Artis Dan Tentara

Artis Dan Tentara
Richard


__ADS_3

Setelah acara selesai Ken langsung masuk ke dalam kamarnya, ia ingin menyimpan nomor Vivy ke dalam handphonenya. Begitu penasarannya Ken dengan Vivy, entah mengapa ia ingin mengenal Vivi lebih jauh lagi, rasa tertarik nya pada Vivy terasa sangat aneh karena mereka berdua juga baru bertemu.


"Halo." Ken mengirimkan pesan pada Vivy.


Vivy yang sedang bermain handphone langsung sadar pesan itu dari mana, tidak ada orang lain yang mendapatkan nomornya baru-baru ini, hanya Ken lah yang mendapatkan nomornya.


"Iya.. Bagaimana cara lamaranmu semuanya lancarkan."


"Semuanya lancar, aku penasaran dengan kamu. Kenapa aku seperti mengenalmu ya, kenapa aku lebih tertarik padamu dibandingkan dengan pasanganku sendiri." Ken langsung Jujur saja pada Vivy, ia tidak mau Vivy takut kalau ia mendekati Vivy secara diam-diam.


"Coba kamu tanyakan pada orang tua kamu, sebenarnya apa yang terjadi pada kamu sebelumnya," ucap Vivy.


Ken rasa lebih baik mengobrol dengan Vivy melalui sambungan telepon saja, tanpa ragu ia pun menghubungi Vivy. Vivy yang mendapatkan sambungan telepon itu juga langsung mengangkatnya, ia juga sangat penasaran pada pria ini.


"Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku sebelumnya, yang jelas aku sempat koma dan baru sadar tiga bulan setelah koma," ucap Ken.


"Kalau boleh tahu kamu koma kenapa ya, apa kamu kecelakaan atau ada hal yang menimpa kamu."


"Aku tidak ingat, kata Daddy ada hal buruk yang terjadi padaku. Tapi dia tidak pernah menjelaskan hal buruk apa itu, aku tidak ingat apapun setelah aku sadar dari koma ku, bahkan aku waktu itu tidak tahu siapa aku dan dari mana aku berasal," ucap Ken.


Apa yang Ken ucapkan membuat Vivy terkejut, bisa jadi Ken memang Richard yang kehilangan ingatan nya, untuk wajah yang sedikit berubah bisa jadi wajah Richard sebelum nya rusak sehingga Richard harus melakukan operasi plastik.


"Aku juga kehilangan suamiku setahun yang lalu, dia sedang menjalankan sebuah misi yang sangat berbahaya di suatu tempat, tempat itu berdampingan dengan negara tempat kita berada sekarang, sampai sekarang aku tidak menemukan jasadnya dan tidak tahu bagaimana jasadnya. Apa yang kamu katakan tadi membuatku memiliki sebuah keyakinan kecil, kalau kamu bisa jadi suamiku yang hilang," ucap Vivy.

__ADS_1


Ken juga mendengar apa yang Vivy ucapkan, itu bisa saja terjadi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Apalagi sampai sekarang ia juga sama sekali tidak mempunyai identitas yang resmi, kalau memang benar pria itu dirinya kenapa Daddy nya tidak memberitahu nya, itu menjadi sebuah tanda tanya besar bagi Ken.


"Itu bisa saja terjadi, saat aku bertemu dengan anakmu aku merasakan ikatan yang kuat padanya. Dan dia langsung memelukku dan memanggilku ayah, tidak mungkin kalau tidak ada sesuatu di antara kami berdua dia bisa sebenarnya itu padaku," ucap Ken.


"Kamu mau tes DNA tidak? Kamu mau tes DNA dengan anakku, mana tahu kamu memang suamiku yang menghilang," kata Vivy.


"Iya aku mau kok, tapi semua ini kita lakukan secara diam-diam ya. Jangan sampai keluargaku tahu, aku juga ingin menyelidiki mereka kenapa mereka sampai sekarang tidak mau memberitahu kebenaran yang ada, takutnya sedang ada yang mereka rencanakan," ucap Ken.


