5 Tahun Menikah Tanpa Cinta

5 Tahun Menikah Tanpa Cinta
Big Bos


__ADS_3

Bilah sangat kesal dengan kelancangan sikap Ranu terhadapnya.


"Berani sekali dia berbuat seperti itu, dia pikir siap dia lancang berbuat seperti itu? Dia itu hanya mantanku saja. Pagi-pagi sudah buat gak nyaman aja," gerutu Bilah.


Bilah memasuki ruangannya, diikuti oleh pengawal Bilah.


"Mba, duduk aja di sofa. Jangan berdiri terus," titah Bilah kepada Gita pengawalnya.


"Tidak apa-apa Bu, saya berdiri aja," ucap Gita.


Bilah yang tadinya duduk dia berdiri dan menarik tangan Gita agar ia duduk di sofa.


"Ruangan ini jika ingin masuk harus pakai kode, jadi Mba santai aja, yang bisa buka ruangan ini hanya saya dan sekertaris saya. Mba siap siaganya pas rapat aja yah. Hanya 1 orang yang selalu gangguin saya. Itu si kecebong yang pas kita mau masuk lift yang mau menyentuh saya," ucap Bilah.


Gita hanya mengikuti apa perkataan Bilah, akhirnya dia duduk di sofa.


"Melati, tolong bawakan cemilan dan teh manis ke ruangan saya." Ucap Bilah ketika menelepon Melati sekertarisnya.


Tidak lama Melati masuk ke ruangan Bilah.


"Letakkan di meja Mel, Mba di makan yah santai aja," ucap Bilah.


"Mel, siapkan untuk rapat nanti yah," sambung Bilah.


"Iya Bu, ada lagi yang lain?" tanya Melati.


"Gak Mel, makasih yah," ucap Bilah.


"Sama-sama Bu," ucap Melati.


Baru beberapa jam gak ketemu Bagas, perasaan Bilah sudah sangat rindu. Bilah memegang handphonenya dan memutar-mutarkannya di atas meja.


"Telepon gak yah?" gumam Bilah.


Akhirnya setelah dipikir Bilah tidak menelepon Bagas, dia merasa malu karena baru 2 jam berpisah tapi udah bilang rindu. Bilah meletakkan handphonenya hanya di atas meja.


Dedd dedd


Handphone Bilah bergetar, ia pikir Bagas tapi ternyata bukan. Tampak raut kekecewaan di wajah Bilah. Ia mengambil handphonenya ternyata ada pesan masuk dari Dina.


Dina \=["Assalamu'alaikum, Bil gue main ke kantor loe yah. Sibuk gak?"]


Bilah \=["Wa'alaikumsalam, kalau sekarang gak sibuk tapi 2 jam lagi gue ada rapat. Yah udah kalau ke sini langsung ke ruang gue yah. Hati-hati."]


30 menit kemudian Dina tiba di kantor Bilah, ia langsung masuk ke ruangan Bilah. Bilah menyambut dengan senyumannya.


"Kangen gue sama loe Bil," Dina langsung memeluk Bilah.


"Aneh loe Din kangen sama gue, gak ada praktik loe?" tanya Bilah.


"Kok aneh sih kalau gue kangen sama sahabat gue sendiri, biasa aja deh. Gue lagi ngurus pindahan praktik di Jakarta lagi. Billi gak bolehin gue bolak balik Jakarta-Bandung," ucap Dina.


"Bagus memang lebih baik seperti itu. Ayo duduk Din," pinta Bilah.


Gita ingin berdiri tapi Bilah melarangnya.


"Duduk aja Mba, gak apa-apa. Jangan terlalu kaku," ujar Bilah.


"Bil, gue datang ke sini tawarin loe program hamil," ucap Dina.


Bilah menghela nafas, "Gue pasrahin sama Allah aja Din, kalau gue ikutan program hamil lalu ternyata gagal malah tambah pikiran gue. Gue jalanin aja sama Bagas dan berdoa," ucap Bilah.

__ADS_1


"Kenapa gak coba dulu? Gue akan jadi dokter loe," ucap Dina.


"Gak Din, sudah gue coba tapi 'kan akhirnya keguguran juga gue. Daripada gue terlalu berharap dengan suatu program dan akhirnya gue merasa kecewa, gak iklas dengan ketentuan Allah. Gue gak mau seperti itu lagi. Gue nikmatin aja waktu gue dengan Bagas. Gue anggap bulan madu sepanjang Allah belum kasih gue kepercayaan buat titipkan anak," ucap Bilah.


"Hebat loe Bil bisa tegar. Maafin gue gak ada di samping saat loe keguguran, gue sangat bersalah," ucap Dina.


"Udah lupakan aja Din," ucap Bilah.


"Gus Bagas kemana? kok gak bareng loe?" tanya Dina.


"Dia hari ini mau ke Semarang, gue gak bisa ikut karena ada rapat hari ini," ucap Bilah.


"Yah udah deh, gue pulang dulu. Kalau perlu apa-apa telepon gue, gue udah tinggal di Jakarta lagi," ucap Dina.


"Hati-hati yah, gue minta sekertaris gue agar temenin loe sampai parkiran. Bumil jalan hati-hati," ucap Bilah.


"Bil, usap-usap perut gue dong. Kalau cewe biar cantik dan baiknya kaya loe," pinta Dina.


