Artis Dan Tentara

Artis Dan Tentara
Kembali malam pertama


__ADS_3

Malam hari nya, Vivy sudah menidurkan anaknya dan membawa anak itu ke kamarnya sendiri, sekarang ia sudah mempunyai suami dan suaminya pasti akan meminta jatah, takutnya saat sedang enak enaknya anak mereka bangun dan suasana akan menjadi kacau. Itu sebabnya Vivy memilih memindahkan anak mereka ke kamarnya sendiri.


"Sayang anak sudah tidur," tanya Richard sambil berjalan mendekati Vivy.


Vivy bengong melihat tubuh Indah suami nya, tubuh itu tidak berubah masih terlihat begitu seksi di mata nya. Otot otot yang dulu pernah ia rasakan masih terbentuk dengan sangat sempurna. Walaupun ada beberapa bekas luka hal itu tidak mengurangi keindahan tubuh Richard.


"Sayang kenapa kamu diam," tanya Richard sambil naik ke atas tempat tidur.


"Tubuh kamu tidak berubah sayang. Masih sangat seksi seperti dulu, kamu tetap nge-gym ya," tanya balik Vivy.


"Iya dong sayang, kalau tidak mana mungkin aku mempunyai tubuh sebagus ini. Waktu itu aku sadar kalau aku mempunyai tubuh yang bagus, berarti sebelumnya ini aku memang suka nge-gym, aku terus menjaga tubuh ini dengan terus nge-gym dengan rutin," jawab Richard.

__ADS_1


"Apa itu terong berubah," tanya Vivy.


"Ah kamu tau saja aku mau apa. Sayang mau kan ya, aku lupa bagaimana rasanya dan aku ingin sekarang," jawab Richard dengan memasang wajah melas.


"Bagaimana mungkin kamu bisa lupa sayang, emangnya kamu tidak bisa mengingat nya. Terus kamu kan sudah lamaran dengan wanita lain apa kamu sudah berhubungan intim dengan wanita itu," tanya Vivy.


"Ya jelas tidak lah. Aku tidak melakukan nya sayang, ini pertama kalinya setelah aku sadar dari koma." Tangan Richard mulai nakal membuka satu persatu kancing baju istri nya.


"Sayang kamu sudah siap," tanya Richard.


Vivy bergidik ngerih melihat junior Richard yang sudah bangun dengan gagahnya, tidak ada yang berubah semuanya masih sama, ia bahkan sudah menyentuh nya dan rasanya masih sama.

__ADS_1


"Pelan pelan sayang, sudah lama aku tidak melakukan nya," ucap Vivy.


"Tenang saja." Richard langsung mengambil posisi yang tepat, ia jadi ingat video kereta yang menerobos masuk sebuah goa kecil, apa yang ia lakukan sekarang hampir sama persis, miliknya lebih besar dari sangkar yang tersedia.


Secara perlahan Richard mulai melakukan nya, Vivy mencengkram tubuh Richard karena begitu sakit sekali, jujur saja rasanya hampir sama seperti malam pertama nya. Miliknya di paksa menyesuaikan milik Richard yang di luar nalar.


"Ternyata bisa kok, walaupun terlihat terbuka dengan besar," ucap Richard, ia kembali merasakan nikmat nya bercinta dengan sang istri, rasanya sangat luar biasa sekali, ia seperti tidak percaya anaknya sudah keluar dari jalan itu, sudah tidak ada seorang jejak anaknya. Mungkin karena memang ia sudah sangat lama tidak menyentuh nya, semuanya kembali seperti sediakala. Apalagi Vivy sangat rajin merawat milik nya.


"Adik untuk Chris bagaimana," tanya Richard.


Vivy menggelengkan kepala nya. Untuk sekarang ia belum mau mempunyai anak lagi, ia masih memiliki progam televisi dan ia juga masih ingin berpacaran dengan Richard, mempunyai anak lagi akan membuat waktu nya bersama dengan Richard akan berkurang.

__ADS_1


__ADS_2