Vivy menganggukkan kepala nya, kalau memang Ken suaminya betapa bahagianya Vivy. Ia memiliki harapan yang besar pada Ken, firasat seorang istri yang sangat mencintai suaminya tidak pernah salah, apalagi anaknya juga langsung menganggap pria itu ayahnya.


**


Keesokan harinya, pagi ini Vivy direpotkan oleh tangisan anaknya yang mencari keberadaan Ken. Berulang kali Vivy menjelaskan semuanya pada Chris tetapi sampai sekarang anak itu masih tidak bisa diam, Chris berkata akan diam jika ayahnya kembali menemuinya.


Dengan senang hati Ken berkunjung ke hotel tempat Vivy menginap, jujur saja ia sangat nyaman berada di antara mereka berdua. Bahkan lebih nyaman berada di antara mereka berdua daripada di keluarganya sekarang, tanpa memberitahu keluarganya Ken langsung ke hotel itu, dirinya sudah tidak sabar bertemu dengan anak yang memanggilnya ayah.


"Hei hei kenapa kamu menangis." Ken berjalan masuk ke dalam kamar hotel itu, tadi sebelum sampai Vivy berpesan pada Ken untuk langsung masuk saja jika sudah sampai.


"Ayah.." Chris berlari memeluk Ken, tangisannya yang semula sangat kuat langsung hilang seketika, hal itu membuat Vivy lega. Akhirnya anak itu tidak menangis lagi, Vivy semakin yakin kalau Ken memang Richard, tidak mungkin anaknya bisa sampai segitunya tanpa sebab yang jelas.


"Iya sayang anak ayah, kenapa kamu menangis," ucap Ken.


"Kenapa Ayah pergi meninggalkanku, kita baru saja bertemu tetapi ayah mau pergi lagi."

__ADS_1


"Maaf sayang Ayah tidak pergi meninggalkanmu kok, Ayah hanya keluar sebentar," ucap Ken sambil mengusap air mata Chris di wajahnya.


"Sudah bertemu dengan ayahmu kan, sekarang kamu mandi dulu sana. Nanti main lagi dengan ayah," ujar Vivy.


"Oke.. Ayah jangan pergi lagi," ucap Chris.


Vivy sudah menyiapkan air hangat di bathup untuk anaknya, ia memang sudah membiasakan anaknya mandi sendiri, ya walaupun nanti ia juga akan turun tangan agar lebih bersih lagi.


"Terima kasih sudah datang," ucap Vivy, ingin sekali ia memeluk Ken, tetapi hal itu tidak mungkin Vivy lakukan.


"Sama sama." Ken berjalan mendekati Vivy.


"Kamu sangat mirip dengan suami ku, hanya beberapa bagian wajah kamu sedikit berubah, tapi kamu tetap sangat tampan," ucap Vivy.


"Tadi malam aku mencari surat surat penting dari rumah sakit, dan kamu tau aku memang mengalami kecelakaan, kecelakaan yang membuat diriku harus kontruksi di beberapa bagian wajah. Bisa dikatakan aku melakukan operasi plastik," kata Ken.


"Ada jelaskan kenapa kamu sampai seperti ini," tanya Vivy.


"Kecelakaan helikopter, tidak mungkin tanpa sebab aku naik helikopter. Kata kamu suami kamu sebelumnya melakukan misi, apa dia seorang tentara," tanya Ken.


"Iya dia seorang tentara yang sangat aktif, apa jangan-jangan kamu benar suamiku." Vivy langsung memegang wajah Ken.


Ken menganggukkan kepalanya, dirinya yakin 1000% jika ia adalah seseorang pria yang ingin Vivy temui. Dari apa yang Vivy jelaskan sampai dengan apa yang terjadi padanya semuanya sangat nyambung. Apalagi perasaannya yang sangat terikat pada Chris dan juga Vivy.

__ADS_1


__ADS_2