dilaporkan oleh setiap divisi manajemen. Karena Bilah harus memberikan tanda tangan. Dari pengalaman yang terdahulu tentang tanda tangan, Bilah akan mempelajari isi dari laporan yang sudah diserahkan kepadanya. Ketika sudah ia baca dan pelajari semuanya, ia akan menandatangani laporan dari setiap revisi.


Ketika pekerjaan sudah selesai dan jam pulang pun tiba. Bilah bergegas untuk keluar kantor, Bagas sudah berjanji akan menjemput Bilah dan hari ini mereka berencana untuk nonton di bioskop. Mereka akan melakukan kencan untuk merayakan hari pernikahan mereka yang sudah masuk 2 tahun.


terlihat dari jauh mobil Bagas memasuki area perkantoran. Bilah pun tersenyum, Bagas memarkirkan mobilnya. Bilah berjalan ke arah Bagas. Bagas baru saja membuka pintu mobilnya dan keluar dari mobil. Bagas juga berjalan dan membentangkan tangannya untuk menyambut Bilah. Tapi tiba-tiba ada mobil dengan kecepatan sangat tinggi menuju ke arah Bilah dan sengaha menabrak Bilah. Bagas syok melihat kejadian itu di depan matanya. Tubuh Bilah tergeletak tepat di kaki Bagas. Mobil yang menabrak Bilah kabur. Bagas langsung memeluk Bilah yang sudah berlumur darah, Bilah juga sempat muntah darah.


"Maafkan aku jika aku tak bisa menemanimu lagi," ucap Bilah sangat lirih sebelum ia menutup matanya.


Bagas menggelengkan kepalanya dan menangis.


"Tidak...Nabilah..." teriak Bagas.


Bersambung


✍✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yahπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Baca juga yuk cerita serunya




5 tahun menikah tanpa cinta




Salah lamar




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)


__ADS_1



Love dari author sekebon karet β€πŸ’ž


__ADS_2