"Dih masa kaya gue, kaya loe lah. Kalau mukanya kaya gue nanti disangka anak gue lagi," ucap Bilah sambil mengusap perut Dina.


"Gue doain semoga loe cepat nyusul gue yah," Dina memeluk Bilah.


"Assalamu'alaikum," sambung Dina.


"Wa'alaikumsalam. Mel, tolong anterin sahabat saya sampai ke tempat parkir," titah Bilah.


"Baik Bu," ucap Melati.


***


Ruang rapat sudah penuh dengan para manager dan kepala setiap divisi. Bilah masuk ke ruang rapat setelah semuanya berkumpul. Pengawal Bilah pun ikut masuk karena memang tugasnya untuk menjaga Bilah selama Bagas di Semarang.


Sekertaris Bilah yaitu Melati membuka acara rapat, satu persatu setiap kepala divisi menjelaskan perkembangan kerja masing-masing setiap divisi.


"60:40 Bu, pengeluaran masih lebih tinggi daripada keuntungan," jawab Imron.


"Dari divisi pemasaran ngapain aja? tidur kalian hah? masa pengeluran lebih besar daripada keuntungan. Lama-lama kalau kinerja pemasaran gak ada kemajuan bisa bangkrut perusahan ini. Pak Ranu sebagai manager perusahaan, saya belum melihat Anda bekerja dengan serius. Di sini bukan taman bermain tapi dunia bisnis, jika Anda tidak bisa menangani bidang pemasaran. Silahkan Anda bisa mengundurkan diri, daripada Anda bekerja tidak becus. Perusahaan ini mempunyai lebih dari 1.000 karyawan, jika perusahaan ini bangkrut maka akan ada pengangannguran sebanyak 1.000 orang. Bagaimana tanggung jawab Anda Pak Ranu?" tanya Bilah dengan nada penuh ketegasan.


Ranu mendengar ucapan Bilah sangat panas di telinganya, mau bagaimana lagi dia sekarang adalah bawahannya.


"Atau Anda mau jual saham Anda 25% agar bisa hengkang dari perusahaan ini. Biar saya yang beli, perusahaan ini tidak perlu karyawan yang merasa dirinya adalah bos yang mempunyai saham di perusahaan ini tapi tidak memikirkan para karyawan Anda," ucap Bilah dengan sorotan mata yang tajam.


Ruang rapat sangat hening, tidak ada yang berani berbicara sepatah katapun ketika Bilah sudah berbicara. Bilah di kenal Singa betina untuk dunia bisnis fashion.


Ranu mengepal tangannya, dia meredam emosi karena dipermalukan oleh Bilah di depan para karyawan.


"1 minggu lagi Bu Bilah, saya akan jamin keuntungan akan lebih besar daripada pengeluaran," ucap Ranu dengan suara menahan amarah.


Bilah menahan senyumannya, karena bisa saja Bilah yang turun tangan untuk pemasaran dan melihat peluang di luar sana.


"Baik saya tunggu 1 minggu lagi, saya gak mau mendengar besar pasak daripada tiang untuk minggu depan," ucap Bilah.


"Pak Imron saya minta laporan keuangan yah hari ini," sambung Bilah.


"Baik Bu," ucap Pak Imron.


"Buat acara fashion di luar dengan tema bersinar di wajah dan hati, buat acara besar dan juga sederhana jadi kita bisa menggandeng keuntungan dari kalangan menengah sampai ke atas. Saya rasa rapat hari ini selesai. Apa ada yang ingin kalian sampaikan?" tanya Bilah.


"Tidak Bu Bilah," jawab para karyawan.


"Saya harap divisi perencanaan urus acara fashion tersebut," Titah Bilah.

__ADS_1


"Baik Bu," jawab kepala divisi perencanaan.


Bilah keluar terlebih dahulu baru karyawannya secara bergantian.


Bos mah bebas, masuk belakangan keluar duluan 😁 .


Bilah melangkahkan kakinya ke ruangannya, diikuti oleh pengawalnya. Dia duduk di kursi besarnya, memutar-mutarkan kursinya.


Kring...kring...


Bilah tersenyum begitu melihat layar handphonenya.


Bagas \=["Assalamu'alaikum sayang, sudah selesai rapatnya? sukses?"]


Bilah \=["Wa'alaikumsalam hubby, alhamdulilah sukses. Aku kangen kamu,"]


Bagas \=["Belum 1 harian kita berpisah sudah kangen."]


Bilah \=["Ih nyebelin deh tanggapan kamu seperti itu, artinya itu aku sayang banget sama kamu."]


Bagas \=["Sayang sudah yah, pesawatnya mau lepas landas. Love you muuuachh assalamu'alaikum."]


Bilah \=["Loe you too, Wa'alaikumsalam."]


Bersambung


Pemenang GA



Micel lee (Ga amigurumi) dr hasil komen rajin dan follow saya.


Alfatih (Ga pulsa 15k) de hasil komen rajin dan follow saya.


IR (Ga pulsa 10k) dari hasil komen rajin tapi tdk follow saya.



kirim message ke saya bagi para pemenang. Saya tunggu hari ini tanggal 26 desember 2022


✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis, dan saya akan mendapat ide mendadak dari komentar kalian.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote juga jangan lupa ❤


Baca juga yuk cerita serunya




Salah Lamar




Retak Akad Cinta (50% kisah nyata 50% fiksi)



__ADS_1


Love dari author sekebon karet 😁


__ADS_2