5 Tahun Menikah Tanpa Cinta

5 Tahun Menikah Tanpa Cinta
Pulang ke rumah


__ADS_3

Bilah puas dengan mengatakan seperti itu di depan Ranu. Ia tidak berniat untuk balas dendam, hanya saja ia ingin menyadarkan Ranu betapa berharganya sebuah keluarga dengan rasa cinta dan kasih sayang. Ranu telah menyia-nyiakan keluarganya bahkan anak kandungnya sendiri tidak diakui, walaupun anaknya itu bernasab ibunya karena anak itu ada di luar nikah. Ranu pergi meninggalkan Bilah setelah meletakkan kado untuk putrinya. Ia membuka pintu lalu keluar dari ruang rawat inap Bilah.


Bagas menatap Bilah dan ia sangat terharu dengan kata-kata Bilah ketika Ranu datang menjenguknya. Ia merasakan dirinya sebagai suami dari pernikahan kedua Bilah sangat berarti bagi kehidupan Bilah. setelah para tamu selesai menjenguk Lilah bila memberi ASI kepada anaknya Bagas duduk di samping bila dengan Tatapan yang penuh cinta


"Aku berterima kasih kepadamu, telah memberikan kebahagiaan dalam hidupku. Aku pun tak menyangka bahwa aku bisa menikahimu. Awal mula aku bertemu, jujur ada daya tarik tersendiri entah apa itu. Ketika kamu salah menggandeng tanganku ada getaran di dalam hati. Sebelumnya memang aku tidak pernah menyentuh wanita, tapi banyak yang meminangku untuk dijadikan suami dari anak mereka. Tapi tidak ada getaran hati seperti aku bertemu denganmu. Aku berdoa setiap malam setelah pertemuan pertama itu bahwa kamu adalah jodohku," ucap Bagas.


"Benarkah kamu sudah menyukaiku ketika kita bertemu pertama kali? bahkan aku tak menghiraukanmu," ucap Bilah.


"Terasa aneh bahkan ketika aku tahu kamu sudah bersuami, lalu menjanda, rasa itu tak pudar. Malah semakin kuat aku ingin meminangmu," ucap Bagas.


"Gus Bagas baru jujur setelah punya anak dariku. Kenapa nggak jujur sejak awal kita menikah Mas?" tanya Bilah.


"Aku mengungkapkannya dengan perbuatanku, kalau aku sangat mencintaimu tapi memang terkadang aku membuatmu sebal dan cemburu. Maafkan aku ya, aku tidak akan berbuat seperti itu lagi," janji Bagas.


Kelengkapan kebahagiaan keluarga Bilah kini sudah sempurna. Memiliki seorang putri yang cantik, suami yang tampan dan juga mengetahui agama secara mendalam. Bilah sangat bersyukur dengan apa yang ia miliki sekarang. Rasanya kalimat ini cocok untuk Bilah 'Sengsara membawa nikmat.'


Hari ini Bilah pulang, hanya 2 hari Bilah di rawat di rumah sakit. Mertuanya masih di rumah mereka. Bilah sangat bersyukur mempunyai ibu mertua yang sangat sayang kepadanya. Ummi Adibah membantu Bilah untuk memandikan si kecil, karena Bilah seorang ibu muda yang baru pertama kali melahirkan. Dirinya masih belum mempunyai pengalaman. Bilah diajarkan cara memandikan bayi, menaburkan minyak telor dan cara membedong bayi.


"Mas, tolong jemur si cantik," pinta Bilah.


Bagaspun seorang papah yang siap siaga, ia sangat membantu Bilah untuk menjaga buah hati mereka. Semakin hari cinta Bagas semakin bertambah. setiap hari Bagas membelikan bunga mawar merah untuk Bilah. Bahkan kamarnya ada vas untuk bunga mawar di pojok kamar. Bagas yang berinisiatif sendiri membeli vas bunga tersebut. Bagas mengganti bunga mawar setiap seminggu sekali. Sampai Bagas tahu mengenai bunga mawar, bagaimana bunga mawar selalu segar di dalam vas bunga. Bagas mengisi air dingin di dalam vas Bunga. Ia mau Bilah terlihat senang ketika di dalam kamar mereka ada bunga mawar yang terlihat segar.


"Mas, kamu membeli vas bunga mawar itu?" tanya Bilah, ketika masuk ke kamarnya dan melihat ada vas bunga mawar di pojok kamar.


"Iya sayang, untuk wanita spesial di hatiku," ucap Bagas.


