Artis Dan Tentara

Artis Dan Tentara
Marah


__ADS_3

Sorenya saat Richard pulang ke rumah, ia belum melihat istrinya di rumah, padahal ia sudah mengatakan pada Vivy untuk pulang tidak lebih lama dari nya, entah kenapa Vivy kembali melanggar apa yang sudah ia tetapkan.


"Ayah.." Chirs melambaikan tangan nya ke arah Richard.


"Mamah kamu belum pulang sayang," tanya Richard sambil berjalan mendekati anaknya.


"Belum, dari tadi aku main dengan dengan sus Tini," jawab Chris.


"Maaf pak. Saya hanya di minta tuan untuk menjaga Chirs, tadi tuan mengantarkan Chris setengah jam sebelum bapak pulang," ucap Tini.


"Tidak masalah. Ayo sayang." Richard membawa anaknya pergi meninggalkan tempat itu.


"Ah wanginya membuatku semakin tergila-gila pada nya," batin Tini.


Tak lama Richard pergi meninggalkan tempat itu, Vivy datang dengan terburu buru, ia yakin suaminya akan marah karena ia pulang sampai pulang dari jam yang sudah ditentukan oleh Richard.

__ADS_1


"Tini apa suamiku sudah pulang," tanya Vivy.


"Sudah buk, ada di kamar dengan Chris," Jawab Tini.


"Ah sial." Vivy segera berjalan menuju kamar.


"Terus seperti ini buk, semoga saja rumah tangga kalau tidak bertahan lama," batin Tini.


Sebelum masuk ke dalam kamar Vivy berpikir untuk berakting agar Richard tidak marah kepadanya, kalau aktingnya berhasil sudah pasti ia akan terbebas dari amarah tuan Richard.


"Sayang maafkan aku, aku terlambat karena perut ku sakit." Vivy berjalan masuk ke dalam kamar sambil memegang perut nya, beruntung ia seorang artis dan mudah untuk nya membuat Richard tertipu dengan akting nya.


"Seharusnya aku sudah pulang sejak tadi, tetapi karena aku makan makanan yang salah sehingga perut sangat sakit. Jadi sebelum aku pulang ke rumah tadi sempat periksa dulu di dokter, beruntung semuanya baik-baik saja."


"Syukurlah, aku pikir terjadi sesuatu pada anak kitae," ucap Richard sambil membantu Vivy berjalan ke atas tempat tidur.

__ADS_1


"Dimana anak kita," tanya Vivy.


"Itu sedang tidur, tadi aku peluk sebentar langsung tidur, seperti nya dia kelelahan bermain," jawab Richard.


Karena akting Vivy tadi Richard sampai lupa jika ia ingin marah, ia sudah membuat Chris tertidur agar Chris tidak melihat orang tuanya bertengkar.


"Sayang pengen," ucap Richard.


"Tidak bisa sayang. Aku baru perawatan di bagian itu, dalam beberapa hari kedepan jangan berhubungan suami istri terlebih dahulu," kata Vivy.


"Kamu sebenarnya perawatan apa sih sayang, kepala wajah kamu jadi merah merah seperti ini, terus apa nya yang kamu rawat sehingga tidak boleh aku pakai."


"Ada deh yang pasti setelah bisa kamu pakai rasanya akan begitu berbeda dari biasanya," ucap Vivy dengan senyuman manis di wajahnya, ia sangat senang perhatian Richard bisa ia alihkan dengan cepat.


Mereka berdua pun memutuskan untuk mandi bersama. Selagi anak mereka sedang tertidur, ini kesempatan besar untuk mereka berdua agar bisa tetap dekat. Hal hal seperti ini harus di lakukan terus menerus agar hubungan diantara mereka berdua tetap aman.

__ADS_1


"Biasanya kalau sedang mandi begini aku bisa langsung menusuk kamu sayang tetapi karena sekarang kamu tidak bisa, aku bagaimana lagi," ucap Richard.


"Sayang otak mesum kamu jauh lebih besar dari sebelumnya, aku rasa ada membesar," kata Vivy.


__ADS_2