
Pagi hari nya, pagi ini mereka berdua jalan jalan di sekeliling rumah orang tua Vivy, Rima orang tua Vivy mempunyai halaman yang sangat luas keduanya tidak perlu berkeliling komplek kalau hanya ingin jalan-jalan saja.
"Kapan kalian akan menikah, kalian sangat cocok sekali."
"Ayah.. Ayah tau bagaimana aku kan, tidak mudah untuk kami menikah dengan cepat," ucap Vivy.
"Paman sesegera mungkin aku akan menikahi Vivy, tetapi kata Vivy dia tidak bisa mendaftarkan pernikahan kami ke KUA dengan cepat, ada perjanjian kontrak katanya," ujar Richard.
"Kalian menikah di luar negeri saja, akan aman. Kalau ayah bilang kalian lebih baik segera menikah, takutnya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, apalagi Vivy artis dia mempunyai nama baik, kalau sampai orang melihat kedekatan kalian orang orang akan berbicara yang tidak tidak tentang kalian berdua."
"Bagaimana sayang," tanya Richard.
"Nanti aku bicarakan dengan manager ku ya, semoga saja bisa," jawab Vivy.
"Nah begitu dong, ya sudah ayah masuk dulu. Kalian lanjut lah."
Vivy dan Richard kembali berjalan, mereka berdua menuju ke kolam renang yang tidak jauh dari tempat mereka sekarang.
__ADS_1
"Mau berenang," ucap Vivy.
"Sayang kamu yakin? Di sini banyak orang loh," kata Richard.
"Hmmm iya sih, enak berenang di Villa ku bebas mau melakukan apa saja," ucap Vivy.
"Kamu masih ingin lama disini? Kalau kamu mau kita ke rumah orang tua ku yuk."
"Sayang tidak bisa, besok aku ada jadwal mendadak.. Nanti ini kita harus kembali ke apartemen," ucap Vivy.
"Kalau kamu bekerja aku ngapain ya. Mana tugasku masih lama lagi." Richard bingung sendiri, ia ingin mencari pekerjaan tambahan tetapi sepertinya tidak mungkin.
"Aku tidak bisa melakukan nya terus menerus, ya mungkin beberapa kali bisa. Orang tua ku masih sakit, jadi aku juga harus kembali ke rumah."
"Iya sayang sebisanya nya kamu, sudah ayo kita kembali. Aku belum mandi dan tidak ada pakaian aku di sini," ucap Vivy.
Karena jarak antar rumah ini dengan apartemen Vivy tidak begitu jauh, mereka berdua bisa pulang pergi dengan cepat. Seperti sekarang, tanpa kembali masuk ke dalam rumah mereka berdua pergi meninggalkan rumah itu.
__ADS_1
"Aku berhenti di kosan ku ya," ucap Richard.
"Iya ya.. Di apartemen kamu tidak mempunyai pakaian," kata Vivy.
"Itu sebabnya aku ingin berhenti di kosan, tadi malam pertama dan terakhir kalinya aku tidur dengan kamu, aku ingin melakukan nya setelah kita menikah. Tidak ada yang spesial nya lagi nanti, ya walaupun hanya tidur saja aku kurang nyaman."
"Kamu benar benar berbeda. Ya sudah aku ikut saja dengan apa yang kamu inginkan. Nanti aku kembali ke apartemen sendiri, kosan kamu tidak jauh dari apartemen ku?"
"Hanya 25 menit," ucap Richard.
Sesampainya di depan kosan Richard, mereka berdua berhenti sejenak. Dari dalam mobil Vivy melihat kosan Richard, ia sangat senang dengan suasana nya, walaupun berada di pusat kota kosan Richard terbilang tidak begitu ramai.
"Kamu pasti sangat nyaman tinggal di sini," ucap Vivy.
"Iya apalagi dengan kamu." Richard mengecup bibir Vivy dengan cepat.
"Pelanggaran… Ya sudah kamu turun, aku ingin kembali ke Apartemen."
__ADS_1
"Kamu tidak mampir," tanya Richard.
"Tidak mau, kamu terlalu ganas." Vivy mengedipkan satu mata nya.