Bilah ingin mencium bibir Bagas, tapi ketika mereka ingin kissing ummi Adibah masuk ke kamar mereka. Ummi langsung membalikkan badannya.


"Maaf, Ummi ganggu kalian. Soalnya tadi pintu kamar terbuka. Ummi hanya kasih tahu, ada Dina dan suaminya di ruang tamu. Ummi permisi dulu yah." Ummi tersenyum melihat anak dan menantunya ketika mereka ingin kissing kepergok ummi dan wajah mereka langsung memerah.


"Maaf sayang aku lupa menutup pintu," ucap Bagas.


"Aku malu Mas, kepergok ummi ketika aku ingin menciummu," ucap Bilah.


Bagas menutup pintu kamar mereka dan ingin mencium Bilah, tapi langkah Bilah mundur.


"Ada Dina Mas, aku temui dia yah di ruang tamu," ucap Bilah.

__ADS_1


"Gak jadi sayang kissnya?" tanya Bagas.


"Kapan-kapan aja Mas." Ucap Bilah sambil melangkahkan kakinya untuk keluar kamar.


"Duh Ummi gak pas banget sih pas datang," gumam Bagas penuh rasa kecewa.


Bilah menemui Dina di ruang tamu. Dengan senyum mengembang Bilah menyambut mereka. Dina berdiri dan langsung memeluk Bilah.


"Bagaimana keadaan loe Bil?" tanya Dina.


"Alhamdulilah, sehat Din. 2 minggu lagi baru akan check up ke dokter Sugi," ucap Bilah.


"Check up ke gue aja Bil, loe masih belum percaya sama gue?" tanya Dina.


"Oke gue akan ke loe untuk check up. Loe jangan ngomong gitu ah. Kapan gue gak percaya sama loe Din. Loe tuh sahabat terbaik gue," ucap Bilah.


Bilah menatap kenzo, putra Dina dan Billi.


"Hai Kenzo sayang," Bilah membelai pipi Kenzo.


"Kenzo, ini Mamah mertua kamu sayang. Bil anak gue ganteng kan," ucap Dina.


Billi yang melihat Dina dan Bilah menggelengkan kepalanya.


"Bilah, Gus Bagas mana?" tanya Billi.


"Ngapain loe tanya laki gue, mau mojok sama laki gue? laki gue hanya milik gue," celetuk Bilah.


"Ngaco kamu Bilah," Billi melempar bantal sofa.


"Aku normal, tuh buktinya udah ada Kenzo," ucap Billi.


"Suamiku sedang ada di kamar," ucap Bilah.


Tak lama Bagaspun keluar dari dalam kamar, bayi mereka tidak rewel. Ia akan menangis jika lapar. Bagas ikut bergabung dengan mereka.


"Bil, kista jangan KB, biar Bagas aja yang KB. Alhamdulilah kista loe mengecil," ucap Dina.

__ADS_1


Kisah yang Bilah punya sebelumnya adalah kista paraovarium, yang berada di tuba falopi. Pengobatan utama kista paraovarium adalah operasi pengangkatan kista. Laparoskopi saat ini merupakan prosedur operasi yang paling sering dipilih dalam pengobatan kista paraovarium. 


Banyak ahli bedah lebih memilih untuk mengambil cairan kista melalui laparoskopi atau melakukan fenestrasi kista sebelum mengeluarkannya. Jika kista paraovarium dicurigai bersifat neoplastik (ganas) maka pengangkatan kista dapat dilakukan melalui endobag, untuk menghindari tumpahan cairan kista yang dapat meningkatkan potensi penyebaran sel kanker.


"Kita check dengan USG untuk mengetahui kistanya sudah bersih atau masih ada. Gue harap sudah bersih dengan lahiran normal kemarin, sekalian nanti check jahitan loe," ucap Dina.


Walaupun Bilah sudah mempunyai anak kandung, kasih sayang yang diberikan untuk Gendis tidak berubah. Bilah memperkenalkan kepada Gendis untuk memanggil anaknya adik. Gendis sudah berumur 1 tahun 2 Bulan, sudah belajar berjalan.


Bilah dan Bagas belum menemukan nama untuk bayinya, minta bantuan untuk kasih nama baby Bilah dan Bagas kepada kalian. Komen di kolam komentar yah.


Bersambung


✍✍✍Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yah🙏🙏🙏🙏


Baca juga yuk cerita serunya




5 tahun menikah tanpa cinta




Salah lamar




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)


__ADS_1



Love dari author sekebon karet ❤💞


__ADS_2