
Selagi anak mereka tidur, keduanya memilih untuk menghabiskan waktu berdua di kolam renang, keduanya tidak memakai pakaian sama sekali. Tidak ada orang lain ditempat ini selain mereka berdua, mau melakukan apa saja sangat bebas, yang terpenting mereka tidak malu satu sama lain.
"Begitu indah," ucap Richard sambil memeluk Vivy dari belakang.
"Apa yang Indah," tanya Vivy.
"Tubuh kamu sayang, apa lagi selain tubuh kamu," jawab Richard.
"Sayang kalau misalkan aku hamil lagi, kamu tidak masalah kan kalau aku kembali libur dari dunia hiburan, aku tidak mau syuting saat sedang hamil," ucap Vivy.
"Ya sudah pasti aku malah meminta kamu untuk di rumah saja, Setelah semua identitasku jadi aku pasti akan mulai bekerja kok, aku tidak mau menjadi beban kamu," kata Richard.
"Aku tahu kamu harus bekerja di mana dengan gaji yang sangat besar, kamu masuk ke perusahaan orang tuaku saja. Di sana kamu bisa bekerja dengan santai tanpa tekanan dan gajinya juga tidak main-main," ucap Vivy.
"Kamu yakin aku bekerja di sana? Kalau aku bekerja di sana bagaimana cara aku masuk ke sana? Aku sangat buta masalah perusahaan," kata Richard.
__ADS_1
"Yang kamu harus tahu kamu itu sangat pintar, kamu tidak perlu bingung bagaimana cara masuk ke sana. Itu perusahaan orang tuaku dan mereka pasti akan membantumu untuk bisa masuk ke sana, di sana nanti kamu akan belajar kalau kamu mau pasti dengan cepat kamu dapat menguasainya," ucap Ayu.
"Sayang kamu sangat percaya diriku, terima kasih telah mempercayai ku." Richard memeluk Vivy dengan sangat erat, hal itu membuat Vivy sedikit terkejut karena ada benda yang mulai bangun.
"Kita bertemu kembali sudah beberapa hari, tapi itu benda masih saja terus bangun."
"Dia sangat merindukanmu sayang," ucap Richard.
"Sayang kamu harus tau, ada rekan kerja ku mulai mendekati ku. Dia berpikir kamu sudah tidak ada, itu semua karena aku memang sudah mengumumkan kamu sudah tidak ada. Aku tidak menanggapi nya, tapi aku tidak bisa langsung to the poin padanya karena kami mempunyai proyek penting," jelas Vivy, ia ingin langsung mengatakan hal ini pada Richard agar kedepannya Richard tidak salah paham.
"Sayang aku tidak akan berani macam macam, kamu tenang saja sayang. Sudah lebih dari 2 tahun aku setia walaupun kamu tidak ada, tidak mungkin sekarang saat ada kamu aku berani macam macam," ucap Vivy.
"Aku percaya itu, sayang kita main di dalam kolam renang yuk," kata Richard.
"Tidak mau, aku pernah membaca bermain di dalam air bisa membuat infeksi," ucap Vivy.
__ADS_1
"Ya sudah di atas yuk. Dia sudah bangun karena bersentuhan dengan kamu, aku sudah tidak tahan," kata Richard.
"Sayang masih banyak yang ingin aku bahas, kamus sudah ngajak main saja."
"Masih banyak waktu sayang." Richard membawa Vivy naik ke atas kolam renang.
"Jangan di dalam ya," ucap Vivy.
"Mau di dalam atau di luar terserah aku sayang," kata Richard.
"Sayang.." Vivy tidak bisa apa apa selain pasrah dengan Richard.
…
Pengumuman sebentar lagi kisah mereka selesai, mereka sudah bahag. Kisah akan di lanjutkan pada anak mereka.
__ADS_1