Artis Dan Tentara

Artis Dan Tentara
Adik untuk Chris


__ADS_3

Sebelum siang hari Vivy sudah kembali pulang ke rumah, ia sudah menyelesaikan syuting hari ini, ia memutuskan untuk langsung pulang ke rumah demi anak dan suaminya. Di hari libur seperti ini memang sebaiknya iyla banyak banget daripada pekerjaan di luar rumah, apalagi Richard juga baru kembali pulang ke rumah.


Saat masuk ke dalam rumah Vivy melihat anak dan suaminya sedang bersantai menonton televisi, sepertinya mereka berdua habis selesai menonton siarannya tadi.


"Sayang kalian sedang asyik ya," ucap Vivy sambil berjalan mendekati mereka berdua.


"Mama sudah pulang." Chris terlihat sangat senang sekali.


"Kamu sudah selesai syuting ya? Perasaan baru satu jam yang lalu aku melihat kamu di televisi, sekarang kamu sudah kembali ke rumah saja," ucap Richard.


"Iya sayang, aku sudah menyelesaikan proses syuting." Vivy memeluk Richard dari samping.


"Kamu ada membuat series ya? Sejak kapan kamu membuatnya? Kenapa kamu tidak cerita kepada ku?"

__ADS_1


"Ini series kedua ku, aku membuatnya sekitar 3 bulan yang lalu, sekarang baru mulai promosi. Tayangnya minggu depan dan kita akan menonton bersama di rumah bersama dengan aktor dan aktris yang terlibat dalam series itu," ucap Vivy.


Richard sangat bangga sekali dengan istrinya, tanpa dirinya pun Richard yakin Vivy tetap akan bahagia dengan kehidupan yang sangat sempurna. Selain pintar berakting, Vivy juga sangat jago membuat saya bisa bagus, terbukti series pertamanya sangat laris sekali.


"Kita jalan-jalan yuk," ucap Vivy.


"Mau jalan-jalan ke mana sayang? Tadi saat kami makan bubur kami membahas wahana permainan air, sepertinya sangat seru juga bermain di wahana permainan seperti itu," kata Richard.


"Kalau di sana aku tidak bisa sayang, kita ke villa saja yuk. Di sana ada kolam renang yang sangat besar, nah kita bisa berenang di sana sambil menikmati alam yang sangat indah," ucap Vivy.


"Pernah dong kamu ke sana, saat kita masih pacaran saja kamu sudah pernah kesana. Aku jamin di sana kamu akan sangat betah, Anak kita sudah beberapa kali ke sana dan dia tidak mau pulang," ucap Vivy.


"Ya sudah ayo kita pergi sekarang, tapi kita bawa supir aku tidak bisa menyetir karena aku belum mempunyai identitas, takutnya kalau dipaksa nyetir sendiri malah tertangkap polisi."

__ADS_1


"Iya sayang aku bersiap-siap terlebih dahulu," ucap Vivy.


Setelah selesai bersiap-siap mereka pun pergi meninggalkan rumah, mereka membawa mobil yang cukup besar agar muat barang barang yang mereka bawa, Vivy memutuskan untuk satu Minggu berada di villa, itu sebabnya banyak barang yang harus di bawa.


Sebelum sampai di Villa, mereka berhenti terlebih dahulu di semua minimarket untuk membeli keperluan, beberapa barang keperluan harus dibeli agar ketika sudah di sana nanti tidak bingung.


"Sayang kita kan satu minggu berada disana, beli bahan-bahan masakan juga aku juga ingin memasak disana," ucap Richard.


"Sebenarnya kalau untuk makanan mah sudah disediakan di setiap jam makan, tapi kalau kamu ingin masak tidak masalah kita mau beli bahan makanan. Lagi pula di sana ada kulkas juga, semuanya akan tetap fresh dan aman walaupun disimpan cukup lama," kata Vivy.


Kurang lebih mereka belanja sekitar 30 menit selamanya, setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan menuju Villa. Di sepanjang perjalanan Chris hanya tidur di atas pangkuan ayahnya, mungkin karena Chris selalu nyaman di atas pangkuan itu sehingga ia tidur begitu nyenyak sekali.


"Dia pasti sangat nyaman berada di pangkuan ayahnya," ucap Vivy.

__ADS_1


"Sudah pasti sayang. Aku jadi ingin membuat adik untuk Chris."


__ADS_2